cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Pedagogia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 226 Documents
Pembelajaran Berbasis Saintifik Terhadap Sikap Berpikir Ilmiah Mahasiswa Program Studi PGSD Universitas Negeri Manado Ratunguri, Yusak
PEDAGOGIA Vol 4, No 1 (2015): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran berbasis saintifik dan untuk mengetahui pengaruh penerapan pembelajaran saintifik terhadap sikap berpikir ilmiah mahasiswa. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis penelitian eksperimen, desain penelitian menggunakan one group pretest-postestn, subjek penelitian adalah mahasiswa program studi PGSD semester II kelas C yang menempuh mata kuliah konsep dasar sains 1, teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, sedangkan analisis data menggunakan uji t. Hasil penerapan pembelajaran berbasis saintifik sebesar 95,2%, hal tersebut menunjukkan penerapan pembelajaran saintifik berjalan sangat baik. Hasil penerapan pembelajaran berbasis saintifik terhadap sikap berpikir siswa menunjukkan thitung sebesar 18,45, hal tersebut menunjukkan thitung lebih besar dari ttabel. Penerapan pembelajaran saintifik berjalan sangat baik dan sedangkan penerapan pembelajaran saintifik menunjukkan ada pengaruh terhadap sikap berpikir ilmiah mahasiswa program studi PGSD di Universitas Negeri Manado.
Tri Pusat Pendidikan Sebagai Sarana Pendidikan Karakter Anak Sekolah Dasar Kurniawan, Machful Indra
PEDAGOGIA Vol 4, No 1 (2015): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Globalisasi memberikan dampak positif dan negatif bagi setiap warga negara indonesia. namun, tidak setiap warga negara menyikapi dampak negatif globalisasi dengan baik. Terjadinya penurunan kuwalitas moral bangsa merupakan salah satu dampak negatif dari globalisasi.Pemerintah tampaknya sudah mulai sadar akan pentingnya  nilai moral bagi sebuah bangsa, hal tersebut dapat  terlihat dengan digalakannya pembangunan moral bangsa melalui pendidikan karakter dalam sistem pendidikan nasional sejak tahun 2010 hingga saat ini yang diintegrasikan dalam kurikulum 2013.Tri pusat pendidikan merupakan sarana yang tepat dalam membentuk karakter anak, terutama anak sekolah dasar. pembentukan karakter anak sekolah dasar dapat dilakukan dengan cara menanamkan nilai-nilai karakter secara konsisten baik ketika anak berada dalam lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, maupun lingkungan masyarakat. Dengan adanya konsistensi tersebut, karakter yang diharapkan dapat tertananam dengan baik sehingga terbentuk kakrakter yang baik.
Pembelajaran Membaca Permulaan dengan Menggunakan Media Aplikasi Bamboomedia Bmgames Apps Pintar Membaca Sebagai Upaya Pembentukan Karakter Siswa SD Menghadapi MEA Hasanudin, Cahyo
PEDAGOGIA Vol 5, No 1 (2016): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengajar membaca permulaan memang membutuhkan kesabaran yang luar biasa, kesabaran itu dibutuhkan karena objek yang diajar adalah masih anak-anak. Anak-anak memang memiliki kecenderungan untuk bermain daripada belajar. Sikap inilah membuat anak-anak enggan untuk belajar, khususnya membaca. Oleh karena itu, agar anak-anak tertarik untuk membaca seorang guru harus mampu mengkolaborasi antara permainan dan pembelajaran, dengan kata lain, guru mengajak anak-anak untuk belajar membaca sambil bermain. Dengan demikian, anak-akan termotivasi untuk belajar membaca jika pada substansi membaca dikolaborasi dengan sebuah permainan. Salah satu permainan yang bisa digunakan sebagai media pada pembelajaran membaca yaitu aplikasi Bamboomedia BMGames Apps pintar membaca. Pada aplikasi  ini, siswa dikenalkan dengan membaca permulaan dalam 12 Level. Pembelajaran membaca permulaan dengan menggunakan aplikasi Bamboomedia BMGames Apps pintar membaca dapat dimungkinkan menumbuhkan nilai karakter jujur, kerja keras, rasa ingin tahu, dan gemar membaca. Selain menumbuhkan nilai-nilai karakter, penggunaan aplikasi Bamboomedia BMGames Apps pintar membaca ini sangat mendukung dan membentengi peserta didik sedini mungkin untuk tidak buta informasi, aplikasi, dan media terbarukan dalam pembelajaran sehingga media aplikasi Bamboomedia BMGames Apps pintar membaca sangat tepat diterapkan pada pembelajaran untuk menghadapi MEA. 
Model Pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning) dalam Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa PGSD Pada MataKuliah Konsep IPS Dasar Susiloningsih, Wahyu
PEDAGOGIA Vol 5, No 1 (2016): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar adalah suatu proses perubahan tingkah laku dalam pengetahuan, sikap, dan ketrampilan yang diperoleh dalam jangka waktu yang lama.Mata kuliah Konsep IPS Dasar merupakan mata kuliah yang memberikan pemahaman kepada mahasiswa PGSD tentang konsep dasar IPS sebagai landasan kajian yang bahannya bersumber dari kehidupan manusia di masyarakat, yang aspek-aspeknya meliputi social science (ilmu sosial), social studies (studi sosial), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). IPS merupakan pembelajaran pada tingkat sekolah yang berperan mengfungsionalkan ilmu-ilmu sosial yang bersifat teoritik dalam kehidupan nyata dalam masyarakat. Model pembelajaran CTL adalah model pembelajaran yang menuntut kreatifitas guru dalam mengaitkan subject matter dengan kehidupan nyata mahasiswa guna membantu mahasiswa untuk lebih mudah memaknai materi tersebut.
Pembelajaran Fisika Dengan Pendekatan Keterampilan Berpikir Kritis Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMP Unggulan Amanatul Surabaya Putra, Miftakhul Ilmi S.
PEDAGOGIA Vol 4, No 2 (2015): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Fisika bagi siswa kelas 9 SMP merupakan mata pelajaran yang memiliki kesulitan untuk dipelajari.  Akibatnya, siswa selama mengikuti pembelajaran tidak termotivasi untuk mengemukakan pendapat dan berpikir kritis dalam pembelajaran. Hal ini merupakan tantangan bagi guru IPA fisika  untuk mencari solusi bagaimana kegiatan pembelajaran menjadi bermakna dan siswa dapat mengikuti dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh pembelajaran IPA dengan Pendekatan Keterampilan Berpikir Kritis dalam meningkatkan hasil belajar siswa.  Sampel penelitian adalah siswa kelas IX A SMP Unggulan Amanatul Ummah Surabaya.  Penelitian dilaksanakan pada bulan November-Desember 2014 menggunakan metode eksperimen dengan teknik pengumpulan data melalui tes kognitif, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran fisika dengan pendekatan keterampilan berpikir kritis dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Setelah mengikuti pembelajaran fisika dengan Pendekatan Keterampilan Berpikir Kritis, rata-rata proporsi jawaban benar dari siswa pada uji awal dan uji akhir dapat meningkat dari 40,83 % menjadi 95,38%.Kata kunci: Keterampilan berpikir kritis, hasil belajar
Peningkatan Kemampuan Metakognitif Siswa Melalui Pembelajaran Tematik-Integratif Siswa Kelas V Di MI Manbaul Hikmah Kediri Setiyawati, Enik; Novita, Dian
PEDAGOGIA Vol 4, No 2 (2015): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan metakognitif siswa melalui pembelajaran tematik-integratif Siswa Kelas V Di MI Manbaul Hikmah Kediri dan untuk mengetahui kendala-kendala yang ditemukan selama pembelajaran Pembelajaran Tematik-Integratif Siswa Kelas V Di MI Manbaul Hikmah Kediri. Tujuan jangka panjang yang ingin dicapai adalah meningkatkan ranah afektif dan psikomotorik siswa SD dalam pembelajaran tematik-integratif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK). Pada setiap siklus PTK yaitu siklus 1 dan siklus 2 terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan antara lain : perancangan, tindakan dan observasi, refleksi serta revisi. Kemampuan metakognitif siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Hal ini ditunjukkan dengan kempuan siswa membuat rancangan secara jelas langkah/prosedur yang akan dilakukan dengan anggota kelompoknya masing-masing sebelum melakukan kegiatan pengamatan dan diskusi. Selain itu, siswa juga telah mampu membuat prediksi dari berbagai permasalahan yang terjadi dan telah diamati dan di diskusikan dalam kegiatan kelompok dan sekaligus mampu melakukan evaluasi dari hasil prediksi yang dilakukan sebelumnyaKata kunci: Kemampuan Metakognitif, Pembelajaran Tematik-Integratif
Integrasi Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran IPS Di Sekolah Dasar Afandi, Rifki
PEDAGOGIA Vol 1, No 1 (2011): Pedagogia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan pada dasarnya merupakan suatu upaya sadar untuk mengembangkan potensi peserta didik secara optimal. pendidikan karakter, yaitu; membentuk pribadi anak, supaya menjadi manusia yang baik, warga masyarakat, dan warga negara yang baik, sehingga mampu mengantisipasi gejala krisis moral dan berperan dalam rangka pembinaan generasi muda. Pendidikan IPS adalah mata pelajaran yang mengkaji kehidupan sosial yang bahannya didasarkan pada kajian sejarah, geografi, ekonomi, sosiologi, antropologi dan tata negara. Melalui pembelajaran ilmu pengetahuan sosial dapat di masukkan nilai-nilai pendidikan karakter dengen mengintegrasikan materi dalam pembelajaran ilmu pengetahuan sosial tersebut.
Interaksi Belajar Matematika Siswa Dalam Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Afifah, Dian Septi Nur
PEDAGOGIA Vol 1, No 2 (2012): Pedagogia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan menuntut siswa untuk bersikap aktif, kreatif dan inovatif. Namun dalam pelaksanaannya menunjukkan adanya kekurangan pada praktek pembelajaran. Salah satu pembelajaran  yang melibatkan siswa aktif adalah pembelajaran kooperatif. Dalam pembelajaran kooperatif siswa saling berinteraksi satu sama lain dalam kelompok untuk bekerja sama dalam menyelesaikan tugas. Interaksi belajar siswa dalam pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat dibedakan menjadi dua yaitu interaksi belajar siswa dalam tugas dan interaksi siswa di luar tugas. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan interaksi belajar matematika siswa dalam pembelajaran kooperatif tipe STAD. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VIII-A SMP N I Modo Lamongan dengan jumlah siswa 33 orang. Data interaksi belajar siswa dalam kelompok diperoleh dengan lembar observasi dan rekaman handycam. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa interaksi belajar matematika siswa dalam pembelajaran kooperatif yang terjadi dalam menyampaikan ide atau pendapat yaitu sebesar 34,4% untuk kelompok 1 dan 32,3% untuk kelompok 2, memberi bantuan yang disertai dengan penjelasan sebesar 15,6% untuk kelompok 1 dan 20,6% untuk kelompok 2, memberi bantuan tanpa disertai dengan penjelasan sebesar 25,0% untuk kelompok 1 dan 20,6% untuk kelompok 2 dan interaksi belajar matematika siswa dalam meminta bantuan sebesar 25,0% untuk kelompok 1 dan 26,5% untuk kelompok 2.
Pengembangan Model Manajemen Strategik Berbasis (beyond center and circle Time) BCCT Pada PAUD Rindaningsih, Ida
PEDAGOGIA Vol 1, No 2 (2012): Pedagogia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BCCT (Beyond Centre and Circle Time) merupakan pendekatan pembelajaran melalui sentra dan lingkaran. Semua pembelajaran dilakukan sambil bermain. Manajemen strategik dapat dipandang sebagai hal yang mencakup tiga macam elemen utama (analisis strategik, pilihan strategik yang berhubungan dengan perumusan aneka macam arah tindakan, evaluasinya, implementasi strategi). Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dan jenis penelitiannya adalah action research. Adapun hasil penelitian pengembangan model manajemen strategik efektif dalam mengatasi permasalahan yang kompleks disekolahan dan maksimalnya peran kepala sekolah dalam menjalankan strategi sekolah.
Pengaruh Pemanfaatan Lingkungan Sebagai Sumber Belajar Melalui Metode Inkuiri Terhadap Hasil Belajar Siswa SDN I Sribit Delanggu Pada Pelajaran IPS Hendarwati, Endah
PEDAGOGIA Vol 2, No 1 (2013): Pedagogia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar melalui metode inkuiri lebih baik dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan metode ceramah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas siswa selama pembelajaran berlangsung. Penelitian ini dilaksanakan di SDN I Sribit. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN I Sribit Kecamatan Delanggu Kabupaten Klaten, dengan sampel terdiri dari 2 kelas (kelas eksperimen dan kelas kontrol), masing-masing berjumlah 31 orang siswa. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) aktivitas siswa selama kegiatan belajar mengajar mempunyai kategori baik. Hal ini ditunjukkan oleh nilai rata-rata aktivitas siswa sebesar 3,11. (2) Hasil belajar dengan menggunakan lingkungan sebagai sumber belajar melalui  metode inkuiri lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode ceramah. Hal ini ditunjukkan oleh nilai  sig. sebesar 0,000 < 0,05 dan t hitung (6,2650)  <  t tabel (1,671).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar melalui metode inkuiri lebih baik dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan metode ceramah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas siswa selama pembelajaran berlangsung. Penelitian ini dilaksanakan di SDN I Sribit. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN I Sribit Kecamatan Delanggu Kabupaten Klaten, dengan sampel terdiri dari 2 kelas (kelas eksperimen dan kelas kontrol), masing-masing berjumlah 31 orang siswa. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) aktivitas siswa selama kegiatan belajar mengajar mempunyai kategori baik. Hal ini ditunjukkan oleh nilai rata-rata aktivitas siswa sebesar 3,11. (2) Hasil belajar dengan menggunakan lingkungan sebagai sumber belajar melalui  metode inkuiri lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode ceramah. Hal ini ditunjukkan oleh nilai  sig. sebesar 0,000< 0,05 dan t (6,2650)  <  t (1,671).

Page 1 of 23 | Total Record : 226