cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
EDUMATICA | Journal Pendidikan Matematika
Published by Universitas Jambi
ISSN : 20082152     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 153 Documents
PENGARUH MEDIA KARTU TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DI KELAS VII SMP NEGERI 10 PALEMBANG Muslimin, Muslimin; Sunardi, Sunardi; Shaumi, Shaumi
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9 No 1 (2019): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.187 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v9i1.5783

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh metode pembelajaran demonstrasi menggunakan media kartu terhadap hasil belajar matematika siswa materi bilangan bulat di kelas VII SMP Negeri 10 Palembang. Subjek yang diteliti yaitu siswa kelas VII SMP Negeri 10 Palembang. Jenis penelitian ini adalah eksperimen yang dilakukan terhadap populasi. Dari data yang telah terkumpul diperoleh nilai rata-rata hasil belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode demonstrasi menggunakan  media kartu adalah 76,26 dengan jumlah siswa 34 orang. Sedangkan hasil belajar matematika siswa menggunakan strategi pembelajaran ekspositori diperoleh nilai rata-rata 65,88 dengan jumlah siswa 34 orang. Karena penelitian dilakukan pada populasi, maka statistik yang digunakan adalah statistik deskriptif. Hipotesis dalam penelitian ini diterima apabila nilai rata-rata kelas eksperimen > nilai rata-rata kontrol. Jadi, sesuai dengan hasil penelitian bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen yaitu 76.26 > nilai rata-rata kelas kontrol yaitu 65,88. Maka hipotesis diterima atau ada perbedaan antara hasil belajar dengan metode demonstrasi menggunakan media kartu dan hasil belajar menggunakan strategi pembelajaran ekspositori pada pokok bahasan penjumlahan dan pengurangan pada bilangan bulat di kelas VII SMP Negeri 10 Palembang. Kata Kunci: media kartu, penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat    Abstract The purpose of this study was to determine whether there was an effect of the demonstration learning method using card media on the mathematics learning outcomes of integer material students in grade VII SMP Negeri 10 Palembang. The subjects studied were students class VII of SMP Negeri 10 Palembang. This type of research is an experiment carried out on the population. From the data that has been collected, it is obtained that the average value of the mathematics learning outcomes of students who take the learning method using the media card demonstration is 76.26 with a total of 34 students. While the mathematics learning outcomes of students using expository learning strategies obtained an average value of 65.88 with a total of 34 students. Because the research was carried out on the population, the statistics used were descriptive statistics. The hypothesis in this study is accepted if the average value of the experimental class > the average value of the control. So, in accordance with the results of the study that the average value of the experimental class is 76.26 > the average value of the control class is 65.88. So the hypothesis is accepted or there is a difference between learning outcomes and the demonstration method using card media and learning outcomes using expository learning strategies on the subject of addition and subtraction of integers in class VII SMP Negeri 10 Palembang. Keywords: card media, addition and subtraction of integers
PEMEROLEHAN PENGETAHUAN MATEMATIKA PADA ANAK USIA DINI Dewi, Rina Kusuma; Kamid, Kamid; Saharudin, Saharudin
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9 No 1 (2019): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.5 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v9i1.5624

Abstract

Abstrak    Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui apakah ada pengetahuan Matematika yang muncul pada anak usia 3-4 tahun (2) Untuk mengetahui bagaimana anak usia dini memperoleh pengetahuan Matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan naratif. Tekhnik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, wawancara serta dokumentasi kegiatan permainan anak dengan menggunakan media puzzle angka, telur warna, balok susun, dan puzzle bergambar. Hasil penelitian menunjukan media bermain yang edukatif untuk anak bisa memunculkan pengetahuan matematika yang sesuai dengan perkembangan usianya. Hal ini dilihat dari kemampuan anak yang telah mampu: (1) memasangkan benda-benda yang berkaitan (pairing) melalui media puzzle angka, pemerolehan pengetahuan matematikanya dengan cara mencocokkan ukuran bentuk kepingan puzzle (trial and error) dan secara berulang-ulang, mengenali bentuk yang sesuai pada kepingan puzzle dan selanjutnya anak paham akan bentuk ukuran dan menyebutkan lambang bilangan pada puzzle angka (2) mengelompokkan berdasarkan warna (matching). Melalui media telur warna pemerolehan pengetahuan matematika ditunjukkan dengan kemampuan anak mengindentifikasi warna (3) mengurutkan benda berdasarkan ukuran dari yang kecil ke besar atau sebaliknya (seriation). Kata kunci : pengetahuan matematika, anak usia dini   Abstrack The purpose of this study are (1) to find out whether there is mathematical knowledge that arises in children aged 3-4 years (2) to find out how early childhood children acquire mathematical knowledge. The method used in this research is qualitative with a narrative approach. Data collection techniques using observation sheets, interviews and documentation based on children's play activities using media Puzzle Figures, Color Eggs, Stacking Beams, and Picture Puzzles.Results of the research showed that the tools of early childhood education have succeeded to encourage math sciences for early childhood aged 3-4 years old. This can be seen from the ability of early childhood who have been able to: (1) pair objects that are paired through Number Puzzle media, gain mathematical knowledge by matching the size of the puzzle pieces (trial and error) and repeatedly, recognizing shapes which is appropriate in the puzzle piece and then the child understands the shape of the size and mentions the number symbol on the number puzzle (2) grouping according to matching. Through Egg media Color acquisition of mathematical knowledge is indicated by the ability of children to identify colours (3) sort objects based on size from small to large or vice versa (seriation). Key Words: math sciences, early child hood
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PERSAMAAN DIFERENSIAL MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM Vermana, Listy; Zuzano, Fazri
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 2 (2018): Edumatica | Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.932 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v8i2.5576

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar persamaan diferensial dengan menerapkan model pembelajaran Flipped Classroom (FC) dan strategi pembelajaran aktif Giving Questions and Getting Answers (GQGA) bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bung Hatta. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Subyek pada penelitian ini berjumlah 45 orang, yaitu mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika yang mengikuti mata kuliah persamaan diferensial dengan peneliti. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 24 Maret 2018 sampai tanggal 23 Mei 2018. Tempat pelaksanaan penelitan adalah di kelas perkuliahan Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Bung Hatta. Penelitian dilakukan dalam 3 siklus yang terdiri dari 4 tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Pada siklus I diperoleh persentase mahasiswa yang memiliki nilai minimal setara C+ adalah 28,87%, pada siklus II adalah 60%, sedangkan pada siklus III adalah 71,11%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran FC dan strategi pembelajaran aktif GQGA dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bung Hatta pada mata kuliah persamaan diferensial.Kata Kunci: hasil belajar, persamaan diferensial, Flipped Classroom, Giving Questions and Getting Answers.   This study aims to improve the learning outcomes of differential equations by applying Flipped Classroom (FC) learning model and active learning type Giving Questions and Getting Answers (GQGA) for students of Mathematics Education Bung Hatta University. The type of research is classroom action research. The research was conducted from March 24, 2018 to May 23, 2018 in the course class of Mathematics Education Bung Hatta University. The subjects of the study were students of Mathematics Education which followed the course of differential equations with 45 researchers. The research was conducted in 3 cycles consisting of 4 stages, namely planning, action implementation, observation and reflection. In cycle I obtained the percentage of students who have a minimum value equivalent to C+ is 28,87%, cycle II is 60%,while in cycle III is 71,11%. Based on the results of research and discussion can be concluded that the application of FC learning model and active learning type GQGA can improve student learning outcomes of Mathematics Education Bung Hatta University in the course of differential equations.Keywords: learning out comes,differential equations, flipped classroom, giving questions and getting answers.
ANALISIS KESALAHAN MAHASISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH PADA MATA KULIAH PERSAMAAAN DIFERENSIAL Daniel, Farida; Naisunis, Yuliana P.; Taneo, Prida N. L.
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 2 (2018): Edumatica | Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.229 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v8i2.5548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan apa saja yang dilakukan oleh mahasiswa dalam pemecahan masalah pada mata kuliah persamaan diferensial. Penelitian ini dilaksanakan di Kampus STKIP Soe pada semester genap tahun akademik 2016/2017 dengan subjek penelitian sebanyak 15 mahasiswa. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan datanya melalui observasi, analisis hasil kerja dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis Miles and Huberman dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Triangulasi teknik dilakukan dengan observasi, analisis hasil kerja mahasiswa dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah kesalahan yang dilakukan mahasiswa pada tahap pertama meliputi kesalahan fakta 7%, kesalahan konsep 13.33%, kesalahan dan operasi 7%. Kesalahan tahap kedua yaitu kesalahan fakta 13.33%, kesalahan konsep 13.33% dan juga operasi 13.33%. Kesalahan tahap ketiga adalah kesalahan fakta 12.22, kesalahan konsep 50.56%, kesalahan prinsip 16.67% dan kesalahan operasi 15% serta seluruh mahasiswa melakukan kesalahan tahap empat karena tidak melakukan pengecekan kembali dalam tahapan pemecahan masalah. Solusi yang ditawarkan yaitu mahasiswa harus dibiasakan untuk lebih teliti dalam menyelesaikan soal sesuai tahapan pemecahan masalah khususnya pengecekan kembali serta memperdalam kemampuan dasar turunan dan integralnya..Kata Kunci: analisis kesalahan, pemecahan masalah, persamaan diferensial. The purpose of this is research was to know of errors made by student in solving problems in the course of differential equations. This research was conducted at STKIP Soe Campus in the even semester of academic year 2016/2017 with subjects in this research as many as 15 students. this type of research is qualitative descriptive with the technique of collecting data through observation, analysis of work result and interview. The data analysis technique is Miles and Huberman analysis technique with validity test data by triangulation technique. Triangulation technique is done by observation, analysis of student work and interview. The results of this study is the mistakes made by students in the first stage includes 7% fact errors, 13.33% concept error, 7% error and operation. The second phase error is 13.33% error fact, 13.33% concept error and 13.33% operation. The third stage error is fact errors 12.22, concept error 50.56%, 16.67% principle errors and 15% operation errors and all students make a four stage error for not checking again in the troubleshooting stages. The solution offered is that students begin to be familiarized to solve the problem in accordance with the stages of problem solving, especially the re-checking and the students must deepen their basic and integral abilities. In addition, students must be more thorough in solving the problem so that mistakes that need not be done can be minimized.Keywords: error analysis, differential equations, problem solving.
PRAKTIKALITAS DAN EFEKTIVITAS MODUL LOGIKA MATEMATIKA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) sari, riska novia; yusnita, yessy
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 2 (2018): Edumatica | Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5209.237 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v8i2.5540

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul logika matematika berbasis problem based learning yang praktis dan efektif. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode pengembangan (R&D).model pengembangan yang digunakan adalah model 4-D yang terdiri dari 4 tahap, yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap pendiseminasian (disseminate). Pada penelitian ini hanya dilakukan 3 tahap, yaitu tahap pendefinisian, tahap perancangan, dan tahap pengembangan.Subjek penelitian adalah 21 orang mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika di Universitas Riau Kepulauan.Instrument yang digunakan yaitu berupa angket respon mahasiswa untuk memperoleh data praktikalitas modul dan tes uraian untuk memperoleh data efektivitas modul.Data hasil angket dihitung rata-rata per aspek dan dihitung rata-rata skor total dan dibandingkan dengan kriteria yang telah ditetapkan.Sedangkan data hasil belajar dihitung persentase mahasiswa yang memperoleh nilai lebih dari 68. Hasil analisis data angket respon mahasiswa diperoleh rata-rata skor total untuk semua aspek yaitu 3,40 yang termasuk kategori baik. Sedangkan analisis data tes hasil belajar diperoleh sebesar 71,42% mahasiswa mendapatkan nilai lebih dari 68 dan rata-rata tes hasil belajar sebesar 76,9. Berdasarkan analisis dapat disimpulkan bahwa modul yang dikembangkan praktis digunakan dalam perkuliahan logika matematika dan efektif dalam menunjang kompetensi mahasiswa.Kata Kunci: modul, logika matematika, problem based learning   The purpose of this study was to develop a mathematical logic module based on problem-based learning that is practical and effective. The research method used is the development method (R & D). The development model used is a 4-D model consisting of 4 Stage, namely define, design, develop phase, and disseminate stage. In this study, only three phase was carried out, namely define, design and develop. Research subjects were 21 people student of Mathematics Education Study Program at the University of Riau Kepulauan. The instrument used in the form of student response questionnaires to obtain practical data modules and tests description to obtain module effectiveness data. Questionnaire result data is calculated on average per aspect and the average total score is calculated and compared to the predetermined criteria. Whereas data Learning outcomes are calculated by the percentage of students who scored more than 68. Results of data analysis student response questionnaires obtained an average total score for all aspects, namely 3.40 included the good category. While the analysis of the data on the learning outcomes test was received at 71.42% of students, get a score of more than 68 and the average learning outcome test is 76.9. Based on the analysis it was concluded that the modules were developed practically were used in mathematical logic lectures and effective in supporting student competenceKeywords: module, mathematical logic, problem based learning
PRAKTIKALITAS DAN KEEFEKTIFAN MODUL KALKULUS 2 BERBASIS PROBING PROMPTING Husna, Asmaul; Hasibuan, Nailul Himmi
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 2 (2018): Edumatica | Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.237 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v8i2.5539

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul kalkulus 2 berbasis probingprompting yang praktis dan efektif. Metode penelitian ini menggunakan model pengembanganprocedural Instruksional Development Institute (IDI) yang terdiri dari 3 tahap yaitu tahap penentuan(define), tahap pengembangan (develop), dan tahap evaluasi (evaluate).Penelitian ini dibatasi padatahap develop yaitu praktikalitas modul dan tahap evaluate yaitu keefektifan modul. Sedangkan tahapdefine telah dilakukan pada penelitian terdahulu. Instrument yang digunakan adalah angket untukpraktikalitas dan tes untuk melihat keefektifan. Subjek penelitian adalah 22 orang mahasiswa programstudi pendidikan matematika di Universitas Riau Kepulauan. Data hasil angket dianalisis denganmenghitung persentase pencapaian pada setiap aspek, sedangkan data tes dianalisis denganmenghitung persentase jumlah mahasiswa yang mendapat nilai lebih dari 68. Hasil analisis data angketpraktikalitas didapat rata-rata persentase pencapaian aspek secara keseluruhan adalah 81,47%termasuk pada kategori Baik sedangkan hasil analisis skor tes diperoleh rata-rata hasil tes adalah 88,64dengan persentase jumlah mahasiswa yang mendapat nilai lebih dari 68 adalah 81,82%. Dari hasiltersebut dapat disimpulkan bahwa modul telah praktis digunakan dan efektif dalam menunjangkompetensi mahasiswa pada mata kuliah Kalkulus 2.Kata Kunci : Kalkulus 2, Probing Prompting, Modul, Praktikalitas AbstractThis research purposed to develop a practical and effective spaced calculus 2 module based onprobing prompting. The research method uses procedural development model of InstructionalDevelopment Institute (IDI) that consist of 3 stages namely define, development, and evaluation stage.This research was focused to develop stage (i.e. the module practicality) and evaluate stage (i.e. themodule effectiveness). While the define stage has been done in previous research. The instrument usedwas a questionnaire for practicality and tests for effectiveness. The subjects were 22 students ofmathematics education program at Universitas Riau Kepulauan. Questionnaire data were analyzed bycalculating percentage of achievement in every aspect, while test data were analyzed by calculatingpercentage of total students who got score more than 68. The result of questionnaire data analysisobtained the average percentage of achievement aspect as a whole was 81.47% included in Goodcategory while the test score analysis results obtained the average test score was 88.64 with thepercentage of the number of students who score more than 68 was 81.82%. From these results it canbe concluded that the module has been practically used and effective in supporting students'competence in space calculus 2.Keywords : calculus 2, probing prompting,module, practicality
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH STRUKTUR ALJABAR MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS CREATIVE PROBLEM SOLVING -, Sofnidar; Anwar, khairul
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 2 (2018): Edumatica | Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.465 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v8i2.5535

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan langkah-langkah proses pembelajaran struktur aljabar berbasis Creative Problem Solving (CPS) yang efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian dilaksanakan terhadap mahasiswa pendidikan matematika yang terdiri dari 30 orang selama 6 bulan 2 siklus. Dengan menggunakan lembar observasi dan tes kemampuan pemecahan masalah diperoleh bahwa proses pembelajaran berbasis CPS efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa dengan langkah-langkah kegiatan membaca dan meresume materi yang akan dipelajari terlebih dahulu di rumah, mengerjakan tugas pemecahan masalah yang bervariasi, menghafal defenisi-defenisi dan teorema-teorema yang telah dipelajari, mengkaji strategi-strategi pemecahan masalah dan memilih yang paling sesuai untuk digunakan, mengerjakan dan menguraikan langkah-langkah penyelesaian masalah menggunakan bahasa sendiri, serta mempresentasikan hasil penyelesaian masalah secara bergiliran. Semua kegiatan tersebut untuk menunjang pelaksanaan CPS yang terdiri dari klarifikasi masalah, pengungkapan gagasan, evaluasi dan seleksi serta implementasi. Kemampuan pemecahan masalah yang diperoleh mahasiswa secara klasikal 80% dengan rata-rata 70 (baik), serta nilai akhir mata kuliah mencapai 97% dengan rata-rata 74,67.Kata Kunci: Creative Problem Solving, Kemampuan Pemecahan Masalah. The purpose of this research is to find out and describe the steps of the structural learning process of creative problem solving (CPS) that is effective in improving students' algebraic problem solving skills. This research is a Class Action Research. The implementation of this study within a period of six months with two cycles of research subjects of mathematics education students of 30 people. By using observation sheets and tests of problem solving abilities it was found that the process of CPS based learning effectively improved the structural problem solving abilities of the students' schools. Steps for reading and reviewing the material that will be studied first at home, working on various problem solving tasks, memorizing definitions and theorems that have been studied, reviewing problem solving strategies and choosing the most suitable to use, working on and outlining the problem solving steps using their own language, and presenting the results of problem solving in turn. All these activities are to support the implementation of CPS stages which consist of problem clarification, idea disclosure, evaluation and selection and implementation. Problem solving abilities obtained by students achieve 80% success classically with an average value of 70, Furthermore, the success resulted in the final grade of the Algebra Structure course with a fairly good minimum value of 97% with an average value of 74.67.Keywords: Creative Problem Solving, Problem Solving Skill
PENERAPAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) UNTUK MENINGKATKAN DISPOSISI MATEMATIS SISWA KELAS VIIIA SMP N 2 PULUNG Mujahidah, Lathifah; suhendar, uki
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 2 (2018): Edumatica | Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.889 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v8i2.5511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) yang dapat meningkatkan disposisi matematis siswa kelas VIIIA di SMP Negeri 2 Pulung, dan peningkatan disposisi matematis siswa kelas VIIIA di SMP Negeri 2 Pulung setelah diterapkannya pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pembelajaran.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif.Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif terhadap data yang diperoleh.Indikator keberhasilan dalam penelitian ini minimal 80% dari keseluruhan siswa kelas VIIIA SMP N 2 Pulung berada pada kriteria disposisi matematis tinggi.Sedangkan untuk keterlaksanaan pembelajaran guru dan siswa berada pada kriteria baik.Penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) yang dapat meningkatkan disposisi matematis siswa yaitu mengembangkan pemikiran, memberikan kesempatan bertanya, pemberian scaffolding, belajar dalam kelompok, presentasi, menghadirkan ilustrasi, dan refleksi pembelajaran. Hasil angket disposisi matematis sebelum tindakan menunjukkan jumlah siswa yang memiliki disposisi matematis tinggi adalah 18%. Setelah diterapkan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) siklus I, persentase meningkat menjadi 54%.Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II persentase jumlah siswa yang memiliki disposisi matematis tinggi 89%.Hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran guru dan siswa pada setiap siklus berada pada kriteria baik.Kata Kunci: Disposisi matematis, Contextual Teaching and Learning (CTL)This study aims to determine: the application of the Contextual Teaching and Learning approach (CTL) that can improve the mathematical disposition of VIIIA graders in SMP Negeri 2 Pulung, and increase the mathematical disposition of VIIIA graders in SMP Negeri 2 Pulung after the implementation of the Contextual Teaching and Learning approach (CTL ) in learning. This research is a classroom action research (CAR) using a qualitative research approach. This study uses descriptive analysis of the data obtained. Indicators of success in this study at least 80% of all students of class VIIIA SMP N 2 Pulung are in high mathematical disposition criteria. Whereas for the implementation of teacher learning and students are in good criteria. The application of the Contextual Teaching and Learning (CTL) approach that can enhance students' mathematical dispositions that is developing thinking, providing opportunities to ask questions, giving scaffolding, group learning, presentations, presenting illustrations, and learning reflection. The results of the mathematical disposition questionnaire before the action showed the number of students who had a high mathematical disposition was 18%. After applying the first cycle Contextual Teaching and Learning (CTL) approach, the percentage increased to 54%. After improvements in cycle II, the percentage of students who have a high mathematical disposition is 89%. The observation results of the teacher's and student's learning in each cycle are in good criteria. Keywords: mathematical disposition, Contextual Teaching and Learning (CTL)
PENGEMBANGAN BUKU AJAR MATEMATIKA EKONOMI BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING YANG MENDUKUNG KEMAMPUAN HOTS MAHASISWA novferma, novferma; effendi, zaimi; evtita, evtita
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 2 (2018): Edumatica | Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.138 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v8i2.5496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan dan mendeskripsikan kualitas buku ajar matematika ekonomi berbasis problem based learning mendukung kemampuan HOTS mahasiswa berdasarkan kriteria valid, praktis, dan efektif. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model Four-D (4-D) yang terdiri dari empat tahap yaitu definisi, desain, pengembangan, dan penyebaran. Subjek ujicoba terbatas adalah satu orang dosen dan 20mahasiswa pendidikan matematika FKIP Universitas Jambi.Sedangkan subjek uji coba lapangan dilakukan pada satu kelas yaitu kelas mahasiswa regular di prodi pendidikan matematika, tahun pelajaran 2016/2017.Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar dan intrumen penelitian memenuhi kriteria valid. Hal ini dapat ditunjukkan dari presentasi skor rata-rata penilaian ahli untuk buku ajar matematika ekonomi yaitu sebesar 84,3%, sedangkan persentasi skor rata-rata untuk instrumen penelitian yaitu sebesar 82,8%. Buku ajarpenelitian memenuhi kriteria kepraktisan berdasarkan penilaian oleh dosen yang termasuk dalam kategori baik.Buku ajar dan instrument penelitian memenuhi kriteria keefektifan berdasarkan hasil uji coba lembar observasi aktivitas mahasiswa yang memenuhi kriteria baik yaitu 85,6%, hasil tes higher order thingking skills sebesar 84,2%, dan respon mahasiswa positif sebesar 85,4%. Berdasarkan hasil yang disebutkan diatas maka produk berupa Buku ajar matematika ekonomi pembelajaran yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif, sehingga layak untuk digunakan.Kata Kunci: Pengembangan, Buku Ajar,Matematika Ekonomi,Problem Based Learning, dan Higher Order Thingking Skills (HOTS).This research aims to produce and describe the quality of problem-based learning based economics mathematics textbooks supporting the ability of HOTS students based on valid, practical, and effective criteria. The development model used in this study is the Four-D (4-D) model which consists of four stages, namely definition, design, development, and dissemination. The subject of limited trials was one lecturer and 20 mathematics education students from the FKIP Jambi University. While the subject of field trials was conducted in one class, namely the regular student class in the mathematics education program, 2016/2017 school year. The results show that textbooks and research instruments meet valid criteria. This can be shown from the presentation of the average score of the expert assessment for the economic mathematics textbook that is equal to 84.3%, while the percentage of the average score for the research instrument is 82.8%. The research textbook fulfills the practicality criteria based on the assessment by the lecturers who are in the good category. Textbooks and research instruments meet the criteria of effectiveness based on the results of the observation sheet of the activity of students who meet good criteria of 85.6%, the results of higher order tests thingking skills are 84.2%, and positive student responses are 85.4%. Based on the results mentioned above, the product in the form of a learning economics mathematics textbook developed has met the criteria of valid, practical, and effective, so that it is suitable for use.Keywords: Development, Textbooks, Mathematical Economics, Problem Based Learning, and Higher Order Thingking Skills (HOTS).
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KOMIK MATEMATIKA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING DENGAN MANGA STUDIO V05 DAN GEOGEBRA Syukri, rohati; Winarni, Sri; Hidayat, Rafi
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 2 (2018): Edumatica | Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.879 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v8i2.5486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan mendeskripsikan bagaimana pengembangan media pembelajaran komik matematika berbasis Problem Based Learning dengan manga studio V05 dan GeoGerba dan menganalisis penggunaan media pembelajaran komik matematika menggunakan manga studio V05 dan geogebra sudah memenuhi kualitas baik pada kelas VIII SMP. Data penelitian diperoleh dengan cara menyebar angket kepada guru dan siswa dan tes hasil belajar siswa. Setelah angket dan tes dikembalikan, data dianalisis secara kualitatif dengan rumus presentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa media pembelajaran komik matematika berbasis Problem Based Learning yang dikembangkan sudah sangat baik, media pembelajaran yang dikembangkan memenuhi kualitas baik, karena memenuhi kriteria valid dengan rata-rata skor 4,33 ini termasuk dalam kategori interval ?>?? + 1,8×???, dengan kualitas sangat baik. Media pembelajaran memenuhi kriteria kepraktisan, yaitu berdasarkan hasil penilaian guru matematika dengan rata-rata skor 4,45 dengan kategori sangat baik, dan hasil penilaian siswa dengan rata-rata skor 4,478 dengan kategori sangat baik. Media komik matematika berbasis Problem Based Learning memenuhi kriteria keefektifan, yaitu berdasarkan presentasi siswa yang tuntas sesuai KKM adalah 73, 69%. Menurut Nieveen (1999:126-127) kualitas bahan ajar yang dikembangkan haruslah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Maka produk media pembelajaran komik matematika mempunyai kualitas baik.Kata Kunci: komik matematika, Manga Studio V05, Geogebra, PBL This study aims to explain and describe how the development of mathematics comic learning media based on Problem Based Learning with manga studio V05 and GeoGerba and analyze the use of comic mathematics learning media using manga studio V05 and geogebra has fulfilled good quality in the eighth grade of junior high school. Research data is obtained by distributing questionnaires to teachers and students and testing student learning outcomes. After the questionnaire and test were returned, the data were analyzed qualitatively with a percentage formula.The results showed that the mathematical comic learning media based on Problem Based Learning developed was very good, the learning media developed fulfilled good quality, because it fulfilled valid criteria with an average score of 4.33 included in the interval category X> (X_i) ? + 1,8 × Sb_i, with very good quality. Learning media meets the criteria of practicality, which is based on the results of the assessment of mathematics teachers with an average score of 4.45 with a very good category, and student assessment results with an average score of 4.478 with very good categories. Mathematical comic media based on Problem Based Learning meets the criteria of effectiveness, which is based on the presentation of students who complete the KKM is 73, 69%. According to Nieveen (1999: 126-127) the quality of teaching materials developed must meet the criteria of valid, practical, and effective. Then the mathematics comic learning media products have good quality.Keywords: mathematics comics, manga studio V05, Geogebra, PBL

Page 1 of 16 | Total Record : 153