cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 2 (2012)" : 20 Documents clear
PERBEDAAN HASIL BELAJAR FISIKA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT DAN MODEL KONVENSIONAL PADA MATERI POKOK BESARAN DAN SATUAN Hakim, Abdul; Rambe, Dayuani
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22611/jpf.v1i2.3176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang diberi perlakuan dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan model pembelajaran konvensional pada materi pokok Besaran dan Satuan. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas VII Semester Ganjil SMP Negeri 10 Medan yang terdiri dari 7 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara sampling seadanya yaitu ditentukan oleh kebijakan sekolah, kelas VII-B sebagai kelas eksperimen berjumlah 38 siswa dan kelas VII-C sebagai kelas kontrol berjumlah 40 orang. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen 45,00 dengan standar deviasi 16,00 dan kelas kontrol 39,00 dengan standar deviasi 12,00. Setelah pembelajaran selesai diberikan, diperoleh nilai rata-rata postes pada kelas eksperimen sebesar 76,0 dengan standar deviasi 11,00 dan pada kelas kontrol sebesar 64,0 dengan standar deviasi 15,00. Berdasarkan analisis uji-t satu pihak diperoleh thitung = 6,649 sedangkan untuk ttabel = 1,998 sehingga thitung > ttabel. Oleh karena itu Ha diterima dan Ho ditolak. Ini berarti ada perbedaan antara hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan hasil belajar siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan pembelajaran konvensional pada materi pokok Besaran dan Satuan.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR FISIKA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT DAN MODEL KONVENSIONAL PADA MATERI POKOK BESARAN DAN SATUAN Hakim, Abdul; Rambe, Dayuani
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang diberi perlakuan dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan model pembelajaran konvensional pada materi pokok Besaran dan Satuan. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas VII Semester Ganjil SMP Negeri 10 Medan yang terdiri dari 7 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara sampling seadanya yaitu ditentukan oleh kebijakan sekolah, kelas VII-B sebagai kelas eksperimen berjumlah 38 siswa dan kelas VII-C sebagai kelas kontrol berjumlah 40 orang. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen 45,00 dengan standar deviasi 16,00 dan kelas kontrol 39,00 dengan standar deviasi 12,00. Setelah pembelajaran selesai diberikan, diperoleh nilai rata-rata postes pada kelas eksperimen sebesar 76,0 dengan standar deviasi 11,00 dan pada kelas kontrol sebesar 64,0 dengan standar deviasi 15,00. Berdasarkan analisis uji-t satu pihak diperoleh thitung = 6,649 sedangkan untuk ttabel = 1,998 sehingga thitung > ttabel. Oleh karena itu Ha diterima dan Ho ditolak. Ini berarti ada perbedaan antara hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan hasil belajar siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan pembelajaran konvensional pada materi pokok Besaran dan Satuan.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN FIRE-UP TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK HUKUM NEWTON DI KELAS VIII SEMESTER I SMP PTP NUSANTARA IV BAH JAMBI TAHUN PEMBELAJARAN 2011/2012 M.Turnip, Betty; Siburian, Tommy Lesmana
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Proses belajar mengajar selama ini hanya berpusat kepada guru, buku panduan siswa yang sedikit, tidak adanya perpustakaan di sekolah serta tidak adanya alat-alat praktikum untuk sebagian besar materi. Proses belajar mengajar Fisika di kelas berlangsung dengan mencatat dan mengerjakan soal-soal sehingga hasil belajar siswa selalu rendah. Maka dari itu penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran FIREUP terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Hukum Newton di kelas VIII semester I SMP PTPN IV Bah Jambi Tahun Pembelajaran 2011/2012. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hasil postes pada kelas kontrol adalah45,67 dengan simpangan baku 12,09 dan rata-rata hasil postes kelas eksperimen adalah 53,67 dengan simpangan baku 13,13. Selanjutnya dari hasil uji t satu pihak diperoleh thit = 2,53 serta harga ttabel = 1,67 pada taraf signifikan α = 0,05; thitung > ttabel sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh strategi pembelajaran FIRE-UP terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Hukum Newton di kelas VIII semester I SMP PTPN IV BahJambi tahun pembelajran 2011/2012.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE BERBASIS EKSPERIMEN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK ZAT DAN WUJUDNYA Ginting, Eva Marlina; Sundari, Harin
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh model pembelajaran learning cycle berbasis eksperimen terhadap hasil belajar siswapada materi pokok zat dan wujudnya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII semester I SMP Negeri 39 Medan Tahun Pelajaran 2011/2012 yang berjumlah 240 orang dan sampel diambil dari populasi sebanyak 2 kelas dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Satu kelas sebagai kelas eksperimen yang diajar dengan Model Pembelajaran Learning Cycle yang berbasis eksperimen yaitu kelas VII-A dan satu kelas sebagai kelas kontrol yaitu kelas VII-F, kelas yang diajar dengan pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pretes kelas eksperimen adalah 38,0 dan pada kelas kontrol 37,2. Setelah dilakukan perlakuan pada masing-masing kelas diperoleh nilai rata-rata postes pada kelas eksperimen sebesar 70,3 sedangkan pada kelas kontrol sebesar 61,2. Pada hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji t dua pihak pada pretes diperoleh   tabel t hitung t < tabel t (-1,9 < 0,27 < 1,9), didapat hasil bahwa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol mempunyai kemampuan awal yang sama. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji t satu pihak diperoleh hitung t > tabel t (3,5 > 1,667), maka Ho di tolak dan Ha di terima, ini berarti ada pengaruh menggunakan model pembelajaran Learning Cycle Berbasis Eksperimen terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Zat dan Wujudnya.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN GENIUS LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA Siagian, Henok; Susanto, Irwan
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Fisika siswa dengan menerapkan strategi pembelajaran Genius Learning. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Pancur Batu, di mana dari kelas X-A sebagai kelas eksperimen (strategi pembelajaran Genius Learning) dan kelas X-B sebagai kela kontrol (pembelajaran konvensional) dengan masing-masing kelas berjumlah 40 siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi experiment dengan menggunakan metode groups pretest-posttest desaign dalam pengambilan data penelitian. Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil penelitian menunjukkan, bahwa rata-rata hasil belajar fisika siswa dengan strategi pembelajaran Genius Learning mengalami peningkatan. Data penelitian berupa hasil belajar kognitif diperoleh dari test hasil belajar yang diperoleh untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar kognitif. Dari hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan stategi pembelajaran Genius Learning dapat meningkatkan hasil belajar fisika siswa.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS KECERDASAN VISUAL SPASIAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI GERAK LURUS DI KELAS VII SMP NEGERI 2 STABAT Wahyuni, Ida; Lubis, Khairil Irfan
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Berdasarkan hasil penelitian pretes diperoleh nilai rata-rata kelaseksperimen 42,71 dan nilai rata-rata kelas kontrol 42,28. Dari hasil uji beda nilai kedua kelas pada taraf signifikan á = 0,05 diperoleh thitung = 0,2024, ttabel = 1,991, maka dapat disimpulkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan nilai pretes kedua kelas, artinya kedua kelas memiliki kemampuan awal yang sama. Selanjutnya dilakukan pembelajaran dengan strategi pembelajaran berbasis visual spasial pada kelas eksperimen dan pembelajaran konvensional pada kelas kontrol. Setelah pembelajaran diberikan pada kedua kelas dilakukan postes. Untuk kelas eksperimen diperoleh nilai rata-rata 74,42 dan untuk kelas kontrol 70,26. Hasil pengujian hipotesis dengan taraf signifikan 0,05 diperoleh hitung t = 2,21 dan tabel t = 1,666. Karena hitung t > tabel t maka hipotesis alternatif diterima, sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh strategi pembelajaran berbasis visual spasial terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Gerak Lurus di kelas VII semester I SMP Negeri 2 Stabat T.P 2012/2013.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER BERBASIS MIND MAP TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA PADA MATERI POKOK BESARAN DAN SATUAN DI KELAS X SMA Sinulingga, Karya; Munte, Denny
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran advance organizer berbasis mind map terhadap hasil belajar Fisika siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 5 Pematangsiantar semester I Tahun Pembelajaran 2012/2013 berjumlah 8 kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara cluster random sampling, diambil 2 kelas yaitu kelas eksperimen diterapkan model pembelajaran advance organizer dan kelas kontrol diterapkan model pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil analisis data pretes diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen 37,25 dan kelas kontrol 36,63. Hasil uji beda nilai kedua kelas pada taraf signifikan á = 0,05 diperoleh thitung = 0,369 dan ttabel = 1,991. Dapat disimpulkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan nilai pretes kedua kelas, artinya kedua kelas memiliki kemampuan awal yang sama. Selanjutnya dilakukan pembelajaran dengan model pembelajaran advance organizer berbasis mind map pada kelas eksperimen dan pembelajaran konvensional pada kelas kontrol. Setelah pembelajaran diberikan kemudian pada kedua kelas dilakukan postes. Untuk kelas eksperimen diperoleh nilai rata-rata 72,50 dan untuk kelas kontrol diperoleh 60,63. Hasil pengujian hipotesis dengan taraf signifikan 0,05 diperoleh hitung t = 4,479 dan tabel t = 1,666. Karena hitung t > tabel t maka hipotesis (Ha) diterima, sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran advance organizer berbasis mind map terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok besaran Fisika dan satuannya di kelas X semester I SMA Negeri 5 Pematangsiantar T.P 2012/2013.
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA MAHASISWA MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH BERBASIS VIDEO Simanjuntak, Mariati Purnama
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa pada matakuliah Fisika Umum melalui pendekatan pembelajaran pemecahan masalah berbasis video. Metode penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimental dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Data pemahaman konsep Fisika dikumpulkan dengan tes berbentuk pilihan berganda. Peningkatan pemahaman konsep Fisika mahasiswa dinilai berdasarkan perbandingan rerata nilai gain yang dinormalisasi, N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penggunaan pendekatan pembelajaran pemecahan masalah berbasis video pada topik Kinematika dan Dinamika Partikel dapat meningkatkan pemahaman konsep fisika mahasiswa, termasuk kategori sedang.
MENERAPKAN MODEL KONSTRUKTIVIS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA UMUM I MAHASISWA SEMESTER I JURUSAN FISIKA FMIPA UNIMED TA 2012/2013 Bakar, Abu; ., Rahmatsyah
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep Fisika melalui penerapan model konstruktivis pada mahasiswa tingkat pertama bersama pada semester ganjil tahun akademik 2012/1013. Model ini dipilih sebagai salah satu upaya memperbaiki kesalahan-kesalahan konsep yang selama ini masih dirasakan bahkan sampai semester lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model konstruktivis dapat meningkatkan pemahaman konsep Fisika yang terbukti dengan perolehan skor pretes dan postes yang meningkat dari siklus I ke siklus II. Rata-rata perolehan skor hasil pretes sebesar 25,0 dengan skor terendah 8 dan tertinggi 58. Pada siklus I rata-rata perolehan skor hasil postes sebesar 34,9 dengan skor terendah 17 dan skor tertinggi sebesar 50. Hal ini menunjukkan telah terjadi peningkatan rata-rata sebesar 9,9 poin dan ditinjau dari gain rata-rata yang diperoleh sangat rendah yaitu sebesar 13. Rata-rata perolehan skor hasil pretes sebesar 13 dengan skor terendah 0 dan tertinggi 25. Rata-rata perolehan skor hasil postes sebesar 85 dengan skor terendah 50 dan skor tertinggi sebesar 100. Hal ini menunjukkan telah terjadi peningkatan yang sangat tinggi rata-rata sebesar 72 poin dan terjadi pada semua mahasiswa. Ditinjau dari gain rata-rata yang diperoleh sangat tinggi yaitu sebesar 83. Dari data yang diperoleh hasil pelaksanaan siklus II dengan kriteria minimum skor 70, hanya 4 orang mahasiswa memiliki skor dibawah 70 dan sisanya (82%) di atas 70 sehingga pembelajaran telah mencapai ketuntasan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMP NEGERI 3 SATU ATAP PANGKALAN SUSU ., Sudiran
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasilbelajar siswa kelas VII-2 SMP Negeri 3 Satu Atap Pangkalan Susu pada pelajaran Fisika melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT). Subjek penelitian ini berjumlah 37 orang terdiri dari 17 orang laki-laki dan 20 orang perempuan. Metode penelitian yang diterapkan adalah penelitian tindakan kelas melalui dua siklus pembelajaran, dimana setiap siklus dilakukan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar Fisika siswa ketika diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT mengalami peningkatan untuk seluruh aspek keaktifan belajar Fisika. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan rata-rata persentase keaktifan belajar siswa untuk tiap siklus. Pada siklus I keaktifan siswa sebesar 60,96% dan siklus II sebesar 76,88%. Secara berkelompok, hasil belajar Fisika siswa pada siklus I memperoleh rata-rata 45,91 dan ada dua kelompok memperoleh predikat Great Team dan dua kelompok Good Team. Sedangkan pada siklus II hasil belajar Fisika siswa memperoleh rata-rata 70,06 dan ada tiga kelompok memperoleh predikat Great Team dan dua kelompok menyandang predikat Good Team.

Page 1 of 2 | Total Record : 20