cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
abied76@gmail.com
Editorial Address
Street Pramuka 156. Po. Box. 116 Ponorogo 63471, East Jawa, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
MUSLIM HERITAGE: JURNAL DIALOG ISLAM DENGAN REALITAS
ISSN : 2502535X     EISSN : 25025341     DOI : 10.21154/muslimheritage
Core Subject : Humanities, Art,
Muslim Heritage: Jurnal Dialog Islam dengan Realitas, is a double-blind peer-reviewed academic journal published by the Postgraduate of State Islamic Institute (IAIN) Ponorogo. The journal is a semi-annual publication publishing two issues (June and December) each year. It strives to strengthen transdisciplinary studies on issues related to Islam and Muslim societies. Its principal concern includes Islamic education, Islamic law, and Islamic economic. The journal reserves as a knowledge exchange platform for researchers, scholars, and authors who dedicate their scholarly interests to expand the horizon of education, law,and economic.
Arjuna Subject : -
Articles 91 Documents
RIBA DALAM AL-QUR’AN (STUDI PEMIKIRAN FAZLURRAHMAN DAN ABDULLAH SAEED) Majid, Riza Taufiqi
Muslim Heritage Vol 5, No 1 (2020): PROBLEMATIKA EKONOMI SYARIAH DAN HUKUM ISLAM
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.424 KB) | DOI: 10.21154/muslimheritage.v5i1.1989

Abstract

Krisis moneter yang terjadi saat ini membuat perdebatan penafsiran beberapa pemikir Islam tentang keharaman dan kehalalan bunga bank. Beberapa dari mereka beranggapan bahwa bunga bank yang umumnya berlaku dalam sistem dunia perbankan dewasa ini adalah termasuk riba. Setidaknya terdapat dua pendapat mendasar yang membahas tentang riba yaitu penafsiran secara tekstualis dan penafsiran secara kontekstualis. Paham tekstualis dipelopori oleh gerakan neo-revivalisme Islam, sedangkan paham kontekstualis dipelopori oleh kaum neo-modernisme Islam. Dalam tulisan ini, akan membahas bagaimana hermeneutika double movement Fazlurrahman dan hermeneutika kontekstual Abdullah Saeed digunakan sebagai model interpretasi ayat riba dalam Al-Qur’an pada masa pewahyuan dan konteks ketika ayat riba akan ditafsirkan. Berdasarkan analisis data penelitian ini menghasilkan dua kesimpulan. Pertama, Fazlurrahman menyimpulkan bahwa larangan riba dalam Al-Qur’an menekankan aspek moral daripada menekankan aspek legal-formal pelarangan riba. Riba yang dilarang dalam Al-Qur’an adalah riba jahiliyyah yang mempraktikkan riba yang berlipat ganda (ad}’a>fan muda}>’afatan) QS. Ali Imran: 130. Ideal moral dari ayat tersebut adalah larangan melakukan eksploitasi terhadap kaum ekonomi lemah. Dengan demikian, selagi bank tidak menerapkan tambahan yang berlipat ganda (eksploitatif), maka hal itu dapat dibenarkan. Kedua, dalam menafsirkan ayat riba dalam Al-Qur’an, Abdullah Saeed lebih menekankan aspek moral (h}ikmah) daripada aspek literalnya. Statemen lakum ru’usu amwa>likum (bagimu pokok hartamu) telah diberi penekanan moral melalui penjelasan la> taz}limu>n wa la> tuz}lamu>n (kamu tidak melakukan penganiayaan dan tidak pula kamu dianiaya). Statemen pertama “penambahan dalam pinjam meminjam di atas pokok pinjaman” dianggap sebagai ‘illah, sementara statemen yang kedua “kamu tidak melakukan penganiayaan dan tidak pula kamu dianiaya” merupakan h}ikmah.
KECERDASAN INTERPERSONAL, INTRAPERSONAL DAN KECERDASAN EMOSI SISWA KELAS V SD MUHAMMADIYAH PONOROGO Rochmahwati, Pryla; Afifah, Mufidatul
Muslim Heritage Vol 3, No 2 (2018): PENDIDIKAN ISLAM DI ERA MILLENIAL
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.626 KB) | DOI: 10.21154/muslimheritage.v3i2.1285

Abstract

Abstract: This study aims to determine the correlation between three variables, namely, interpersonal, intrapersonal and emotional intelligence at the fifth grade students in Muhammadiyah Elementary School Ponorogo at the 2016/2017 Academic Year.  It employed correlational research design. The population of this present research was 125 students of the fifth grade students in Muhammadiyah Elementary School Ponorogo and it assigned 94 students as sample by using proportinate random sampling technique. The data was collected through questionnaire. It utilized multiple correlations formula by using SPSS 16 for Windows as data analysis. The findings showed that there is significant correlation of interpersonal and intrapersonal intelligence on emotional intelligence at the fifth grade students in Muhammadiyah Elementary School Ponorogo at the 2016/2017 Academic Year and its value was 0.75.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat korelasi kecerdasan interpersonal dan intrapersonal dengan kecerdasan emosi siswa kelas V SD Muhammadiyah Ponorogo tahun pelajaran 2016/2017. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif berjenis korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah 125 siswa. Dengan menggunakan teknik proportinate random sampling diperoleh 94 siswa sebagai sampel.  Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu menggunakan teknik korelasi berganda dengan menggunakan bantuan SPSS versi 16.0 for windows. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara kecerdasan interpersonal  dan intrapersonal dengan kecerdasan emosi siswa kelas V SD Muhammadiyah Ponorogo tahun pelajaran 2016/2017 dengan nilai korelasi sebesar 0,75.
Faktor Pengaruh Keputusan Berbelanja Warga Nahdliyin di Mini Market Buana puspitasari, Intan
Muslim Heritage Vol 4, No 1 (2019): DIALEKTIKA NORMATIVITAS DAN HISTORISITAS EKONOMI SYARIAH
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.184 KB) | DOI: 10.21154/muslimheritage.v4i1.1615

Abstract

AbstractCooperation  in the economic field would  be an option for the owner of funds with limited ability to develop personal assets and groups. Cooperation of mini market establishment of Buana conducted by MWC NU Kebonsari sub-district with manager and shareholder. The establishment of a mini market formed by Nahdliyin residents in the midst of the Nahdliyin community created a new problem when the business unit formed together collapsed. This condition showing Nahdliyin residents need  more study that commitment of  Nahdliyin people to NU values is different from Nahdliyin's commitment to the business unit formed by the NU organization.This study aims to explore the factors that influencing interest of shopping among the Nahdliyin citizens. Quantitative research data was collected by questionnaires of 73 respondents are randomly selected. This research was anallyzed by using descriptive quantitative and  inferential statistic method using regression and correlation test. The result of empirical test proves that economic factor is influencing shopping interest by 89%. AbstrakKerjasama di bidang ekonomi sering kali  menjadi pilihan guna mengembangkan aset kelompok. Kerjasama dalam rangka meningkatkan kemandirian oaganisasi keagamaan. Pembentukan mini market Buana yang dilakukan oleh MWC NU kecamatan Kebonsari dilakukan penggalangan dana pengurus dan anggota serta pengelola yang dianggap kompeten di bidang jual beli. Pendirian unit usaha bersama bertujuan untuk meningkatkan kemandirian organisasi dan pemenuhan kebutuhan seluruh warga Nahdliyin secara ekonomi. Mini market bentukan warga Nahdliyin di tengah-tengah masyarakat Nahdliyin menimbulkan permasalahan baru ketika unit usaha yang dibentuk secara bersama-sama ini mengalami kemunduran. Hal ini menjadi tanda tanya apakah warga Nahdliyin memang membelanjakan uangnya di tempat lain, di sisi lain timbul pertanyaan komitmen warga Nahdliyin terhadap nilai-nilai NU memang berbeda dengan komitmennya terhadap unit  usaha yang dibentuk oleh organisasi NU. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami faktor-faktor yang mempengaruhi minat berbelanja di kalangan warga Nahdliyin.  Pengumpulan data penelitian kuantitatif dilakukan dengan penyebaran angket terhadap 73 responden yang dipilih secara random sampling. Penelitian ini menggunakan analisis metode deskriptif kuantitatif dan statistik inferensial menggunakan uji regresi dan korelasi. Hasil uji empiris membuktikan bahwa bauran pemasaran mendominasi pengaruh minat berbelanja sebesar 89%.
Ijȃrah Muntahiyah Bi al-Tamlȋk: Sebuah Alternatif Pemberdayaan Tanah Wakaf Hanifuddin, Iza; Sarjana, Sunan Autad
Muslim Heritage Vol 3, No 1 (2018): EKONOMI SYARIAH DI ERA DIGITAL
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.156 KB) | DOI: 10.21154/muslimheritage.v3i1.1239

Abstract

Abstract: Indonesia has a very extensive waqf land. Every year is always increasing. Size donated land is a great potential for the public welfare if managed with productive and professional. However, the institution of waqf as nȃdhir often find it difficult to finance the development and management of the donated land. This article is a literature review that aims to seek an alternative agreement that can be used to empower the donated land. The results showed that much of the literature of jurisprudence has defined-contract agreement for the empowerment of waqf land. Among the contract is ijȃrah classifiedtraditional ceremony in the empowerment of waqf land. Therefore, more advanced economic system, then the contract development experience and innovation to be ijȃrah muntahiyah bial-Tamlik.This contract helped nȃdhir in financing to empower the donated land. Because all costs empowerment of financiers, and after completion of the contract, the investor will transfer ownership of the building to nȃdhir.Abstrak: Indonesia memiliki tanah wakaf yang sangat luas. Setiap tahunnya senantiasa mengalami peningkatan. Luas tanah wakaf ini merupakan potensi besar untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat jika dikelola dengan produktif dan profesional. Akan tetapi, lembaga wakaf sebagai nȃdhir seringkali mendapatkan kesulitan untuk membiayai pengembangan dan pengelolaan tanah wakaf tersebut. Artikel ini merupakan kajian pustaka yang bertujuan untuk mencari akad alternatif yang bisa digunakan dalam memberdayakan tanah wakaf.  Hasil kajian menunjukkan bahwa banyak literatur fikih telah menentukan akad-akad untuk pemberdayaan tanah wakaf. Di antara akad tersebut adalah ijȃrah yang tergolong akad tradisional dalam pemberdayaan tanah wakaf. Oleh karena sistem perekonomian yang semakin maju, maka akad tersebut mengalami pengembangan dan inovasi hingga menjadi ijȃrah muntahiyah bi al-tamlîk. Akad ini banyak membantu nȃdhir dalam pembiayaan untuk memberdayakan tanah wakaf. Karena semua biaya pemberdayaan dari pemodal, dan setelah selesai akad, pemodal akan mengalihkan kepemilikan bangunan kepada nȃdhir.
Qanun Aceh No 14 Tahun 2003 Tentang Khalwat Dalam Pandangan Fik{ih dan KUHP Berutu, Ali Geno
Muslim Heritage Vol 2, No 1 (2017): HUKUM ISLAM DAN PRANATA SOSIAL
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.426 KB) | DOI: 10.21154/muslimheritage.v2i1.1047

Abstract

Abstract: Interdiction of khalwat (seclusion) is the early prevention of fornication, because it is basically starts from the things that lead to it. The establishment of Qanun No. 14 of 2003 on khalwat (seclusion) as Qanun in jinayat in the early application of Islamic law in Aceh is not without reason, that selection has at least two reasons. The first reason, khalwat (seclusion) is the one form of immoral deed (haram) in Islamic law and very disturbing on society. The second reason, there is euphoria on society in the form of "people's justice" to this Qanun in jinayat. Therefore in order to avoid any vigilante among society in Aceh, Aceh Government established Qanun No. 14 of 2003 to anticipate any chaos among society in Aceh. Abstrak: Larangan khalwat merupakan pencegahan dini terhadap perbuatan zina karena perbuatan zina pada dasarnya dimulai dari hal-hal yang mengarah kepadanya. Pengesahan Qanun No 14 Tahun 2003 tentang Khalwat pada awal penerapan syariat Islam di Aceh sebagai qanun dalam bidang jina>ya>t bukannya tanpa alasan, pemilihan qanun tersebut sekurang-kurangnya memiliki dua alasan. Alasan yang pertama, perbuatan khalwat mmerupakan bentuk maksiat (haram) dalam syariat Islam dan sangat meresahkan masyarakat namun belum tertangani dengan baik. Kedua, adanya euforia di dalam lapisan masyarakat dalam bentuk “peradilan rakyat” terhadap jenis yang diatur dalam qanun jina>ya>t ini, guna untuk menghindari main hakim sendiri ditengah-tengah masyarakat, maka Pemerintah Aceh mengesahkan Qanun No 14 Tahun 2003 sebagai bentuk antisipasi terhadap berbagai kekacauan di lapisan masyarakat Aceh.
Pengaruh Capital Adequacy Ratio, Non Performing Finance Dan Operational Efficiency Ratio Terhadap Profitabilitas Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Rizal, Fitra
Muslim Heritage Vol 1, No 1 (2016): Dinamika Ekonomi Syariah di Indonesia
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.735 KB) | DOI: 10.21154/muslimheritage.v1i1.501

Abstract

Abstract: This study was conducted to examine the effect of Capital Adequacy Ratio, Non Performing Finance and Operational Efficiency Ratio to the Return on Asset of Sharia Rural Bank in Indonesia.period 2012-2015. Population of this study is all of Sharia Rural Bank during four years of the study since 2012 till 2005. The data in this study are secondary data that contains of Capital Adequacy Ratio, Non Performing Finance, Operational Efficiency Ratio and Return on Asset obtained from sharia banking statitics that had been published by Otoritas Jasa Keuangan and Bank Indonesia. This study use double linier regretion method with clasic assumption test before. This assumption contains of multicolonierity test, autocorelation test, heteroscedasticity test, and normality test. The test results show that the assumptions of classical regression equation is used to qualify the classical assumption test. This study proved that Partially, only the Capital Adequacy Ratio variable has no significant effect to Return on Asset of  Sharia Rural Bank in Indonesia period 2012-2015., while Non Performing Finance and Operational Efficiency Ratio variable has the negative and significant effect to Return on Asset of Sharia Rural Bank in Indonesia period 2012-2015. And the last Capital Adequacy Ratio, Non Performing Finance and Operational Efficiency Ratio simultaneously have significant effect to Return on Asset of Sharia Rural Bank in Indonesia period 2012-2015.Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh Capital Adequacy Ratio, Non Performing Finance dan Operational Efficiency Ratio terhadap Return on Asset Bank Pembiayaan Rakyat Syariah di Indonesia Periode 2012-2015. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Bank Pembiayaan Rakyat Syariah di Indonesia selama empat tahun periode 2012 sampai 2015. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu data Capital Adequacy Ratio, Non Performing Finance dan Operational Efficiency Ratio dan Return on Asset yang diperoleh dari Statistik Perbankan Syariah yang dipublikasikan oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan menggunakan uji asumsi klasik terlebih dahulu yang meliputi uji multikolonieritas, uji autokorelasi, uji heteroskedastisitas dan uji normalitas. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan menggunakan uji asumsi klasik yang meliputi uji multikolonieritas, uji autokorelasi, uji heteroskedastisitas dan uji normalitas. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa persamaan regresi yang digunakan lolos uji asumsi klasik. Penelitian ini membuktikan bahwa secara parsial, hanya variabel Capital Adequacy Ratio yang tidak berpengaruh terhadap Return on Asset Bank Pembiayaan Rakyat Syariah di Indonesia Periode 2012-2015, sementara variabel Non Performing Finance dan Operational Efficiency Ratio berpengaruh negatif dan siginfikan terhadap Return on Asset Bank Pembiayaan Rakyat Syariah di Indonesia Periode 2012-2015. Dan secara simultan variabel Capital Adequacy Ratio, Non Performing Finance dan Operational Efficiency Ratio memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Return on Asset Bank Pembiayaan Rakyat Syariah di Indonesia Periode 2012-2015.
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA PERBANKAN SYARIAH DENGAN PENDEKATAN PROFITABILITAS DAN MAQASID SHARI’AH (Studi Kasus Pada Bank Syariah Mandiri dan Bank Muamalat Indonesia Periode Tahun 2013-2017) Cahyono, Danang Tri
Muslim Heritage Vol 5, No 1 (2020): PROBLEMATIKA EKONOMI SYARIAH DAN HUKUM ISLAM
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.554 KB) | DOI: 10.21154/muslimheritage.v5i1.1986

Abstract

Operasional bank syariah selain meningkatkan kinerja keuangan dituntut juga dalam pengoptimalan kinerja sosial karena Islam adalah agama yang mengedepankan pentingnya nilai-nilai sosial di masyarakat ketimbang hanya sekedar menghadapkan wajah kita ke barat dan ke timur dalam shalat. Dalam amanat UU No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah, fungsi sosial dari bank syariah ini juga dipertegas. Tetapi persoalannya, selama ini evaluasi terhadap kinerja bank lebih terfokus kepada kinerja bisnis atau finansialnya semata. Cukup banyak penelitian yang menilai kinerja finansial bank syariah yang kemudian lebih dikenal dengan kesehatan bank syariah. Sementara, kinerja sosial bank syariah sering kali terlupakan. Bank Syariah Mandiri dan Bank Muamalat Indonesia merupakan bank yang memiliki jumlah aset dan jumlah kantor cabang yang banyak. Sehingga kedua bank tersebut harus memperhatikan kinerja keuangan dan kinerja sosialnya agar memiliki ciri khusus apabila dibandingkan dengan bank konvensional. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diambil dari annual report Bank Syariah Mandiri dan Bank Muamalat Indonesia selama lima tahun dari tahun 2013 sampai 2017 yang diaudit dan dipublikasikan. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan uji-t untuk membandingkan kinerja kedua bank tersebut dalam kinerja keuangan dan kinerja sosial.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perbandingan kinerja dengan pendekatan profitabilitas kinerja Bank Syariah Mandiri lebih tinggi apabila dibandingkan dengan Bank Muamalat Indonesia. Berdasarkan uji-t yang dilakukan Bank Syariah Mandiri menunjukkan nilai yang lebih tinggi dari segi ROA maupun ROE apabila dibandingkan dengan Bank Muamalat Indonesia. Perbandingan kinerja sosial dengan pendekatan maqa>s{id shari>’ah  masing-masing bank menunjukkan keunggulannya di beberapa indikator. Bank Syariah Mandiri lebih tinggi pada indikator menjaga jiwa, menjaga akal, dan menjaga keturunan, sedangkan Bank Muamalat Indonesia lebih tinggi pada indikator menjaga agama dan menjaga harta.
MODEL KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN NABI MUHAMMAD SAW Rahayuning Tyas, Nashria
Muslim Heritage Vol 4, No 2 (2019): PENDIDIKAN ABAD 21
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.042 KB) | DOI: 10.21154/muslimheritage.v4i2.1851

Abstract

Kepemimpinan merupakan bagian penting dari manajemen, namun tidak sama dengan manajemen. Islam memiliki tokoh panutan dalam melaksanakan kepemimpinan yaitu Nabi Muhammad. Kepemimpinanya menjadi tolak ukur yang dapat diterapkan pada setiap zaman. Nabi Muhammad telah mencontohkan bagaimana kepemimpinannya dapat berhasil. Kepemimpinan Nabi Muhammad sangat penting dan perlu digali lebih dalam untuk dijadikan rujukan keteladanan kepemimpinan khususnya kepemimpinan dalam dunia pendidikan dan dalam rangka menciptakan pemimpin masa depan yang baik melalui keteladanan Rasulullah Saw. dalam kehidupannya.Fokus masalah penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model/tipe kepemimpinan pendidikan Nabi Muhammad Saw., sedang tujuan berdasar rumusan masalah ini adalah (1) mendeskripsikan sifat-sifat keistimewaan Nabi Muhammad Saw., (2) mendeskripsikan transformasi sifat kepemimpinan Nabi Muhammad Saw. dalam pendidikan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitiannya yaitu penelitian kepustakaan (libraryresearch). Hasil rumusan masalah yang pertama, Sifat-sifat keistimewaan Nabi Muhammad Saw. dikelompokkan menjadi dua yaitu sifat personal diantaranya jujur, amanah, tabligh, fathonah, kharismatik, keyakinan diri yang kuat, komitmen tinggi, dan tekun, pekerja keras, dan militan. Sedang sifat kedua yaitu sifat publik diantaranya mulai dari diri sendiri, memberikan keteladanan, komunikasi efektif, dekat dengan umat, selalu bermusyawarah, memberikan pujian (motivasi), mampu menularkan dan mempengaruhi, dan memiliki etika/nilai moral. Kedua transformasi model kepemimpinan Nabi Muhammad Saw. dalam pendidikan adalah melalui transformasi sifat-sifat publik yang diintegrasikan dengan sifat personal yang diaplikasikan dalam organisasi lembaga pendidikan terkhusus sebagai kepala sekolah.
DESAIN JASA PENDIDIKAN PADA MADRASAH IBTIDAIYAH ALAM ISLAMIC CENTER PONOROGO Rustiani, Nika
Muslim Heritage Vol 3, No 2 (2018): PENDIDIKAN ISLAM DI ERA MILLENIAL
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.727 KB) | DOI: 10.21154/muslimheritage.v3i2.1486

Abstract

Abstract: This article discuss the description of educational services products, the implications of education services products to the excellent image school and  the strategy of product development of education services at Madrasah Ibtidaiyah Alam Islamic Center Ponorogo. It employed qualitative approach and case study research. The result of analysis showed that First, in creating educational product and program is carried by forming a series of activities including core benefit, basic product, expected product, augmented product, potential product and conducted observation, design product, socialization product, implementation product, evaluation product. Second, the strategy of educational product development services is conducted by changing old products, formulating similar products or programs and rearranging educational products or programs. Thirdly, in realizing its image as a superior school can be seen from three aspects, namely input, process and output. While the implication of education program or product can be carried out through the increasing of customer satisfaction.  Abstrak: Artikel ini akan membahas tentang bagaimana deskripsi produk jasa pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Alam Islamic Center Ponorogo, bagaimana implikasi produk jasa pendidikan terhadap citra madrasah unggul di Madrasah Ibtidaiyah Alam Islamic Center Ponorogo dan bagaimana strategi pengembangan produk jasa pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Alam Islamic Center Ponorogo. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Berdasarkan kajian dalam artikel ini, maka dapat disimpulkan: Pertama, Madrasah Ibtidaiyah Alam Islamic Center Ponorogo dalam menciptakan produk atau program pendidikannya dilakukan dengan membentuk rangkaian kegiatan yang meliputi core benefit, basic product, expected product, augmented product, potential product dan melakukan alur observation, design product, socialization product, implementation product, evaluation product. Kedua, strategi pengembangan produk jasa pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Alam Islamic Center Ponorogo dilakukan dengan mengubah produk lama, merumuskan produk atau program yang sejenis dan menata ulang produk atau program pendidikan. Ketiga, Madrasah Ibtidaiyah Alam Islamic Center Ponorogo dalam mewujudkan citranya sebagai madrasah unggul dapat dilihat dari tiga aspek, yaitu input, proses dan output. Sedangkan implikasi produk atau program pendidikan terhadap citra madrasah unggul di Madrasah Ibtidaiyah Alam Islamic Center Ponorogo ini adalah dengan meningkatnya kepuasan pelanggan.
Dinamika Peninjauan Kurikulum Madrasah Diniyah Tarbiyatul Athfal (MDTA) Gontor Fikri, Lutfi Najamul
Muslim Heritage Vol 1, No 2 (2016): DINAMIKA MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.934 KB) | DOI: 10.21154/muslimheritage.v1i2.601

Abstract

Abstract: Curriculum as the educational design has a central position in a learning activity. The curriculum greatly influence the success of the process and learning outcomes. Therefore, the curriculum should be developed according to the students environment, the demands of work, the development of today's life and future. According to the importance of the curriculum, this research focuses on the dynamics of curriculum development in MDTA Gontor Mlarak Ponorogo. By using a qualitative approach, this study produced three findings: (1) A review of the curriculum in MDTA Gontor is a strategic implementation to achieve the vision, mission, and goals of the institution. (2) The dynamics of the curriculum since the founding of MDTA Gontor from year to year is evolutionary which takes place gradually. (3) A review of the curriculum in MDTA Gontor consists of three Phase. The first plan includes: the formulation of the vision, mission and objectives, curriculum material selection or determination of the structure of the curriculum. Second, implementation of the curriculum with emphasis on strengthening cognitive (mind) psychomotor (physical) and affective (spiritual) students. Thirdly, evaluation which includes four dimensions: the use of the curriculum by teachers, curriculum design, learning outcomes of students and the curriculum system.Abstrak: Kurikulum sebagai rancangan pendidikan memiliki kedudukan yang sangat sentral dalam sebuah kegiatan pembelajaran. Kurikulum sangat berpengaruh terhadap keberhasilan proses dan hasil belajar. Oleh karena itu, kurikulum hendaknya dikembangkan sesuai dengan lingkungan murid, tuntutan pekerjaan, perkembangan  kehidupan masa kini dan masa yang akan datang. Mengingat pentingnya kurikulum tersebut, penelitian ini memfokuskan pada dinamika pengembangan kurikulum di  MDTA Gontor Mlarak Ponorogo. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menghasilkan temuan: (1) Peninjauan kurikulum di MDTA Gontor merupakan implementasi strategi pencapaian visi, misi, dan tujuan lembaga. (2) Dinamika kurikulum sejak tahun berdirinya MDTA Gontor dari tahun ke tahun bersifat evolusioner yang berlangsung secara secara bertahap. (3) Peninjauan kurikulum di MDTA Gontor terdiri dari tiga Tahap. Pertama perencanaan yang meliputi: perumusan visi, misi dan tujuan, pemilihan materi kurikulum atau penetapan struktur kurikulum. Kedua, Pelaksanaan kurikulum dengan menekankan penguatan aspek kognitif (akal) psikomotorik (jasmani) dan afektif (rohani) siswa. Ketiga, evaluasi yang meliputi empat dimensi: penggunaan kurikulum oleh guru, desain kurikulum, hasil belajar peserta didik dan sistem kurikulum.

Page 1 of 10 | Total Record : 91