cover
Contact Name
Maulana Khalid Riefani
Contact Email
wahanabio@ulm.ac.id
Phone
+6281255118112
Journal Mail Official
wahanabio@ulm.ac.id
Editorial Address
Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Brigjen H. Hasan Basri, Kayu Tangi, Banjarmasin, Indonesia, Telp/Fax: (0511) 3304914, Mail Box 70123 Email: wahanabio@ulm.ac.id, Website: https://ppjp.ulm.ac.id/journal/index.php/wb
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Wahana-Bio: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
ISSN : 20858531     EISSN : 27215946     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Wahana-Bio is the a scientific Journal of Biology and its learning, published by the Program of Biology Education, Mathematics and Natural Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. This focuses on the delivery of information on the results of scientific research conducted by the internal and external academicians ULM especially in the field of Biology dan Biology Education. Journal "Wahana-Bio" covers all topics related to related to Biology (botany, zoology, microbiology, genetic, ecology, biotechnology, and related fields) and Biology Education (biology curriculum, teaching biology, instructional media, evaluation, and research and development). Published article published is the article the results of research, studies or critical and comprehensive scientific study on important issues and current job descriptions included in the journal. Wahana-Bio is the Journal of Biology and its learning, published by the Department of Biology Education, Mathematics and Natural Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. The journal is published twice a year in June and December, contains articles in the form of a review, the results of complete research or critical analysis study of Biology and Biology Education. Journal Title: Wahana-bio: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Initials: WB Abbreviation: wahanabio ISSN (print) : 2085-8531 ISSN (online) : 2721-5946 OAI Adress : https://ppjp.ulm.ac.id/journal/index.php/wb/oai Editor in Chief: Dharmono Managing Editor : Maulana Khalid Riefani Frequency: 2 issues per year Publisher: Program of Biology Education, Mathematics and Natural Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat
Articles 54 Documents
HASIL BELAJAR DAN KETERAMPILAN BERPIKIR SISWA SMA NEGERI 2 BANJARBARU PADA KONSEP JENIS DAN DAUR ULANG LIMBAH MELALUI IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH(PROBLEM SOLVING) Nita, Rini Novia; Zaini, H. Muhammad; Halang, Bunda
Wahana-Bio: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 17, No 1 (2017): Wahana-Bio Edisi Juni 2017
Publisher : Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/wb.v17i1.5427

Abstract

Pembelajaran pemecahan masalah dapat diterapkan padakonsep jenis dan daur ulang limbah melalui kerja ilmiah yaitu pengamatan dan eksperimen. Kerja ilmiah dapat dilakukan dengan penyelidikan dan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar. Pembelajaran pemecahan masalah di SMA Negeri 2 Banjarbaru belum pernah dilakukan di kelas X Tahun Ajaran 2012/ 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan pembelajaran pemecahanmasalahterhadap hasil belajar kognitif produk dan hasil belajar kognitif  proses, serta mengetahui keterampilan berpikir siswa pada konsep jenis dan daur ulang limbah. Metode penelitian dirancang dengan rancangan kuasi eksperimenuntuk mengetahui hasil belajar, dan penelitian deskriptif untuk mengetahui keterampilan berpikir, perilaku berkarakter dan keterampilan sosial serta psikomotor siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-6 dan kelas X-7 yang berjumlah 54 orang sebagai kelas perlakuan dan kelas X-1 dan X-4 yang berjumlah 52 orang sebagai kelas kontrol. Sampel ditetapkan secara purposive. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis kovarian (Anacova) untuk hasil tes belajar dan taraf untuk mengetahui keterampilan berpikir. Hasil penelitian menunjukkan 1) Hasil belajar kognitif produk menunjukkan perbedaan signifikan antara siswa kelas perlakuan dan siswa kelas kontrol. 2) Hasil belajar kognitif proses menunjukkan perbedaan signifikan antara siswa kelas perlakuan dan siswa kelas kontrol. 3) Hasil keseluruhan pembelajaran terlihat bahwa keterampilan berpikir siswa tergolong kategori sangat baik.Kata kunci:Pembelajaran Pemecahan Masalah, Hasil Belajar Kognitif, Keterampilan Berpikir, Konsep Jenis dan Daur Ulang Limbah
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII B SMP NEGERI 6 RSBI BANJARMASIN PADA KONSEP SISTEM GERAK MANUSIA DENGAN MENGGUNAKAN WORKSHEET BERBASIS WEB Triyadi, Wahyuning
Wahana-Bio: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 14, No 2 (2015): Wahana-Bio Edisi Desember 2015
Publisher : Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/wb.v14i2.2168

Abstract

Pembelajaran IPA Biologi di SMP Negeri 6 RSBI Banjarmasin masih sering menggunakan cara yang konvensional. Padahal di sekolah tersebut sudah dilengkapi dengan jaringan internet, namun hal tersebut belum dimanfaatkan dengan baik terutama dalam kegiatan pembelajaran IPA Biologi. LKS (worksheet) merupakan perangkat pembelajaran sebagai pelengkap atau sarana pendukung pelaksanaan Rencana Pembelajaran (RP) yang berupa lembaran kertas yang berupa informasi maupun soal-soal (pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab oleh siswa). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa, mendeskripsikan respon siswa terhadap pembelajaran pada konsep sistem gerak manusia dengan menggunakan worksheet berbasis web dan meningkatkan aktivitas guru. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dirancang sebanyak 2 siklus, setiap siklusnya terdiri dari 2 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII B SMP Negeri 6 RSBI Banjarmasin tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah 24 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan worksheet berbasis web pada konsep sistem gerak manusia dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Aktivitas siswa mengalami peningkatan dari siklus 1 ke siklus 2. Secara umum, kualitas aktivitas guru dalam pengelolaan pembelajaran dari siklus 1 ke siklus 2 juga mengalami peningkatan. Ketuntasan klasikal hasil belajar siswa meningkat dari siklus 1 ke siklus 2. Pada siklus 1 terjadi peningkatan dari 43,48% menjadi 62,5%, sedangkan pada siklus 2 terjadi peningkatan dari 87,5% menjadi 95,83%. Hasil selama proses pembelajaran pada siklus 1 dan siklus 2 mengalami peningkatan yaitu dari 88,17 menjadi 92,59 dengan kategori baik. Penggunaan worksheet berbasis web dalam kegiatan pembelajaran mendapatkan respon positif dari siswa. Sebanyak 64,17% siswa menyatakan setuju dengan pembelajaran, sangat setuju sebanyak 19,16%, ragu-ragu sebanyak 15% dan tidak setuju sebanyak 1,67%. Kata Kunci: worksheet berbasis web, aktivitas dan hasil belajar,                  sistem gerak manusia
PENGGUNAAN PENDEKATAN INKUIRI BERBASIS LABORATORIUM PADA KONSEP SISTEM PEREDARAN DARAH UNTUK MENINGKATKAN PROSES DAN HASIL BELAJAR SISWA SMA NEGERI 2 BANJARBARU Octaviana, Rina
Wahana-Bio: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 10, No 2 (2013): Wahana-Bio Edisi Desember 2013
Publisher : Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/wb.v10i2.2153

Abstract

Konsep sistem peredaran darah yang diajarkan di kelas XI IPA 2 hanya didominasi oleh kegiatan ceramah dan kegiatan berpusat pada guru. Jika hal ini dibiarkan maka siswa belajar hanya memperoleh pengetahuan belaka dan di dalam setiap pembelajaran siswa akan selalu pasif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses dan hasil belajar siswa yang meliputi aktivitas siswa, aktivitas guru, hasil belajar siswa, respon siswa dan respon guru terhadap kegiatan pembelajaran sistem peredaran darah dengan menggunakan pendekatan inkuiri berbasis laboratorium. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 2 Banjarbaru yang berjumlah 32 orang. Data hasil penelitian berupa hasil observasi aktivitas siswa, hasil observasi aktivitas guru dalam pembelajaran, hasil belajar berupa pre test dan pos test, hasil selama proses pembelajaran, respon siswa dan respon guru melalui pengisian angket. Analisis data hasil observasi siswa dan guru melalui reduksi data, pemaparan data, dan penyimpulan hasil analisis. Analisis data hasil belajar dengan menghitung ketuntasan individual dengan ketetapan ≥ 75, ketuntasan klasikal dengan ketetapan ≥ 85%, dan hasil selama proses pembelajaran ditetapkan secara kategorikal. Analisis data respon siswa dengan menghitung persentasi jawaban soal angket. Analisis respon guru dengan memaparkan pendapat guru mengenai pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan pendekatan inkuiri berbasis laboratorium dapat meningkatkan proses dan hasil belajar siswa. Penggunaan pendekatan inkuiri berbasis laboratorium dalam pembelajaran ini dapat meningkatkan aktivitas siswa, dari 11 parameter pengamatan 6 diantaranya mengalami peningkatan, menurunnya dominasi guru dari 10 parameter diantaranya 7 mengalami penurunan. Pada siklus 1 dan siklus 2 tidak ada siswa yang mengalami ketuntasan pre tes dan hasil pos test siklus 1 sebesar 75% dan hasil pos tes siklus 2 sebesar 87,50%. Hasil selama proses pembelajaran tergolong dalam kategori baik. Kegiatan pembelajaran mendapat respon yang positif dari siswa dan guru.
JENIS-JENIS TUMBUHAN BENALU (SUKU: LORANTHACEAE) BERDASARKAN INANG DI GUNUNG CALANG DESA HINAS KIRI KECAMATAN BATANG ALAI TIMUR KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH Kartika, Regina Dwi; Hardiansyah, Hardiansyah; Amintarti, Sri
Wahana-Bio: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 16, No 2 (2016): WAHANA-BIO EDISI DESEMBER 2016
Publisher : Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/wb.v16i2.2904

Abstract

Desa Hinas Kiri Kecamatan Batang Alai Timur Kabupaten Hulu Sungai Tengah terdapat beberapa jenis tumbuhan Benalu yang digunakan sebagai obat oleh masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) jenis tumbuhan benalu yang terdapat di Gunung Calang Desa Hinas Kiri Kecamatan Batang Alai Timur Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan (2) jenis tumbuhan yang menjadi inang benalu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, pengambilan sampel dengan observasi lapangan menggunakan teknik transek. Populasi dalam penelitian ini adalah semua tumbuhan benalu yang hidup di pohon inang yang terdapat di Gunung Calang Desa Hinas Kiri Kecamatan Batang Alai Timur Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Jenis benalu yang ditemukan pada lokasi penelitian adalah: Dendrophtoe acacoides;Dendrophthoe curvata; Helixanthera sessiliflora Loranthaceae(1); Loranthaceae(2); Loranthaceae(3); Loranthaceae(4); Loranthaceae(5); Loranthaceae(6);Loranthaceae(7); Macrosolen capitellatus; Scurulla ferruginea;Scurulla philippensis;Scurulla parasitica;Viscum articulatum;2). Terdapat jenis-jenis tumbuhan inang yang ditempati benalu sebanyak 17 inang, yaitu: Lansium domesticum Correa; Ficus benjamina; Citrus aurantifolia; Mangifera sp; Mangifera indica; Averhoa bilimbi.L.; Ceiba pentandra; Eugenia sp; Syzygium malaccense; Syzygium aromaticum (L.); Artocarpus integer; Nephelium lappaceum; Artocarpus heterophyllus; Bambusa sp; Nephelium ramboutan ake Leenh; Artocarpus odoratissimus; Hevea brasiliensi. Kata kunci: benalu, jenis, tumbuhan inang
MENGATASI KESULITAN MEMAHAMI KONSEP SISTEM REGULASI MELALUI STRATEGI METAKOGNITIF PADA SISWA KELAS XI IPA SMA PGRI 6 BANJARMASIN Andriani, Sisca Pratiwi; Arsyad, Siti Wahidah; Hayani, Noor Ichsan
Wahana-Bio: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 15, No 1 (2016): Wahana-Bio Edisi Juni 2016
Publisher : Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/wb.v15i1.2173

Abstract

Berdasarkan informasi guru Biologi SMA PGRI 6 Banjarmasin materi Konsep Sistem Regulasi sulit dipahami oleh siswa. Kriteria ketuntasan minimal (KKM) pelajaran biologi pada konsep sistem regulasi yaitu ≥ 75 pada tahun ajaran 2012/2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi kesulitan siswa, mengetahui peningkatan hasil belajar siswa, dan mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran melalui strategi metakognitif dengan menggunakan peta konsep dan matriks ingatan pada konsep sistem regulasi khususnya pada materi sistem saraf dan sistem endokrin. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus, tiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA SMA PGRI 6 Banjarmasin tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah 33 orang. Hasil penelitian menghasilkan kesulitan belajar siswa dapat diatasi dengan membaca bahan ajar, membuat peta konsep, membuat matriks ingatan dan berdiskusi. Hasil belajar siswa yang diukur melalui tes hasil belajar berupa peningkatan pretes ke postes pada siklus I pertemuan 1 (60,60%), siklus I pertemuan 2 (60,60%), siklus II pertemuan 1 (77,41%) dan siklus II pertemuan 2 (96,87%). Proses pembelajaran melalui LKS secara umum menunjukkan kategori baik dengan nilai 187-402. Pembelajaran melalui strategi metakognitif dengan menggunakaan peta konsep dan matriks ingatan mendapatkan respon positif dari  siswa dengan 53,12% siswa setuju dan 46,87% siswa sangat setuju. Kata kunci: kesulitan, memahami konsep sistem regulasi, metakognitif, peta konsep, matriks ingatan
KANDUNGAN ALUMINIUM (Al) DAN MANGAN (Mn) PADA AIR DAN IKAN PATIN (Pangasius pangasius) DI DANAU GENTUNG DAYO EKS TAMBANG BATUBARA KABUPATEN PASER KALIMANTAN TIMUR Hidayati, Masni
Wahana-Bio: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 11, No 1 (2014): Wahana-Bio Edisi Juni 2014
Publisher : Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/wb.v11i1.2157

Abstract

Kegiatan pertambangan batubara memiliki dampak negatif bagi lingkungan seperti berubahnya lahan tambang menjadi danau-danau, sehingga baku mutu lingkungan tidak terpenuhi dikarenakan adanya limbah B3 yang dapat mencemari lingkungan karena adanya logam berat. Pada perairan peningkatan kadar logam berat yang berlebihan akan mengakibatkan logam berat yang semula dibutuhkan untuk proses-proses metabolisme oleh organisme air seperti ikan akan berubah menjadi racun bagi ikan tersebut. Peningkatan logam berat dalam tubuh ikan tersebut dapat menyebabkan efek akumulatif bagi organisme yang mengonsumsinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar kandungan logam Al dan Mn pada air danau Gentung Dayo dan pada daging ikan patin (Pangasius pangasius) masih berada dalam ambang batas baku mutu yang telah ditetapkan atau tidak. Pengambilan sampel dilakukan pada 4 titik yang sudah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan kandungan logam Al (rata–rata 0,222 mg/L) pada air danau Gentung Dayo telah  berada di atas ambang batas baku mutu yaitu sebesar 0,2 mg/L, sedangkan kandungan logam Al pada daging ikan patin yaitu (<0,0020 mg/Kg), hal ini menunjukkan bahwa kadar Al pada air tidak memiliki pengaruh yang besar terhadap kadar Al dalam daging ikan patin. Kandungan logam Mn pada air (rata-rata 1,019 mg/L) telah berada di atas ambang batas baku mutu yaitu 0,1 mg/L, sedangkan kandungan Mn pada daging ikan patin (Pangasius pangasius) yaitu (0,147 mg/Kg), masih berada di bawah ambang batas baku mutu yang telah ditentukan yaitu 3,0 mg/Kg. Adanya logam berat dalam air dan daging ikan patin di danau Gentung Dayo ini, maka perlu disampaikan kepada masyarakat kabupaten Paser Kalimantan Timur, khususnya masyarakat desa Petangis tentang adanya kandungan logam berat Al dan Mn pada air dan ikan patin di danau Gentung Dayo.
KERAGAMAN JENIS VEGETASI DI KAWASAN RAWA TANPA POHON DESA BATI-BATI KABUPATEN TANAH LAUT SEBAGAI MATERI PENGAYAAN MATERI MATA KULIAH EKOLOGI LAHAN BASAH Hardiansyah, Hardiansyah; Noorhidayati, Noorhidayati; Mahrudin, Mahrudin
Wahana-Bio: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 19, No 1 (2018): Wahana-Bio Edisi Juni 2018
Publisher : Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/wb.v19i1.5462

Abstract

Rawa merupakan istilah umum yang digunakan untuk semua daerah yang tergenang air baik secara musiman maupun permanen dan memiliki keragaman flora dan fauna yang khas. Rawa di Kalimantan  terdapat kurang lebih sebesar 10,56 juta ha, dan di Kalimantan Selatan terdapat kurang lebih 235,677 ha. Salah satu rawa tersebut adalah rawa tanpa pohon, yang juga terdapat di Desa Bati-Batiyang didominasi oleh rumput-rumputan dan herba aquatik lainnya.Rawa tanpa pohon salah satunya di Desa Bati-Bati Kecamatan Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut, yang data keragaman jenis vegetasi di kawasan tersebut berpotensi digunakan sebagai sumber belajar Ekologi.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui keragaman jenis vegetasi rawa tanpa pohon di Desa Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut, dan membuat handout pengayaan Materi Matakuliah Ekologi Lahan Basah yang valid.Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, berupa penelitian lapangan untuk mengetahui keragaman vegetasi rawa tanpa pohon dan penelitian pengembangan untuk membuat bahan ajar berupa handout.Hasil penelitian didapatkan 12 jenis yaitu Vetiveria zizanoides (bundung), Leersia hexandra (banta), Panicum virgatum (kumpai batu), Eleocharis palustris (purun), Eleocharis acicularis (rumput purun), Eleocharis dulcis (purun tikus), Ludwegia hyssopifolia (pipisangan), Leptochlea caerulencens (parupuk),  Nyampheae pubescens (batang tanding), Ipomea aquatic (kangkung), Cynodon dactylon (rumput jarum) dan Mikania scandens (kangkung pagar).dan Indeks Diversitas (H’) sebesar 1,5544 dikategorikan keanekaragaman sedang. Validitas bahan ajar handout tentang keanekaragaman vegetasi di kawasan rawa tanpa pohon Desa Bati-bati kabupaten Tanah Laut sebagai pengayaan materi mata kuliah Ekologi Lahan Basah adalah sangat valid.Kata Kunci: Keanekaragaman, Vegetasi, Rawa tanpa Pohon, Handout
KERAPATAN DAN POLA DISTRIBUSI UDANG DI SUNGAI KAPUAS MURUNG DESA PULAU TELO KECAMATAN SELAT KABUPATEN KAPUAS Wahdah, Jamiatul; Kaspul, Kaspul; Hardiansyah, Hardiansyah
Wahana-Bio: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 15, No 1 (2016): Wahana-Bio Edisi Juni 2016
Publisher : Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/wb.v15i1.2178

Abstract

Pulau Telo merupakan salah satu nama desa di provinsi Kalimantan Tengah yang terdapat tiga pulau terletak di tengah Sungai Kapuas Murung di depan desa ini. Sungai ini merupakan salah satu ekosistem perairan yang menunjang kehidupan, diantaranya udang. Metode penelitian adalah metode deskriptif dengan teknik pengambilan sampel secara observasi. Sampel penelitian adalah semua spesies udang yang didapatkan menggunakan jala dengan bukaan diameter 4 m dan tinggi 3 m, ukuran luas mata jala 1 cm2. Volume jala yang digunakan 12,57 m3 dengan berat 3,7 kg. Lokasi penelitian meliputi 3 zona yaitu zona I (kawasan pengangkutan pasir), zona II (kawasan pemukiman penduduk), dan zona III (kawasan vegetasi). Hasil penelitian didapatkan 12 spesies udang, 1 spesies dari family Atyidae dan 11 spesies dari family Palaemonidae. Pola distribusi udang pada tiap zona baik pada waktu siang ataupun malam hari bersifat mengelompok. Pola distribusi udang baik pada waktu siang maupun malam hari pada kawasan pengangkutan pasir, pemukiman penduduk, dan vegetasi memiliki kategori mengelompok karena nilai Indeks Morista yang diperoleh oleh semua jenis udang yang didapatkan > 1. Kata kunci    : Kerapatan, Pola Distribusi, Udang, Sungai Kapuas Murung
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BELAJAR KONSEP PENCEMARAN LINGKUNGAN PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 BANJARBARU MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH Zuraida, Risma
Wahana-Bio: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 13, No 1 (2015): Wahana-Bio Edisi Juni 2015
Publisher : Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/wb.v13i1.2162

Abstract

Model Pembelajaran Berdasarkan Masalah (PBM) merupakan salah satu inovasi pembelajaran yang berpusat pada siswa. Pembelajaran Biologi SMA Negeri 2 Banjarbaru di kelas X pada tahun 2011/2012, masih dilakukan secara konseptual dan jarang melakukan kegiatan praktikum. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan belajar dan aktivitas siswa pada proses pembelajaran, mendeskripsikan aktivitas guru, serta mengetahui respon siswa dan respon guru terhadap kegiatan pembelajaran konsep Pencemaran Lingkungan dengan menggunakan model PBM. Penelitian ini berupa penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus, setiap siklus 2 kali pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas X.3 SMA Negeri 2 Banjarbaru sebanyak 28 orang siswa. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan model PBM dapat meningkatkan kemampuan belajar konsep Pencemaran Lingkungan pada siswa kelas X.3 SMA Negeri 2 Banjarbaru tahun ajaran 2012/2013. Hal ini ditunjukkan oleh hasil belajar produk siswa pada siklus 1 sebesar 65,38% dan pada siklus 2 sebesar 92,59%. Sedangkan hasil belajar proses siswa pada siklus 1 sebesar 84,61% dan pada siklus 2 sebesar 88,88%. Hasil selama proses pembelajaran pada siklus 1 maupun siklus 2 tergolong kategori baik sekali. Keterampilan berpikir, kemampuan berkarakter dan keterampilan sosial siswa pada siklus 1 dan siklus 2 tergolong baik. Proses pembelajaran berpusat pada siswa, dan pembelajaran ini mendapatkan respon yang positif dari siswa dan guru
PERBANDINGAN SARI KULIT BUAH NANAS DAN SARI KULIT BUAH SEMANGKA SEBAGAI MEDIA PEMBUATAN NATA DE PINA DAN NATA DE SANDIA TERHADAP KUALITAS NATA Azizah, Aulia; Amintarti, Sri; Ajizah, Aulia
Wahana-Bio: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 18, No 2 (2017): Wahana-Bio Edisi Desember 2017
Publisher : Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/wb.v18i2.5457

Abstract

Pengolahan limbah kulit buah nanas dan semangka menjadi produk yang lebih bermanfaat untuk mengurangi tingkat cemaran yang diakibatkan oleh limbah kulit buah yang melimpah, hal tersebut dapat diupayakan dengan pembuatan bahan pangan yang dibuat dari limbah kulit buah sebagai pemanfaatan limbah. Pada kulit buah nanas  masih terkandung 17,53% karbohidrat dan 13,65% gula reduksi, sedangkan pada kulit semangka masih terkandung 5,3% karbohidrat. Acetobacter xylinum tumbuh pada media yang mengandung gula, yang dalam metabolismenya akan menghasilkan asam cuka atau asam asetat dan lapisan putih yang terapung-apung dipermukaan media cair tersebut. Lapisan putih itulah yang dikenal sebagai nata. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kualitas nata dari kulit semangka dan kulit nanas serta menentukan kulit buah mana yang menghasilkan nata dengan kualitas yang paling baik. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah eksperimen dengan analisi data secara deskriptif. Medium pembuatan nata yang digunakan dalam penelitian ini adalak ekstrak kulit semangka, ekstrak kulit nanas dan air kelapa sebagai kontrol. Setiap perlakuan dilakukan sebanyak 9 kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak kulit semangka dan ekstrak kulit nanas berpengaruh terhadap kualitas nata. Kulit buah nanas yang digunakan sebagai medium menghasilkan nata yang lebih tebal dibandingkan dengan nata yang dibuat dari ekstrak kulit semangka yang berbeda secara nyata.Kata kunci : Nata, Kulit semangka, Kulit Nanas