cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Counsellia
ISSN : 20883072     EISSN : 24775886     DOI : -
Core Subject : Education,
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling with registered number ISSN: 2088-3072 (Print) and ISSN: 2477-5886 (Online), is a peer-reviewed journal which publishes conceptual ideas, studies and research on the theory and application of Guidance and Counseling also education related to Guidance and Counseling. Counsellia is published by Departement of Guidence and Counseling Faculty of Teacher Training and Education Universitas PGRI Madiun. Any changes to the journal will be delivered on Journal History. Abstracts and full text that have been published on the website can be read and downloaded for free. Counsellia publish regularly two times a year in May and November.
Arjuna Subject : -
Articles 173 Documents
PENGARUH KOMUNIKASI DALAM KELUARGA DAN PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP KEPRIBADIAN SISWA M.Ts. PONOROGO TAHUN PELAJARAN 2010-2011 Djarot S, Vitalis
Jurnal Counsellia Vol 1, No 2 (2011)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui pengaruh komunikasi dalam keluarga dan perhatian orang tua terhadap siswa kelas VIII  M.Ts. Ponorogo tahun pelajaran 2010-2011. Masalah dalam penelitian ini secara lebih konkrit dirumuskan sebagai berikut: “Pengaruh komunikasi dalam keluarga dan perhatian orang tua terhadap siswa kelas VIII  M.Ts. Ponorogo tahun pelajaran 2010-2011”.Metode penelitian adalah ex-post-facto, yaitu dengan cara mengungkap data tentang komunikasi dalam keluarga, perhatian orang tua, dan kepribadian siswa anggota sampel penelitian dengan teknik angket. Penetapan sampel penelitian menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik angket, yaitu angket langsung dan tertutup. Penyebaran angket pada bulan Mei tahun 2011. Analisis data penelitian menggunakan teknik Analisis Regresi: Dua Prediktor.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada pengaruh komunikasi dalam keluarga terhadap kepribadian siswa kelas VIII M.Ts. Ponorogo tahun pelajaran 2010-2011”, (2) Ada pengaruh perhatian orang tua terhadap kepribadian siswa kelas VIII M.Ts. Ponorogo tahun pelajaran 2010-2011, dan (3) Ada pengaruh komunikasi dalam keluarga dan perhatian orang tua terhadap kepribadian siswa kelas VIII M.Ts. Ponorogo tahun pelajaran 2010-2011.Kata Kunci:  Komunikasi dalam Keluarga, Perhatian Orang Tua dan Kepribadian
PENGARUH KEAKTIFAN SISWA DALAM MENGIKUTI BELA DIRI DAN PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP PERILAKU BULLYING PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 KARANGREJO KABUPATEN MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Sari, Fristiani Novita; Mahmudi, Ibnu
Jurnal Counsellia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini untuk mengetahui: 1) pengaruh keaktifan siswa dalam mengikuti bela diri terhadap perilaku bullying. 2) pengaruh perhatian orang tua terhadap perilaku bullying. 3) pengaruh keaktifan siswa dalam mengikuti bela diri dan perhatian orang tua terhadap perilaku bullyingPenelitian dilaksanakan di SMP Negeri 2 Karangrejo Kabupaten Magetan tahun pelajaran 2013/2014. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Karangrejo yang berjumlah 221 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara sampling purposive. Jumlah anggota sampel  sebanyak 44 siswa atau 20 % dari jumlah populasi.Hasil penelitian menunjukkan (1) pengaruh keaktifan siswa dalam mengikuti bela diri terhadap perilaku bullying siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Karangrejo tahun pelajaran 2013/2014   memperoleh nilai  = 0,39 > = 0,297. (2) pengaruh perhatian orang tua terhadap perilaku bullying siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Karangrejo tahun pelajaran 2013/2014, memperoleh nilai  = 0,63 > = 0,297.  (3) pengaruh keaktifan siswa dalam mengikuti bela diri dan perhatian orang tua terhadap perilaku bullying siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Karangrejo tahun pelajaran 2013/2014, memperoleh nilai Freg>Ftabel = (14,96 > 1,684).Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa: (1) Ada pengaruh keaktifan siswa dalam mengikuti bela diri terhadap perilaku bullying siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Karangrejo tahun pelajaran 2013/2014.  (2) Ada pengaruh perhatian orang tua terhadap perilaku bullying siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Karangrejo tahun pelajaran 2013/2014,  (3) Ada pengaruh keaktifan siswa dalam mengikuti bela diri dan perhatian orang tua terhadap perilaku bullying siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Karangrejo tahun pelajaran 2013/2014. Saran, sekolah hendaknya melakukan evaluasi dan memonitor terhadap pelaksanaan tata tertib sekolah agar perilaku bullying di sekolah dapat di minimalisir atau bahkan dihilangkan di masa yang akan datang. Kata Kunci : Keaktifan Siswa dalam Mengikuti Bela Diri, Perhatian Orang Tua, dan Perilaku Bullying
PENGARUH BIMBINGAN PRIBADI-SOSIAL DENGAN PENDEKATAN RATIONAL EMOTIVE THERAPY UNTUK MENINGKATKAN INTERAKSI SOSIAL DENGAN TEMAN SEBAYA Djarot S, Vitalis; Widyaningrum, Yuni
Jurnal Counsellia Vol 3, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

       Siswa dalam hidupnya mengemban dua tugas perkembangan, yaitu sebagai makhluk individu dan makhluk sosial. Sebagai makhluk individu, kehidupan siswa di sekolah tidak dapat dilepaskan dari individu lain, mengingat bahwa siswa juga sebagai makhluk ssial. Artinya, perkembangan siswa itu terjadi, sebagian ditentukan oleh hasil interaksi dengan sesama teman, yang salah satunya disebut teman sebaya. Proses interaksi dengan teman sebaya merupakan perwujudan dari proses komunikasi, yang diharapkan akan terjadi saling mempengaruhi, sehingga menimbulkan suatu perubahan sikap atau perilaku pada diri siswa tersebut.       Interaksi dengan teman sebaya yang efektif dapat dilakukan melalui layanan bimbingan pribadi-sosial, karena hakikat layanan bimbingan pribadi-sosial adalah membantu siswa dalam memecahkan masalah-masalah pribadi yang disebabkan oleh dampak pergaulan sosial. Layanan bimbingan pribadi-sosial diyakini dapat membantu perubahan sikap dalam diri individu (siswa), dan  dikembangkan melalui pendekatan rasional emotif therapy. Beberapa perubahan sikap hasil dari layanan bimbingan pribadi-sosial dengan pendekatanrasional emotif therapy bersangkut paut dengan masalah pola pikir dan  kehidupan perasaan siswa.Kata Kunci: Bimbingan pribadi-sosial dengan pendekatan rational emotive therapy dan interaksi dengan teman sebaya
IMPLEMENTASI PELATIHAN PERSONAL DEVELOPMENT DALAM MENGEMBANGKAN KONSEP DIRI POSITIF PADA WARGA RUMAH PINTAR “BUNGA PADI” DI KABUPATEN MADIUN Asri, Dahlia Novarianing; Ratnaningtyas A, Dian; Triningtyas, Diana Ariswanti
Jurnal Counsellia Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan deskripsi yang jelas mengenai (1) implementasi pelatihan personal development dalam mengembangkan konsep diri positif pada warga rumah pintar “Bunga Padi” di Kabupaten Madiun, dan    (2) peranan pelatihan personal development dalam mengembangkan konsep diri positif pada warga rumah pintar “Bunga Padi” di Kabupaten Madiun.Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan skala psikologi. Data-data yang telah dikumpulkan dianalisis melalui 3 alur kegiatan yang berlangsung secara bersamaan, yaitu (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan simpulan/verifikasi.Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh hasil sebagai berikut: (1) pelatihanpersonal development bagi warga Rumah Pintar “Bunga Padi” Kabupaten Madiun dapat diimplementasikan dengan lancar dan telah sesuai dengan prosedur standar serta tujuan yang telah ditetapkan. Pelatihan dilakukan melalui 5 tahap, yaitu: (a) penyampaian materi dan tugas tentang “Gambaran Diri”, (b) penyampaian materi dan tugas tentang “Potensi Diri”, (c) penyampaian materi dan tugas tentang “Pola Pikir”, (d) penyampaian materi dan tugas tentang “Komitmen dan Cita-cita”, (e) Evaluasi, dan (2) kegiatan pelatihan personaldevelopment dapat berperan dalam mengembangkan konsep diri positif pada warga Rumah Pintar “Bunga Padi” di Kabupaten Madiun. Berkembangnya konsep diri positif ini didasarkan pada 3 indikator, yaitu: (1) berkembangnya harapan positif, (2) berkembangnya afirmasi diri, dan (3) berkembangnya kemampuan menanggapi penilaian sosial yang terdapat pada diri peserta pelatihan.Kata Kunci: pelatihan personal development, konsep diri positif
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA OTORITER DAN AKTIVITAS SOSIAL TERHADAP KEMAMPUAN MENGATASI MASALAH BELAJAR PADA SISWA KELAS VI SDN KRATON 2 MAOSPATI TAHUN PELAJARAN 2010/2011 Asri, Dahlia Novarianing; Yuliani, Indah Wahyu
Jurnal Counsellia Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh pola asuh orang tua otoriter terhadap kemampuan mengatasi masalah belajar pada siswa kelas VI SDN Kraton 2 Maospati; (2) pengaruh tingkat aktivitas sosial siswa terhadap kemampuan mengatasi masalah belajar pada siswa kelas VI SDN Kraton 2 Maospati; (3) pengaruh pola asuh orang tua otoriter dan tingkat aktivitas sosial siswa secara simultan terhadap kemampuan mengatasi masalah belajar pada siswa kelas VI SDN Kraton 2 Maospati.Populasi penelitian adalah siswa kelas VI SDN Kraton 2 Maospati tahun pelajaran 2010/2011. Sampel penelitian menggunakan teknik total sampling dengan jumlah populasi 31 siswa. Pengumpulan data menggunakan metode angket. Analisis data menggunakan teknik statistik dengan menggunakan rumus korelasi berganda dan untuk mengetahui signifikansi pengaruh antar variabel digunakan uji-F.Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) ada pengaruh yang signifikan dan negatif antara pola asuh orang tua otoriter terhadap kemampuan siswa mengatasi masalah belajar pada siswa kelas VI SDN Kraton 2 Maospati tahun pelajaran 2010/2011, (2) ada pengaruh signifikan dan positif antara aktivitas sosial siswa terhadap kemampuan siswa mengatasi masalah belajar pada siswa kelas VI SDN Kraton 2 Maospati tahun pelajaran 2010/2011, dan (3) ada pengaruh signifikan dan positif antara pola asuh orang tua otoriter bersama dengan aktivitas sosial siswa secara simultan terhadap kemampuan siswa mengatasi masalah belajar pada siswa kelas VI SDN Kraton 2 Maospati tahun pelajaran 2010/2011. Kata Kunci: Pola Asuh Orang Tua Otoriter, Aktivitas Sosial, Kemampuan Mengatasi Masalah Belajar
STRATEGI RELAKSASI UNTUK MEMBANTU SISWA YANG MENGALAMI STRES BELAJAR DI KELAS 9D SMP NEGERI 1 MEJAYAN KABUPATEN MADIUN Pramunto, Bambang Agus
Jurnal Counsellia Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Along with the advancement of science and technology, the problems faced by individuals increasingly complex. A problem that can not be avoided by students in general and students in grade 9 in particular is a matter of learning. Slowly but surely grade 9 students have to face the "Monster" in completing his education at the junior high school is very popular so-called UN. Phenomena in the field seen many students are scrambling to prepare. They forge themselves participate tutoring outside of school and at school, and a number are still calling a tutor Even more ironic ladies and teachers provide enormous task. Classroom Action Research (CAR) is implemented in order to help students overcome problems related to distress (stress) on the learner as tired of learning. Help is alleviation, with the expectation that students face problems (stress learning) can understand yourself, set yourself and can eventually adapt to the problems that it faces.Relaxation strategy is one of the techniques in guidance and counseling services aimed at helping students to release tension and fatigue in this case is the state of stress related to learning activities.Research methods by using several instruments including a questionnaire (stress questionnaire study), namely Stress Questionnaire Learning is used to determine and measure the students who have studied the stress levels encountered during the pre-test and post-test, manual observation and interview guidelines.Technical analysis of the data, using qualitative analysis, but also supported by quantitative analysis. Quantitative analysis is used when processing data Stress Study questionnaire in order to determine the level of stress category learning experienced by learners.In this study there are two cycles. Conclusions on pre-research activities outlined in the initial reflection. Keywords: Learning Stress, Relaxation
PERBEDAAN PENERIMAAN TEMAN SEBAYA ANTARA SISWA YANG BERKEPRIBADIAN EKSTROVERT DAN INTROVERT PADA SISWA SMK NEGERI 1 MADIUN TAHUN PELAJARAN 2010/2011 Dewi, Novianti Kartika
Jurnal Counsellia Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerimaan teman sebaya pada siswa yang berkepribadian ekstrovert dan yang berkepribadian introvert . Penelitian ini juga ingin mengetahui perbedaan penerimaan teman sebaya antara siswa yang berkepribadian ekstrovert dan yang berkepribadian introvertRancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Negeri 1 Madiun, sebesar 735 siswa. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cluster smapling. Pengambilan sampel dalam penelitian ini sebesar 33%, sehingga sampel dalam penelitian ini sebesar 242 siswa. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan analisis komparatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat siswa yang berkepribadianekstrovert (54,1%) lebih banyak daripada siswa yang berkepribadian introvert(45,9%). Penerimaan teman sebaya pada siswa yang berkepribadian ekstrovertberada pada kategori kurang (49,6%) sedangkan peneimaan teman sebaya pada siswa yang berkepribadian introvert berada pada kategori kurang (44,2%). Berdasarkan nilai persentase tersebut terdapat perbedaan penerimaan teman sebaya antara siswa yang berkepribadian ekstrovert dan introvert. Berdasarkan hasil uji-t yang dilakukan diperoleh hasil nilai p (0,000) < α (0,05) maka dapat dinyatakan terdapat perbedaan penerimaan teman sebaya antara siswa yang berkeribadian ekstrovert dan siswa yang berkepribadian introvert.Kata Kunci: penerimaan teman sebaya, ekstrovert, introvert
LAYANAN INFORMASI KARIER TEHNIK e-LEARNING MEMANTAPKAN PILIHAN KARIER SISWA KELAS X SMA Ismadi, Ismadi
Jurnal Counsellia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seeing a new era in education, namely the introduction of educational reforms that are closely related to the information systems needed in the development of education, then developed a career information service with e-Learning techniques aimed at 1) see the condition of the implementation of career services at SMAN 1 Ponorogo 2) find the implementation models career information with e-Learning techniques 3) look at the effectiveness of career information service with e-Learning techniques. Research and development is a method used to produce a particular product, and test the effectiveness of the product. Results and conclusions of this study were 1) to know the implementation of career information service in SMAN 1 Ponorogo 2) the discovery of career information service model with e-Learning techniques for establishing the direction select careers class X 3) determine the effectiveness of career information service model with techniques of e-Learning to select a career direction establish class X. Keywords: career information with e-learning techniques, the students selects a career.
STUDI KASUS TENTANG RASA PERCAYA DIRI, FAKTOR PENYEBABNYA DAN UPAYA MEMPERBAIKI DENGAN MENGGUNAKAN KONSELING INDIVIDUAL Triningtyas, Diana Ariswanti
Jurnal Counsellia Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada hakekatnya manusia mempunyai rasa percaya diri, namun antara satu dengan yang lain ada perbedaan yaitu ada yang memiliki rasa percaya diri rendah dan ada yang rasa percaya dirinya tinggi.Rasa percaya diri diperlukan dimana saja seseorang itu berada, karena itu rasa percaya diri perlu dibangun dan dikembangkan secara positif dan objektif. Siswa sebagai peserta didik yang berfungsi sebagai subjek maupun objek pendidikan dituntut untuk dapat menyesuaikan diri terhadap perubahan-perubahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengubah seorang siswa yang mempunyai rasa percaya diri rendah menjadi memiliki percaya diri tinggi juga untuk mengetahui seberapa banyak kontribusi layanan konseling dalam menangani masalah pribadi siswa demi keberhasilan.Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran dan jalan keluar langkah-langkah apa yang perlu diambil oleh pihak sekolah, agar keberadaan konseling individu dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan dan peningkatan prestasi belajar siswa.Lingkup penelitian adalah siswa SMK PGRI 3 Kediri. Untuk menetapkan seorang siswa yang mengalami rasa percaya diri rendah dipergunakan kriteria-kriteria tertentu yaitu menunjukkan hasil belajar rendah, hasil yang dicapai tidak sesuai dengan usaha yang dilakukan, sering melamun, menunjukkan perilaku yang berlainan, menunjukkan gejala emosional yang kurang wajar. Untuk mengetahui faktor-faktor penyebab kurangnya rasa percaya diri yang dialami siswa digunakan teknik wawancara, observasi, pencatatan dokumen pribadi untuk faktor internal, sedangkan untuk faktor eksternal adalah lingkungan keluarga dan masyarakat.Penelitian ini berusaha untuk mengungkap fakta-fakta yang terjadi pada saat penelitian. Fakta-fakta yang dimaksud adalah banyaknya, jenisnya, faktor-faktor penyebab dan upaya penanggulangannya, utamanya menggunakan strategi konseling individual. Fakta-fakta yang terungkap dideskripsikan dengan kata-kata dan tindakan, bukan dengan angka-angka maka penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif.   Kata kunci : kurangnya rasa percaya diri.
EFEKTIVITAS BIBLIOKONSELING UNTUK MENINGKATKAN EMPATI REMAJA DI RUMAH PINTAR “BUNGA PADI” KECAMATAN BALEREJO, KABUPATEN MADIUN Asri, Dahlia Novarianing; Martika A, Tyas
Jurnal Counsellia Vol 2, No 2 (2012)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas bibliokonseling untuk meningkatkan empati remaja di Rumah Pintar “Bunga Padi” Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi experiment). Desain penelitian yang digunakan adalah rancanganpre-test dan post-test.Subjek penelitian ini adalah remaja di Rumah Pintar “Bunga Padi” di Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun. Subjek penelitian dipilih secara purposive. dari 28 remaja di Rumah Pintar “Bunga Padi” Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun diperoleh 8 orang remaja yang dijadikan sebagai subjek penelitian dengan rincian terdapat 75% (6 orang) remaja yang memiliki tingkat empati rendah dan 25 % (2 orang) remaja memiliki tingkat empati sangat rendah. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan analisis statistik non-parametrik, yaitu dengan uji wilcoxon.Berdasarkan uji hipotesis diperoleh hasil bahwa hipotesis diterima, artinya teknik bibliokonseling efektif untuk meningkatkan empati remaja di Rumah Pintar “Bunga Padi” Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun. Skor subjek pada saat pretest dan posttest menunjukkan perbedaan. Skor pretest subjek masuk dalam kategori sangat rendah dan rendah, setelah diberikan treatment bibliokonseling skor subjek masuk dalam kategori tinggi dan sangat tinggi   Kata Kunci: Bibliokonseling, Empati

Page 1 of 18 | Total Record : 173