cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
Buletin Udayana Mengabdi
Published by Universitas Udayana
ISSN : 14120925     EISSN : 25498304     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Udayana Mengabdi (JUM) diterbitkan sebagai media komunikasi, informasi, edukasi dan pembahasan masalah-masalah pembangunan, utamanya hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan hasil-hasil penelitian dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuannya adalah untuk menyebarluaskan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan penelitian, tidak saja kepada masyarakat ilmiah, tetapi juga masyarakat umum. serta meningkatkan kecerdasan penulis dan pembaca.
Arjuna Subject : -
Articles 685 Documents
APLIKASI TRICHODERMA UNTUK MENCEGAH PENYAKIT LAYU PADA TANAMAN CABAI ORGANIK DI DESA PERING KECAMATAN BLAHBATUH, KABUPATEN GIANYAR Putri, B.R.T.; Sumardani, N.L.G.; Singarsa, I.D.P.; Yastini, N.N.
Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 1 (2019): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.269 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2019.v18.i01.p03

Abstract

Salah satu komoditas pertanian yang memiliki potensi pasar yang sangat baik adalah tanaman cabai, terutama cabai organik. Terdapat berbagai kendala dalam budidaya cabai organik seperti serangan hama, dan penyakit tanaman. Diantara sekian banyak jenis penyakit tanaman cabai, penyakit layu fusarium menjadi salah satu ancaman serius bagi petani, karena sangat mudah menular sehingga mengakibatkan penuruan produksi bahkan dapat mengakibatkan kegagalan panen. Layu fusarium disebabkan oleh cendawan patogen yaitu cendawan Fusarium oxysporum yang menyerang tanaman inang, sehingga mengakibatkan tanaman menjadi layu dan mati. Trichoderma sp merupakan fungsida alami yang mampu melawan cendawan patogen. Pada tanggal 2 Juli 2018, telah dilakukan demplot aplikasi Trichoderma sp pada tanaman cabai organik telah dilakukan di Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. Kegiatan diawali dengan penyuluhan tentang maanfaat dan cara kerja Trichoderma sp untuk mencegah penyakit layu pada tanaman cabai, yang dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan pupuk dasar, aplikasi Trichoderma sp, dan pendampingan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa aplikasi Trichoderma sp pada demplot cabai organik di Desa Pering, Kecamatan Blahhbatuh, Kabupaten Gianyar telah berjalan dengan baik, dan mampu mencegah penyakit layu pada cabai. Kata kunci : cabai organik, penyakit layu, fusarium oxysporum, trchoderma sp, desa pering
PERBAIKAN PRODUKTIVITAS LEBAH MADU LOKAL (APIS SP) BAGI MASYARAKAT PINGGIRAN HUTAN KECAMATAN PUPUAN KABUPATEN TABANAN Siti, N.W.; Candraasih K., N.N.; Suniti, N.W.
Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 2 (2018): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.608 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2018.v17.i02.p05

Abstract

Pengabdian yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak tentang teknik budidaya beternak lebah, telah dilaksanakan pada kelompok ternak lebah Batukaru desa Sanda Pupuan Tabanan pada hari Sabtu 29 Juli 2017. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, demonstrasi dan pendampingan tentang teknik budidaya ternak lebah, cara membuat stuf dari kayu bekas dan cara panen madu yang benar. Hasil dari pengabdian adalah : (1) Kehadiran peternak 100 %; (2) pengetahuan dan keterampilan peternak teknik budidaya lebah madumeningkat dari 20% menjadi 90%; (3) kelompok lebah Batukaru sudah mampu membuat stuf dari kayu bekas, (4) terwujud denplot lebah madu 20 stuf dari kayu bekas; (4) Terbentuk struktur organisasi kelompok lebah madu Batukaru, (5) kelompok lebah Batukaru sudah mampu menindahkan ratu dari stuf yang satu ke stuf yang lain, (6) Kelompok lebah Batukaru mengetahu hasil lebah terdiri dari madu, follen, royal jelly serta lilin dan (7) hasil analisis proksimat dari medu adalah Kadar air 38,34%, kadar abu 0,50% dan protein 1,36% (% berat basah). Dari hasil pengabdian dapat disimpulkan bahwa kelompok ternak lebah Batukaru desa Sanda Tabanan sudah bisa membuat stuf dari kayu bekas dan sudah terwujud denplot lebah sebanyak 20 stuf dari kayu bekas.
MENINGKATKAN MANAJEMEN TOKO KELONTONG DALAM MENGHADAPI RITEL MODERN DI DESA MENGWI KABUPATEN BADUNG Seminari, N.K.; Purnawati, N.K.; Artini, L.G.S.; Rastini, N.M.; Nurcaya, I.N.; Warmika, I.G.K.
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1135.257 KB)

Abstract

Modern retail like Alfamart and Indomaret develops really fast at some cities in Indonesia. These retails has a strong management which is a network. In some region this things are considered “threats” to the grocery store or either a small mini-market. One of the problems of this kinds that is being observed is in Mengwi Village Mengwi Sub-district Badung Regency. Seeing this condition then a community service is held which entitled “Increasing the Management of Grocery Store in Order to Face Modern Retail in Mengwi Village Mengwi Sub-district Badung Regency. The purpose of this community service is to increase the management of Grocery Store in order to face the threats of modern retail such as Alfamart and Indomaret. The coaching will be held by visiting one kind of grocery store or mini-market that located in Mengwi Village. The amount of traders that are coached are 40 people. This community service formally held within 5-7 days, this activity is expected to be able reach the traders generally. The result of the community service is expected to be able to arrange the financial administration, the product’s turnover, product’s arrangement, the change of the price’s information, and a better consumer service. For the community service’s team, this activity is useful to apply theories and devoted themselves to the people.
Penataan Keindahan Lingkungan Desa Ayunan melalui Perencanaan Pembuatan Telajakan di Jalan Desa Ayunan Sukariawan, I. K. A.; Cempaka, P. A. S.; Handayana, I. K. A.; Jasa, L.
Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 3 (2019): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.225 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2019.v18.i03.p07

Abstract

Desa Ayunan terletak di Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung memiliki keindahan alam dan budaya. Bagian selatan desa ini merupakan hamparan sawah yang indah serta didampingi dengan seluruh komponen pendukung didalamnya. Hal ini karena sebagian besar penduduk Desa Ayunan bermata pencaharian sebagai petani yang menjadikan desa ini sebagai desa agraris. Falsafah Tri Hita Karana menjadi hal mutlak di Desa Ayunan yaitu hubungan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, dan manusia dengan lingkungan, sehingga kehidupan penduduk di desa ini menjadi tentram. Tempat yang strategis yaitu dapat diakses dari empat arah mulai dari arah selatan melalui Desa Baha, dari arah timur melalui Desa Blahkiuh, dari arah utara melalui Desa Cau Blayu, dan dari arah barat melalui Desa Sobangan merupakan salah satu modal penting untuk perkembangan Desa Ayunan kedepannya. Desa Ayunan memiliki jalan utama yaitu Jalan Rajawali yang terbentang memanjang selatan-utara, serta dihiasi taman telajakan warga dikedua sisi koridor jalan utama tersebut. Namun telajakan di koridor desa Ayunan kurang tertata dengan baik. Di beberapa bagian telajakan dilihat dari segi estetika kurang menarik sehingga perlu adanya penataan telajakan secara menyeluruh untuk mewujudkan lingkungan Desa Ayunan yang bersih, sehat, dan lestari. Kata kunci : Desa Ayunan, Telajakan, Tingkungan.
APLIKASI DAN PELATIHAN SATU ALAT TIGA FUNGSI SEBAGAI BLENDER, PENGUPAS KULIT ARI KACANG TANAH DAN MIXER DENGAN KAPASITAS 1 KG DI DESA BUNGBUNGAN, BANJARANGKAN, KELUNGKUNG Astawa, K.; Sudarsana, I.K.; Wijaksana, H.; Lokantara, I.P.
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.004 KB)

Abstract

Alat Blender, Mixer untuk adonan tepung dan pengupas kulir ari kacang tanah telah di buat dalam satu alat,hanya dengan merubah pisau potong saja. Modifikasi sebuah alat mixer dilakukan dengan mengganti pisaupotong, jenis tajam, jenis tumpul untuk adonan tepung dan jenis bergerigi untuk mengupas kulit ari kacangtanah.Masyarakat Bungbungan yang sebagai pedagang mengalami kesulitan dalam mengupas kulit ari kacang yangmembutuhkan waktu lama. Bila ingin membuat jajanan pasar harus membeli satu mixer lagi, dan bila inginmemblender buah-buahan atau memblender bumbu membutuhkan satu alat lagi, jadi dibutuhkan 3 alat untukmelakukan hal tersebut diatas. Disini akan diperkenalkan dan dipraktekkan ketiga kegiatan diatas dalam 1alat. Pengolahan hasil pertanian dan perkebunan memerlukan teknologi yang mampu mengolah hasilhasilnyalebih enak dan lebih cepat.Tujuan pengabdian di Desa Bungbungan ini adalah untuk memberdayakan dan meningkatkan partisipasimasyarakat dalam membangun potensi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidangperekonomian melalui pengembangan pengolahan hasil pertanian.Secara umum pelaksanaan kegiatan pengabdian berjalan dengan baik. Hal ini tidak terlepas dari bantuan dankerjasama anggota pelaksana, mahasiswa, seluruh aparat desa, jajaran pengurus desa serta warga desasendiri.Dengan adanya kegiatan pengabdian ini, wawasan kami menjadi lebih luas dan pola pikir kami lebih terbukamengenai permasalahan dan potensi-potensi yang ada di Desa Bungbungan. Begitu banyak potensi yangdimiliki namun masih belum bisa dimanfaatkan dengan baik karena kurangnya pengetahuan yang dimilikiberkaitan dengan bidang-bidang tersebut.
INISIASI POS PEMBINAAN TERPADU (POSBINDU) PENYAKIT TIDAK MENULAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS II DENPASAR UTARA BALI Wirakusuma, I.B.; Yuliyatni, P.C.D.; Sari, K.A.K; Ariastuti, N.L.P
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 2 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Non communicable diseases (NCDs) are a burden for health problem in Indonesia and also in Bali. TheIndonesian Ministry of Health responded by developing integrating health service (Posbindu) program forNCDs in 2013. Posbindu are expected run independently by community for NCDs screening at communityhealth centre (CHC). The community service conducted to initiate Posbindu at CHC II North Denpasar byworkshop for 70 new cadres targeted but only 36 cadres has come. The increasing of knowledge was showedby the increased of mean score from pretest to posttest (8.08 to 9.19); and proportion score ? 8 increasedfrom 71.4% to 93.8%. This community service continued with risk factors screening for NCDs at PosbinduKerta Sari for 100 people targeted. From 89 participants who came voluntary to Posbindu, less than 50%participants had exercise habits, salt, fatty and sweet food consumption. Based on examination, 41%participant had hypertension, 59.5% had overweight and obese, 8% had hyperglycemia and 19.1% had hypercholesterolemia. Cadre workshop is needed to be conducted routinely by Health Office. Confirmationtest and treatment is needed for participants who had abnormal result in this screening.
PENGEMBANGAN USAHA PENGOLAHAN SIWALAN (Borassus flabellifer) MENJADI SIRUP DAN NATA DI KUBU KARANGASEM Pudja I. A, Rina Pratiwi; Nada, I M.; Wijaya, I M. A.S.; Madrini, I. A. G. Bintang; Puspawati, N. N.
Buletin Udayana Mengabdi Vol 10 No 1 (2011): Volume 10 No.1 – April 2011
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.68 KB)

Abstract

One of agricultural commodities produced at Sukadana Village is called siwalan. In order to maintain siwalan quality after being harvested, it is required an exact preparation-method. Preparation method which is not exact will cause the siwalan quickly rotten or become infected, therefore it cannot be used as cooking spices or raw industry material. Usually, the farmers sell the siwalan directly after harvesting, so in the siwalan season, the price is very low and the farmers suffer from great loss. Sukadana village peoples have not yet had knowledge about the exact after harvesting preparation method to maintain siwalan quality with the supporting equipment. Community service activity was carried out to develop the processing siwalan to be siwalan syrup and nata at Sukadana village, Kubu sub district, Karangasem on Friday, 08 October 2010. It was attended by 37 peoples with two ways discussion method therefore they are very active asking and responding the topic. The activity like this was very useful for the people in the village. So, the same activity needs to be conducted at the other villages having the same agricultural commodity.
PENATAAN TERINTEGRASI PURA DALEM DESA GUNAKSA KECAMATAN DAWAN KABUPATEN KLUNGKUNG Susanta, I N.; Laskara, I G. W.; Swanendri, N. M.; Suartika, G. A. M.
Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 4 (2018): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.844 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2018.v17.i04.p23

Abstract

Pura Dalem Desa Gunaksa merupakan salah satu dari pura kahyangan tiga Desa Pakraman Gunaksa, Desa Gunaksa, Kecamayan Dawan, Kabupaten Klungkung. Pura Dalem Desa sebagai stana dan tempat pemujaan Tuhan dalam manifestasinya sebagai Siwa. Dalam kontek Tri Kona, Dewa Siwa sebagai pelebur/ pralina dari unsur-unsur kehidupan. Pura Dalem ini sebagai ulun setra, diempon dan disungsung oleh krama Desa Pakraman Gunaksa. Kegiatan keagamaan yang dilaksanakan meliputi: petirtan/piodalan, perayaan hari raya suci umat hindu dan kegiatan upacara yang terkait dengan manusa yadnya, butha yadnya dan pitera yadnya. Tidak efektifya area tanah pura, sedangkan di sisi lainnya natah yang ada dirasakan tidak cukup memadai dalam upacara tertentu. Kesadaran bahwa jika kondisi tersebut tidak hanya akan mengganggu kelancaran pelaksanaan aktivitas keagamaan, namun juga kenyamanan dan keyakinannya. Kondisi demikian telah mendorong pihak pengempon, pengurus dan pemangku untuk melakukan kegiatan penataan. Kegiatan penataan itu sendiri diawali dengan perencanaan yang didukung oleh civitas akademika Jurusan Arsitektur Universitas Udayana melalui kegiatan pengabdian ‘Hibah Udayana Mengabdi’. Kegiatan perencaaan dan perancangan pada pengabdian ini terdiri dari beberapa tahap mulai dari permulaan/pengenalan, persiapan, pengajuan usul, evaluasi dan tindakan.
PELATIHAN PERHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN TERUTANG BAGI WAJIB PAJAK UMKM DENGAN PENGHASILAN BRUTO TERTENTU MENURUT PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 46 TAHUN 2013 Supadmi, N.L.; Suputra, I.D.G.D.; Budiartha, K.; Widhiyani, N.L.S.
Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 1 (2018): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.64 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2018.v17.i01.p25

Abstract

Community service activities aims to provide training to the taxpayer MSMEs, to be able to calculate the taxpayable correctly according to government regulation number 46 year 2013. The target of this service is toprovide training in 10 Taxpayers (MSMEs) in the city of Denpasar. Outcomes after this devotion completedTaxpayer (MSMEs) can measure, calculate, deposit and report their own tax obligations properly. Themethod of implementation service activities is carried out to provide training how to calculate the tax payableon the spot-face with the business activities of their respective owners SMEs. Results Community serviceactivities of four (4) taxpayer SMEs using the services of a tax consultant to carry out tax obligations, four(4) did not do his tax liability on the grounds they do not know and no strikes to pay taxes, and two (2)MSMEs do their own tax liability , but did not follow the government regulation number 46 in 2013 reasondoes not know the new rules.
PELATIHAN PUBLIC SPEAKING BAGI SEKAA TERUNA SATYA DHARMA KERTI BANJAR KAJA DESA SESETAN Pratiwi, P.A.A.S.
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.19 KB)

Abstract

Public Speaking atau yang lebih umum disebut dengan keterampilan berbicara di depan umum merupakan salah satu keterampilan untuk berbicara di hadapan banyak orang, yang harus dimiliki di era global sekarang ini karena dengan perkembangan zaman dan teknologi yang begitu pesat sekarang ini, kita harus bersaing meningkatkan kualitas diri. Tidak hanya itu, dengan adanya MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN), yang membuat persaingan di dunia kerja semakin ketat. Pengabdian masyarakat “Pelatihan Public Speaking bagi para anggota Sekaa Teruna Satya Dharma Kerti Banjar Kaja Desa Sesetan” bertujuan agar para anggota Sekaa Teruna dapat memiliki wawasan yang lebih terbuka dan luas serta dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam hal berbicara dan berkomunikasi dengan baik di depan umum dan dapat lebih siap dalam persaingan di dunia kerja. Adapun metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah metode tatap muka dan metode evaluasi. Metode tatap muka dilaksanakan dengan memberikan materi secara langsung. Metode evaluasi dilakukan di awal dan akhir pertemuan. Pengabdian ini bertujuan memberi kontribusi pada pengembangan teknik pengajaran Public Speaking bagi Sekaa Teruna dan memberi kontribusi bagi sehingga terjadinya peningkatan dalam pemahaman dan pengetahuan dalam berbicara di depan umum. Setelah mengikuti pelatihan, peserta pelatihan terbukti lebih percaya diri untuk berbicara di depan public karena mereka lebih memahami tata cara berbicara di depan umum.

Page 1 of 69 | Total Record : 685


Filter by Year

2006 2020