cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains
ISSN : 23379049     EISSN : 25024671     DOI : -
Core Subject : Education,
Terbit dua kali setahun, pada bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2019)" : 6 Documents clear
Peningkatan Creative Thinking Skill Peserta Didik melalui Model Cooperative Learning Berbantu Peta Konsep pada Tema Pencemaran Lingkungan Mukarrom, Lailil; Widiyanto, Bayu; Arfiani, Yuni
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.22 KB) | DOI: 10.25273/jems.v7i2.5294

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan creative thinking skill peserta didik antara penerapan model cooperative learning berbantu peta konsep dengan penerapan model cooperative learning tanpa peta konsep pada tema pencemaran lingkungan. Penelitian ini dilakukan pada peserta didik kelas VII di SMP Negeri 8 Pemalang. Desain penelitian ini adalah pretest-postest control group design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Pengujian penelitian ini menggunakan uji paired sample t-test. Instrumen yang digunakan yaitu soal pretest dan postest berbentuk uraian dengan 7 soal,  lembar observasi dan lembar penilaian hasil tugas mandiri peserta didik.  Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan yang signifikan dengan nilai signifikansi pada kelas eksperimen sebesar 0,016<0,05 dan pada kelas kontrol sebesar 0,013<0,05 antara penerapan model cooperative learning berbantu peta konsep dan model cooperative learning tanpa peta konsep untuk meningkatkan creative thinking skill peserta didik pada tema pencemaran lingkungan. This study aims to determine the improvement of students' creative thinking skills between the application of cooperative learning models assisted with concept maps and the implementation of cooperative learning models without concept maps on the theme of environmental pollution. This research was conducted on grade VII students at SMP Negeri 8 Pemalang. The design of this study was the pretest-posttest control group design. The sampling technique used was purposive sampling. The testing of this study used a paired sample t-test. The instrument used was a matter of pretest and posttest in the form of a description with seven questions, an observation sheet, and an assessment sheet of students' independent assignment results. The results showed a significant increase with a significance value in the experimental class of 0.016 <0.05 and in the control class of 0.013 <0.05 between the application of cooperative learning models assisted with concept maps and cooperative learning models without concept maps to improve participants' creative thinking skills students on the theme of environmental pollution.
Implementasi Concept Mapping Bervisi SETS Untuk Memberdayakan Kemampuan Berpikir Kritis Khasanah, Ismiyatun; Fatkhurrohman, M. Aji; Kusuma, Mobinta
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (827.672 KB) | DOI: 10.25273/jems.v7i2.5295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa metode concept mapping bervisi SETS dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah pretest and postest group design. Peta konsep yang digunakan dalam bentuk fill in mapp sehingga peserta didik diminta untuk melengkapi peta konsep yang telah disediakan. Penelitian ini di analisis menggunakan uji t. Hasil yang diperoleh dari analisis data pretest dan postest menggunakan uji t bahwa terdapat perbedaan antara hasil pretest dan postest dengan nilai signifikansi 0,00 < 0,05. Sehingga hipotesis pada penelitian dapat diketahui bahwa ditolak dan diterima.  ditolak karena hasil uji t menyatakan bahwa ada perbedaan hasil pada pretest dan postest dengan nilai postest lebih tinggi dari pada nilai pretest sehingga hipotesis yang dapat diterima  yaitu ada peningkatan hasil belajar dan berpikir kritis peserta didik melalui metode concept mapping bervisi SETS. This study aims to determine that the SETS vision concept mapping method can improve students' critical thinking skills. This study uses a quantitative approach and this type of research is experimental research. The research design used was the pretest and post-test group design. The concept map used in the fill-in app form so that students are asked to complete the concept map that has been provided. This study was analyzed using t-test. The results obtained from the pretest and post-test data analysis used the t-test that there were differences between the results of the pretest and post-test with a significance value of 0.00 <0.05. So that the hypothesis in the study can be seen that rejected and accepted. rejected because the results of the t-test state that there are differences in the results at the pretest and post-test with the post-test value higher than the pretest value so that the accepted hypothesis is that there is an increase in students' learning and critical thinking through SETS vision concept mapping method.
Penerapan Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE) dalam Meningkatkan Kemampuan Pemahaman dan Hasil Belajar Matematika Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel pada Siswa Kelas VIII-H SMP Negeri 4 Madiun Tahun Pelajaran 2016/2017 Nurhajati, Umi
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.12 KB) | DOI: 10.25273/jems.v7i2.5320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan pemahaman dan hasil belajar kelas VIII-H melalui penerapan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFAE).  Untuk meningkatkan kemampuan pemahaman hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika, maka dilakukan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-H SMP Negeri 4 Madiun Tahun Pelajaran 2016/2017 yang terdiri dari 30 siswa. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah soal evaluasi untuk ranah kognitif yang dilaksanakan setiap akhir siklus dan lembar observasi untuk kemampuan pemahaman, ranah afektif dan psikomotorik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pemahaman matematika pada siklus I diperoleh presentase rata-rata siswa sebesar 64,06% dengan kriteria cukup meningkat menjadi 76,35% dengan kriteria baik. Penerapan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFAE) dapat meningkatkan kemampuan pemahaman dan hasil belajar. Saran yang berkaitan dengan penelitian ini yaitu guru hendaknya memberi motivasi atau penghargaan berupa nilai terhadap tugas siswa, sehingga siswa termotivasi untuk belajar karena merasa dihargai. Model pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFAE) dapat dijadikan alternatif untuk memvariasikan model pembelajaran. Untuk peneliti lain, yaitu hendaknya dapat meneliti aspek hasil belajar afektif dan psikomotorik yang lainnya.
Analisis Kesalahan dalam Menyelesaikan Masalah Segi empat Ditinjau dari Perkembangan Kognitif Setiawan, Doni Indra; Widodo, Sri Adi
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1009.179 KB) | DOI: 10.25273/jems.v7i2.5291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan masalah segi empat pada fase konkret, dan fase transisi. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskritptif dengan subjek penelitian sebanyak 4 subjek yang diambil berdasarkan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Teknik analisis data menggunakan model yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan/verifikasi data. Kesalahan yang sering dilakukan siswa fase konkret yaitu siswa salah dalam menggambar bangun yang diceritakan soal, salah dalam menentukan rumus dan tidak menuliskan rencana penyelesaian, salah melakukan prosedur penyelesaian dan tidak menggunakan rumus secara semestinya, serta tidak melakukan pemeriksaan kembali jawaban. Kesalahan yang sering dilakukan siswa fase transisi yaitu siswa salah dalam menggambarkan bangun yang diceritakan dalam soal, salah dalam menuliskan rumus yang perlu digunakan, pada tahap melaksanakan rencana tidak terjadi kesalahan, serta tidak melakukan pemeriksaan kembali jawaban. This study aims to describe the mistakes made by students in solving rectangular problems in the concrete phase and the transition phase. This study uses descriptive qualitative research with four research subjects taken based on purposive sampling. Data collection techniques using the test. Data analysis techniques using a model developed by Miles and Huberman, namely data reduction, data presentation, and concluding/verification of data. Students often made mistakes. In the concrete phase, students making drawings that are told about problems.  Errors in determining formulas and not writing completion plans, error when doing completion procedures and not using formulas properly, and not re-checking answers. In the transition phase, students who are wrong in describing the shapes told in the problem. Errors in writing the formula that needs to be used, at the stage of carrying out the plan there is no error, and not re-checking the answers.
Penerapan Model Discovery Learning pada Materi Pemanasan Global untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Haryanti, Novita; Widodo, Antonius Tri; Arfiani, Yuni
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.139 KB) | DOI: 10.25273/jems.v7i2.5292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik dengan menggunakan model discovery learning pada materi pemanasan global. Penelitian ini dilakukan pada kelas VII di SMP Negeri 2 Taman Pemalang tahun pelajaran 2018/2019. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik multi stage random sampling dengan mengambil dua kelas dari populasi untuk kelas kontrol dan kelas eksperimen. Pengumpulan data menggunakan metode tes dengan soal uraian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen yang menggunakan model discovery learning keterampilan berpikir kritis yang di diperoleh peserta didik meningkat. Hal ini ditunjukkan dari pada kenaikan persentase peserta didik yang mulanya 100% pada kategori kurang kritis menjadi 4% pada kategori sangat kritis, 56% kritis, 36% cukup kritis dan 4% kurang kritis. This study aims to determine the increase in students' critical thinking skills by using discovery learning models on global warming material. This research was conducted in class VII at Taman Pemalang State Middle School 2 in the 2018/2019 academic year. Sampling research uses a multi-stage random sampling technique by taking two classes from the population for the control class and the experimental class. Data collection using test. The results showed that the experimental class that used the discovery learning model of critical thinking skills gained by students increased. This is shown from the increase in the percentage of students who initially 100% in the less critical category to 4% in the very critical category, 56% critical, 36% quite critical, and 4% less critical.
Upaya Peningkatan Hasil Belajar dalam Pembelajaran IPA Materi Gaya Magnet dengan Model Inquiry Berbantuan LKS pada Peserta Didik Kelas V SD Fitriani, Deasy Nur; Setiyadi, Dwi; Listiani, Ivayuni
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.072 KB) | DOI: 10.25273/jems.v7i2.5293

Abstract

Berdasarkan hasil observasi awal peneliti di kelas V SD Negeri Tawangrejo 05 Kecamatan Gemarang Kabupaten Madiun menunjukkan masih rendahnya hasil belajar peserta pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA materi gaya magnet dengan menggunakan model inquiry berbantuan LKS. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Prosedur penelitian tindakan kelas ini berbentuk siklus. Dimana setiap siklus terdiri dari lima tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, refleksi dan rekomendasi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu melalui observasi dan tes. Pengumpulan data ini menggunakan instrument berupa lembar observasi keaktifan dan keterampilan peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung, sedangkan untuk mengetahui hasil belajar dari peserta didik digunakan tes. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik dari siklus I ke siklus II yaitu pada skor keaktifan peserta didik meningkat sejumlah 21,42%, skor keterampilan peserta didik sejumlah 14,28%, dan tes hasil belajar peserta didik sejumlah 28,57%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa model inquiry dengan berbantuan LKS mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA materi gaya magnet. Based on the results of preliminary observations of researchers in class V SD Negeri Tawangrejo 05 Gemarang District, Madiun shows the low learning outcomes of participants in natural science subjects. This study aims to improve student learning outcomes in science subjects' magnetic force material by using the LKS-assisted inquiry model. This research method uses classroom action research methods. This class action research procedure is in the form of a cycle. The cycle consists of five stages, namely planning, implementing action, observation, reflection, and recommendations. Data collection techniques in this study are through observation and tests. This data collection uses an instrument in the form of an observation sheet of activeness and skills of students during the learning process, while to know the learning outcomes of students using a test. The results of this study indicate an increase in student learning outcomes from cycle I to cycle II, namely the student activity score increased by 21.42%, student skills scores by 14.28%, and student learning outcomes test amounted to 28.57 %. Based on the results of research and discussion, it can be concluded that the inquiry model with LKS-assisted learning can improve student learning outcomes in science subjects' magnetic force material.

Page 1 of 1 | Total Record : 6