cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 157 Documents
KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA PEMBELAJARAN MATERI SEL DENGAN MODEL PROBLEM BASE LEARNING BERBANTUAN TUTOR SEBAYA Tsaniyyah, Dinda; Marianti, Aditya; Isnaeni, Wiwi
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2019.9.1.3229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran dengan model PBL berbantuan tutor sebaya terhadap keterampilan proses sains siswa pada materi sel, dan untuk mengetahui peningkatan KPS siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 1 Salatiga pada semester ganjil tahun ajaran 2018/2019. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah nonequivalen control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIPA SMAN 1 Salatiga, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI MIPA 6 dan XI MIPA 7 yang diambil dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan Mean antara kelas eksperimen dan kelas kontrol yaitu masing-masing 29,44 dan 19,54. Hasil uji t menunjukkan thitung 0,046< 0,05, hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Pada kelas eksperimen, rerata peningkatan KPS dasar sebesar 101,57% dan KPS terintegrasi sebesar 130,32%. Sedangkan pada kelas kontrol, rerata peningkatan KPS dasar sebesar 60,46% dan KPS terintegrasi sebesar 89,54%. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran materi sel dengan model PBL berbantuan tutor sebaya berpengaruh positif terhadap KPS siswa, dengan peningkatan KPS meliputi KPS dasar dan KPS terintegrasi.
Mathematical Learning with Realistic Mathematics Education (RME) Approach Based on Open-Ended Problems to Improve Mathematical Communication Wildad, Fauzi; Waluya, Budi; Masrukan, M
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2019.9.1.2163

Abstract

This research aims to determine the feasibility and effectiveness of the application of learning using social arithmetic teaching books with Realistic Mathematics Education (RME) approach based on Open-Ended problem. The research design used in this research is Research and Development (R and D) with Plomp model. Subjects in this study were students of Class VIII SMP Islam Terpadu Askhabul Kahfi 2017 / 2018. implementation design using Posttest Only Control-Group Design. The analysis used in the form of analysis of expert validation results and effectiveness test. Post test results on the class performed by the action are compared to the non-action class and to ensure it is done by (1) Complete Test, (2) Different Test, and (3) Simple Linear Regression Test. Based on the results of research and discussion, obtained the conclusion that (1) Arithmetic learning devices with RME approach developed valid is used based on the expert expert judgment. And according to the results of small and large class test, and (2) Arithmetic learning tools with RME approach developed effectively. This is indicated by (a) the average value of evaluation of classroom communication skills using 73, 42 (μ> 70) and 76,6% (π> 75%) classical completeness; (b) the average rate of classes using the application of mathematics learning tools with RME approach based on open-ended problem (73,42) is greater than the class that does not use the application of mathematics learning tool with RME approach based on open-ended problem (64,57) and (c) from the regression test obtained tcount = 2.012, tcount (2.012)> ttable (1.99834).
PENGEMBANGAN PETUNJUK PRAKTIKUM KIMIA BERBASIS POGIL (Process Oriented Guided Inquiry Learning) BERMUATAN SWH (Science Writing Heuristic) PADA MATERI STOIKIOMETRI KELAS X DI MA FUTUHIYYAH 2 MRANGGEN DEMAK Zumronah, Siti; Firmansyah, R; Zammi, Muhammad
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2019.9.1.3773

Abstract

Penelitian pengembangan petunjuk praktikum kimia berbasis POGIL bermuatan SWH ini didasarkan pada karakteristik peserta didik yang menyukai praktikum. Namun, petunjuk praktikum yang digunakan seperti buku resep, sehingga belum mampu mengarahkan peserta didik menemukan konsep materi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan kualitas petunjuk praktikum kimia berbasis POGIL bermuatan SWH yang dapat mengarahkan peserta didik menemukan konsep materi. Petunjuk praktikum berbasis POGIL bermuatan SWH dikembangkan dengan menggunakan model pengembangan 4-D yang terdiri dari tahap define (pendefinisian), design (perancangan), development (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Akan tetapi yang dilakukan dalam penelitian ini hanya terbatas pada tahap development. Subjek penelitian ini adalah 9 peserta didik dari MA Futuhiyyah 2 Mranggen Demak dengan tingkat pemahaman berbeda. Karakteristik dari petunjuk praktikum kimia yang dikembangkan antara lain: 1) Petunjuk praktikum disusun dengan tahapan-tahapan (orientasi, eksplorasi, penemuan konsep, aplikasi, dan penutup) yang dapat mengarahkan peserta didik menemukan konsep, 2) pertanyaan-pertanyaan dalam petunjuk praktikum bersifat rinci dan dikaitkan dengan kehidupan nyata peserta didik. Penilaian kualitas petunjuk praktikum kimia berbasis POGIL bermuatan SWH menggunakan validasi ahli dan respon peserta didik. Hasil penilaian validasi ahli materi mendapat kategori sangat baik (SB) dengan persentase 92,3%, sedangkan penilaian ahli media mendapat kategori sangat baik (SB) dengan persentase 90,83%. Respon peserta didik terhadap petunjuk praktikum menunjukkan kategori sangat baik (SB) dengan persentase 84,2%. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa petunjuk praktikum berbasis POGIL bermuatan SWH layak digunakan sebagai panduan pelaksanaan praktikum di Laboratorium dan perlu diuji lebih lanjut pada kelas besar untuk mengetahui keefektifan produk dalam pembelajaran.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN PENGETAHUAN AWAL (PRIOR KNOWLEDGE) MAHASISWA PADA MATERI TERMOKIMIA Ismawati, Riva; Trisnowati, Eli
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2019.9.1.2619

Abstract

Abstract This study aims to determine the characteristics of the testlet assessment instrument items of student’s prior knowledge on thermochemistry material. The method used in this research was research and development method of 3-D model (Define, Design, Develop). Instruments were piloted on 39 students and validated by experts. Instrument reliability (r11) of the instrument was 0.9 with very high category. The validity of the items consisted of 42 valid questions, and 3 invalid questions. The difficulty index of item consisted of 7 difficult questions, 34 moderate questions, and 4 easy questions. Discrimination index of item consisted of 7 questions bad category, 17 questions enough category, 20 questions good category, and 1 question very good category.Keywords : assessment instrument, prior knowledge, teslet, thermochemistry Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik butir soal instrumen penilaian pengetahuan awal (prior knowledge) mahasiswa berbentuk tes teslet pada materi termokimia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan model 3-D (Define, Design, Develop). Instrumen diujicobakan pada 39 mahasiswa dan divalidasi oleh ahli. Reliabilitas instrumen r11 sebesar 0,9 dengan kategori sangat tinggi. Validitas butir soal terdiri dari 42 soal valid, dan 3 soal tidak valid. Tingkat kesulitan butir soal terdiri dari 7 soal sukar, 34 soal sedang, dan 4 soal mudah. Daya pembeda butir soal terdiri dari 7 soal jelek, 17 soal cukup, 20 soal baik, dan 1 soal sangat baik.Kata kunci: instrumen penilaian, pengetahuan awal, testlet, termokimia
MAJALAH IT-FLY VA: ALTERNATIF PILIHAN SUMBER BELAJAR BIOLOGI Meiningsih, Denti; Alimah, Siti; Anggraito, Yustinus
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2019.9.1.3528

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji kelayakan majalah It-Fly va yang sengaja ditulis berdasarkan hasil penelitian tentang keanekaragaman lalat buah di Agro Cepoko sebagai alternatif pilihan sumber belajar biologi yang memuat pengetahuan mengenai keanekaragaman hayati, serangga, pengelolaan limbah, serta upaya dan teknologi pengendalian lalat buah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian Research and Development (R&D) modifikasi dari Borg and Gall dan Allesi & Trollip melalui dua tahapan uji produk yaitu uji alfa dan uji beta. Uji alfa dalam penelitian ini dilakukan menggunakan lembar validasi penilaian kelayakan buku yang diadaptasi dari BSNP 2014 meliputi empat komponen kelayakan yaitu teknik penyajian, isi, kebahasaan, dan kegrafikan yang diujikan kepada ahli materi dan media. Uji beta dalam penelitian ini dilakukan untuk menguji produk dalam skala kecil. Uji beta dilakukan dengan menggunakan lembar validasi dan lembar tanggapan yang diujikan kepada pengguna yaitu guru dan siswa. Analisis hasil penelitian menggunakan uji alfa yang dilakukan kepada ahli materi dan media terhadap majalah mendapat kategori sangat layak pada aspek teknik penyajian, isi, dan kegrafikan. Pada aspek kebahasaan memperoleh kategori penilaian yang layak. Analisis hasil uji beta yang dilakukan kepada guru dan siswa menunjukkan tanggapan yang positif terhadap majalah melalui lembar tanggapan siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa majalah It-Fly va yang ditulis berdasarkan hasil penelitian tentang lalat buah di Agro Cepoko memperoleh kriteria penilaian buku berdasarkan standar BSNP dengan kategori sangat layak digunakan sebagai alternatif pilihan sumber belajar biologi untuk siswa.Kata kunci: majalah, sumber belajar
PENERAPAN LABORATORIUM VIRTUAL ELEKTROFORESIS GEL SEBAGAI PENGGANTI PRAKTIKUM RIIL Maryuningsih, Yuyun -; Manfaat, Budi; Riandi, Riandi
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2019.9.1.3320

Abstract

Tujuan pembelajaran Genetika terutama dalam kegiatan praktikum salah satunya adalah praktikan dapat memahami teknik pemisahan DNA dan memahami regulasi ekspresi gen, dengan melakukan kegiatan praktikum elektroforesis gel. Kemampuan siswa dalam memahami elektroforesis gel perlu dilatihkan pada praktikum genetika. Beberapa LPTK terkendala tidak memiliki perangkat praktikum elektroforesis gel, untuk itu, perlu diupayakan praktikum pengganti demi memenuhi tujuan pembelajaran. Virtual laboratorium merupakan salah satu solusi sebagai upaya memenuhi tujuan pembelajaran agar sesuai. Vitual lab elektroforesis dan PCR ini dimplementasikan secara eksperimental pada praktikan mahasiswa yang mengampu mata kuliah genetika dan praktikum. Data nilai laporan virtual lab diuji beda dengan praktikum real dengan amsumsi nilai laporan praktikum dengan varian yang sama dan dengan hipotesis nilai laporan praktikum virlab dan praktikum real tidak berbeda secara signifikan. Data uji perbedaan nilai laporan praktikum antara nilai laporan real dan virtual dengan uji beda t test menunjukkan bahwa nilai laporan praktikum virlab dan praktikum real tidak berbeda signifikan, hal ini menunjukkan bahwa virlab dapat digunakan sebagai pengganti praktikum real pada praktikum elektroforesis gel.
ANALISIS PROFIL KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA SMP/MTs DI KABUPATEN PATI Hidayah, Nurul; Rusilowati, Ani; Masturi, M
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2019.9.1.3601

Abstract

The aims of this study to describe the science literacy profile of junior high school students in science learning. The research sample is the students of class IX junior high school in Pati. The research using this descriptive method, data were collected by using science literacy test questions, questionnaires, and interview formats. The results showed that the average achievement of student science literacy as a whole was 28,31%. Ability to explain scientific phenomena of 28.64%, students 'ability in evaluating and designing scientific investigation of 24.48% and students' ability in interpreting data and scientific evidence of 31.81%. This shows that the mean percentage of science literacy on three science literacy capacities measured shows <50%. The low one of the literacy skills of science will affect the ability of other science literacy. Based on the questionnaire analysis used in the research reveals factors that affect the ability of science literacy students include interest in science, learning motivation, teacher strategy in learning, and school facilities.
ANALISA TINGKAT PEMAHAMAN DAN MISKONSEPSI PADA MATERI LISTRIK STATIS MAHASISWA TADRIS FISIKA MENGGUNAKAN METODE 3-TIER MULTIPLE CHOICES DIAGNOSTIC Didik, Lalu A.; Aulia, Fitratul
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2019.9.1.2905

Abstract

Telah dilakukan analisa tingkat pemahaman dan miskonsepsi mahasiswa tadris fisika Universitas Islam Negeri Mataram. Sub materi yang diuji disesuaikan dengan Rencana Pembelajaran Semester Mahasiswa pada Mata Kuliah Listrik Magnet yang mencakup Gaya Coulomb, Medan Listrik dan Potensial Listrik. Metode yang digunakan adalah 3-Tier Multiple Choices. Dalam metode ini ada tiga tahap jawaban mahasiswa yaitu jawaban konsep, alasan dan tingkat keyakinan. Berdasarkan hasil tes diagnostic terhadap mahasiswa diperoleh tingkat pemahaman penuh mahasiswa sebesar 42,92% dan tingkat miskonsepsi sebesar 23,61%. Mahasiswa mengalami miskonsepsi terbesar pada sub materi Medan listrik yaitu sebesar 37,50% dan terendah pada materi potensial listrik yaitu sebesar 10%. Walaupun persentase miskonsepsi tergolong kecil namun masih ada mahasiswa yang mengalami miskonsepsi pada setiap submateri.
ANALISIS KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR MAHASISWA CALON GURU KIMIA (STUDI PADA PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN MAHASISWA TADRIS KIMIA) s, mulyatun
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembekalan praktis kependidikan bagi mahasiswa calon guru di LPTK mutlak diperlukan untuk meningkatkan kompetensi calon guru ke- tika terjun di dunia pendidikan. Pembekalan ini dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan, diantaranya melalui praktik pengajaran secara mikro (microteaching) maupun melalui praktik mengajar secara riil di sekolah (Praktik Pengalaman Lapangan).  Penelitian ini bertujuan untuk menge- tahui tingkat penguasaan keterampilan dasar mengajar calon guru Tadris Kimia Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo pada kegiatan Praktik Pengala- man Lapangan (PPL).Penelitian dilaksanakan di Program Studi Tadris Kimia Fakultas Tar- biyah IAIN Walisongo Semarang dengan melibatkan mahasiswa Tadris Kimia yang mengambil mata kuliah Praktik Pengalaman Lapangan. Data diperoleh dengan metode observasi pada kegiatan pembelajaran di kelas oleh mahasiswa calon guru Kimia. Delapan keterampilan dasar mengajar mahasiswa diamati dan dianalisis pada pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan  meliputi  (1)  Keterampilan  bertanya,  (2)  Keterampilan  mem- beri penguatan, (3) Keterampilan mengadakan variasi, (4) Keterampilan menjelaskan, (5) Keterampilan membuka dan menutup pelajaran, (6) Ket- erampilan membimbing diskusi kelompok kecil, (7) Keterampilan menge- lola kelas, (8) Keterampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan.Delapan keterampilan dasar mengajar Mahasiswa Tadris Kimia pada pelaksanaan PPL secara keseluruhan adalah baik dangan persentase pe- nilaian mencapai 69,59%. Keterampilan dasar mengajar mahasiswa Tad- ris Kimia yang paling menonjol adalah ketrampilan memberi penguatan (74,14%), sedangkan ketrampilan yang paling rendah adalah keterampilan mengadakan variasi (64,86%).
BTL SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATERI CAHAYA rochim, abdul
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar fisika materi cahaya melalui model pembelajaran Better Teaching and Learning (BTL) bagi peserta didik kelas VIII G SMP 1 Kudus Tahun Pelaja- ran 2011/2012Penelitian ini dilakukan dengan mengambil subyek peserta didik ke- las VIII G SMP 1 Kudus sejumlah 26 anak terdiri dari 14 anak laki-laki dan 12 anak perempuan, dimana peneliti sebagai guru IPA (fisika) pada kelas tersebut. Penelitian ini dilakukan selama 5 bulan dari bulan Maret 2012 sampai bulan Juni 2012.Metode yang digunakan dalam penelitian ini  adalah penelitian tin- dakan kelas yang terdiri dari 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanan (planning), pelaksanaan (acting), pengamatan (observing) dan refleksi (reflecting). Pada siklus 1 tindakan yang dilaku- kan dengan model pembelajaran BTL dengan menitikberatkan lembar ker- ja terbimbing sedangkan pada siklus 2 tindakan yang dilakukan dengan model pembelajaran BTL dengan menitikberatkan lembar kerja terbuka dan pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar.Hasil penelitan menunjukkan bahwa secara teoritik dan empirik me- lalui model pembelajaran BTL dapat meningkatkan aktivitas dan hasil be- lajar fisika materi cahaya bagi peserta didik kelas VIII G SMP 1 Kudus pada semester 2 tahun 2011/2012. Peningkatan aktivitas belajar fisika sebesar 49% dari kondisi awal 64 menjadi 94. Sedangkan Peningkatan hasil belajar fisika sebesar 22 % dari kondisi awal 72 menjadi 88.

Page 1 of 16 | Total Record : 157