cover
Contact Name
Roberto I. C. O. Taolin
Contact Email
ricotaolin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
savana.cendana@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. timor tengah utara,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
AGRIMOR
Published by Universitas Timor
ISSN : 25021710     EISSN : -     DOI : -
AGRIMOR is a open access journal. All article published trough peer review process. It’s published four times a year, in January, April, July and October. Each time published at least five articles. International Standard Serial Number (ISSN) of AGRIMOR is 2502-1710.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 3 (2019): AGRIMOR - July 2019" : 5 Documents clear
Tingkat Penerapan Teknologi Pertanian dan Strategi Pengembangan Budidaya Bawang Merah (Allium cepa. L) di Desa Tes Kecamatan Bikomi Utara Kabupaten Timor Tengah Utara Seran, Adrianus; Taena, Werenfridus
AGRIMOR Vol 4 No 3 (2019): AGRIMOR - July 2019
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.04 KB) | DOI: 10.32938/ag.v4i3.671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1)  mengetahui tingkat penerapan teknologi  budidaya bawang merah di Desa Tes Kecamatan Bikomi Utara Kabupaten Timor Tengah Utara, (2) menganalisis faktor internal dan eksternal serta merumuskan strategi pengembangan usahatani bawang merah di Desa Tes Kecamatan Bikomi Utara Kabupaten Timor Tengah Utara. Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Tes pada bulan September sampai bulan Oktober 2018. Pengumpulan data menggunakan metode survei. Penentuan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan pertimbangan petani yang telah budidaya bawang merah selama 3 tahun di Desa Tes sebanyak 22 responden. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis skala likert dan analisis SWOT. Hasil penelitian menyakatan bahwa teknologi pertanian yang digunakan meliputi peralatan (traktor, kultivator, motor air), dan pengelolaan usahatani bawang merah. Analisis skala likert menyakatan bahwa presentase penggunaan teknologi pada usahatani bawang merah yang sesuai anjuran adalah 76,38% dan yang tidak sesuai anjuran adalah 23,38%; sehingga dikategorikan sesuai anjuran. Sesuai analisis SWOT usahatani bawang merah dikelompokkan dalam kuadran I, dengan alternatif strategi antara lain: pertama strategi peningkatan modal usaha yang didukung oleh pemerintah memperoleh nilai (skor 5,78), kedua strategi akumulasi modal usaha dari petani untuk mengantisipasi peningkatan harga benih (skor 5,76). Ketiga strategi pelatihan dan penyuluhan dari PPL untuk meningkatkan kualitas SDM petani ( skor 3,48).
Analisis Pemasaran Pinang Mentah Di PT. Timor Mitra Niaga Desa Wederok Kecamatan Weliman Kabupaten Malaka Nahak, Maria Sarice; Nubatonis, Agustinus
AGRIMOR Vol 4 No 3 (2019): AGRIMOR - July 2019
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.516 KB) | DOI: 10.32938/ag.v4i3.677

Abstract

Pemasaran merupakan salah satu syarat pembangunan pertanian progresif.  kelemahan dalam sistem pembangunan pertanian di negara-negara sedang berkembang termasuk Indonesia adalah kurangnya perhatian dalam bidang pemasaran. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui saluran pemasaran pinang mentah, 2) untuk mengetahui fungsi-fungsi pemasaran, 3) untuk mengetahui margin pemasaran pinang mentah di Timor Mitra Niaga Desa Wederok Kecamatan Weliman Kabupaten Malaka. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan April-Mei 2018 di Timor Mitra Niaga Desa Wederok Kecamatan Weliman Kabupaten Malaka. Pengambilan sampel menggunakan metode Snowball Sampling. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis data adalah analisis desktiptif dan analisis margin pemasaran. Hasil penelitian diperoleh bahwa saluran pemasaran pinang mentah dari produsen langsung ke konsumen dan produsen juga memasarkan pinang mentah melalui pedang pengecer. Fungsi-fungsi pemasaran yang dilakukan oleh pedagang pengecer adalah fungsi pembelian, fungsi penjualan, fungsi pengangkutan, fungsi penyimpanan, fungsi standarisasi dan grading, fungsi permodalan, fungsi penanggungan resiko dan fungsi informasi pasar, sedangkan produsen pinang mentah melakukan fungsi penjualan, fungsi standarisasi dan grading, dan fungsi penanggungan resiko. Margin pemasaran pinang mentah sebesar Rp 5.000/kg atau 50% dari harga yang dibayar oleh konsumen.
Faktor yang Mempengaruhi Usahatani Bawang Putih di Desa Saenam Kecamatan Miomaffo Barat Kabupaten Timor Tengah Utara (Studi Kasus Kelompok Tani Cahaya Baru) Djoka, Stefanus C.M.; Kune, Simon Juan
AGRIMOR Vol 4 No 3 (2019): AGRIMOR - July 2019
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.288 KB) | DOI: 10.32938/ag.v4i3.761

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor usahatani bawang putih di Kelompok Tani Tunas Muda Desa Saenam Kecamatan Miomaffo Barat. Teknik sampling yang digunakan adalah metode sensus. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2017 sampai bulan Oktober 2018. Metode yang digunakan analisis Cobb-Douglas menggunakan regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi produksi bawang putih secara signifikan adalah luas lahan, jumlah tenaga kerja, pengalaman berusahatani, dan pendidikan. Semua variabel bebas mempunyai pengaruh positif. Variabel bebas lainnya tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi usahatani bawang putih.
Sikap Petani Terhadap Keberadaan Irigasi dalam Peningkatan Produktivitas Padi Sawah di Desa Tualene Kecamatan Biboki Utara Kabupaten Timor Tengah Utara Taman, Yohanes Lapy; Joka, Umbu
AGRIMOR Vol 4 No 3 (2019): AGRIMOR - July 2019
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.452 KB) | DOI: 10.32938/ag.v4i3.793

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap petani terhadap keberadaan irigasi dalam peningkatkan produktivitas padi sawah di Desa Tualene Kecamatan Biboki Utara Kabupaten Timor Tengah Utara. Metode pengumpulan data pengambilan sampel dilakukan dari keseluruan obyek yang diteliti dan dianggap mewakili seluruh populasi metode pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Metode analisis data dalam penelitian meliputi: analisis kualitatif, skala likert. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa 1.) Sikap petani terhadap keberadaan irigasi di desa Tualene dengan jumlah responden 35 orang dengan persentase sebesar 70 persen menyatakan sangat setuju dengan keberadaan irigasi dikarenakan irigasi dapat membantu memperlancar, mempercepat proses pengairan. Keberadaan irigasi sangat membantu meningkatkan produktifitas 2.) Dalam melakukan usahatani padi sawah para petani mendapatkan kendala pada proses pembagian air pada irigasi sehingga diupayakan kepada petani agar bekerja sama dalam penggunaan air sehingga bisa meningkatkan produktivitas usahatani padi sawah.
Analisis Respon dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Beras Indonesia Septiadi, Dudi; Joka, Umbu
AGRIMOR Vol 4 No 3 (2019): AGRIMOR - July 2019
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.553 KB) | DOI: 10.32938/ag.v4i3.843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan beras Indonesia; dan 2) menganalisis respon permintaan beras dari faktor-faktor yang mempengaruhinya. Data pada penelitian ini menggunakan data time series periode 1988-2017. Analisis data menggunakan metode analisis regresi linear. Hasil penelitian menunjukan bahwa Permintaan beras Indonesia dipengaruhi oleh harga beras eceran, pendapatan perkapita, jumlah penduduk, produksi beras dan lag permintaan beras Indonesia pada taraf ? sebesar 5 persen dengan nilai R-Squared sebesar 91.3 persen. Berdasarkan analisis respon, variabel jumlah penduduk menjadi satu-satunya variabel bebas yang memiliki nilai elastisitas yang bersifat elastis (E >1) baik dalam analisis jangka pendek maupun jangka panjang. Variabel harga beras eceran, pendapatan perkapita dan produksi beras memiliki nilai elastisitas yang bersifat inelastis (E<1) baik dalam analisa jangka pendek maupun jangka panjang. 

Page 1 of 1 | Total Record : 5