cover
Contact Name
Niluh Putu Dian Rosalina Handayani Narsa
Contact Email
baki@feb.unair.ac.id
Phone
+6281233393927
Journal Mail Official
baki@feb.unair.ac.id
Editorial Address
Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga Jalan Airlangga no 4-6 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia
Published by Universitas Airlangga
ISSN : 24599581     EISSN : 24604496     DOI : 10.20473/baki
Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia (BAKI) adalah jurnal ilmiah di bidang akuntansi dan keuangan yang diterbitkan oleh Universitas Airlangga bekerjasama dengan Ikatan Akuntan Indonesia Kompartemen Akuntansi Pendidik (IAI-KAPd). BAKI terbit setiap Maret dan September sebagai media untuk mendiseminasi hasil riset dan pemikiran terbaik terkait aspek yang berhubungan dengan bidang akuntansi dan keuangan dalam tingkat Nasional.
Articles 51 Documents
PENGARUH KINERJA NON KEUANGAN DENGAN TAMBAHAN KINERJA LINGKUNGAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA EVALUASI KINERJA BERDASARKAN BALANCED SCORECARD (BSC) DENGAN KOMUNIKASI MANAJEMEN SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI Handayani, Dian Fitria; Supriyono, R.A.
Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia Vol 3, No 2 (2018): Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.219 KB) | DOI: 10.20473/baki.v3i2.10487

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh penggunaan perspektif lingkungan dalam BSC dan komunikasi manajemen sebagai variabel pemoderasi dalam evaluasi kinerja menggunakan BSC. Eksperimen laboraturium 2x2 between subjek dilakukan pada 113 mahasiswa Magister Manajemen dan Magister Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan perspektif lingkungan dalam BSC belum mampu memberikan pengaruh dalam evaluasi kinerja berdasarkan BSC, Selain itu penggunaan komunikasi manajemen belum mampu meningkatkan pegaruh peggunaan perspektif lingkungan sebagai perspektif tambahan BSC dalam evaluasi kinerja, Namun Penggunaan Perspektif lingkungan dan tingkat komunikasi manajemen yang tinggi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pengalokasian bonus oleh tim evaluator yang dialokasikan kepada manajer.
INOVASI PELAYANAN: TELAAH LITERATUR PERBANDINGAN SEKTOR PRIVAT DAN SEKTOR PUBLIK Narsa, Niluh Putu Dian Rosalina Handayani
Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia Vol 3, No 2 (2018): Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.824 KB) | DOI: 10.20473/baki.v3i2.9871

Abstract

Organisasi sektor publik memiliki beberapa karakteristik unik yang tidak dimiliki oleh organisasi sektor privat. Adanya perbedaan karakteristik tersebut akhirnya menyebabkan adanya perbedaan dalam hal-hal lain yang lebih spesifik. Salah satunya, secara tradisional dipandang bahwa perkembangan inovasi di sektor publik tidak terlalu pesat dibandingkan inovasi yang ada di sektor privat, padahal sektor publik sering menghadapi suatu tantangan yang lebih kompleks sehingga tentu dalam mengatasinya perlu upaya-upaya yang inovatif. Makalah ini bertujuan untuk mengetahui hambatan munculnya inovasi pada sektor publik melalui telaah perbedaan karakteristik inovasi di sektor publik dengan sektor privat, menelaah bagaimana inovasi pelayanan sektor publik di beberapa negara dan di Indonesia. Telaah dilengkapi dengan mengkaji atas riset-riset empiris yang telah dilakukan beberapa peneliti. Meski paper ini bersifat deskriptif dan non statistik, namun paper ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai inovasi di sektor publik.
Good Governance Pengelolaan Keuangan Desa Menyongsong Berlakunya Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 Astuti, Titiek Puji; Yulianto, Yulianto
Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia Vol 1, No 1 (2016): Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia
Publisher : Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.119 KB)

Abstract

Seluruh desa di Indonesia diperkirakan sudah akan menerima kucuran dana transfer dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Setiap desa yang saat ini jumlahnya mencapai 72 ribu di seluruh Indonesia, akan memperoleh anggaran berkisar Rp 800 juta hingga Rp 1,4 miliar per desa. Oleh karena itu, perlu adanya tata kelola yang baik dalam pengelolaan keuangan desa. Good Governance diajukan demi tercapainya pengelolaan manajemen yang lebih transparan bagi semua penggunaan laporan keuangan. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi kasus (case study) yakni, pengamatan secara detail terhadap obyek atau orang. Lokasi penelitian yang dipilih sebagai studi kasus adalah desa-desa yang ada di Kecamatan Polokarto, Sukoharjo Jawa Tengah. Teknik analisa yang digunakan yakni logic analytic. Hasil penelitian ini adalah adanya transparansi, akuntabel dan partisipasi dalam pengelolaan keuangan desa karena itu merupakan aspek penting dalam menciptakan good governance dalam pengelolaan keuangan desa yang telah tertuang dalam UU No.14 tentang Desa. Hambatan dalam pelaksanaan good governance pengelolaan keuangan desa yaitu sumber daya manusia yang ada di pemerintahan desa yang tidak cakap.
Analisis Pengembangan Corporate Value berdasarkan Keputusan Investasi dan Pendanaan, Struktur Kepemilikan serta Kebijakan Dividen pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Verawaty, Verawaty; Merina, Citra Indah; Kurniawati, Irra
Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia Vol 1, No 1 (2016): Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia
Publisher : Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.409 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas variabel-variabel yang mempengaruhi pengembangan nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia. Sektor manufaktur dipilih sebagai objek penelitian karena sektor manufaktur berhubungan langsung dengan daya beli masyarakat sehari-hari dan perusahaan akan selalu berproduksi serta membutuhkan keputusan dan kebijakan yang tepat dalam hal pengalokasian keuangan perusahaan, sehingga pengembangan nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur lebih terlihat dan menjadi daya tarik serta pertimbangan bagi investor yang ingin berinvestasi di perusahaan manufaktur. Variabel-variabel yang akan dianalisis adalah keputusan investasi, keputusan pendanaan, kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional, serta kebijakan dividen. Populasi penelitian ini adalah 138 perusahaan manufaktur Indonesia Stock Exchange (IDX) Fact Book 2013. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa variabel keputusan investasi, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan institusional memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Adapun variabel keputusan pendanaan dan kebijakan dividen tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan.
Evaluasi Kendala Ekstensifikasi Wajib Pajak Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kecamatan Gubeng Kota Surabaya Sesudah Pemberlakuan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013 Putri, Lintang Nahdya; Satyawan, Made Dudy
Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia Vol 1, No 1 (2016): Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia
Publisher : Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.677 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kegiatan ekstensifikasi sesudah pemberlakuan PP Nomor 46 Tahun 2013 di KPP Pratama, Gubeng Kota Surabaya. Terdapat tiga cara melakukan kegiatan ekstensifikasi. Cara-caranya adalah mengunjungi lokasi UMKM (Usaha Mikro, Kecil, Menengah), pendataan pemilik dari UMKM, dan memberikan surat himbauan pendaftaran. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Kemudian, data dianalisis dengan menggunakan triangulasi sumber dan teori. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat faktor-faktor yang menjadi kendala dari kegiatan ekstensifikasi di KPP Pratama Gubeng Kota Surabaya yaitu kurang aktif dalam melakukan kegiatan ekstensifikasi, pemilik UKM melakukan penghindaran ketika kegiatan ekstensifikasi berlangsung, dan pemilik UMKM kurang memiliki pemahaman tentang pajak.
Persepsi Calon Wajib Pajak Dan Wajib Pajak Terhadap Etika Penggelapan Pajak Di Salatiga Abrahams, Nelphy Bryan; Kristanto, Ari Budi
Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia Vol 1, No 1 (2016): Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia
Publisher : Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.434 KB)

Abstract

Sejumlah wajib pajak sampai saat ini masih melakukan penggelapan pajak. Hal tersebut dilakukan dengan alasan antara lain ketidakpuasan terhadap sistem perpajakan, praktik perpajakan yang tidak adil dan perlakuan diskriminasi perpajakan. Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi wajib pajak dan calon wajib pajak terhadap perilaku penggelapan pajak, secara khusus dari sudut pandang sistem perpajakan, keadilan pajak dan diskriminasi dalam perpajakan. Penelitian ini menggunakan metoda survey pada responden. Responden wajib pajak dalam penelitian ini wajib pajak orang pribadi dengan penghasilan dari pekerjaan dan usaha. Adapun calon wajib pajak diperoleh dari mahasiswa program studi manajemen dan akuntansi. Data penelitian selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menemukan bahwa pada umumnya responden tidak menyetujui bahwa penggelapan pajak merupakan tindakan yang etis, meskipun sistem perpajakan tidak berjalan dengan baik, tidak ada keadilan dan terjadi diskriminasi dalam praktik perpajakan. Berdasarkan temuan penelitian ini, dapat diperoleh simpulan bahwa secara umum wajib pajak dan calon wajib pajak persepsi negatif terhadap penggelapan pajak. Hal ini menjadi modal bagi pemerintah dalam meningkatkan kepatuhan pajak.
PERAN STRUKTUR CORPORATE GOVERNANCE DALAM TINGKAT KEPATUHAN PENGUNGKAPAN WAJIB PERIODE SETELAH KONVERGENSI IFRS (Studi pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia) Gunawan, Barbara; Hendrawati, Eka Riana
Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia Vol 1, No 1 (2016): Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia
Publisher : Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.491 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji tingkat kepatuhan pengungkapan wajib periode setelah konvergensi IFRS pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Peneliti juga menguji pengaruh mekanisme corporate governance pada tingkat kepatuhan pengungkapan wajib. Mekanisme corporate governance diukur dengan jumlah anggota dewan komisaris, kepemilikan manajerial, proporsi komisaris independen, latar belakang komisaris utama, proporsi komisaris wanita, dan jumlah anggota komite audit. Pengumpulan data menggunakan metode purposive sampling pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2012 dan 2013. Sampel yang digunakan adalah 36 perusahaan. Hasilnya menunjukkan bahwa variabel mekanisme corporate governance memengaruhi tingkat kepatuhan dengan konvergensi pengungkapan mandatory IFRS adalah jumlah komisaris independen dan jumlah anggota komie audit. Variabel kepemilikan manajerial, proporsi komisaris independen, latar belakang komisaris, dan proporsi komisaris wanita tidak berpengaruh terhadap tingkat kepatuhan pengungkapan wajib periode setelah konvergensi IFRS.
KETEPATAN PASAR MODAL DALAM MEMPREDIKSI KONDISI EKONOMI (STUDI DI BURSA EFEK INDONESIA) Irwanto, Andry; Narsa, I Made
Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia Vol 1, No 2 (2016): Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.757 KB) | DOI: 10.20473/baki.v1i2.2697

Abstract

Penelitian ini menguji ketepatan pasar saham Indonesia dalam memprediksi kondisi ekonomi Indonesia di masa mendatang. Kondisi ekonomi diwakili oleh perubahan tingkat Produk Domestik Bruto dan tingkat Inflasi untuk masa 3 bulan, 6 bulan dan 12 bulan. Perubahan ekonomi dunia diwakili oleh perubahan indeks saham Amerika Serikat, S&P 500, dan indeks saham Jepang, Nikkei 225. Waktu penelitian mencakup tahun 2005 sampai dengan tahun 2013. Sebelum diolah lebih lanjut dilakukan uji stationer untuk masing-masing variabel dan ditemukan bahwa seluruh variabel stationer. Hasil menunjukkan bahwa pasar saham Indonesia tidak mampu digunakan untuk memprediksi kondisi Ekonomi Indonesia masa mendatang (sampai dengan 12 bulan) namun justru lebih dipengaruhi oleh kondisi ekonomi dunia yang tercermin dari perubahan pasar saham Amerika Serikat. Penelitian berikutnya dapat diarahkan untuk mencari penyebab ketidak mampuan pasar saham Indonesia dalam mencerminkan situasi ekonomi di masa mendatang.
PERAN STRUKTUR CORPORATE GOVERNANCE DALAM TINGKAT KEPATUHAN PENGUNGKAPAN WAJIB PERIODE SETELAH KONVERGENSI IFRS (STUDI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA) Gunawan, Barbara; Hendrawati, Eka Riana
Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia Vol 1, No 1 (2016): Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.491 KB) | DOI: 10.20473/baki.v1i1.1698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji tingkat kepatuhan pengungkapan wajib periode setelah konvergensi IFRS pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Peneliti juga menguji pengaruh mekanisme corporate governance pada tingkat kepatuhan pengungkapan wajib. Mekanisme corporate governance diukur dengan jumlah anggota dewan komisaris, kepemilikan manajerial, proporsi komisaris independen, latar belakang komisaris utama, proporsi komisaris wanita, dan jumlah anggota komite audit. Pengumpulan data menggunakan metode purposive sampling pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2012 dan 2013. Sampel yang digunakan adalah 36 perusahaan. Hasilnya menunjukkan bahwa variabel mekanisme corporate governance memengaruhi tingkat kepatuhan dengan konvergensi pengungkapan mandatory IFRS adalah jumlah komisaris independen dan jumlah anggota komie audit. Variabel kepemilikan manajerial, proporsi komisaris independen, latar belakang komisaris, dan proporsi komisaris wanita tidak berpengaruh terhadap tingkat kepatuhan pengungkapan wajib periode setelah konvergensi IFRS.
PENGARUH LIKUIDITAS, SOLVABILITAS, PROFITABILITAS, DAN RENCANA MANAJEMEN TERHADAP OPINI AUDIT GOING CONCERN (STUDI EMPIRIS PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BEI) Lie, Christian; Wardani, Rr. Puruwita; Pikir, Toto Warsoko
Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia Vol 1, No 2 (2016): Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.951 KB) | DOI: 10.20473/baki.v1i2.2694

Abstract

Auditor bertugas untuk menilai kewajaran laporan keuangan. Selain mendapatkan informasi mengenai kewajaran laporan keuangan, para pengguna juga dapat mengetahui informasi mengenai kemampuan perusahaan dalam mempertahankan kelangsungan usahanya yaitu melalui opini audit going concern. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh likuiditas, solvabilitas, profitabilitas dan rencana manajemen terhadap penerimaan opini audit going concern. Obyek penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI dari tahun 2010-2012. Sampel dipilih dengan metode purposive sampling. Dengan menggunakan analisis regresi logistik, hasilnya adalah solvabilitas dan rencana manajemen berpengaruh terhadap penerimaan opini audit going concern, sedangkan likuiditas dan profitabilitas tidak berpengaruh terhadap penerimaan opini audit going concern.