cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Psikis
ISSN : 2502728X     EISSN : 25496468     DOI : -
Core Subject : Education,
Psikis: Jurnal Psikologi Islami is a scientific journal published by Faculty of Psychology of State Islamic University (UIN) Raden Fatah Palembang. The papers to be published in Journal of Islamic Psychology is a kind of article of research (quantitative or qualitative research approach), literature study or original ideas that are considered to contribute to the development of general psychology and Islamic Psychology especially with the theme of integration of Psychology and Islamic either by individual or by groups. It is published twice a year, in June and in December.
Arjuna Subject : -
Articles 84 Documents
PERAN TERAPI WUDHU TERHADAP KESTABILAN EMOSI KLIEN PUSAT REHABILITASI NARKOBA AR RAHMAN PALEMBANG Oktaryanto, Vicky; Rusli, Risan; Yudiani, Ema
Psikis Vol 5 No 2 (2019): Psikis : Jurnal Psikologi Islami
Publisher : Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine if there is a therapeutic influence of wudu to the emotional stability of the clients of the Ar Rahman  Drug Rehabilitation Center. The hypothesis proposed in this study is that there is a therapeutic effect of wudu on emotional stability. The sample of this study was the client of the Ar Rahman Drug rehabilitation Centre Palembang which numbered 16 people divided into two groups, the experimental group and the control group. The type of research used is pure experiments with Pretest design posttest Control Group Design. The technique used is simple random sampling. The data in this study was analyzed with the Independent sample T-Test, from the data analysis results obtained a significant effect of therapy wudu to emotional stability with the value of ? = 0.001 (? < 0.05) and value T = 4,400. Based on the results, it can be concluded that wudu therapy affects the client's emotional stability of the Ar Rahman Drug Rehabilitation Center Palembang.
EFEKTIVITAS MENDENGARKAN MUROTTAL AL-QURAN DALAM MENURUNKAN TINGKAT INSOMNIA PADA MAHASISWA Aprilini, Masita; Mansyur, Ahmad Yasser; Ridfah, Ahmad
Psikis Vol 5 No 2 (2019): Psikis : Jurnal Psikologi Islami
Publisher : Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menguji efektivitas mendengarkan murottal Al-Quran dalam menurunkan tingkat insomnia. Subjek penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling dengan menggunakan desain eksperimen one grup pretest?posttest design, jumlah subjek dalam penelitian ini berjumlah 5 mahasiswa yang mengalami insomnia berdasarkan insomnia severity index. Murottal Al-Quran didengarkan menggunakan MP3 player sebagai media dengan durasi 16.00 menit selama 8 hari sebelum tidur. Hasil pengujian data menggunakan uji wilcoxon dengan taraf signifikansi 0,031 p<0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mendengarkan murottal Al-Quran dapat menurunkan tingkat insomnia pada mahasiswa.
LONELINESS PADA INDIVIDU LANJUT USIA BERDASARKAN PERAN RELIGIUSITAS Hermawati, Nisa; Hidayat, Ila Nurlaila
Psikis Vol 5 No 2 (2019): Psikis : Jurnal Psikologi Islami
Publisher : Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui gambaran loneliness pada individu lanjut usia yang memiliki religiusitas. Penelitian menggunakan metode deskriptif yang bersifat studi fenomenologi. Studi fenomenologi dipilih guna mengidentifikasi hakikat pengalaman serta memahami pengalaman hidup individu lanjut usia tersebut tentang loneliness. Subjek penelitian terdiri dari dua individu lanjut usia yang mengalami situasi kehilangan berupa pensiun dari pekerjaan dengan jabatan penting serta kematian pasangan hidup. Hasil menunjukkan pada aspek kepribadian tetap percaya diri, pada aspek kepatutan sosial dapat terus selaras dengan lingkungannya dan tidak mengalami depresi atau terisolasi, karena subjek  masih dapat bergabung dengan lingkungan sosialnya. Faktor religiusitas memainkan peran penting bagi kedua subjek sehingga mereka tidak mengalami loneliness sebagaimana umumnya individu lanjut usia yang menghadapi situasi kehilangan.
GAMBARAN MOTIVASI BERPRESTASI PEER GROUP RELIGIUS PADA MAHASISWA Syauqi, Taufiq Ahmad
Psikis Vol 5 No 2 (2019): Psikis : Jurnal Psikologi Islami
Publisher : Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to see how the role or perception of students in the peer group about achievement motivation and religiosity that exists in themselves. The research method uses qualitative case studies. The informants in this study involved 9 students divided into 3 peer groups with the characteristics of each and 1 teaching staff. The results showed that according to individuals in the peer group, the academic motivation and non-academic motivation achievement of their students was influenced by friends in the peer group, and religiosity could influence their achievement motivation. Religiosity can itself influence achievement motivation, and can be formed in a peer group so that it indirectly influences achievement motivation in students.
PREDICT BURNOUT WITH PSYCHOLOGICAL CAPITAL AND RELIGIOUS COPING Azkiati Z, Naera Zhafira; Rahman, Agus Abdul; Fahmi, Irfan
Psikis Vol 5 No 2 (2019): Psikis : Jurnal Psikologi Islami
Publisher : Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Burnout is a psychological phenomenon that should be avoided. However, the phenomenon of burnout still often occurs in the world of work, as experienced by nurses in a private hospital in the city of Bandung. This study aims to predict burnout by using psychological capital and religious coping. The participants were 83 nurses in a private hospital in Bandung. Data were collected using the Psychological Capital Questionnaire (PCQ) from Lututhans, the RCOPE scale from the Pargament, and the Maslach Burnout Inventory (MBI) from Maslach. The collected data were analyzed using multiple regression analysis with Psychological Capital and Religious Coping as predictor variables and Burnout as criterion variables. The results showed that psychological capital and religious coping simultaneously or individually had a negative effect on burnout. Thus, the high and low levels of burnout experienced by nurses can be partially predicted using the extent of psychological capital and religious coping they have
BAHAGIA KARENA ALLAH: RELIGIUSITAS SEBAGAI MEDIATOR ANTARA KOMUNIKASI INTIM DAN KEPUASAN PERKAWINAN PADA WANITA YANG MENIKAH DENGAN CARA TA’ARUF Savitri, Setiawati Intan; Hidayati, Arifah
Psikis Vol 5 No 2 (2019): Psikis : Jurnal Psikologi Islami
Publisher : Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepuasan perkawinan disebabkan oleh banyak faktor. Dari berbagai riset disimpulkan bahwa ada dua faktor utama yang menimbulkan kepuasan perkawinan yakni komunikasi dan sosial-ekonomi. Diantara faktor sosial, terdapat faktor yang mendorong kepuasan perkawinan, yakni religiusitas. Pada dua dekade ini marak praktik pernikahan tanpa pacaran, yang sering disebut sebagai ta?aruf, sebagai sebuah ekspresi perilaku religius. Meskipun ada beberapa penelitian yang mengaitkan variabel komunikasi intim, religiusitas dan kepuasan perkawinan, namun belum ada penelitian yang menjelaskan relasi komunikasi intim dan kepuasan perkawin dengan religiusitas sebagai variabel-mediator dalam konteks ta?aruf. Tujuan penelitian untuk mencari bukti apakah religiusitas memediasi hubungan antara komunikasi intim dengan kepuasan perkawinan. Sampel dari penelitian ini terdiri dari 150 wanita yang tinggal di Tangerang yang seluruhnya menjalani ta?aruf sebelum menikah, dengan usia perkawinan 1 hingga 25tahun perkawinan. Sampel diperoleh dari kelompok pengajian yang mempraktikkan ta?aruf sebagai ekspresi ajaran agama, dengan metode purposive. Analisis mediasi dilakukan dengan analisis regresi prosedur PROCESS V3.0 dengan SPSSversi 2.5.Pentingnya religiusitas dalam menjelaskan hubungan antara komunikasi intim dan kepuasan perkawinan muslim dibahas dan didiskusikan.
KOMUNIKASI INTERPERSONAL MAHASISWA BARU DITINJAU DARI TAWADHU' DAN PENYESUAIAN DIRI Bilicha, Putri Nabila; Bachry, Putri Nilam; Rakhmandari, Ratna Azkia; Rusdi, Ahmad
Psikis Vol 5 No 2 (2019): Psikis : Jurnal Psikologi Islami
Publisher : Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan komunikasi interpersonal pada mahasiswa ditinjau dari tawadhu? dan penyesuaian diri. Responden dalam penelitian ini merupakan 166 mahasiswa angkatan 2017 di Universitas X Yogyakarta. Analisis data yang digunakan adalah uji asumsi, uji hipotesis dan uji beda. Komunikasi interpersonal diukur menggunakan skala yang digunakan oleh Yulianto (2010) berdasarkan teori De Vito (1997), tawadhu? diukur menggunakan skala berdasarkan teori Thalib (1991) dan penyesuaian diri diukur menggunakan skala yang digunakan oleh Wahyudi (2012) berdasarkan teori Fatimah (2010). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat terdapat hubungan positif yang signifikan antara tawadhu? dan komunikasi interpersonal pada mahasiswa, serta terdapat hubungan positif antara penyesuaian diri dan komunikasi interpersonal pada mahasiswa.
FLOW EXPERIENCE PADA MUSLIMAH PENDAKI GUNUNG Afifah, Sarah
Psikis Vol 5 No 2 (2019): Psikis : Jurnal Psikologi Islami
Publisher : Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muslim women who have feminine stereotypes: gentle, shy, preferring to stay at home with the phenomenon of Muslim climberswho are looking for challenges by climbing the mountain has now shifted to be more masculine. Mountain climbing is a masculine activity because it seeks challenges by climbing high-risk mountains. Mountain climbers experience flow experince which is a holistic sensation that is manifested when we take action with full involvement. This study uses a qualitative phenomenological method to understand the description of flow experince in Muslim women mountaineers. This research was conducted in the city of Yogyakarta with four participants. Data collected bysemi-structured interview techniques. This study found seven themes that emerged regarding flow experince in Muslim mountaineers, that is: 1) preparation was the main; 2) the purpose of climbing mountains is spirituality; 3) Muslim mountaineer women feel special; 4) Feeling at one with nature but staying focused; 5) get positive feedback 6) increase brotherhood 7) be able to evaluate yourself. The findings of this study are Muslim women climbers feel they can improve spirituality, self esteem, ukhuwah or brotherhood and feelings at one with nature but stay focused when they climb mountains.
SUBJECTIVE WELL-BEING SISWA MAN 3 PALEMBANG YANG TINGGAL DI ASRAMA Hamdana, Fara; Alhamdu, Alhamdu
Psikis Vol 1 No 1 (2015): Psikis: Jurnal Psikologi Islam
Publisher : Prodi Psikologi Islam, Fakultas Psikologi, UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study want to examine the subjective well-being condition of students MAN 3 Palembang that stay in dormitory, and also want to find the factors that influences subjective well-being condition of students. The samples of this study chosen by cluster sampling and survey quantitatif approach used in this study.The result found that subjective well-being condition of students MAN 3 Palembang that stay in dormitory there are in moderate position with values 71,2% or 74 students. Then, this study also found three factors that influences positive and negative subjective well-being condition. Three factors that influences positive well-being condition there are; enjoyable friends, be autonomous, and self-discipline. In others hand, three factors that effect negative subjective well-being condition there are; less facilities of dormitory, solid and monotonous activities,  and petulantly supervisor.   
PENGARUH KUALITAS HUBUNGAN ANTARA ATASAN– BAWAHAN TERHADAP PERILAKU KERJA KONTRAPRODUKTIF Studi Pada Perawat Rumah Sakit Khusus Mata Palembang Budiman, Budiman
Psikis Vol 1 No 2 (2015): Psikis: Jurnal Psikologi Islam
Publisher : Prodi Psikologi Islam, Fakultas Psikologi, UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kualitas hubungan antara atasa- bawahan terhadap perilaku laku kerja kontraproduktif. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Khusus Mata Palembang dengan perawat sebagai subjek penelitian. jumlah subjek penelitian  sebanyak 67 perawat di bagian pelayanan dan rawat inap. Alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala  Perilaku Kerja Kontraproduktif dari Spector dkk (2006) dan Skala Kualitas Hubungan antara Atasan-bawahan  dari Leden dan Maslyn  (1998). Hasil pengolahan data dengan menggunakan teknik analisis regresi diperoleh bahwa terdapat pengaruh yang signifikan kualitas hubungan antara atasan-bawahan terhadap perilaku kerja kontraproduktif. Berdasarkan analisis data diperoleh angka -0,537 dengan taraf sigifikansi 0.004, artinya terdapat pengaruh negatif kualitas hubungan antara atasan-bawahan terhadap perilaku kerja kontraproduktif pada perwat Rumah Sakit Khusus Mata Palembang. Bila kualitas hubungan atasa-bawahan baik maka akan mampu menurunkan perilaku kerja kontraproduktif.