cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Agribisnis
ISSN : 14124807     EISSN : 25034375     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Ruang Lingkup pada jurnal ini adalah semua yang berhubungan dengan kegiatan agribisnis pertanian dan semua yang berkaitan dengan dampak kegiatan agribisnis bagi masayarakat baik itu perencanaan usaha tani/agribisnis, kelayakan usaha tani/agribisnis, dll
Arjuna Subject : -
Articles 32 Documents
IDENTIFIKASI KOMODITI UNGGULAN PADA SEKTOR PERTANIAN DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR PROVINSI RIAU Vaulina, Sisca; khairizal, khairizal
Jurnal Agribisnis Vol 18, No 1 (2016): JURNAL AGRIBISNIS
Publisher : fakultas pertanian universitas lancang kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setelah otonomi masing-masing daerah memiliki lebih dari kebebasan dalam menentukan komoditas yang diprioritaskan dalam pembangunannya. Salah satu potensi di Kabupaten Indragiri Hilir adalah pertanian. Untuk pertanian diperlukan identifikasi komoditas pertanian utama yang akan dikembangkan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi komoditas pertanian utama terlihat dari dasar komoditas pertanian, spesialisasi dan lokalisasi komoditas pertanian yang diprioritaskan untuk dikembangkan di Kabupaten Indragiri Hilir. Penelitian menggunakan metode studi kasus, data yang digunakan adalah data dari tahun 2014-2015, menggunakan analisis ekonomi LQ regional, spesialisasi quotient dan lokalisasi quotient. Hasil penelitian menunjukkan komoditas di Kabupaten Indragiri Hilir kering padi, kacang tanah, ubi kayu, pepaya, durian, mangga, kelapa, pinang, kelapa, sagu, domba, sapi dan perikanan umum. KS dan KL nilai kegiatan pertanian terspesialisasi di setiap kabupaten. Pengembangan prioritas komoditas padi kering, kedelai, kacang tanah, ubi kayu, pepaya, mangga, durian, jeruk, pinang, kakao, domba dan perikanan umum. Kata kunci : Komoditas Unggulan, Komoditas Pertanian
Model Pemberdayaan Pekarangan Di Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru NURWATI, NIKEN; LIDAR, SEPRITA; MUFTI, MUFTI
Jurnal Agribisnis Vol 17, No 1 (2015): JURNAL AGRIBISNIS
Publisher : fakultas pertanian universitas lancang kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis (1) Mengetahui potensi lahan  pekarangan dalam rangka program RPL (2) Menganalisis sumbangan pendapatan dan nilai gizi pangan dari pekarangan (3) Mengetahui respon masyarakat  terhadap program rumah pangan lestari (RPL) (4).Mengetahui model pemberdayaan Pekarangan di Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru Penelitian dilaksanakan dengan metode survey. Unit analisa dalam penelitian ini adalah rumahtangga.Data yang dikumpul dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Penarikan sampel dengan stratified random sampling berdasarkan rata-rata luas bangunan dan pekarangan pada kelurahan terpilih. Analisis data identitas sampel, pemanfaatan pekarangan dilakukan secara diskriptif, sedangkan analisis pendapatan dari pekarangan dilakukan dengan menggunakan rumus-rumus.TR = Y.Py. Pendapatan bersih usahatani pekarangan menggunakan dengan rumus : ∏ = TR-TC. Sedangkan kandungan zat gizi bahan makanan dihitung berdasarkan rumus sbb: KGij= (Bj/100) X GijX (BDDij/100).Hasil penelitian: (1) Kecamatan Rumbai Pesisir berpotensi untuk dikembangakan/ ditingkatkan pemberdayaan pekarangan pada semua strata luas lahan (100 m2 sampai dengan > 400m2). (2) Pola pemanfaatan pekarangan yang dimungkinkan adalah dengan teknik vertikultur/pot pada lahan sempit, penggunaan para-para atau vertikultur pada lahan yang tergenang air, usahatani di lahan pada lahan luas dan tidak terkena banjir. (3). Sumbangan pendapatan dari pekarangan sebagian besar (72,73%) kurang dari Rp. 1.000.000,- /tahun. Hal ini menunjukkan rendahnya pemanfaatan pekarangan. (4)Sumbangan gizi dari produksi pekarangan,  rata-rata 1.034.641 kal  Kalori, 53.722 gram protein, 17.763 gram lemak, 206.313 gram karbohidrat, 2.135.461 miligram kalium, 1.811.929 miligram phosphor, 24.067 miligram zat besi, 74.545.653 SI Vit A,  3.685 miligram Vit B1 dan  663.915 miligram Vit.C. (5). Respon masyarakat terhadap RPL masih rendah. hal ini karena adanya faktor sosial-kultur, faktor teknis dan dan faktor ekonomi. Kata kunci : pekarangan, pendapatan, gizi
Analisis Karakteristik Konsumen yang Berbelanja Sembilan Bahan Pokok (Sembako) di Pasar Tradisional dan Pasar Moderen di Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru Vermila, Chezy WM
Jurnal Agribisnis Vol 18, No 2 (2016): JURNAL AGRIBISNIS
Publisher : fakultas pertanian universitas lancang kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik konsumen yang berbelanja kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako) di pasar tradisional dan pasar modern di Kecamatan Marpoyan Damai. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Maharatu Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru.Sampel yang diambil sebanyak 120 orang dimana 80 konsumen yang memilih pasar tradisional dan 40 yang memilih pasar moderen. Metode penelitian yang digunakan adalah accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Analisis yang digunakan dalam penelitian adalah analisis deskriptif. Karakteristik konsumen yaitu usia konsumen yang memilih pasar tradisional 31 -40 tahun dengan persentase 48.75%, konsumen yang memilih pasar moderen 21 – 30 dengan persentase 55 persen. Jenis kelamin rata-rata jumlah konsumen untuk pasar tradisional sebanyak 54 konsumen atau 67.5 %, pasar moderen yaitu sebanyak 31 konsumen atau 77.5 %, suku yang lebih banyak suku melayu sebanyak 33 konsumen atau 41.25 %, pasar moderen 17 konsumen atau 42.5 % tingkat pendidikan yang dominan untuk pasar tradisional yaitu SLTA sebanyak 38 konsumen atau 47.5 %, pasar moderen yaitu rata-rata diploma yaitu sebanyak 13 konsumen, Jenis pekerjaan adalah ibu rumah tangga baik pada pasar tradisional ataupun pasar moderen sebanyak 27 konsumen memilih pasar tradisonal dan 21 pasar moderen dengan persentase masing-masing 33.75 % dan 52.5 %, Tingkat pendapatan konsumen adalah 1.500.000- 2.999.000,- mendominasi dipasar tradisional yaitu sebanyak 29 konsumen atau 35.25 % pasar moderen dengan pendapatan 3.000.000 – 4.999.000  sebanyak 19 konsumen atau 47.5 %.
RESPON HARGA BERAS TERHADAP PERMINTAAN BERAS RUMAHTANGGA PETANI KELAPA DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR, PROVINSI RIAU nur, eli
Jurnal Agribisnis Vol 18, No 1 (2016): JURNAL AGRIBISNIS
Publisher : fakultas pertanian universitas lancang kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Harga beras sangat menentukan permintaan beras rumahtangga petani kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor dominan yang mempegeruhi permintaan beras dan respon harga beras terhadap permintaan beras rumahtangga petani kelapa. Penelitian ini menggunakan metode survey. Metode pengambilan mengambil sampel secara multi stage random sampling dan jumlah petani sebanyak 40 orang. Analisis data yang digunakan adalah ekonometrika persamaan tunggal dengan metode estimasi Ordinary Least Square (OLS).              Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama: factor dominan yang mempengaruhi permintaan beras rumahtangga petani kelapa adalah harga beras, harga ubi, pendapatan rumahtangga dan jumlah anggota petani kelapa. Kedua, Respon harga beras dan harga ubi  terhadap permintaan beras rumahtangga petani adalah elastis. Hal ini mengindikasikan bahwa perubahan  harga beras dan harga ubi memberikan perubahan yang besar terhadap perubahan permintaan beras rumahtangga petani kelapa. Hal ini mengindikasikan bahwa kebijakan stabilisasi harga beras yang perlu dilakukan oleh pemerintah dalam rangka mengatasi kekurangan pangan karbohidrat pada rumahtangga petani kelapa.Keyword: Respon  harga beras, Permintaan Beras dan Rumahtangga petani
ANALISIS USAHATANI PADI VARIETAS UNGGUL NASIONAL, UNGGUL LOKAL DAN HIBRIDA PADA SAWAH TADAH HUJAN DI KECAMATAN BANGKINANGKABUPATEN KAMPAR JAMALUDDIN, JAMALUDDIN
Jurnal Agribisnis Vol 17, No 1 (2015): JURNAL AGRIBISNIS
Publisher : fakultas pertanian universitas lancang kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk penggunaan faktor produksi, biaya produk, produksi pendapatan dan efisiensi usahatani padi sawah tadah hujan varietas unggul nasional, unggul lokal dan hibrida di Kecamatan Bangkinang Seberang. Penelitian ini menggunakan metode survey. Teknik pengambilan sampel petani padi sawah tadah hujan dilakukan dengan memakai metode Malti Stake Sampling dan jumlah petani sebanyak 90 orang. Analisis teknis budidaya dilakukan secara deskriptif dengan cara membandingkan antara teori dengan kegiatan dilapangan, dengan tujuan untuk mengetahui tingkat keuntungan yang maksimum, besar pendapatan yang diterima oleh petani dan jumlah biaya - biaya yang dikeluarkan setiap musim panen, dengan demikian tingkat pendapatan petani dapat diketahui.Rata-rata produksi tertinggi terdapat pada varietas Super Bernas yakni sebanyak 7.454 Kg/Ha/MT, disusul Varietas Anak Daro sebanyak 6.746 Kg/Ha/MT, dan Varietas IR 42 sebesar 6.417 Kg/Ha/MT. Biaya usahatani yang terbesar pada varietas Super Bernas dengan biaya rata-rata Rp. 19.281.373,6,-/Ha/MT, di ikuti varietas Anak Daro sebesar Rp. 18.884.606,8,-/Ha/MT, dan biaya yang terendah adalah varietas IR42 Rp. 18.008.123,3.-/Ha/MT. Rata-rata pendapatan bersih tertinggi adalah pada varietas Super Bernas yakni sebesar Rp.6.809.118,7,-/Ha/MT disusul Varietas Anak Daro yakni sebesar Rp. 4.727.491,6,-/Ha/MT dan Varietas IR 42 yakni sebesar Rp. 4.450.050,3,-/Ha/MT. Usahatani yang lebih efisien adalah Varietas Super Bernas yakni RCR 1,36, kemudian diikuti Varietas Anak Daro dengan RCR 1,33 dan Varietas IR 42 dengan RCR sebesar 1,31.
ANALISIS KARAKTERISTIK KONSUMEN BERAS DI KECAMATAN PEKANBARU KOTA KOTA PEKANBARU PUTRI, ASGAMI
Jurnal Agribisnis Vol 17, No 1 (2015): JURNAL AGRIBISNIS
Publisher : fakultas pertanian universitas lancang kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik konsumen yang membeli beras baik beras unggul nasional maupun beras unggul lokal.Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Pekanbaru Kota, Kota Pekanbaru.Sampel yang diambil sebanyak 120 orang. Metode penelitian yanng digunakan adalah accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Analisis yang digunakan dalam penelitian adalah analisis deskriptif.Karakteristik konsumen yang mengkonsumsi beras unggul nasional memiliki rata-rata umur 41 tahun, memiliki pendapatan rata-rata Rp.1.679.333,-, pekerjaan Ibu rumah tangga, memiliki tanggungan keluarga sebanyak 3 orang, memiliki pendidikan terakhir Diploma. Sedangkan karakteristik konsumen yang mengkonsumsi beras unggul lokal antara lain memiliki umur rata-rata 35 tahun, memiliki tanggngan keluarga sebanyak 3 orang, memiliki pendapatan keluarga sebanyak Rp. 3.274.638,-, memiliki pendidikan terakhir yaitu sarjana. Jenis beras unggul lokal yang banyak dikonsumsi adalah beras anak daro dan beras belida, sedangkan beras unggul nasional yang dikonsumsi adalah kuriak kusuik. Kata Kunci : Analisis Karakteristik Konsumen, Konsumen, Beras
Analisis Agroindustri Kedelai di Kecamatan Sebrida Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau Gunanda, Reza; Septina, Septina
Jurnal Agribisnis Vol 18, No 2 (2016): JURNAL AGRIBISNIS
Publisher : fakultas pertanian universitas lancang kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedelai digunakan sebagai bahan baku pada industri pengolahan seperti industri tahu dan tempe. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis : (1) Biaya produksi, pendapatan, efisiensi, nilai tambah dan tingkat pengembalian Investasi (ROI),dan(2) Sikap kewirausahaan pengusaha agroindustri kedelai. Penelitian menggunakan metode survey, yang dilaksanakan di Kecamatan Seberida, dengan responden diambil secara sensus yaitu 9 pengusaha tahu dan 7 pengusaha tempe.Hasil penelitian menunjukkan usaha agroindustri tahu dan tempe merupakan usaha kecil per seorangan, teknologi semi mekanis, belum memiliki merek dagang dan izin usaha secara resmi. Bahan baku yang digunakan dalam satu kali proses untuk agroindustri tahu adalah kedelai sebanyak 144 kg, dengan bahan penunjang berupa air cuka, solar, kayu bakar, dan plastik.Biaya produksi sebesar Rp 1.002.222, biaya terbesar adalah untuk bahan baku yaitu Rp. 1.002.222 (88,88%), pendapatan bersih Rp 649.384, Nilai tambah sebesar Rp 1.360, RCR sebesar 1,95, dan ROI sebesar59,24 %.Sedangkan pada agroindustritempe, penggunaan kedelaisebanyak 157 kg, dengan bahan penunjang berupa ragi, daun pisang, kayu bakar, listrik, plastik, dan solar.  Biaya produksi agroindustri tempe sebesarRp 1.089.286, biaya terbesar adalah untuk bahan baku yaitu Rp 1.089.286 (85,06%), pendapatan bersih565.921, RCR sebesar 1,43, nilai tambah  diperoleh sebesar Rp 1.665/kg, dan ROI sebesar43,68%.  Pengusaha tahu mempunyai sikap kewirausahaan yang sangat tinggi, sedangkan  pengusaha tempe sikap kewirausaannya tinggi.
OPTIMASI USAHA BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR PADA KERAMBA JARING APUNG DI WADUK PLTA KOTO PANJANG KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU wahyudi, hajry arief; bahri, saipul; Tibrani, Tibrani
Jurnal Agribisnis Vol 18, No 1 (2016): JURNAL AGRIBISNIS
Publisher : fakultas pertanian universitas lancang kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha budidaya ikan pada keramba jaring apung di waduk PLTA Koto Panjang Kabupaten Kampar dihadapkan pada beberapa keterbatasan. Diantaranya modal usaha, ketersediaan tenaga kerja, dan kemampuan produksi untuk memenuhi permintaan. Oleh sebab itu perlu dilakukan upaya untuk mengatasi masalah keterbatasan tersebut. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah optimasi menggunakan analisis program linier. Penelitian bertujuan untuk menganalisis (1) ketersediaan dan penggunaan faktor produksi. (2) biaya, produksi, pendapatan.(3) optimasi usaha budidaya ikan air tawar pada keramba jaring apung. Berdasarkan hasil kajian menunjukkan bahwa usaha budidaya ikan dalam keramba jaring apung di waduk PLTA Koto Panjang Kabupaten Kampar mengalami masalah ketersediaan sarana produksi, khususnya ketersediaan benih unggul, baik secara kuantitas, kualitas, maupun kontinuitas, serta teknis budidaya yang belum sesuai dengan anjuran pelaksanaan. Hal ini menyebabkan tingkat keuntungan yang diperoleh belum maksimal. Usaha budidaya ikan air tawar yang optimal yaitu jika membudidayakan ikan mas pada volume keramba jaring apung 263 m3, nila 78 m3 dan patin 512 m3. Kata Kunci: Keramba Jaring Apung, Ikan Air Tawar, Optimasi.
ANALISIS NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI ABON IKAN PATIN DI DESA KOTO MESJID KECAMATAN XIII KOTO KAMPAR KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU (STUDI KASUS PADA CV. GRAHA PRATAMA FISH) hamidi, wahyudi
Jurnal Agribisnis Vol 18, No 1 (2016): JURNAL AGRIBISNIS
Publisher : fakultas pertanian universitas lancang kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan Patin dapat diolah menjadi berbagai produk. Nilai tambah tinggi yang diterima oleh pengusaha agroindustri memicu meningkatnya persaingan, baik dalam memperoleh bahan baku dan pemasaran produk-produk pengolahan. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah menyebutkan sebelumnya adalah untuk memproses ikan patin segar menjadi abon ikan patin. Penelitian ini merupakan studi kasus pada CV. Graha Pratama Fish, Koto Mesjid Desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tambah yang diperoleh setelah patin segar diolah menjadi abon ikan patin. Jumlah responden 5 orang, termasuk satu orang sebagai pemilik home industry dan empat karyawan. Nilai tambah dari penelitian ini adalah perbedaan antara nilai output, kontribusi input lain dan harga bahan baku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tambah dari pengolahan ikan patin adalah Rp 12.121,83 / kg , pangsa tenaga kerja 12,37 % . Keuntungan usaha yang diperoleh Rp 10.621,83 , dengan jumlah margin 91,84 %Kata kunci : nilai tambah, agroindustri, abon ikan patin
PENGARUH DANA PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS PERDESAANTERHDAP PENDAPATAN ANGGOTA KELOMPOK PADA GAPOKATAN DI KELURAN REJOSARI KECAMATAN TENAYAN RAYA SISWATI, LATIFA; NIZAR, RINI; MUFTI, MUFTI
Jurnal Agribisnis Vol 17, No 1 (2015): JURNAL AGRIBISNIS
Publisher : fakultas pertanian universitas lancang kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengetahui Pengaruh dana pengembangan usaha agribisnis perdesaan terhadap anggota kelompok pada Gapoktan di Kelurahan Rejosari Kecamatan Tenayan Raya,tujan program ini untuk mempercepat tumbuh dan berkembangnya usaha agribisnis dengan sasaran untuk mengurangi kemiskinan.            Metode penelitian adalah survey, sampel diambil secara purposiv yaitu disengaja anggota kelompok petani yang mendapat dana PUAP di Kelurahan Rejosari Kecamatan Kulim. Penelitian ini  dapat memberikan  gambaran bagaimana pengaruh dana PUAP untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan anggota kelompok tani yang tergabung dalam Gapoktan.Hasil penelitian menumukan jenis usaha yang didanai adalah ushatani,ternak kambing,ternak ayam,dagang,usaha kue. Telah terjadi peningkatan pendapatan sebesar Rp 636,364,- per bulan. Key word: PUAP , Gapoktan, pendapatan .

Page 1 of 4 | Total Record : 32