cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pendidikan IPA
ISSN : 24069205     EISSN : 24774820     DOI : 10.21831
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol 5, No 1: April 2019" : 10 Documents clear
Upaya peningkatan kemandirian belajar siswa dengan model problem based learning berbantuan media edmodo Aulia, Lisa Nur; Subali, Bambang; Sumarto, Susilo
Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Vol 5, No 1: April 2019
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jipi.v5i1.18707

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaaran problem based learning yang dibantu dengan media edmodo. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan desain penelitian one grup pretest posttest. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI penjurusan MIPA SMA Negeri 1 Demak tahun ajaran 2017/2018. Aspek kemandirian yang diteliti meliputi aspek persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data menggunakan angket kemandirian belajar, wawancara terhadap siswa dengan kemandirian rendah, sedang, dan tinggi, angket respon siswa, dan lembar keterlaksanaan pembelajaran untuk mengetahui tingkat keefektifan penerapan model problem based learning berbantuan edmodo. Berdasarkan analisis hasil penelitian tingkat keefektifan pelaksanaan pembelajaran dengan model problem based learning berbantuan edmodo adalah 94,11%. Peningkatan kemandirian belajar diketahui dengan menggunakan uji n-gain didapatkan hasil sebesar 0,32 dengan kriteria sedang. Peningkatan kemandirian yang paling optimal terjadi pada indikator evaluasi kegiatan belajar dan penarikan kesimpulan pengalaman belajar. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan aplikasi edmodo dalam pembelajaran dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa. Efforts to increase student self-regulated learning with problem based learning model use edmodo AbstractThe purpose of this study is to improve students' self-regulated learning by applying model problem based learning use edmodo. The research method is experimental method with one group pretest posttest research design. The subjects of the study were the students of science class grade XI of SMA Negeri 1 Demak academic year 2017/2018. The aspects of self-regulated learning examined include aspects of preparation, implementation, and evaluation. Data collection techniques used questionnaire of self-regulated learning, interviews of students with low, middle, and high self-regulated learning, student response questionnaires, and learning activity sheet to determine the level of effectiveness of the implementation of problem-based learning model use edmodo. Based on the analysis of research results, the effectiveness level of learning implementation with problem based learning model use edmodo is 94.11%. Increased learning independence is known by using the n-gain test results obtained by 0.32 with middle criteria. The most optimal improvement of independence occurs in indicators of evaluation of learning activities and conclusions of learning experiences. So it can be concluded that the use of edmodo applications in learning can improve student’s self-regulated learning.
Constructive controversy dan inkuiri terbimbing sesuai representasi tetrahedral pembelajaran kimia ditinjau dari kemampuan berpikir kritis Annisak, Siti Khoirun; Indriyanti, Nurma Yunita; Mulyani, Bakti
Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Vol 5, No 1: April 2019
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (910.493 KB) | DOI: 10.21831/jipi.v5i1.20448

Abstract

Materi kimia kelarutan dan hasil kali kelarutan (Ksp) merupakan salah satu materi yang sulit sehingga dibutuhkan kemampuan berpikir kritis. Inovasi pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh penerapan model pembelajaran Constructive Controversy (CC) dan inkuiri terbimbing berdasarkan representasi tetrahedral kimia terhadap prestasi belajar siswa pada materi Ksp; (2) pengaruh kemampuan berpikir kritis siswa terhadap prestasi belajar siswa pada materi Ksp; (3) interaksi antara penerapan model pembelajaran CC dan inkuiri terbimbing berdasarkan representasi tetrahedral kimia dengan kemampuan berpikir kritis terhadap prestasi belajar siswa pada materi Ksp. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain faktorial 2x2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tidak ada pengaruh penerapan model pembelajaran CC dan inkuiri terbimbing berdasarkan representasi tetrahedral kimia terhadap prestasi belajar aspek pengetahuan, sikap dan keterampilan pada materi Ksp; (2) ada pengaruh kemampuan berpikir kritis siswa terhadap prestasi belajar siswa aspek pengetahuan tetapi tidak ada pengaruh terhadap aspek sikap dan keterampilan pada materi Ksp; (3) tidak ada interaksi antara penerapan model pembelajaran CC dan inkuiri terbimbing berdasarkan representasi tetrahedral kimia dengan kemampuan berpikir kritis terhadap prestasi belajar aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan pada materi Ksp. Constructive controversy and guided inquiry corresponding to the tetrahedral representation chemistry learning viewed from critical thinking ability AbstractChemical subject of solubility and solubility product constant (Ksp) is one of the materials that is difficult so it needs critical thinking ability. Learning innovation to improve critical thinking skill is very important. This research aimed to determine: (1) the influence of implementing Constructive Controversy (CC) and guided inquiry learning model based on chemical tetrahedral representation towards students achievement on Ksp subject matter; (2) the influence of the student’s critical thinking ability towards students achievement on Ksp subject matter; and (3) the interaction between implementing CC and guided inquiry learning model based on chemical tetrahedral representation with critical thinking ability towards students achievement on Ksp subject matter. This research was quasi experiment research with factorial design of 2x2. The results show that: (1) there is no influence of implementing CC and guided inquiry learning model based on chemical tetrahedral representation towards students achievement of cognitive, affective, and phycomotor aspect on Ksp subject matter; (2) there is an influence of the student’s critical thinking ability towards student’s achievement of cognitive aspect while there is no influence of critical thinking ability toward student’s achievement of affective and phycomotor aspect on Ksp subject matter; (3) there is no interaction between implementing CC and guided inquirylearning model based on chemical tetrahedral representation with  critical thinking ability towards students achievement of cognitive, affective, and phycomotor aspect on Ksp subject matter.
Motivasi dan tanggung jawab siswa dalam pembelajaran berbasis proyek, sebuah penelitian tindakan kelas Susetyarini, Rr. Eko; Permana, Tutut Indria; Gunarta, Gunarta; Setyawan, Dwi; Latifa, Roimil; Zaenab, Siti
Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Vol 5, No 1: April 2019
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1309.275 KB) | DOI: 10.21831/jipi.v5i1.22293

Abstract

Perkembangan teknologi di era revolusi industri 4.0 memberikan tantangan kepada siswa agar mampu menghadapi berbagai macam situasi. Siswa sebagai generasi muda yang akan hidup di era tersebut harus memiliki motivasi belajar dan rasa tanggung jawab  yang tinggi. Motivasi siswa akan muncul ketika mereka dihadapkan pada tugas proyek yang harus diselesaikan dalam waktu tertentu, sama halnya dengan rasa tanggung jawab mereka. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan bagaimana pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan motivasi dan rasa tanggung jawab  siswa. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan 34 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) sebagai subjek penelitian. Motivasi dan rasa tanggung jawab siswa diukur dengan menggunakan lembar observasi dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan motivasi dan rasa tanggung jawab  siswa setelah implementasi pembelajaran berbasis proyek. Students’ motivation and responsibility in project-based learning, a classroom action research AbstractTechnological developments in the industrial revolution era 4.0 provide a challenge for students to be able to face a variety of situations. Student, as gold generation, must have the motivation to learn and a high sense of responsibility. Motivation of students will emerge when they are faced with project tasks that must be completed in a certain time, as well as their sense of responsibility. Therefore this study aims to describe how project-based learning can improve students' motivation and sense of responsibility. This qualitative descriptive study uses 34 senior high school students as the research subjects. Motivation and students' responsibility is measured using an observation sheet and questionnaire. The results showed that there was an improvement in students' motivation and sense of responsibility after the implementation of project-based learning.
Research trends of scientific literacy in Indonesia: Where are we? Ni'mah, Fatchiyatun
Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Vol 5, No 1: April 2019
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (802.629 KB) | DOI: 10.21831/jipi.v5i1.20862

Abstract

Scientific literacy has become a trend of research in various international research journals. These research trends also influence research trends in Indonesia. The purpose of this study is to analyze research related to scientific literacy in Indonesia based on articles published in various national journals. The analysis was conducted in term of methodological approach used and the subjects studied. The analysis was conducted on 138 articles published in various national journals, whether they have been indexed by SCOPUS, DOAJ or other journal indexing agencies. The findings indicate that the application of learning to increase student’s scientific literacy is new research trend in Indonesia and commonly conducted in science major (IPA) with Junior High School students as samples. This study provides an overview of perspectives in scientific literacy research in Indonesia.
Pengaruh pembelajaran POGIL berkonteks SSI terhadap kualitas keterampilan berargumentasi siswa SMA pada materi ikatan kimia Astarina, Anisyah Dasa; Rahayu, Sri; Yahmin, Yahmin
Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Vol 5, No 1: April 2019
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jipi.v5i1.20890

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh pembelajaran POGIL berkonteks SSI pada kualitas argumentasi siswa kelas X. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian mixed method. Data kualitatif yang di peroleh dalam penelitian ini adalah hasil wawancara siswa mengenai sikap siswa terhadap SSI dan argumentasi siswa pada proses pembelajaran. Data kuantitatif berupa tingkat kualitas argumentasi siswa melalui instrumen tes keterampilan berargumentasi yang diberikan pada akhir pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan berargumentasi antara kelas yang dibelajarkan dengan POGIL berkonteks SSI dengan kelas yang dibelajarkan dengan POGIL dan konvensional. POGIL berkonteks SSI lebih efektif dalam membelajarkan keterampilan berargumentasi berdasarkan nilai rata-rata kualitas argumentasi siswa. The effect of POGIL with SSI context for high school argumentation skills quality in chemical bonding AbstractThe aim of the study was to examine the influence of POGIL with SSI context on the high school students argumentation quality. The research design used was a mixed method. Qualitative data in this research is the student interview about student attitude toward SSI and argumentation of student in process of learning. Quantitative data in the form of level of quality of argumentation of student through instrument of argument skills given at the end of instruction. The results showed that there was a difference in the skills of argumentation between the class that taught with the POGIL with SSI context and the classes taught by POGIL and conventional. POGILS with SSI context was more effective in teaching argumentation skills based on the average score of student argumentation.
Penggunaan Simulasi Online Fisika dalam Pembelajaran Berbasis Masalah untuk meningkatkan Kemampuan Argumentasi Ilmiah Yani, Riwa; Perdana, Riki; Sari, Ratna; Jumadi, Jumadi; kuswanto, heru
Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Vol 5, No 1: April 2019
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jipi.v5i1.22548

Abstract

Siswa menggunakan telepon genggam baik di dalam kelas maupun di luar kelas, memberikan inisiatif pendidik untuk memanfaatkan kesempatan ini menjadi pembelajaran online. Fisika sebagai salah satu sains, dapat didukung dengan simulasi online dan model pembelajaran inovatif. Pembelajaran berbasis masalah dengan simulasi online dapat memperluas literasi informasi dan membantu siswa dalam berargumentasi ilmiah pada fase penyelidikan. Itu terutama dalam memberikan data atau bukti-bukti yang mendukung klaim. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan argumentasi ilmiah siswa setelah diterapkan pembelajaran berbasis masalah dengan simulasi online. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuasi eksperimen. Sampel penelitian ini adalah 25 siswa kelas XI MIA 3 di SMA N 1 Prambanan Yogyakarta. Teknik pengambilan data dilakukan dengan pre-test dan post-test. Data dianalisis menggunakan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan simulasi online dalam pembelajaran berbasis masalah efektif untuk meningkatkan kemampuan argumentasi ilmiah siswa. Ini ditunjukkan dengan nilai t value -11.051 < -1.711 bahwa terdapat perbedaan nilai rata-rata argumentasi pada pre-test (17) dan post-test (47). Dalam hal ini, siswa sudah mampu membuat klaim yang tegas dengan menyajikan bukti dan alasan namun kurang mendukung klaim
Pengembangan Modul Pembelajaran Problem Based Learning Berbasis Lahan Basah untuk Mempersiapkan Calon Pendidik berwawasan Lingkungan Lahan Basah Iriani, Rilia; Herlina, Anna; Irhasyuarna, Yudha; Sanjaya, Rahmat Eko
Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Vol 5, No 1: April 2019
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jipi.v5i1.23337

Abstract

Menghasilkan pendidik dan tenaga kependidikan berwawasan lingkungan lahan basah merupakan visi dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin. Mewujudkan visi tersebut, pembelajaran yang dilakukan mengacu pada pembangunan pemahaman mahasiswa terhadap lingkungan lahan basah. Kimia Lingkungan merupakan mata kuliah yang bersentuhan langsung dengan lingkungan lahan basah. Sehingga diperlukan pengembangan modul pembelajaran Kimia Lingkungan yang berdasarkan lingkungan lahan basah. Modul dikembangkan menggunakan desain penelitian R & D dengan model pengembangan 4-D. Subjek penelitian adalah mahasiswa pada mata kuliah Kimia Lingkungan Lahan Basah. Data yang dihasilkan berupa data validitas, keterbacaan, dan efektivitas modul serta respon siswa. Kelayakan modul pembelajaran PBL berbasis lingkungan lahan basah berada pada kategori “baik” dengan skor rata-rata 3,25. Uji keterbacaan perorangan dan kelompok kecil memiliki skor rata-rata masing–masing 3,0 dan berada pada kategori “baik”. Efektivitas modul terlihat dari hasil belajar mahasiswa pada uji perorangan dan uji kelompok kecil dengan nilai masing-masing 93,8 dengan N-gain 0,9 dan 92,6 dengan N-gain 0,9. Mahasiswa memberikan respon “baik” dengan persentase 78,33% untuk respon perorangan dan 71,67% untuk uji kelompok kecil. Hasil ini menunjukkan bahwa modul pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis lingkungan lahan basah dinyatakan layak dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran Kimia Lingkungan Lahan Basah.
Developing Instruments for Assessment of Practicum Skill in Trimyristin Separation for Undergraduate Students Ahmed, Naseer; Senam, Senam; Wiyarsi, Antuni
Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Vol 5, No 1: April 2019
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jipi.v5i1.24515

Abstract

Assessment of practicum plays an essential role in gaining knowledge and skill. Because practical work is an essential component of science courses, there were need to develop new instruments to examine practicum skill. To gain the purpose, Research and Development method used, Borg and Gall's model was adopted in this research. Observation sheets were used to obtain data. The qualitative data analysis technique was used to make coding. The data were described using descriptive statistics. It was used to determine the ability of students to practice in general, purposive sampling technique used for data collection. Products of practical’s skills assessment contain four aspects, fifteen indicators, and four criteria. The product was validated by two expert judges, shortcomings and grammatical mistakes were revised. In the separation of trimyristin, mostly student practicum skill was "good" while few students’ skills were "very good" and few other students earned “sufficient” none of them got “poor” and “very poor”. In each aspect of practicum skills “very good” in drawing, experimental and observations skills were “good” while reporting and interpretive skills were “sufficient”. For further dissemination, the reliability test can be done by using inter-rater reliability test to make the product more efficient and applicable.
Pengembangan Web-LKPD IPA Terintegrasi Potensi Lokal Pabrik Gula untuk Meningkatkan Rasa Ingin Tahu Peserta Didik Fuadati, Maulidiyani; Wilujeng, Insih
Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Vol 5, No 1: April 2019
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jipi.v5i1.24543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan keefektifan web-LKPD IPA terintegrasi potensi lokal pabrik gula. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model pengembangan 4D dengan tahap define, design, develop, dan disseminate. Penelitian ini menggunakan pretest posttest control group design. Penilaian kelayakan web-LKPD IPA dilakukan oleh ahli materi dan ahli media untuk mengetahui kelayakan produk, penilaian kepraktisan oleh guru IPA, serta respon peserta didik untuk mengetahui keterbacaan produk. Hasil penilaian kelayakan oleh ahli materi, media, guru IPA memperoleh skor sebesar 62, 38, dan 56 terhadap skor maksimal masing-masing sebesar 48, 35, dan 45 sehingga tergolong pada kategori sangat baik. Uji keterbacaan memperoleh persentase sebesar 93% respon positif dari peserta didik. Hasil skor gain ternormalisasi mendapat skor sebesar 0.36 pada kelas eksperimen dan tergolong pada kategori sedang dan terdapat peningkatan dalam pembelajaran. Efektivitas pembelajaran dilakukan dengan uji independent sample t test dengan nilai sig. sebesar 0.000 (> 0.05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan web-LKPD IPA terintegrasi potensi lokal efektif (sig. 0.00 < 0.05) meningkatkan rasa ingin tahu peserta didik SMP Negeri 1 Jombang.
Pengembangan modul berbasis keterampilan proses sains sebagai bahan ajar dalam pembelajaran biologi Puspita, Laila
Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Vol 5, No 1: April 2019
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jipi.v5i1.22530

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengetahui kemenarikan dan kelayakan dari modul berbasis keterampilan proses sains pada pembelajaran Biologi dalam materi sistem ekskresi pada manusia. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) yang terdiri dari tujuh langkah pengembangan, meliputi 1) potensi dan masalah, 2) pengumpulan data, 3) desain produk, 4) validasi desain, 5) revisi produk, 6) uji coba produk, 7) revisi produk. Adapun Teknik pengumpulan data menggunakan nontes berupa angket, wawancara, observasi. Instrumen yang digunakan berupa angket ahli materi, angket ahli desain media dan angket ahli bahasa dan angket respon siswa. Modul yang sudah dikembangkan divalidasi oleh 2 ahli materi, 2 ahli desain media, dan 2 ahli bahasa untuk mengetahui kelayakan produk. Hasil penilaian kelayakan modul berbasis keterampilan proses sains oleh ahli materi sebesar 92,5% dalam kategori sangat layak, penilaian oleh ahli desain sebesar 78,5% dalam kategori sangat layak, penilaian oleh ahli bahasa sebesar 90,5% dalam kategori sangat layak. Sedangkan hasil penilaian respon peserta didik memperoleh 74% dalam kategori menarik. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan modul berbasis keterampilan proses sains pada pembelajaran Biologi layak dan menarik digunakan dalam materi sistem ekskresi pada manusia. Module development based on science process skills as teaching materials in biological learning AbstractThis study aims to determine the attractiveness and feasibility of modules based on science process skills in Biology learning in excretory system material in humans. This research is research and development (R & D) which consists of seven steps of development, including 1) potential and problems, 2) data collection, 3) product design, 4) design validation, 5) product revision, 6) trial products, 7) product revisions. The data collection techniques use non-test in the form of questionnaires, interviews, observations. The instruments are questionnaires for material experts, questionnaires for media design experts and questionnaires for linguists and student response questionnaires. The modules that have been developed are validated by 2 material experts, 2 media design experts, and 2 linguists to ascertain the feasibility of the product. The result of the feasibility assessment module based on science process skills by material experts is 92.5% in the very feasible category, the assessment by design experts is 78.5% in the very feasible category, the assessment by linguists is 90.5% in the very feasible category. While the results of the assessment of students’ responses are gained 74% in the interesting category. Based on the results of this study, it can be concluded that the module based on science process skills in Biology learning is feasible and interesting to be used in excretion system material in humans.

Page 1 of 1 | Total Record : 10