cover
Contact Name
Yudi Guntara
Contact Email
guntaray@untirta.ac.id
Phone
+6281327787035
Journal Mail Official
gravity@untirta.ac.id
Editorial Address
Departemen of Physics Education Faculty of Teacher Training and Education Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Jl. Raya Ciwaru No. 25, Sempu, Kota Serang, Banten, 42117.
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Fisika
ISSN : 2442515X     EISSN : 25281976     DOI : http://dx.doi.org/10.30870/gravity.vxix
Core Subject : Science, Education,
The focuses of the manuscript received in the Gravity journal is limited to the topic: Physics Education (Media, Educational Policy, Assessment, Learning Model) Theoretical Physics Material Physics Earth and Environmental Physics Astrophysics Medical Physics Computational Physics and Instrumentation
Articles 98 Documents
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DALAM BENTUK MODUL FISIKA KONTEKSTUAL PADA MATERI FLUIDA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA DI SMA/MA Yusmanila, Yusmanila; Hasra, Amran; Razi, Pakhrul
Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Fisika Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.398 KB) | DOI: 10.30870/gravity.v3i2.2597

Abstract

Abstract  Physics is the case of lessons learned which are difficult to assume in many of the formulas that must be described in the sense of abstracts for students. To improve the performance skills of students, it is necessary to develop appropriate teaching materials with the curriculum and characteristic of the inadvertants. In the KTSP it is suggested that there be close learning in the contextual contextual approach. One of the ways to peruse a philosophy is to create teaching materials in a contextual form. The objective of the research is to produce teaching materials (module) contextualfisikapadaterifluida. Type of research is research and development (r & d). Ujicobapenggunaanmoduldilakukan in class XI IA Granada MA Islamic College Arrisalah.Instrumen used is sheet of expert validation and student questionnaire. The data obtained were analyzed using descriptive and graphical descriptive method. The module validation result has an average value of 3.75, meaning that the module has a good validity. Results of student questionnaire analysis obtained an average value of 74.19, which means modul have good practicality. Abstrak Fisika adalah salah satu mata pelajaran yang dianggap sulit karena banyaknya rumus yang harus dihapal atau fisika masih abstrak bagi siswa. Untuk meningkatkan keterampilan serta pemahaman siswa, diperlukan pengembangan bahan ajar yang sesuai dengan kurikulum dan karakteristik peserta didik. Dalam KTSP  disarankan suatu pendekatan dalam pembelajaran, yaitu pendekatan kontekstual. Salah satu cara membantu siswa memahami fisika adalah dengan membuat bahan ajar dalam bentuk modul kontekstual. Tujuan penelitian adalah menghasilkan bahan ajar (modul) kontekstual fisika pada materi fluida. Jenis penelitian adalah penelitian dan pengembangan (research and development/ r&d). Uji coba penggunaan modul dilakukan di kelas XI IA Granada MA Perguruan Islam Arrisalah. Instrumen yang digunakan adalah lembaran validasi pakar dan angket siswa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metoda grafik dan  statistik deskriptif. Hasil validasi modul memiliki nilai rata-rata 3,75, artinya modul kontekstual  memiliki validitas baik. Hasil analisis angket siswa didapatkan nilai rata-rata 74,19, artinya modul kontekstual memiliki kepraktisan  yang baik.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 7E TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA Al Husnul, Eka Yustia; Sesunan, Feriansyah; Rosidin, Undang
Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Fisika Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.774 KB) | DOI: 10.30870/gravity.v5i2.5192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran learning cycle 7e terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMA pada materi Hukum Newton tentang Gerak. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas X IPA SMA Negeri 1 Gedongtataan, Lampung, Indonesia. Sampel penelitian diambil secara purposive sampling yaitu sebanyak dua kelas yang berjumlah 64 siswa. Desain penelitian yang digunakan adalah Pretest Posttest Control Group Design. Kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran learning cycle 7e dan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran problem solving. Pengambilan data kemampuan berpikir kritis menggunakan tes berbentuk soal pilihan ganda beralasan dengan jumlah sepuluh soal Analisis peningkatan menggunakan perhitungan dari skor gain yang ternormalisasi (N-gain). Hasil penelitian diketahui bahwa kelas kontrol memiliki rata-rata N-gain sebesar 0,59, sedangkan kelas eksperimen memiliki rata-rata N-gain 0,67. Berdasarkan uji hipotesis dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran learning cycle 7e terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi Hukum Newton tentang gerak.
HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN MEMBUAT PETA KONSEP DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA FISIKA STKIP PGRI SUMATERA BARAT Zulva, Rahmi; Hidayati, Auliya
Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Fisika Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.064 KB) | DOI: 10.30870/gravity.v2i2.1128

Abstract

Struktur kognitif mahasiswa tidak selamanya dapat mengaitkan pengetahuan baru dengan yang lama. Hal ini menyebabkan pemahaman mahasiswa akan setiap materi ajar yang dipelajari rendah, termasuk dalam materi pembelajaran sains yang didalamnya terdiri dari bahan ajar fisika. Pemahaman konsep dasar fisika yang kurang baik berkaitan erat dengan prestasi belajar fisika. Pemahaman yang kurang baik ini, salah satunya timbul karena tidak tercapainya kebermaknaan belajar dalam diri mahasiswa. Salah satu cara meningkatkan prestasi belajar pada bidang studi sains dapat dilakukan dengan cara belajarnya menggunakan sistem ?concept mapping?. Jenis penelitian ini penelitian deskriptif korelasional dengan populasi penelitian yaitu mahasiswa STKIP PGRI Sumbar tahun ajaran 2014/2015. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cluster random sampling. Hasil penelitian yang telah dilakukan yaitu terdapat korelasi antara pembuatan peta konsep dengan prestasi belajar pada materi gerak lurus dan tidak terdapat korelasi antara pembuatan peta konsep dengan prestasi belajar pada materi gerak melingkar.
HALAMAN SAMPUL, DEWAN REDAKSI, KATA PENGANTAR, DAFTAR ISI Redaksi, Dewan
Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Fisika Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1165.164 KB) | DOI: 10.30870/gravity.v5i2.6101

Abstract

PROFIL KEMAMPUAN INTERPRETASI GRAFIK KINEMATIKA SISWA SMA KELAS X Yustiandi, Yustiandi; Saepuzaman, Duden
Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Fisika Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.794 KB) | DOI: 10.30870/gravity.v3i1.2410

Abstract

Abstract Graphic interpretation is an important part of studying science. Graph interpretation is part of a representation that shows students' conceptual understanding. This research is focused on the ability of interpretation of kinematics graph of high school student of X class one of high school in Banten. The method used is qualitative with survey technique. The sample of research is 21 students who have obtained the kinematics of straight movement. The test instrument used refers to the standard Test of Understanding Graphs-Kinematics version 2.6 (Robert J. Beichner). The results showed some of the most difficulty students sorted as follows. First, the question of no 16 is to determine the change in the velocity of the object for an accelerated object not constant but linear. Only 9.52% can answer correctly. Second, describe the position graph of the object as a function of time for a moving object with a certain acceleration (problem no 9). Only 14% of students answered correctly. Third, the determination of the change of the position of the object when the velocity of the object at all times is described in the graph (question no 4, 19%). Fourth, the instantaneous determination of the velocity of the object from the position graph as a function of time (question no 3, 29%). Abstrak Interpretasi  grafik merupakan salah satu bagian yang penting dalam mempelajari sains. Interpretasi grafik merupakan bagian dari representasi yang menunjukkan pemahaman konseptual siswa. Penelitian ini difokuskan pada profil kemampuan interpretasi grafik kinematika siswa SMA kelas X  salah satu SMA di   Banten.  Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik survey. Sampel penelitian sejumlah 21 siswa yang telah memperoleh pembelajaran Kinematika gerak lurus.  Instrumen tes yang digunakan merujuk pada tes standar Test of Understanding Graphs- Kinematics version 2.6 (Robert J. Beichner ). Hasil penelitian menunjukkan beberapa  kesulitan terbanyak siswa diurutkan sebagai berikut.  Pertama,  soal no 16 yaitu menentukan perubahan kecepatan benda untuk benda yang mengalami percepatan tidak konstan tetapi linear. Hanya 9,52 % yang dapat menjawab benar. Kedua,  mendeskripsikan grafik posisi benda sebagai fungsi waktu untuk benda yang bergerak dengan percepatan tertentu (soal no 9) . Hanya 14 % siswa yang menjawab benar soal. Ketiga, Penentuan perubahan posisi benda ketika kecepatan benda setiap saat dideskripsikan dalam grafik ( soal no 4, 19 %). keempat, penentuan kecepatan sesaat yang dimiliki benda dari grafik posisi sebagai fungsi waktu ( soal no 3, 29 %).
DETERMINATION OF THE BAND GAP ENERGY FOR TERNARY MATERIAL SN-IN-ZN-O THIN FILMS BY ELECTRON SPECTROSCOPY AND ULTRA-VISIBLE SPECTROMETER Denny, Yus Rama
Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Fisika Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.617 KB) | DOI: 10.30870/gravity.v1i1.2487

Abstract

The SnInZnO thin film was prepared at room temperature by RF magnetron sputtering. The band gap of this film was investigated by REELS and UV-Spectrometer analysis. By using REELS with low energy (500 eV) and high energy (1500 eV) electron beams, the surface band gap as well as and the bulk energy band gap were measured. The result shows that the band gaps are affected by the primary electron energies. The transmittance value of 80% in the visible light region has been achieved. The optical band gap was calculated by using Tauc?s relation from UV-Spectrometer analysis and compared to that of the band gap obtained by the REELS spectra.
DESAIN PEMBELAJARAN FISIKA TERPADU UNTUK SMA BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL PARIWISATA Muliyati, Dewi; Bakri, Fauzi; Purnaman, Iwan
Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Fisika Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.356 KB) | DOI: 10.30870/gravity.v4i1.3117

Abstract

AbstractSchools that implement curriculum based on local characteristics should be able to process instructional materials and appropriate learning models so that integration content of local characteristics can be well conveyed to all subjects, including Physics. This study aims to produce a model of integrated physics learning for schools that apply local characteristics with tourism as a local theme. Research was conduct in schools that apply local excellence of marine tourism. The research method used 4D Thiagarajan with stages: defining, designing, developing, and disseminating. The product of this research were a syntax of integrated physics learning model for schools with local tourism characteristics and integrated marine tourism physics teaching material map. This product has been validated and limited tested with the results of the learning model is feasible to implement in schools that implement local characteristics. AbstrakSekolah yang menerapkan kurikulum berbasis keunggulan lokal harus dapat mengolah bahan ajar dan model pembelajaran yang tepat agar integrasi konten keunggulan lokal dapat tersampaikan dengan baik pada semua mata pelajaran, termasuk Fisika. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran fisika terpadu bagi sekolah yang menerapkan keunggulan lokal bertemakan pariwisata. Penelitian dilakukan di sekolah yang menerapkan keunggulan lokal pariwisata bahari. Metode penelitian yang digunakan adalah 4D Thiagarajan dengan tahapan: pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebarluasan. Produk dari penelitian ini berupa sintaks model pembelajaran fisika terpadu untuk sekolah dengan keunggulan lokal pariwisata dan peta materi ajar fisika terpadu pariwisata bahari. Produk ini telah divalidasi dan diuji coba terbatas dengan hasil model pembelajaran tersebut layak diimplementasikan pada sekolah yang menerapkan pendidikan berbasis keunggulan lokal.
PENGARUH LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN DAN SQ (SPIRITUAL QUONTIENT) TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA DI MADRASAH ALIYAH AL-HAMID JAKARTA Ramdhan, Ahlul Fikri; Laksanawati, Wahyu Dian; Kusdiwelirawan, Acep
Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Fisika Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.404 KB) | DOI: 10.30870/gravity.v6i1.7155

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi atau pengaruh antara lingkungan pesantren dan spiritual quontient (SQ) terhadap hasil belajar. Pada tahap pengumpulan data dilakukan dengan metode survey dengan menyebar kuisioner yang menghhasilkan nilai lingkungan pesantren dan SQ yang akan dibandingkan dengan nilai hasil belajar siswa. Pengaruh variabel lingkungan pesantren dengan hasil belajar siswa didapatkan nilai = 2,22>= 1,69 dengan taraf signifikansi ? = 0,05. Karena , maka H0 ditolak dan menerima H1, tetapi pada taraf signifikansi ? = 0,01 . maka H0 diterima dan menolak H1 dengan kata lain data disimpulkan bahwa terdapat hubungan siginifikan antara lingkungan pesantren (X1) dengan hasil belajar siswa (Y). Dengan kontribusi lingkungan pesantren terhadap hasil belajar yaitu 36,1%, kategori cukup. Untuk pengaruh kemampuan spiritual quontient terhadap hasil belajar fisika didapatkan nilai = 4,3>= 1,69 dengan taraf signifikansi ? = 0,05. Karena , maka H0 ditolak dan menerima H2. tetapi pada taraf signifikansi ? = 0,01 . maka H0 ditolak dan menerima H2. Dengan kata lain data disimpulkan bahwa terdapat hubungan sangat siginifikan antara spiritual quontient (X2) dengan hasil belajar fisika siswa (Y). Dengan kontribusi kemampuan spiritual quontient terhadap hasil belajar fisika sebesar 36%, kategori cukup. Sedangkan untuk pengaruh lingkungan pesantren dan spiritual quontient terhadap hasil belajar didapatkan  dengan taraf signifikansi ? = 0,05 maka H0 ditolak, dan pada taraf signifikansi ? = 0,01  maka H0 ditolak dan disimpulkan terdapat pengaruh yang  sangat signifikan antara lingkungan pesantren (X1) dan spiritual quontient (X2) terhadap Hasil belajar (Y).Kata kunci: : Lingkungan Pesantren, Spiritual Quontient, Hasil Belajar.
PENGEMBANGAN BUKU PEMBELAJARAN YANG DILENGKAPI AUGMENTED REALITY PADA POKOK BAHASAN GELOMBANG BUNYI DAN OPTIK Bakri, Fauzi; Ambarwulan, Diah; Muliyati, Dewi
Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Fisika Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.687 KB) | DOI: 10.30870/gravity.v4i2.4032

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk dalam bentuk buku pelajaran fisika yang dilengkapi oleh Augmented Reality (AR) pada materi Gelombang Bunyi dan Optik untuk kelas XI SMA. Buku yang dikembangkan juga dilengkapi AR yang menampilkan animasi 3D dan video simulasi sehingga siswa memiliki pengalaman belajar yang nyata. Salah satu video simulasi yang ditampilkan adalah asal-muasal terbentuknya gelombang bunyi. Salah satu animasi 3D yang ditampilkan adalah kamera. Sementara metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (RND) 4D yang tahapannya terdiri dari: Define, Design, Develop, Dessiminate. Adapun hasil validasi ahli materi sebesar 95,95 % dan ahli media sebesar 88,44 % dengan kategori sangat baik. Hasil uji keterbacaan terhadap guru menunjukkan persentase pencapaian sebesar 93,43%, sementara kepada 15 siswa menunjukkan persentase pencapaian sebesar 84,68%. Berdasarkan hasil uji validasi dan uji keterbacaan dapat disimpulkan bahwa pengembangan buku AR pada materi gelombang dan optik telah memenuhi proses pembelajaran dan persyaratan sebagai bahan ajar fisika SMA.
PERBANDINGAN KOMPOSIT SERAT ALAM DAN SERAT SINTETIS MELALUI UJI TARIK DENGAN BAHAN SERAT JUTE DAN E-GLASS Septiyanto, Rahmat Firman; Abdullah, Akbar Hanif Dawam
Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Fisika Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.196 KB) | DOI: 10.30870/gravity.v1i1.2536

Abstract

.  Penelitian komposit dengan matriks epoksi berpenguat serat jute telah dilakukan dengan penyusunan 3 lapis simetri dengan fraksi volme serat sebesar 33,57%.  Komposit epoksi berpenguat serat jute tersebut dilakukan pengujian tarik untuk mengetahui sifat mekanik. Sifat mekanik tersebut meliputi: kekuatan tarik, pertambahan panjang, dan kekuatan tarik spesifik.  Kekuatan tarik komposit epoksi berpenguat serat jute 3 lapis simetri sebesar 45,961%.  Pertambahan panjang sebesar 8,9278%.  Kekuatan tarik spesifik tertinggi pada komposit epoksi berpenguat serat jute 3 lapis simetri sebesar 42,517 MPa/g.cm-3. Selain itu dibuat komposit epoksi berpenguat serat e-glass sebagai pembanding. Jika dibandingkan komposit epoksi berpenguat serat jute dengan komposit epoksi berpenguat serat e-glass maka kekuatan tarik rata-rata komposit epoksi berpenguat serat e-glass masih belum bisa menyamai. Akan tetapi, kekuatan komposit epoksi berpenguat jute memiliki potensi untuk menggantikan serat sintetis tersebut.

Page 1 of 10 | Total Record : 98