cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 1907672X     EISSN : 24425494     DOI : -
Core Subject : Education,
Tadris Journal is published twice a year in June and December, the contents are scientific writings on Islamic Education in forms of conceptual ideas, literature review, practical writing, or research results from various perspectives.
Arjuna Subject : -
Articles 212 Documents
ORIENTASI PERUBAHAN KURIKULUM PENDIDIKAN PESANTREN : STUDI KASUS PESANTREN UMMUS SHABRI KENDARI SULAWESI TENGGARA Bahri, Samsul
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 14, No 2 (2019)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v14i2.2492

Abstract

AbstrakKajian ini orientasi perubahan kurikulum pendidikan pesantren (studi kasus pesantren ummusshabri Kendari. Penelitian ini menggunakan instrument penelitian lapangan. Metode yang digunakan adalah deskriptif-analitis dengan pendekatan sosiologis, sejarah,  komparatif. Studi ini membuktikan bahwa oreintasi perubahan kurikulum pesantren dalam perspektif historis telah dilakukan pesantren Ummushabri Kendari dengan membuka MTS dan MA sebagai sistem pendidikan modern. Namun perubahan itu menyebabkan sistem pendidikan tradisional ditinggalkan siswanya, karena itu, pendidikan tradisional pesantren telah kehilangan fungsinya sebagai lembaga pesantren, yang justru medominasi adalah kurikulum madrasah dan sekolah umum. Studi ini juga menemukan tidak semua pesantren melakukan perubahan meninggalkan tradisinya, hal ini terlihat pembaharuan pendidikan pesantren Lirboyo yang berhasil mempertahankan fungsi utama lembaga pesantren  yakni trasnmisi ilmu pengetahuan keislaman, pemeliharaan tradisi Islam serta penciptaan kader-kader ulama, dan menjadikan model pembaharuan pensantren Lirboyo sebagai perbandingan. Abstract                    This study orientation changes in the pesantren education curriculum (case study of the Islamic boarding school of the Islamic Boarding School in Kendari. This study uses a field research instrument. The method used is descriptive-analytical with a sociological, historical, comparative approach. Ummushabri Kendari by opening MTS and MA as a modern education system.But the change caused the traditional education system abandoned by students, therefore, traditional pesantren education has lost its function as a pesantren institution, which instead is dominated by the madrasa curriculum and public schools. all pesantren make changes leaving their tradition, this can be seen from the renewal of the Lirboyo pesantren education which succeeded in maintaining the main function of the pesantren institution namely the transmission of Islamic science, the maintenance of Islamic traditions the creation of ulama cadres, and made the Lirboyo pesantren renewal model as a comparison.  
DARI SURAU KE MADRASAH : MODERNISASI PENDIDIKAN ISLAM DI MINANGKABAU 1900-1930 M Satria, Rengga
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 14, No 2 (2019)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v14i2.2860

Abstract

This study concludes that the modernization movement of Islamic education that occurred in Minangkabau in the period 1900-1930 caused the "disappearance" of its function as a traditional Islamic education institution in Minangkabau. Madrasa system then introduced by ulama kaum muda to replace surau as Islamic education institution. Through the madrasa system, ulama kaum muda have succeeded in dialogue the modernity with Islam. This research is a library research using qualitative methods with a socio-historical approach. Through this socio-historical approach, the author does not only want to present this research in a factual descriptive manner, but also tries to reveal facts through an analysis-critical perspective.
PERAN LEMBAGA PENDIDIKAN DALAM PENGARUSUTAMAAN ISLAM MODERAT SEBAGAI UPAYA MELAWAN PAHAM KONSERVATIF-RADIKAL Maghfuri, Amin
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 14, No 2 (2019)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v14i2.2713

Abstract

In recent years, the landscape that shows a conservative tendency in religion has increased significantly. The Islamic Conservatives in Indonesia experienced unexpected and quite surprising growth and development, and perhaps reached its peak in the last 3-5 years. The negative excesses of this conservative tendency are quite worrying and have the potential to disrupt the sustainability of democracy and the integrity of the nation. This research seeks to elaborate efforts to mainstream moderate Islam which is the main agenda of the government (Ministry of Religion) as a step to counter conservative understanding and see how the role of educational institutions there. This research is a qualitative research focusing on the literature study and using a descriptive-analysis approach. The results of this study indicate that in an effort to mainstream moderate Islam, educational institutions play a significant role although not the only determinant. This role can be realized through several aspects such as curriculum and learning processes in educational institutions, supervision and guidance of programs or activities outside the curriculum of educational institutions starting from elementary to high levels, as well as through educational institutions policies.
PENGARUH LITERASI SAINS, PEMAHAMAN QURAN HADIS, DAN KECERDASAN NATURALIS TERHADAP SIKAP PEDULI LINGKUNGAN SISWA Fattah, Abdul; Suhirman, Suhirman
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 14, No 2 (2019)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v14i2.2720

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh literasi sains, pemahaman Quran-hadis, dan kecerdasan naturalis terhadap sikap peduli lingkungan siswa madrasah tsanawiyah di Kota Mataram. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa madrasah tsanawiyah di Kota Mataram kelas IX tahun pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 1.440 orang. Sampel ditentukan dengan metode cluster random sampling. Penelitian ini melibatkan empat variabel yakni tiga variabel bebas: literasi sains, pemahaman Quran hadis dan kecerdasan naturalis dan satu variabel terikat yakni sikap peduli. Literasi sains, pemahaman Quran hadis dan kecerdasan naturalis dikumpulkan dengan instrument soal tes dan variabel sikap peduli lingkungan dikumpulkan dengan instrumen angket. Data dianalisis dengan menggunakan teknik statistik deskriptif dan statistik inferensial. Uji hipotesis menggunakan analisis regresi linear dan uji F untuk melihat pengaruh kumulatif variabel bebas (X1, X2, X3) terhadap variabel terikat (Y). Hasil penelitian menunjukkan Level literasi sains siswa MTs Kota Mataram termasuk katagori rendah. Walaupun demikian, literasi sains berpengaruh positif signifikan terhadap sikap peduli lingkungan siswa MTs di Kota Mataram. Pemahaman Quran Hadis siswa MTs Kota Mataram termasuk katagori sedang. Pemahman Quran Hadis berpengaruh positif tidak signifikan terhadap sikap peduli lingkungan siswa MTs di Kota Mataram. Kecerdasan naturalis siswa MTs Kota Mataram termasuk katagori tinggi. Kecerdasan naturalis berpengaruh negatif signifikan terhadap sikap peduli lingkungan siswa MTs di Kota Mataram. Literasi sains, pemahaman Quran Hadis, dan kecerdasan naturalis berpengaruh positif signifikan bersama-sama terhadap sikap peduli lingkungan siswa MTs di Kota Mataram. Pembelajaran qur?an-hadist dan sains tentang lingkungan hidup seharusnya diimbagi dengan penerapannya dalam kehidupan nyata.Keywords: Literasi sains, kecerdasan naturalis, Qur?an Hadist, sikap peduli lingkungan.The purpose of this study is to determine the effect of scientific literacy, understanding of the Quran-Hadith, and naturalist intelligence on the attitude of environmental care students of Madrasah Tsanawiyah in the city of Mataram. The population in this study were all Tsanawiyah Madrasa students in Mataram City in class IX in 2019/2020, totaling 1,440 people. The sample is determined by the cluster random sampling method. This research involves four variables, namely three independent variables; scientific literacy, the understanding of the Quran Hadith and naturalist intelligence, and one dependent variable is caring attitude. Science literacy, the understanding of the Quran Hadith and naturalist intelligence are collected with test questions instruments. Besides, environmental care attitude variables are collected by questionnaire instruments. Data were analyzed using descriptive statistical techniques and inferential statistics. Hypothesis testing uses linear regression analysis and F test to see the cumulative effect of independent variables (X1, X2, X3) on the dependent variable (Y). The results showed the level of scientific literacy of students in MTs Mataram City included in the low category. Nevertheless, scientific literacy has a significant positive effect on the attitude of environmental care for MTs students in the city of Mataram. Understanding of the Quran Hadith of MTs Mataram city students including the medium category. Understanding of the Quran Hadith not significant positive effect on the attitude of environmental care MTs students in the city of Mataram. The naturalist intelligence of MTs students in the City of Mataram is included in the high category. Naturalist intelligence has a significant negative effect on the attitude of caring for MTs students in the city of Mataram. Science literacy, understanding of the Quran-Hadith, and naturalist intelligence have a significant positive effect together on the attitude of environmental care for MTs students in the city of Mataram. Keywords: scientific literacy, naturalist intelligence, Qur'anic Hadith,
KONSEP MODEL “EMPOWERMENT LEARNING” PADA PENDIDIKAN TINGGI KEISLAMAN DALAM PERSPEKTIF PEDAGOGIK KRITIS Hadi, Saiful; Hanim, Zulvy Alivia
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 14, No 2 (2019)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v14i2.2738

Abstract

This article attempts to initiate the change of learning models that occur in the Islamic educational environment. By initiating the model of learning-oriented in order to improve the capacity of graduates who are able to apply the scientific fields of Islamic studies in daily life in accordance with the demands and changes in the model of social life by mastering the religious dogmas becomes a source of value that can be applied in solving problems of mental spiritual life of the society. The dynamics of changes that occur in Indonesian Islamic society are influenced by the success of educational change Islamic Higher Education is one of the strategic elements that massively try to make the process of change through the determined educational program. Trough the process of learning, it  that can provide the space of thinking, and the space of understanding for each individual who learns to critically resolve the phenomena of life to a constructive lifestyle with a spiritual foundation. Keywords: empowerment learning, PTKI, critical pedagogy
PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS BUDAYA ISLAMI DI MTS TAHFIDZ YANBU’UL QUR’AN MENAWAN KUDUS Subaidi, Subaidi
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 14, No 2 (2019)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v14i2.2737

Abstract

Penelitian menjelaskan pendidikan karakter berbasis budaya Islami di MTs. Tahfidz Yanbu?ul Qur?an Menawan Kudus. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Tujuan penelitian untuk mengetahui suatu kejadian di MTs. Tahfidz Yanbu?ul Qur?an Menawan Kudus dalam konteks pendidikan karakter berbasis budaya Islami. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan data non statistik.Temuan penelitian: 1. Karakter religius, yaitu seluruh murid menjalankan nilai-nilai karakter berbasis budaya Islami seperti; shalat tahajud, membaca Asma?ul Husna, shalat berjamaah setiap waktu, setoran hafalan al-Qur?an, shalat dhuha, berdo?a, membaca wirid sesudah shalat maktubah; 2. Karakter jujur, seluruh murid berupaya menjadikan dirinya sebagai orang yang bisa diprcaya dalam menjalankan semua peraturan yang telah ditetapkan madrasah; 3.Karaketr disiplin, seluruh murid menunjukkan perilaku tertib dan patuh terhadap semua peraturan dan ketentuan madrasah; 4. Karakter cinta tanah air, semua murid telah menunjukkan rasa kesetiaan dalam mengikuti upacara bendera setiap hari besar nasioanl, khususnya upacara bendera di madrasah. 5. Karaketr tanggung jawab, semua murid melaksanakan tugas dan kewajibannya dalam kelancaran hafalan al-Qur?an dan setoran hafalan setiap hari kepada pengasuh atau kyai.
PENGUATAN PENDIDIKAN AQIDAH ANAK DARI PENYIMPANGAN BUDAYA ONLINE Zaini, Zaini; Ramlan, Roni
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 14, No 2 (2019)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v14i2.2736

Abstract

Keimanan seseorang kepada Allah Yang Maha Esa yang tidak didasari dengan belajar ilmu agama Islam secara kaffah  (mendalam) dan disertai wasilah seorang guru yang sharih akan mudah terombang-ambing oleh fluktuatif psikis, utamanya tatkala dihadapkan dengan situasi perkembangan  sains dan teknologi yang kian hingar-bingar. Betapapun seseorang telah memiliki kemapanan hidup secara ekonomi, pekerjaan dan kesejahteraan, inventarisasi gadget dan eksistensi di era serba online adalah kewajiban, alhasil egoisme dan logosentrisme menjadi konstruksi identitas diri pribadi untuk senantiasa memegang tampuk kekuasaan, menguasai dunia. Sementara pada sisi yang lain, kaum mustadafin yang serba kekurangan, akan sibuk berkamuflase dan survive memenuhi kebutuhan primer, sehingga memungkinkan tidak berkesempatan untuk memperdalam ilmu agama sekaligus teralienasikan dari pesatnya era media sosial (IPTEK). Kesenjangan antroposentris itulah yang kemudian mengantarkan manusia pada sisi spiritualitas yang rentan ditempa ujian hingga mencapai titik nadir kerapuhan. Oposisi binner inilah yang mengakibatkan seseorang lengah bahkan gagal dalam mencapai nikmatnya memiliki aqidah shohihah sebagai pondasi menjalani kerasnya kehidupan.
PENDIDIKAN PERDAMAIAN PERSPEKTIF GUS DUR : KAJIAN FILOSOFIS PEMIKIRAN PENDIDIKAN GUS DUR Sa'diyah, Halimatus; Nurhayati, Sri
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 14, No 2 (2019)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v14i2.2759

Abstract

Pendidikan Islam sejatinya memiliki tugas yang mulia untuk menciptakan keseimbangan pertumbuhan dan perkembangan kepribadian manusia secara simultan dengan cara melatih akal pikiran, jiwa, perasaan dan fisik manusia. Tulisan ini mengkaji pemikiran Gus Dur tentang pendidikan Islam yang didalamnya terdapat konsep pendidikan perdamaian. Penelitian ini menggunakan library research yang didapat dari sumber bacaan mengenai pendidikan Islam, pendidikan perdamaian dan pemikiran Gus Dur, kemudian dianalisis dan dikritisi dengan menggunakan content analysis. Ada beberapa konsep mengenai pendidikan Islam yang ditawarkan oleh Gus Dur yaitu modernisasi pendidikan dan pendidikan perdamaian. Melalui pendekatan sosial-budaya dan sosial-politik Gus Dur mengembangkan Pendidikan Islam. Bagi Gus Dur pendidikan Islam memiliki beragam model, baik dalam pendidikan formal (sekolah), maupun non formal seperti majlis ta?lim, yasinan dan pengajian. Gus Dur dalam pemikiran pendidikannya mengembangkan metode dialog sebagai sarana untuk mempertajam kemampuan analisis, cara ini bisa dilakukan untuk melatih peserta didik agar open minded dengan persoalan-persoalan yang akan terjadi, dan memiliki orientasi masa depan. Selain dialog diperlukan juga pembiasaan disiplin dalam lingkungan sehari-hari. Konsep pendidikan Islam oleh Gus Dur dikembangkan melalui pendidikan perdamaian yang mengedepankan nilai-nilai toleransi, moderat dan religius,  dengan cara peserta didik diberikan pemahaman tentang bagaimana penyebab terjadinya kekerasan, kemudian diberikan ilmu pengetahuan yang baru tentang isu kritis yang ada, dan mencari solusi alternatif, melalui tahapan-tahapan berikut, pertama, peace-keeping, kedua, peace-making, dan ketiga peace-building.
Manajemen Perumusan Kebijakan Pendidikan di Pondok Pesantren Al-Munawwir Komplek Q Krapyak Yogyakarta Azis, Abdul
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 2 (2017)
Publisher : State College of Islamic Studies Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.089 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v12i2.1377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pelaksanaan perumusan kebijakan pendidikan, dan hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan kebijakan di Pondok Pesantren Al-Munawwir Komplek Q Krapyak Yogyakarta. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertama, perumusan kebijakan pendidikan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan seluruh komponen pondok pesantren yang terdiri dari pengurus, dewan asatidz, serta perwakilan santri, sedangkan keputusan diambil dengan teknik brainstorming. Kedua, pelaksanaan kebijakan sudah dilengkapi dengan variable-variable yang mendukung terlaksananya kebijakan dengan baik. Ketiga, evaluasi sumatif dan formatif dilakukan untuk melihat ketercapaian pelaksanaan kebijakan. Keempat, dampak kebijakan pendidikan ditunjukan dengan adanya perubahan sikap serta peningkatan kompetensi santri. Kelima, dua hambatan yang paling menonjol dalam pelaksanaan kebijakan yakni kurangnya kompetensi pelaksana kebijakan serta keterbatasan sarana dan prasarana penunjang ketercapaian kebijakan.
PENDIDIKAN DAN TRADISI (Menakar Tradisi Pendidikan Pesantren) -, Thonthowi
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 2 (2008)
Publisher : STAIN Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.311 KB)

Abstract

Pendidikan Islam, semenjak jaman Nabi Muhammad saw. sudah dibina di atas pewarisan tradisi atau yang biasa disebut dengan sunnah nabawiyyah, beliau mewariskan tradisi itu kepada para sahabat, kemudian para sahabat mewariskannya kepada para tabi’in dan seterusnya sampai kepada kita. Lalu apabila Islam menghendaki tradisi itu -antara lain- untuk mengembangkan kreasi tentang polapola dalam kehidupan serta mengembangkan gairah hidup hingga tercapainya titik tujuan dan apabila Islam juga menginginkan agar pendidikan itu digunakan –antara lainuntuk melestarikan nilai-nilai dan demi mengembangkan kreativitas peserta didik, maka keduanya tidak bisa dipisahkan karena memiliki tujuan yang sejalan dan saling mempengaruhi. Sebab itu, tradisi yang sudah menyatu dalam diri masyarakat bisa mewujud dalam aspek agama, sosial, ekonomi, budaya, pendidikan dan lain sebagainya yang sejatinya semua itu adalah hasil dari pendidikan juga.

Page 1 of 22 | Total Record : 212