cover
Contact Name
Roberto I. C. O. Taolin
Contact Email
ricotaolin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
savana.cendana@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. timor tengah utara,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
AGRIMOR
Published by Universitas Timor
ISSN : 25021710     EISSN : -     DOI : -
AGRIMOR is a open access journal. All article published trough peer review process. It’s published four times a year, in January, April, July and October. Each time published at least five articles. International Standard Serial Number (ISSN) of AGRIMOR is 2502-1710.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 3 No 3 (2018): AGRIMOR - July 2018" : 5 Documents clear
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Harga Kain Tenun Songket (Lotis) di Desa Oabikase Kecamatan Insana Barat Sonbay, Yudith Maria
AGRIMOR Vol 3 No 3 (2018): AGRIMOR - July 2018
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.102 KB) | DOI: 10.32938/ag.v3i3.229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran umum pembuatan kain tenun songket serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi harga kain tenun songket di Desa Oabikase Kecamatan Insana Barat Kabupaten Timor Tengah Utara. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari sampai bulan Juli 2017. Penentuan sampel dilakukan secara Purposive sampling dengan pertimbangan responden memproduksi kain tenun songket pada tahun 2016,  sehingga dari 80 KK yang memproduksi kain tenun songket di Desa Oabikase diambil 50 responden. Analisis data dalam penelitian ini meliputi analisis deskriptif kualitatif dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan pembuatan kain tenun songket terdiri dari penggulungan benang, mengurutkan benang (Non), Naet dan menenun (Tenu). Secara simultan faktor harga produk saingan, pengalaman menenun, pendidikan formal, besaran permintaan, biaya produksi berpengaruh nyata pada harga kain tenun, dengan memiliki nilai sebesar Fhitung = 38,09 > Ftabel 2,09 pada taraf kepercayaan 10%. Secara parsial faktor-faktor yang berpengaruh pada harga kain tenun songket pada taraf kepercayaan 10% adalah faktor harga produk saingan dengan nilai thitung sebesar 1,80 > nilai ttabel sebesar 1,30, faktor besaran permintaan dengan nilai thitung sebesar 1,35 > nilai ttabel sebesar 1,30 dan faktor biaya produksi dengan nilai thitung sebesar 9,97 > nilai ttabel sebesar 1,30.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Usahatani Jagung di Desa Bannae Kecamatan Insana Barat Kehik, Metriana Hoar
AGRIMOR Vol 3 No 3 (2018): AGRIMOR - July 2018
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.13 KB) | DOI: 10.32938/ag.v3i3.244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) gambaran usahatani jagung; 2) pendapatan yang diperoleh dari usahatani jagung; dan 3) faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pendapatan usahatani jagung di Desa Bannae Kecamatan Insana Barat. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai bulan Agustus 2017. Teknik penentuan sampel dilakukan menggunakan teknik acak sederhana sehingga dari 415 yang berusahatani jagung diambil 80 responden. Metode analisis data dalam penelitian ini meliputi metode deskriptif kualitatif, analisis pendapatan dan analisis Cobb-Douglass. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani jagung di Desa Bannae Kecamatan Insana Barat Kabupaten TTU dilakukan melalui tahapan 1) persiapan lahan; 2) pemilihan benih jagung; 3) penanaman; 4) pemeliharaan; dan 5) panen dan pasca panen. Produksi jagung digunakan untuk konsumsi (19,69%), sebagian dijual (40,08%), bibit (3,81%), lain-lain (37,14%). Modal yang dikeluarkan untuk berusahatani jagung selama satu musim tanam sebesar Rp15.200.000,00 sedangkan total penerimaan yang diperoleh petani jagung sebesar Rp42.180.000,00 dari hasil penjualan jagung dengan rata-rata penerimaan sebesar Rp527.250,00 sehingga total pendapatan petani jagung sebesar Rp26.980.000,00 dengan rata-rata pendapatan sebesar  Rp530.575,00. Secara simultan variabel modal, luas lahan, benih, tenaga kerja, pengalaman, pendidikan berpengaruh secara nyata terhadap pendapatan usahatani jagung pada α = 5%. Secara parsial variabel yang berpengaruh nyata yaitu luas lahan, pendidikan, tenaga kerja, jumlah penjualan sedangkan yang tidak berpengaruh nyata adalah benih, dan umur. 
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Usahatani Selada Air di Desa Popnam Kecamatan Noemuti Akoit, Yohanes
AGRIMOR Vol 3 No 3 (2018): AGRIMOR - July 2018
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.242 KB) | DOI: 10.32938/ag.v3i3.282

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) gambaran umum usahatani selada air; dan 2) faktor-faktor yang mempengaruhi usahatani selada air di Desa Popnam Kecamatan Noemuti. Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Penelitian ini dilaksanakan di Desa Popnam Kecamatan Noemuti Kabupaten TTU pada bulan April 2017 sampai bulan Agustus 2017. Penentuan sampel dengan metode simple random sampling dengan cara menggunakan rumus slovin dimana jumlah sampel yang digunakan adalah 51 responden. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode survei. Data yang diambil berupa data primer dan data sekunder. Metode analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif dan analisis Cobb-Douglass. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani selada air di Desa Popnam dilakukan secara monokultur dengan luas lahan yang berbeda-beda berkisar antara 3-15 are. Tahapan usahatani yang dilakukan di lokasi penelitian antara lain persiapan  lahan, pengolahan lahan, persiapan bibit, penanaman, pemeliharaan, panen dan pasca panen. Faktor  modal, luas lahan, bibit, tenaga kerja, pengalaman usahatani dan pendidikan petani secara bersama-sama (simultan) berpengaruh nyata terhadap produksi selada air. Secara parsial faktor tenaga kerja dan pendidikan berpengaruh nyata terhadap produksi selada air, sedangkan variabel modal, luas lahan, bibit, dan pengalaman usahatani tidak berpengaruh nyata terhadap produksi usahatani selada air. 
Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Produksi Usahatani Terong Ungu di Kelompok Tani Koko Naibate Desa Manunain A Kecamatan Insana Tanik, Jefrianus
AGRIMOR Vol 3 No 3 (2018): AGRIMOR - July 2018
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (907.374 KB) | DOI: 10.32938/ag.v3i3.283

Abstract

Penelitian ini bertujuan : Untuk mengetahui gambaran usahatani terong ungu di Kelompok Tani Koko Naibate Desa Manunain A Kecamatan Insana , Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usahatani terong ungu di Kelompok Tani Koko Naibate Desa Manunain A  Kecamatan Insana. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni sampai bulan September 2017. Teknik penentuan sampel dilakukan mengunakan teknik sampel jenuh/sensus .Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 25 responden. Metode analisis data dalam penelitian ini meliputi: metode deskriptif kualitatif dan analisis Cobb-Douglass. Tahapan usahatani terong ungu yang dilakukan di Kelompok Tani Koko Naibate Desa Manunain A meliputi: Persiapan lahan, Pemilihan benih, Persemaian, Penanaman, Pemeliharaan, Panen dan pasca panen. Input yang digunakan yakni: luas lahan, benih, tenaga kerja, pengalaman berusahatani, pendidikan dan tanggungan keluarga. Hasil penelitian menyatakan bahwa usahatani terong ungu di Kelompok Tani Koko Naibate Desa Manunain A menggunakan pola tanam tumpang sari. Produksi terong ungu dipengaruhi oleh 2 faktor yaitu luas lahan dan benih sedangkan faktor-faktor yang tidak berpengaruh nyata terhadap produksi  usahatani terong ungu yaitu tenaga kerja, pengalaman berusahatani,pendidikan dan tanggungan keluarga.
Analisis Pertumbuhan Ekonomi Inklusif di Kabupaten Timor Tengah Utara Nalle, Frederic Winston
AGRIMOR Vol 3 No 3 (2018): AGRIMOR - July 2018
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.584 KB) | DOI: 10.32938/ag.v3i3.452

Abstract

Kabupaten TTU merupakan salah satu Kabupaten yang berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan berbatasan langsung dengan Negara Republik Demokratik Timor Leste. Kondisi daerah yang berada di lintas batas antar negara ini memiliki potensi ekonomi yang cukup besar dalam mendongkrak perekonomian wilayah karena berada pada jalur perdagangan antar dua buah negara. Akan tetapi fakta dari berbagai indikator makro ekonomi menunjukan bahwa selama tahun 2007-2012 dengan melihat data PDRB pertumbuhan ekonomi yang terus mengalami trend positif tidak berkorelasi kuat atau berbanding terbalik (negatif) dengan penurunan angka kemiskinan, pengangguran, angka indeks pembangunan manusia yang makin membaik dan juga masih tingginya ketimpangan pendapatan yang terpresentasekan lewat ukuran indeks wiliamson. Sehingga salah satu tantangan utama yang dihadapi pemerintah Kabupaten TTU sebagai lembaga yang bertanggungjawab terhadap perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah adalah pengetahuan dan pemahaman akan potensi daerah yang dimiliki dalam upaya mewujudkan pertumbuhan yang inklusif. Metode yang dipergunakan dalam rangka menjawab rumusan masalah penelitian ini adalah dengan menggunakan Analisis Deskriptif Kuantitatif dan Kualitatif. Dimana, Analisis Tipologi Klasen mengukur pemetaan tipologi daerah Kab. TTU dalam wilayah Provinsi NTT dan juga tipologi sektoral dalam melihat hubungan antara pertumbuhan dengan penyerapan tenaga kerja tiap sektornya. Selanjutnya, untuk menjawabi strategi pembangunan pengembangan sektor yang dapat mendorong terwujudnya pertumbuhan inklusif maka digunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian berdasarkan   matriks   tipologi klassen, dapat ditarik kesimpulan bahwa selama periode analisis (2007 -2012) Kabupaten TTU terkategori sebagai daerah berkembang dan secara keseluruhan dari 9 sektor ekonomi pembentuk PDRB, yang berada dalam kuadran sektor unggulan dan merupakan sektor yang dapat mendorong terwujudnya pembangunan inklusif di Kabupaten TTU adalah sektor pertanian. Akan tetapi tingginya pertumbuhan sektor pertanian dalam menyerap tenaga kerja justru menyimpan ragam persoalan kemiskinan pada pelaku usaha tani itu sendiri. Mengindikasikan bahwa, pertumbuhan sektor pertanian masih bersifat eksklusif disebabkan karena adanya gejala disparitas kepemilikan faktor produksi yang timpang. Ketimpangan faktor produksi ini dilihat dari tiga aspek mendasar dalam pembangunan pengembangan sektor pertanian antara lain; Tingginya disparitas kepemilikan lahan, rendahnya aksebilitas pasar dan rendahnya aksebilitas teknologi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5