cover
Contact Name
Tohir Zuhdi
Contact Email
tohirz@iainpurwokerto.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
a.sunhaji@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kependidikan
ISSN : 2355018X     EISSN : 25984845     DOI : -
Core Subject : Education,
Focus Jurnal Kependidikan is a periodical publication of scientific articles containing education. Scope Jurnal Kependidikan welcome papers from academicians on theories, philosophy, conceptual paradigms, academic research, as well as religion practices.
Arjuna Subject : -
Articles 137 Documents
SUPERVISI KEPALA MADRASAH UNTUK MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU Faiqoh, Dwi
Jurnal Kependidikan Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Kelompok Kajian Pendidikan Ikatan Alumni IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v7i1.1938

Abstract

Faktor penting yang besar pengaruhnya terhadap mutu pendidikan adalah kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan. Kepala sekolah merupakan pimpinan tunggal di sekolah yang mempunyai tanggungjawab untuk mengajar dan mempengaruhi semua pihak yang terlibat dalam kegiatan pendidikan di sekolah untuk bekerja sama dalam mencapai tujuan sekolah. Kepala Sekolah dituntut untuk mampu memimpin sekaligus mengorganisir dan mengelola pelaksanaan program belajar mengajar yang diselenggarakan disekolah yang di pimpinnya. ( Mulyasa,2017),181. Menurut Pidarta  (1998) yang mengutip pendapatnya Jones,mengungkapkan bahwa supervisi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari seluruh proses administrasi pendidikan yang ditujukan terutama untuk mengembangkan efektivitas kinerja personalia sekolah yang berhubungan dengan tugas-tugas utama pendidikan .Dalam devinisi ini supervisi dipandang sebagai subsistem dari sistem administrasi sekolah .Sebagai subsistem ,supervisi tidak terlepas dari sistem administrasi yang juga menyangkut non-guru. Namun titik berat  dari supervisi tersebut adalah perbaikan dan pengembangan kinerja profesional yang menangani para peserta didik .Melalui perbaikan dan pengembangan kinerja mereka,diharapkan usaha pembimbingan ,pengajaran dan pelatihan peserta didik juga dapat berkembang ; serta secara langsung dapat meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar. (Mulyasa,2017),240. Menurut Purwanto (2004), dalam rangka meningkatkan profesionalsismenya, guru harus selalu berusaha untuk melakukan lima hal.(1) Memahami tuntutan standar profesi yang ada, (2) mencapai kualifikasi dan kompetensi yang dipersyaratkan, (3) membangun hubungan kesejawatan yang baik  dan luas termasuk lewat organisasi. (4) mengembangkan etos kerja atau budaya kerja yang mengutamakan pelayanan bermutu tinggi kepada kontituen, (5).mengadopsi inovasi atau mengembangkan kreatifitas dalam pemanfaatan teknologi dan informasi mutakhir agar senantiasa tidak ketinggalan dalam kemampuannya mengelola pembelajaran. ( Ali Muhson ,2004), 95
PEMETAAN DAN PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN PADA SMP BILINGUAL TERPADU JUNWANGI KRIAN SIDOARJO Asyari, Hasyim
Jurnal Kependidikan Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Kelompok Kajian Pendidikan Ikatan Alumni IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v7i1.2239

Abstract

The quality of education is a standard that must be maintained by educational institutions in Indonesia. Quality assurance of school is an education management business in maintaining the process of determining and fulfilling management quality standards on an ongoing basis so that producer consumers and other interested parties obtain satisfaction. The implementation of quality assurance, it is hoped that it will be able to create quality graduates. The quality assurance standards have been stipulated in Government Regulation Number 19 of 2005. SMP Bilingual Terpadu is an educational institution that has applied the education quality assurance system. In each semester, school managers try to map and improve the quality of schools. Improving the quality of education in SMP Bilingual Terpadu based on standard mapping results. The results of the mapping will be used as a basis for increasing the implementation and supervision of quality assurance at SMP Bilingual Terpadu Krian Sidoarjo.
THE LEVEL OF STATISTICS CRITICAL THINKING SKILLS AMONG INSTITUTE OF TEACHER EDUCATION IN MALAY LANGUAGE CAMPUS STUDENTS Setambah, Mohd Afifi Baharudin; Nasrudin, Norfadhilah; Suratnu, Roslina; Saad, Haslinda Mohammad; Hamid, Sharizan Abdul
Jurnal Kependidikan Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Kelompok Kajian Pendidikan Ikatan Alumni IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v7i1.2751

Abstract

The purpose of this article was to explore the level of critical thinking and differences in critical thinking skills between student based on gender and their class. This study uses survey design and implemented on 103 students. The objectives of the study can be achieved through the use of an evaluation instrument related to critical thinking skills in the context of statistics. Objective results showed no significant difference in gender. There was no significant difference between all class. Overall this study provides the Institute of Teacher Education in Malay Language Campus a better understanding of the level of critical thinking skills for their  Preparatory Program for Bachelor of Teaching students. There also have to take action about this skill and where these skills are being taught within the curriculum.  
MANAJEMEN PERSONALIA DALAM PEMBERDAYAAN SEKOLAH DI SMP MUSLIMIN 5 KOTA BANDUNG Nurmalasari, Inten; Syah, Muhibbin
Jurnal Kependidikan Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Kelompok Kajian Pendidikan Ikatan Alumni IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v7i1.2756

Abstract

Abstrak Fakta-fakta di bidang program kerja di sekolah tidak berjalan mulus karena tugas dan tanggung jawab tidak diberikan kepada orang yang tepat. Jadi ini akan memadamkan potensi guru lain yang memiliki keahlian di bidangnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses kepegawaian di SMP Muslim 5 di Kota Bandung, dan menganalisis proses pemberdayaan sekolah sehingga pendidik dan staf pendidikan dapat mengasah keterampilan mereka di bidang mereka lebih dalam. Hasil penelitian menunjukkan: 1) manajemen kepegawaian di SMP Negeri 5 Bandung Bandung didasarkan pada kebutuhan sekolah dan kebutuhan akan proses pembelajaran, hal-hal yang dilakukan tidak terlalu teoretis seperti perencanaan, pemilihan dan kontrak kerja; 2) Pemberdayaan sekolah didasarkan pada struktur organisasi yang telah membuat pemilihan dan pengangkatan guru dalam penempatan kerja tertentu yang dipertimbangkan dengan memperhatikan berbagai aspek, seperti lamanya layanan; kualifikasi dan keterampilan pendidikan yang dimiliki; dan 3) Dampak dari pemberdayaan sekolah berbasis struktur organisasi ini adalah untuk mengurangi kekosongan jam mengajar karena guru yang tidak dapat hadir hadir sehingga proses belajar mengajar terus menjadi efektif, efisien dan kondusif.
PELAKSANAAN PROGRAM WAJIB BELAJAR PENDIDIKAN DASAR SEMBILAN TAHUN PADA PONDOK PESANTREN SALAFIYAH IBNU TAIMIYYAH KEBOKURA SUMPIUH BANYUMAS Rosyad, Rifqi Abdul
Jurnal Kependidikan Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Kelompok Kajian Pendidikan Ikatan Alumni IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v7i1.2927

Abstract

Abstract   This paper focused describing the implementation of the Nine-Year Compulsory Basic Education Learning Program at the Salafiyyah Ibn Taimiyah Islamic Boarding School in Kebokura, Sumpiuh, Banyumas Regency in terms of the Director General Decree of Islamic Institution Number: E / 239 / 2001. This is a qualitative research the subjects of which are the caregivers of Islamic boarding schools, Muslim scholars, Administrative Staff (TU), and santri. The data of this research were collected through observation, interviews and documentation. The results showed that the Implementation of the Nine-Year Compulsory Basic Education Study Program at Ibn Taymiyyah Islamic Boarding School was good, because of the 11 criteria contained in the Director General of Islamic Institutional Decree Number: E / 239/2001 concerning the implementation of the Compulsory Education Program in this institution is appropriate. In addition, the implications of the implementation of the Nine-Year Compulsory Basic Education Learning Program at Ibn Taymiyyah Islamic Boarding School had many positive impacts on management, such as the admission of certificate equivalece to formal education, the integration of religious and general education, the increase number of santri and regular funding from the government.. Keywords program implementation, nine-year basic education compulsory education program at salafiyah islamic boarding school, director general of islamic religion decision number: E/239/2001   Abstrak   Tulisan ini bermaksud untuk menguraikan pelaksanaan program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun di Pondok Pesantren Salafiyyah Ibnu Taimiyah Kebokura Sumpiuh Banyumas ditinjau dari Keputusan Direktur Jenderal Kelembagaan Agama Islam Nomor: E / 239 / 2001. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, subjek penelitiannya adalah pengasuh pondok pesantren, Ustadz dan Staff Tata Usaha (TU) serta santri. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan datanya adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pelaksanaan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun di Pondok Pesantren Salafiyah Ibnu Taimiyah baik, karena dari 11 kriteria yang terdapat dalam Keputusan Direktur Jenderal Kelembagaan Agama Islam Nomor: E / 239 / 2001 tentang penyelenggaraan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar pada Pondok Pesantren salafiyah Pondok Pesantren Salafiyah Ibnu Taimiyah  sudah sesuai. Kemudian implikasi diterapkannya Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun di Pondok Pesantren Salafiyah Ibnu Taimiyah memberikan banyak dampak positif terhadap manajemen di Pondok pesantren tersebut, mulai dari ijazah pondok yang setara dengan pendidikan formal, integrasi pendidikan agama dan umum, peningkatan jumlah santri dan adanya sumber dana yang sudah pasti dari pemeintah.
MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN ISLAM Kuntoro, Alfian Tri
Jurnal Kependidikan Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Kelompok Kajian Pendidikan Ikatan Alumni IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v7i1.2928

Abstract

Abstact This study aims at offered to improve quality of Islamic education that is able to develop abilities optimally, and is able to establish the character and civilization of the school. Efforts to improve the quality of Islamic education are not at once, but also based on improving the quality of each component of education. The focus of management for improving the quality of education lies in the process or system of achieving the goals of the school organization itself. Management of improving the Islamic education quality in schools is an effort to improve the quality of Islamic education centered on school education itself, apply a set of techniques based on the availability of quantitative and qualitative data, and empower all elements of the school to sustainably increase capacity and the ability of school organizations to meet the needs of students and the community.Keywords: Education Management, Quality, and Islamic Education  Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memberikan tawaran bagi peningkatan mutu pendidikan Islam yang mampu mengembangkan kemampuan secara maksimal, dan mampu membentuk karakter dan peradaban di sekolah. Upaya peningkatan mutu pendidikan Islam tidak sekaligus, tetapi juga berdasarkan peningkatan mutu setiap komponen pendidikan. Fokus manajemen peningkatan mutu pendidikan terletak pada proses atau sistem pencapaian tujuan dari organisasi sekolah itu sendiri. Manajemen peningkatan mutu pendidikan Islam di sekolah adalah suatu upaya untuk meningkatkan  mutu pendidikan Islam yang berpusat pada pendidikan sekolah itu sendiri, menerapkan sekumpulan teknik berdasarkan pada ketersedian data kuantitatif dan kualitatif, dan pemberdayaan semua unsur-unsur  sekolah untuk secara berkelanjutan agar terjadi peningkatan meningkatkan kapasitas dan kemampuan organisasi sekolah untuk  memenuhi kebutuhan peserta didik dan masyarakat.  
PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU DAN PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN Muizzuddin, Muh
Jurnal Kependidikan Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Kelompok Kajian Pendidikan Ikatan Alumni IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v7i1.2957

Abstract

Tulisan ini mengkaji tentang pengembangan profesionalisme guru dan peningkatan kualitas pembelajaran. Pengembangan profesionalisme adalah suatu keharusan bagi temaga pendidik yang dilandasi oleh: 1) sifat profesionalisme; 2) perkembangan pesat ilmu pengetahuan, teknologi dan seni; 3) paradigma pembelajaran seumur hidup, dan 4) tuntutan UU Nomor 14 Tahu 2005 tentang Guru dan Dosen. Terdapat beberapa alternatif kegiatan yang dapat digunakan untuk mengembangkan profesionalisme, antara lain: melakukan studi lanjut, mengambil kursus yang relevan, refleksi diri secara teratur, mengembangkan diri melalui kegiatan akademik seperti seminar, lokakarya, pelatihan,  pengenalan sekolah, melakukan penelitian, dan penerbitan artikel ilmiah.
GAYA KEPEMIMPINAN KYAI Noor, Muslichan
Jurnal Kependidikan Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Kelompok Kajian Pendidikan Ikatan Alumni IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v7i1.2958

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahu model atau gaya kepemimpinan kehidupan kyai dan santri yang demikian besar membuat pesantren berfungsi multi dimensi: kyaitidak hanya berperan sebagai imam di bidang ubudiyah dan ritual upacara keagamaan saja, namun sering pula diminta kehadirannya untuk menyelesaikan perkara atau kesulitan yang menimpa masyarakat. Dalam kontek ini peran kyai semakin mengakar di masyarakat ketika kehadirannya di yakini membawa berkah. Keberadaan struktur dan gaya kepemimpinan kyai dalam hasanah dunia pesantren tetap berkesinambungan, karena kyai memliki jarring-jaring sosial yang terikat secara internal di kalangan pesantren maupun eksternal dengan dunia luar pesantren, meliputi jaringan genealogis, jaringan ideologis, jaringan intelektual, jaringan teologis dan jaringan spiritual. Gaya kepimpinan pesantren Melihat dari  lintasaan  sejarah,  kebanyakan  kepemimpinan pondok  pesantren  tradisional  dipegang  oleh  keluarga  yang memiliki  golongan  darah  biru,  hal  ini membuktikan bahwa hanya dari golongan terdekatlah yang dapat menjadi pemimpin pesantren. Dari kebanyakan pesantren modern yang ada, sekarang  ini cenderung  masih  mempergunakan  gaya  kepemimpinan  yang mengarah  kepada  sistem  tradisional,  dan  hal  ini merupakan  ciri dasar  utama  bagi  pesantren,  walaupun  pada  sisi  lain mempergunakan gaya dan desain yang modern hal ini dibuktikan oleh beberapa pondok pesantren yang ada.
MANAJEMEN STRATEGIK MUTU SEKOLAH Tardian, Agus
Jurnal Kependidikan Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Kelompok Kajian Pendidikan Ikatan Alumni IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v7i2.2989

Abstract

School quality is currently being improved to build a more dignified education. The implementation of strategic management in educational institutions is the right choice because the approach is systematic, logical and rational. The focus of this research is how the strategy of Al Irsyad Al Islamiyyah Elementary School 02 Purwokerto to improve quality? (2) What is the school implementation strategy in improving quality? (3) What is the school evaluation strategy in improving quality? In this research the researcher used a qualitative descriptive approach. Data collection is done by observation and documentation interviews. Data were analyzed using data reduction techniques, followed by data presentations, and conclusions. The results of this research are (1) Formulation of strategy at Al Irsyad Al Islamiyyah Elementary School 02 Purwokerto is carried out by first formulating a vision and mission by considering the internal and external environment, setting goals and targets and continued by determining the strategy (2) Implementation of the strategy at Al Irsyad Al Islamiyyah Elementary School 02 Purwokerto is carried out by outlining the strategy with the principal as the coordinator. The monitoring system is carried out by applying intensive communication and routine control to the activity coordinator (3) The evaluation strategy at Al Irsyad Al Islamiyyah Elementary School 02 Purwokerto is conducted through formal and informal meetings. Formal meetings are held mutinally at the internal level and in the overall field. with this meeting, actions for the future were formulated. Abstrak: Mutu sekolah saat ini terus ditingkatkan untuk membangun pendidikan yang lebih bermartabat. Penerapan manajemen strategik pada lembaga pendidikan menjadi pilihan tepat karena pendekatannya sistematis, logis, dan rasional. Fokus penelitian ini adalah: 1) Bagaimana strategi formulasi SD Al Irsyad Al Islamiyyah 02 Purwokerto sekolah dalam meningkatkan mutu, 2) Bagaimana strategi implementasi sekolah dalam meningkatkan mutu, 3) Bagaimana strategi evaluasi sekolah dalam meningkatkan mutu. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik reduksi data, diikuti oleh presentasi data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Perumusan strategi di SD Al Irsyad Al Islamiyyah 02 Purwokerto dilakukan dengan terlebih dahulu merumuskan visi dan misi dengan mempertimbangkan lingkungan internal dan eksternal, penetapan tujuan dan target dan dilanjutkan dengan menentukan strategi, 2) Implementasi strategi di SD Al Irsyad Al Islamiyyah 02 Purwokerto dilakukan dengan menguraikan strategi dengan kepala sekolah sebagai koordinator. Sistem pemantauan dilakukan dengan menerapkan komunikasi intensif dan kontrol rutin ke koordinator kegiatan, 3) Strategi evaluasi di SD Al Irsyad Al Islamiyyah 02 Purwokerto dilakukan melalui pertemuan formal dan informal. Pertemuan formal dilakukan secara rutin di tingkat internal dan bidang keseluruhan. Dengan pertemuan ini, maka dirumuskan tindakan selanjutnya.
STRATEGI HUBUNGAN MASYARAKAT DALAM PELAKSANAAN FUNDRAISING DI MI DIPONEGORO 1 PURWOKERTO LOR Al-Nur, Widya Rahmawati
Jurnal Kependidikan Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Kelompok Kajian Pendidikan Ikatan Alumni IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v7i2.2994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi hubungan masyarakat dalam pelaksanaan fundraising di MI Diponegoro 1 Purwokerto Lor. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data secara induktif, yaitu melalui pencatatan, pengorganisasian dan pengkodean data. Hasil penelitian ini menunjukan strategi hubungan masyarakat dalam pelaksanaan fundraising di MI Diponegoro 1 Purwokerto Lor melalui menjalin hubungan baik dengan: 1) Komite Sekolah, 2) Kebijakan Gerakan Infak 3) Hubungan denganYayasan,  4) Hubungan dengan Alumni, 5) Hubungan dengan Donatur Tetap, 6) Koperasi, 7) Program Khotmil Quran, 8) Kerjasama dengan Penerbit Buku, dan 9) Kerjasama dengan TK/RA.

Page 1 of 14 | Total Record : 137