cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Teaching and Learning Physics
ISSN : 25285505     EISSN : 25803107     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
JoTaLP: Journal of Teaching and Learning Physics is a peer-reviewed journal on Physics Education field and intended to communicate original research and current issues on the subject. This journal is published by Departement of Physics Education Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung. The editors welcome scholars, researchers and practitioners of education around the world to submit scholarly articles to be published in this journal. All articles will be reviewed by experts before accepted for publication. JoTaLP: Journal of Teaching and Learning Physics published periodically every February and August (twice a year).
Arjuna Subject : -
Articles 49 Documents
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MANDIRI POKOK BAHASAN SUHU DAN KALOR MENGGUNAKAN SOFTWARE CAMTASIA Priscylio, Ghery
Journal of Teaching and Learning Physics Vol 4, No 1 (2019): Journal of Teaching and Learning Physics (Februari 2019)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jotalp.v4i1.4093

Abstract

Ketuntasan belajar merupakan salah satu masalah dalam pembelajaran Fisika. Hasil wawancara dengan guru dan pemberian angket kepada 22 siswa di salah satu sekolah di kota Malang didapatkan data bahwa 72,70 % siswa tidak dapat menangkap materi pembelajaran dalam sekali penjelasan, maka perlu keberulangan dalam penyampaian penjelasan materi. Hasil angket tingkat penguasaan konsep siswa dalam satu pertemuan rata-rata 69.72%. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar mandiri pada pokok bahasan suhu dan kalor menggunakan software Camtasia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian pengembangan bahan ajar mandiri berbantuan software camtasia materi Suhu dan Kalor untuk Siswa SMA mengadaptasi model pengembangan Four-D Models oleh Thiagarajan yang telah dimodifikasi menjadi 3D. Tahapan model pengembangan Four-D Model yang terdiri dari empat tahap dimodifikasi menjadi tiga tahapan yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop). Berdasarkan analisis data keseluruhan uji validasi oleh 3 validator yaitu 1 dosen dan 2 guru diperoleh nilai rata-rata sebesar 3.285. jika disesuaikan dengan kriteria yang telah ditentukan, maka nilai tersebut dinyatakan valid dan layak.
IMPLEMENTASI DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN DASAR PROSES SAINS SISWA SMA Rizal, Rahmat
Journal of Teaching and Learning Physics Vol 4, No 1 (2019): Journal of Teaching and Learning Physics (Februari 2019)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jotalp.v4i1.3618

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai implementasi discovery learning untuk meningkatkan keterampilan dasar proses sains. Discovery learning yang diterapkan dalam penelitian ini merupakan sebuah pendekatan paling sederhana dari level pembelajaran inquiry dan dianggap paling layak bagi peserta didik yang belum terbiasa dengan kegiatan inquiry. Keterampilan dasar proses sains yang diteliti meliputi keterampilan mengamati, mengukur, mengkomunikasikan, dan membuat kesimpulan. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan Randomized Pretest-Postest Control Group Design. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa pembelajaran pada kelas eksperimen lebih baik dalam keterampilan dasar proses sains dibandingkan dengan pembelajaran pada kelas kontrol. N-gain pemahaman konsep pada kelas eksperimen berada pada kategori tinggi dengan komposisi keterampilan mengamati (0,85), mengukur (0,79), mengkomunikasikan (0,75), dan membuat kesimpulan (0,84). Sedangkan N-gain pada kelas kontrol berada pada kategori sedang dengan komposisi keterampilan mengamati (0,61), mengukur (0,72), mengkomunikasikan (0,45) dan membuat kesimpulan (0,64)
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri untuk Meningkatan Hasil Belajar Mahasiswa pada Perkuliahan Dinamika Sistem fitriyanti, nurwulan
Journal of Teaching and Learning Physics Vol 4, No 1 (2019): Journal of Teaching and Learning Physics (Februari 2019)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jotalp.v4i1.4064

Abstract

The purpose of this research is to find student learning outcome by applying the inquiry learning model for System Dynamic subject. The research method in the form of Classroom Action Research which is done in 2 cycles and 3 meetings for every cycle. In this research, the samples are 43 students of the Department of Engineering Physics, Telkom University, which become sample of this research.  Student cognitive learning outcomes data were obtained through description tests, while affective and psychomotor learning outcomes data were obtained through observation sheets. The results obtained from this study, in the form of cognitive learning outcomes of students using inquiry learning models, are N-Gain values of 0.52 in the first cycle and 0.45 in the second cycle. Whereas for affective learning outcomes, there was an increase in the average results per class, from 85% in the first cycle to 93% in the second cycle. The same thing for the psychomotor aspect, the class average in the first cycle was 81% and in the second cycle increased to 88%. Based on the results obtained in the study, it can be concluded that the application of the inquiry learning model has an influence on improving student learning outcomes.
REDESAIN LEMBAR AKTIVITAS MAHASISWA BERDASARKAN ANALISIS KESULITAN MAHASISWA PADA KONSEP RANGKAIAN LISTRIK ARUS SEARAH PADA PERKULIAHAN FISIKA DASAR saepuzaman, duden
Journal of Teaching and Learning Physics Vol 4, No 1 (2019): Journal of Teaching and Learning Physics (Februari 2019)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jotalp.v4i1.3793

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada redesain Lembar Aktivitas  Mahasiswa (LAM)  pada materi rangkaian listrik arus searah di perkuliahan Fisika Dasar. Redesain yang dimaksud adalah mendesain kembali LAM yang sudah diimplementasikan berdasarkan analisis kesulitan konseptual mahasiswa. Data kesulitan mahasiswa dianalisis dari lembar jawaban mahasiswa pada saat tes tertulis. Selain didasarkan pada upaya peningkatan pemahaman konsep mahasiswa, penelitian ini juga diharapkan dapat menghasilkan LAM yang standar yang bisa digunakan dalam perkuliahan Fisika Dasar khususnya untuk materi rangkaian listrik arus searah. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yang bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan mahasiswa sebagai dasar redesain LAM. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini adalah mahasiswa prodi pendidikan Fisika semester III tahun akademik (TA) 2014/2015 sebanyak 41 mahasiswa dan  mahasiswa TA 2015/2016 sebanyak 43. Instumen tes yang digunakan dalam penelitian berbentuk multiple choice yang diadaptasi dari  Determining and Interpreting Resistive Electric Circuits Concepts Test Version 1.0 (DIRECT). Analisis jawaban mahasiswa TA 2014/2015 pada tes tertulis menunjukkan beberapa kesulitan konseptual mahasiswa sebagai berikut. Pertama,  mengidentifikasi pengaruh besarnya hambatan (penambahan atau pengurangan hambatan)  terhadap arus yang mengalir dalam rangkaian gabungan (seri-paralel) dan pada komponen listrik (lampu). Kedua, mengidentifikasi pengaruh penambahan hambatan yang dipasang seri terhadap arus dan tegangan atau nyala lampu. Ketiga,mengidentifikasi pengaruh penambahan hambatan yang diapasang paralel terhadap arus tegangan dan hambatan total. Keempat, membandingkan kuat arus yang melalui resistor (atau suatu titik dalam rangkaian)  yang disusun paralel. Temuan ini menjadi dasar meredesain LAM. LAM yang sudah diredesain diujicoba kembali pada mahasiswa TA 2015/2016. Hasil dari implementasi redesain ini menunjukkan ada pengurangan kesulitan mahasiswa pada konsep rangkaian listrik arus searah.
HUBUNGAN KEMAMPUAN SELF-DIRECTED LEARNING DAN PROBLEM SOLVING SISWA SMP MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH Irvani, Asep Irvan
Journal of Teaching and Learning Physics Vol 4, No 1 (2019): Journal of Teaching and Learning Physics (Februari 2019)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jotalp.v4i1.3792

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk melihat hubungan kemampuan self-directed learning dengan kemampuan problem solving siswa melalui pembelajaran berbasis masalah pada materi pemantulan cahaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan jenis penelitian korelasi yang dilaksanakan di kelas VIII di salah satu SMP negeri di kota Cimahi pada tahun pelajaran 2012/2013. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket skala bertingkat untuk kemampuan self-directed learning, postest uraian terbuka untuk kemampuan problem solving, dan lembar observasi untuk keterlaksanaan rencana pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis data, setelah dilakukan pembelajaran berbasis masalah, diperoleh rata-rata kemampuan self-directed learning siswa dalam kategori sedang. Untuk kemampuan problem solving didapatkan rata-rata siswa dalam kategori sedang. Hasil perhitungan korelasi didapatkan nilai r sebesar 0,749 dengan kategori tinggi. Kemampuan self-directed learning berkontribusi sebesar 56,05% terhadap  kemampuan problem solving siswa. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara kemampuan self directed learning dengan kemampuan problem solving siswa SMP pada pembelajaran berbasis masalah pada materi pemantulan cahaya
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Pengalaman untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa Ridwan, Irwan Muhammad
Journal of Teaching and Learning Physics Vol 4, No 1 (2019): Journal of Teaching and Learning Physics (Februari 2019)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jotalp.v4i1.3697

Abstract

Telah dilakukan penelitian eksperimen semu tentang penerapan model pembelajaran berbasis pengalaman untuk meningkatkan pemahaman konsep materi pokok kalor siswa SMP. Sampel penelitian ini siswa kelas tujuh di salah satu SMP di Tasikmalaya dengan desain penelitian Randomized Control Group Pretest-Posttest Desig. Instrumen yang digunakan meliputi tes pemahaman konsep  yang mencakup aspek translasi, interpretasi, dan ekstrapolasi, angket tanggapan siswa. Kelompok eksperimen menerima model pembelajaran berbasis pengalaman sedangkan kelas kontrol menerima pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemahaman konsep siswa meningkat dengan kategori sedang dengan rata-rata gain yang dinormalisasi 0,52 untuk kelas eksperimen sedangkan kelas kontrol mengalami peningkatan kategori sedang dengan rata-rata gain yang dinormalisasi 0,41. Hasil uji statistik (Uji-t) menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis pengalaman secara signifikan dapat meningkatkan pemahaman konsep dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Siswa memberikan tanggapan positif terhadap penerapan model pembelajaran berbasis pengalaman dengan nilai sebesar 93%.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR FISIKA KONTEKSTUAL BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI ROTASI Priscylio, Ghery
Journal of Teaching and Learning Physics Vol 4, No 1 (2019): Journal of Teaching and Learning Physics (Februari 2019)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jotalp.v4i1.4094

Abstract

Survey lapangan yang dilakukan di SMK di kota Malang menunjukkan adanya keterbatasan kualitas dan kuantitas bahan ajar yang digunakan dalama pembelajaran Fisika, padahal Fisika sangat penting sebagai dasar pembelajaran di SMK. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar fisika yang kontekstual pada materi rotasi benda tegar untuk pembelajaran fisika di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Bahan ajar ini berupa paket Buku Teks dan Animasi pembelajaran dengan pendekatan kontekstual yang menyajikan materi rotasi berdasarkan fenomena yang dekat dengan keseharian siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Borg dan Gall yang diawali dengan studi pendahu­luan (studi kepustakaan dan kebutuhan lapangan) dilan­jutkan dengan pengembangan produk dan validasi uji coba produk. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa Lembar validasi ahli dan Kuesioner pada masing-masing Buku dan Animasi. Uji validitas dilakukan oleh 2 orang dosen jurusan Fisika, FMIPA Universitas Negeri Malang dengan memperhatikan aspek konten dan konstruk pada buku teks dan animasi dan uji keterbacaan bahan ajar diujikan kepada 40 orang siswa kelas X SMKN 6 Malang. Teknik analisis data digunakan pada penelitian ini adalah teknik persentase. Uji validasi konten dan konstruk bukudan animasi menunjukkan kategori valid dan bisa digunakan untuk membantu meningkatkan hasil pemahaman konsep.
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF Raehan, Raehan; Arizona, Kurniawan; Bahtiar, Bahtiar
Journal of Teaching and Learning Physics Vol 5, No 1 (2020): Journal of Teaching and Learning Physics (February 2020)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jotalp.v5i1.5755

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan terhadap penguasaan konsep dan keterampilan berpikir kreatif peserta didik setelah diterapkannya model pembelajaran berbasis masalah. Sampel dalam penelitian adalah peserta didik kelas VIII MTs Ad-Diinul Qayyim dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian tindakan kelas. Adapun materi yang digunakan adalah Tekanan Zat. Penelitian ini dilaksanakan pada semester kedua tahun pelajaran 2018/2019. Instrumen yang digunakan meliputi 1) lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran oleh guru; 2) lembar observasi aktivitas peserta didik; 3) instrumen tes penguasaan konsep dan instrumen tes keterampilan berpikir kreatif berupa soal essay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan peguasaan konsep dan keterampilan berpikir kreatif, dengan diproleh skor sebagai berikut: Untuk penguasaan konsep pada siklus I diperoleh 65.52% dan siklus II 89.65%. Sedangkan keterampilan berpikir kreatif  dengan menggunakan tes berupa soal essay diperoleh 37.93% dan siklus II 93%.
KONSTRUKSI DAN VALIDASI BAHAN AJAR FISIKA BERBASIS PROBLEM-BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN GENERIK SISWA Tanti, Tanti
Journal of Teaching and Learning Physics Vol 5, No 1 (2020): Journal of Teaching and Learning Physics (February 2020)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jotalp.v5i1.6635

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkonstruksi dan memvalidasi, serta menganalisis efektivitas bahan ajar fisika berbasis problem-based learning (PBL) untuk meningkatkan keterampilan generik siswa. Metode yang digunakan dalam mengembangkan bahan ajar fisika berbasis PBL didasarkan pada kerangka pengembangan yang dilakukan oleh Haryanto (2018). Pemilihan kerangka ini didasarkan pada pertimbangan bahwa model pengembangan ini didesain khusus untuk meningkatkan keterampilan generik siswa dengan mengintegrasikan komponen pembelajaran berbasis masalah ke dalam model hingga pengurutannya. Komponen model disusun mengikuti pendekatan model campuran, hal ini dimaksudkan agar penggunaan model lebih fleksibel. Model desain bahan ajar divalidasi ahli materi dan ahli media, serta empat orang guru fisika sebagai praktisi. Produk bahan ajar yang dihasilkan dari penelitian pengembangan ini dapat digunakan sebagai salah satu komponen pengajaran yang khusus ditujukan untuk meningkatkan keterampilan generik siswa melalui pembelajaran berbasis masalah. Hasil uji validasi dan praktikalitas menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan valid dan praktis digunakans ebagai bahan ajar untuk meningkatkan keterampilan generik siswa. Hasil uji efektivitas menggunakan desain one class pre test and post test menunjukkan terjadinya peningkatan kemampuan generik siswa, terutama dalam kemampuan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah dengan nilai Ngain sebesar 0.53 dengan kategori sedang untuk kemampuan berpikir kritis, dan Ngain 0.80 untuk kemampuan pemecahan masalah dengan kategori tinggi. Kata kunci: bahan ajar, generic skills, problem based learning
PENGEMBANGAN MODUL ELEKTRONIK FISIKA BERBASIS KONSTRUKTIVISME UNTUK KELAS X SMA Maiyena, Sri; Imamora, Marjoni
Journal of Teaching and Learning Physics Vol 5, No 1 (2020): Journal of Teaching and Learning Physics (February 2020)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jotalp.v5i1.5739

Abstract

Abstractlimitations on the hard module and the lack of availability of technology-based learning media led to a lack of student motivation in learning physics. As a result, it is necessary to develop a constructivism-based electronic physics module. The objective of this research is to know the validity of constructivism-based electronic physics module for 1st student in Senior high school. This research is research and development research. Feasibility tests of the electronic module are carried out through the validation. Validation was carried out by three validators. Based on validation, it showed that constructivism-based electronic physics module that was developed is very valid with a percentage of 89.08%.AbstrakKeterbatasan pada modul cetak serta kurangnya ketersediaan media pembelajaran yang berbasis teknologi menyebabkan kurangnya motivasi siswa dalam mempelajari fisika. Untuk itu perlu dikembangkan sebuah Modul Elektronik fisika berbasis konstruktivisme. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Modul Elektronik Fisika yang valid untuk siswa Kelas X SMA. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research development) dengan menggunakan model 4-D. Pada tahap develop dilakukan pengembangan modul dengan divalidasi oleh 3 orang validator. Berdasarkan hasil validasi terhadap modul elektronik fisika berbasis konstruktivisme yang dikembangkan adalah sangat valid dengan persentase 89,08%.