cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL PEMBANGUNAN DAN KEUANGAN DAERAH
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 133 Documents
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI INDUSTRI KECIL OLAHAN IKAN DI KOTA MANADO Sumolang, Zisca Veybe; Rotinsulu, Tri Oldy; Engka, Daisy S.M.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 19, No 3 (2017): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.16459.19.3.2017

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh modal kerja, bahan baku, tenaga kerja serta pasar terhadap produksi industri kecil olahan ikan di Kota Manado. Metode pengolahan data adalah analisis kuantitatif. Penelitian dilakukan pada pengusaha industri kecil olahan ikan di Kota Manado. Jumlah responden adalah 30 orang. Alat analisis penelitian menggunakan analisis regresi berganda dengan teknik ordinary least squares.Produksi industri kecil (PIK) penting dalam peningkatan perekonomian suatu daerah di Indonesia. Produksi industri kecil yang tinggi menandakan terjadinya efisiensi dari industri yang melakukan proses manufaktur input, proses dan output sumber-sumber daya yang ada. Hal ini mengandung implikasi agar dapat dilakukan peningkatan secara bersama-sama dari keempat faktor tadi agar produksi industri kecil olahan ikan di Kota Manado dapat terus meningkat. Kata-Kata Kunci:: Modal Kerja, Bahan Baku, Tenaga Kerja, Pasar, Produksi, Industri Kecil, Olahan Ikan
PENGARUH BELANJA MODAL DAN TINGKAT KEMISKINAN TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) DI PROVINSI SULAWESI UTARA Tarumingkeng, Winsy A.; RUMATE, VEKIE A; Rotinsulu, Tri Oldy
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 19, No 6 (2018): PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.19789.19.6.2018

Abstract

ABSTRAK Pemerintah Provnisi Sulawesi Utara disaran­kan dalam peningkatan IPM melalui Pembangunan Infrastruktur dan pengentasan kemiskinan sesuai dengan sembilan agenda prioritas Presiden dalam Nawa Cita pada program 3 (tiga) membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan dan program 5 (lima) meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan dengan program Indonesia Pintar, serta peningkatan kesejateraan masyarakat dengan program Indonesia Kerja dan Indonesia Sejahtera dengam mendorong land reform.Dalam penelitian ini digunakan metode penghitungan kuadran terkecil (ordinary least square) dimana Indeks Pembangunan Manusia sebagai variabel dependen dan digunakan dua variabel independen yakni Belanja Modal dan Tingkat Kemiskinan. Data yang diteliti meliputi kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, realisasi belanja modal, dan Indeks Pembangunan Manusia. Jenis data yang digunakan adalah data panel yaitu gabungan time series dan cross section. Dimana berdasarkan penghitungan semakin tinggi belanja modal yang dikeluarkan maka akan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia. Kata kunci : Belanja Modal, Tingkat Kemiskinan dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM)ABSTRACTNorth Sulawesi Provincial Government is expected to increase HDI through Infrastructure Development and poverty alleviation in accordance with the nine priority agendas of the President in Nawa Cita in 3 (three) programs to build Indonesia from the periphery by strengthening the regions and villages within the framework of the unitary state and the 5 (five) improve the quality of human life of Indonesia through improving the quality of education and training with Smart Indonesia programs, as well as improving community welfare with Indonesia Work Program and Prosperous Indonesia dengam encourage land reform.In this research, the smallest quadrant calculation method (ordinary least square) where Human Development Index as dependent variable and used two independent variables namely Capital Expenditure and Poverty Level. The data studied include poverty, economic growth, capital expenditure realization, and Human Development Index. The type of data used is panel data that is a combination of time series and cross section. Where based on the calculation the higher capital expenditures incurred will increase the Human Development Index. Keywords: Capital Expenditure, Poverty Rate and Human Development Index (HDI)
PENGARUH DANA BELANJA OPERASIONAL SEKOLAH TERHADAP KEMISKINAN DI SULAWESI UTARA Kawatu, Paulo G.I.; Kumenaung, Anderson G.; Kawung, George M.V
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 20, No 4 (2020): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.29880.20.4.2020

Abstract

ABSTRAK Kemiskinan merupakan masalah bangsa yang mendesak untuk diselesaikan karena kemiskinan bersifat persisten atau cenderung bertahan dari waktu ke waktu. Bahkan SDGs (Sustainable Development Goals) dengan 17 tujuan sebagai kelanjutan dari MDGs (Millennium Development goals) tetap memprioritaskan masalah kemiskinan sebagai tujuan pembangunan. Masalah kemiskinan merupakan salah satu agenda MDGs yang belum terselesaikan sampai tahun 2015. Dan menjadi perhatian pemerintah dalam rangka mensukseskan SDGs dimana kemiskinan masih merupakan prioritas utama dari 17 indikator yang ada. Pembangunan ekonomi di Indonesia saat ini sedang dihadapkan terhadap masalah kemiskinan.Dalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dana bantuan operasional sekolah terhadap kemiskinan di Sulawesi Utara. Dengan menggunakan data panel.Berdasakan hasil penelitian menunjukkan bahwa dana bantuan operasional sekolah memiliki pengaruh terhadap kemsikinan di Sulawesi Utara secara menyeluruh. Kata Kunci: Kemiskinan dan Bantuan Operasional Sekolah  ABSTRACT Poverty is a problem to solve the urgent because poverty is persistent intent or inclined to persist over time .Even sdgs ( sustainable development goals ) with 17 goals as a continuation of the mdgs the millennium development goals ( ) keeps prioritizing poverty issues as development goals .The problem of poverty is an unresolved matters until 2015 .And in order to help the government attention sdgs where poverty is still the priority of 17 indicators is .Economic development in indonesia is currently faced on the problem of poverty .In this research aims to analyse the influence of school operational assistance to poverty in north sulawesi .Using data panel Based on a research shows that operational fund kemsikinan students have the effect on in north sulawesi thoroughly Keyword: Poverty and school operational assistance
ANALISIS BELANJA MODAL DAN BELANJA PEGAWAI TERHADAP PENINGKATAN EKONOMI SEKTOR JASA (STUDI KASUS KOTA MANADO 2007-2013 Mamesah, Rio Stevanus; Walewangko, Een; Kawung, George
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 17, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.10244.17.2.2015

Abstract

ABSTRACT Pembangunan ekonomi di daerah saat ini sudah semakin terbuka lebar dengan lahirnya kebijakan-kebijakan pemerintah yang lebih berpihak ke daerah dalam konteks otonomi daerah, tapi bukan hanya dituntut untuk bisa berotonomi secara kewenangan pemerintah daerah juga dituntut untuk bisa berotonomi dalam hal keuangan untuk itu perencanaan yang matang perlu dilakukan. Komponen belanja investasi/belanja langsung pemerintah dalam bentuk belanja modal dan belanja pegawai merupakan salah satu penggenjot roda perekonomian. Manado sebagai ibukota Sulawesi Utara (Sulut) merupakan kota yang mengandalkan sector jasa guna mendongkrat perekonomiannya. Dalam penelitian ini digunakan alat analisis  Ordinary Least Square (OLS) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh belanja modal dan belanja pegawai terhadap peningkatan ekonomi sector jasa. Dari hasil pengujian didapati angka R square sebesar 73,0 yang artinya pengaruh belanja modal dan belanja pegawai terhadap pertumbuhan ekonomi sector jasa adalah 73 persen sedangkan sisanya sebesar 27 persen dipengaruhi oleh variable lain yang ada di luar penelitian.Hal ini menunjukan bahwa peran pemerintah melalui komponen pengeluarannya sangat berpengaruh terhadap peningkatan sector jasa yang merupakan salah satu sector unggulan,untuk itu perhatian serius melalui perencanaan dan pengalokasian belanja perlu untuk diberi perhatian lebih dari pemerintah. Kata kunci : Belanja Modal, Belanja Pegawai, Otonomi, Sektor Jasa   Abstract Economic development in the region is now more wide open with the birth of government policies that favor to the region in the context of regional autonomy, but not only required to be autonomous as local authorities are also required to be autonomous in financial terms for the careful planning necessary. Investment expenditure component / direct government spending in the form of capital expenditures and personnel expenditures is one Boost the economy. As the North Sulawesi capital of Manado (Sulawesi) is a city that relies on the services sector in order to mendongkrat economy. This study used an analytical tool Ordinary Least Square (OLS) to determine how much influence capital expenditure and personnel expenditure towards economic improvement services sector. From the test results found to figures R square of 73.0, which means the effect of capital expenditure and personnel expenditure to economic growth service sector is 73 per cent while the remaining 27 percent influenced by other variables that are outside penelitian.Hal shows that the role of government through component spending is very influential on the increase in the services sector is one of the seed sector, to the serious attention through planning and allocation of expenditure need to be given more attention from the government.   Keywords: capital expenditures, personnel expenditures, Autonomy, Service Sector
PENGARUH BELANJA MODAL, BELANJA SOSIAL, DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DI KOTA MANADO Sendouw, Agustien; Rumate, Vekie Adolf; Rotinsulu, Debby Ch.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 19, No 2 (2017): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.15780.19.2.2017

Abstract

PENGARUH BELANJA MODAL, BELANJA SOSIAL, DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DI KOTA MANADO Agustien Sendouw, Vekie A.Rumate, Debby Ch. Rotinsulu Ekonomi Pembangunan – Fakultas Ekonomi dan BisnisUniversitas Sam ratulangi  ABSTRAKKemiskinan merupakan masalah klasik disetiap negara. Usaha pengentasan kemiskinan telah lama dilakukan oleh pemerintah. Variabel yang mempengaruhi tingkat kemiskinan antara lain adalah pengeluaran pemerintah dan pertumbuhan ekonomi. Pengeluaran pemerintah Kota Manado melalui pos belanja modal, belanja sosial, dan pertumbuhan ekonomi diharapkan juga memberi pengaruh terhadap tingkat kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh belanja modal, belanjasosial, dan pertumbuhan ekonomi terhadap tingkat kemiskinan di Kota Manado secara parsial maupun secara bersama-sama. Metodeanalisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa belanja modal memiliki pengaruh yang negative dan signifikan secara parsial terhadap tingkat kemiskinan sedangkan belanja social dan pertumbuhan ekonomi tidak memiliki pengaruh secara parsial terhadap tingkat kemiskinan di Kota Manado. Secara bersama-sama belanja modal, belanja sosial, dan pertumbuhan ekonomi  tidak  memiliki  pengaruh  terhadap  tingkat  kemiskinan di Kota Manado. Kata Kunci  :   Belanja Modal,  Belanja  Sosial,  Pertumbuhan  Ekonomi, Tingkat  Kemiskinan.  ABSTRACTPoverty is a classic problem in every country. Poverty eradication efforts have been carried out by the government. Variables that affect the level of poverty among other government are government expenditure and economic growth. Manado City Government expenditure through capital expenditure, social expenditure, and economic growth is expected to also make an impact on poverty levels. This research aimed to determine the effect of capital expenditure, social expenditure, and economic growth on poverty levels in Manado partially or jointly. The analytical method used is multiple regression analysis. The results showed that capital expenditure has a negative and significant effect partially to the poverty level while social spending and economic growth do not have a partial effect on poverty levels in the city of Manado. Taken all research variables found that capital expenditures, social expenditure, and economic growth have no effect on the level of poverty in the city of Manado. Key Words : Regional Expenditure, Social Expenditure, Economic Growth, Poverty Level.
PENGARUH PAD DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP BELANJA DAERAH SERTA ANALISIS FLYPAPER EFFECT PROVINSI SULAWESI UTARA TAHUN 2005-2016 SEMBEL, APRILIA M.A; RUMATE, VEKIE A.; ROTINSULU, DEBBY CH.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 19, No 5 (2018): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.19384.19.5.2018

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh PAD dan Dana Perimbangan terhadap Belanja Daerah pada Provinsi Sulawesi Utara dan tujuan lain dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terjadi Flypaper Effect pada Provinsi Sulawesi Utara tahun 2005-2016. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa PAD berpengaruh signifikan terhadap Belanja Daerah dan Dana Perimbangan tidak berpengaruh signifikan terhadap Belanja Daerah. PAD berpengaruh signifikan terhadap Belanja Daerah namun Dana Perimbangan tidak berpengaruh signifikan terhadap Belanja Daerah. Selama periode penelitian tidak terjadi Flypaper Effect pada Provinsi Sulawesi Utara. Kata Kunci : Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan, Belanja Daerah dan Flypaper Effect. ABSTRACT             The purpose of this study is to determine the effect of PAD and Balancing Fund on Regional Expenditure in North Sulawesi Province and another purpose of this research is to find out whether there is Flypaper Effect in North Sulawesi Province 2005-2016. Analyzer used is multiple linear regression analysis. The result of the research shows that PAD has significant influence to the regional expenditure and the balancing fund has no significant effect to the regional expenditure. PAD has a significant effect on Regional Expenditure but Balancing Fund has no significant effect on Regional Expenditure. During the period of study did not occur Flypaper Effect on North Sulawesi Province.             Keywords: Local Original Income (PAD), Balancing Fund, Regional Expenditure and                  Flypaper Effect. 
EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH SULAWESI UTARA TAHUN 2012 – 2018 Koilam, John Wesly; Kumenaung, Anderson G.; Rotinsulu, Debby Ch.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 19, No 9 (2019): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.23441.19.9.2019

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana tingkat efektivitas dan efisiensi keuangan daerah Provinsi Sulawesi Utara. Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu data APBD Provinsi Sulawesi Utara periode anggaran 2012-2018. Untuk menghitung tingkat efektivitas dan efisiensi keuangan serta mengetahui keeratan hubungan antara Realisasi Pendapatan dan Realisasi Pengeluaran Tahun Anggaran 2012-2018 daerah Provinsi Sulawesi Utara. Teknik analisis yang digunakan adalah dengan menghitung Rasio Efektivitas dan Rasio Efisiensi Keuangan Daerah serta analisa korelasi (Correlation LM Test).Hasil yang didapat menunjukkan bahwa secara keseluruhan, tingkat efisiensi keuangan daerah Provinsi Sulawesi Utara selama periode 2012-2018 rata-rata adalah sebesar 96,63% atau berada pada tingkat kurang efisien. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah masih belum efisien dalam menggunakan anggarannya. .Sementara itu, nilai rasio efektivitas keuangan daerah Provinsi Sulawesi Utara periode tahun 2012-2018.mencapai rata-rata sebesar 91,92 per tahun.Dengan demikian berarti tingkat efektivitas pengelolaan keuangan daerah di Provinsi Sulawesi Utara adalah sudah efektif, karena dari hasil perhitungan menunjukkan angka lebih dari 90%. Sehingga keeratan hubungan antara variabel belanja dan variabel pendapatan adalah 0,691 atau 69,10 %, sehingga antara variabel belanja dan variabel pendapatan mempunyai hubungan yang searah.Kata kunci: efektivitas, efisiensi, keuangan daerahABSTRACTThis study aims to analyze the extent of the regional financial effectiveness and efficiency of North Sulawesi Province. The data used are secondary data, namely the North Sulawesi Provincial Budget data for the 2012-2018 budget period. To calculate the level of effectiveness and financial efficiency and to find out the closeness of the relationship between Realization of Revenue and Realization of Expenditures for the 2012-2018 Budget Year in the North Sulawesi Province. The analysis technique used is to calculate the Effectiveness Ratio and the Regional Financial Efficiency Ratio and correlation analysis (Correlation LM Test).The results obtained showed that overall, the level of regional financial efficiency of North Sulawesi Province during the period 2012-2018 was an average of 96.63% or was at a less efficient level. This shows that the local government is still not efficient in using its budget. Meanwhile, the value of the regional financial effectiveness ratio of North Sulawesi Province for the period of 2012-2018 reached an average of 91.92 per year.Thus the level of effectiveness of regional financial management in North Sulawesi Province is already effective, because the results of the calculation show a figure of more than 90%. So that the closeness of the relationship between the shopping variable and the income variable is 0.691 or 69.10%, so that between the expenditure variable and the income variable have a unidirectional relationship. Keywords: effectiveness, efficiency, regional finance
PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI PERKOTAAN DI SULAWESI UTARA TAHUN 2004 – 2014 Sari, Greydi Normala; Kindangen, Paulus; Rotinsulu, Tri Oldy
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 18, No 2 (2016): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.12789.18.2.2016

Abstract

PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI PERKOTAAN DI SULAWESI UTARA TAHUN 2004 – 2014   Greydi Normala Sari, Paulus Kindangen, Tri Oldy Rotinsulu Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Magister Ilmu Ekonomi Universitas Sam Ratulangi, Manado ABSTRAK Pembangunan merupakan suatu rangkaian proses perubahan menuju keadaan yang lebih baik dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, hal ini dapat terwujud dengan peningkatan taraf hidup masyarakat yang diukur dengan peningkatan laju pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi dapat berjalan dengan baik apabila didukung dengan laporan keuangan yang transparan dan akuntable yang dapat diukur dengan kinerja keuangan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kinerja keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan  menggunakan rasio-rasio keuangan untuk mengukur kinerja keuangan, mulai dari rasio kemandirian, rasio ketergantungan, dan rasio efektifitas  sebagai variabel bebas dan pertumbuhan ekonomi sebagai variabel terikat. Penelitian ini mengambil sampel observasi di kota Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu. Metode analisis yang digunakan adalah data panel dengan menggabungkan antara cross section dan time series. Model yang digunakan adalah random effect melalui pengujian hausman, sementara untuk pengujian secara ekonometrika dilakukan uji asumsi klasik , dan untuk uji hipotesisnya menggunakan uji- t untuk menguji pengaruh variabel secara parsial, uji – F untuk menguji pengaruh variabel secara serempak, uji koefisien determinasi (R2) untuk menguji kemampuan model regresi dalam menerangkan variasi variabel terikat. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil bahwa rasio kemandirian memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, rasio efektifitas juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sedangkan rasio ketergantungan berpengaruh negatif dan signifikan hal ini telah sesuai dengan teori.   Kata Kunci : PDRB, Rasio Kemandirian, Rasio Ketergantungan, dan Rasio Efektifitas ABSTRACT The construction is a series of processes of change towards a better state in an effort to improve the welfare of society, this can be realized by improving standards of living as measured by the increase in the rate of economic growth . Economic growth can run well when supported with financial reports transparent and accountable can be measured by financial performance area. This research aims to determine the effect on the economic growth of financial performance using financial ratios to measure financial performance , ranging from self-sufficiency ratio , the dependency ratio, and the ratio of effectiveness as independent variables and economic growth as the dependent variable . This study took a sample of observations in the city of Manado, Bitung, Tomohon, and Kotamobagu. The analytical method used is the panel data by combining cross section and time series . The model used is the random effect through Hausman test , while for econometric testing performed classical assumption , and to test the hypothesis using t-test to examine  the effect of partial variables , test - F to test the effect of variables simultaneously , test the coefficient of determination ( R2 ) to test the ability of the regression model in explaining the variation of the dependent variable. Based on the research results that independence ratio has a positive and significant effect on economic growth , effectiveness ratio was also positive and significant impact on economic growth , while the dependency ratio and significant negative effect it has in accordance with the theory .. Keywords : GRDP , Independence ratio , dependency ratio , and effectiveness ratio.
ANALISIS EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Manopo, Novlie; Rotinsulu, Debby Christina; Murni, Sri
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 17, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.10249.17.2.2015

Abstract

Abstrak Pengelolaan keuangan Daerah yang maksimal guna meningkatkan perekonomian dengan menggenjot sector-sektor potensial yang dimiliki serta membuat kebijakan yang benar-benar mengena kepada msyarakat merupakan semangat utama dalam otonomi daerah, yang mendesentralisasikan kewenangan dan keuangan dari pusat ke daerah. Selain itu pemerintah daerah juga dituntut untuk bisa meningkatkan sumber pendapatannya dan perlahan-lahan bisa berada di tahap kemandirian dan mengurangi ketergantungan terhadap dana alokasi dari pemerintah pusat. Kata kunci  : Efektivitas, Efisiensi, Pendapatan Asli daerah, Otonomi Abstract The financial management area is the maximum in order to boost the economy by boosting the potential sectors that are owned and create policies that really hit the msyarakat is the main spirit of regional autonomy, which is decentralizing authority and finance from the center to the regions. In addition, local governments are also required to be able to increase its revenue sources and slowly could be in the stage of self-sufficiency and reduce dependence on allocation of funds from the central government. Keywords : Effectiveness, Efficiency, Local Revenue, Autonomy
DETERMINAN KEBERHASILAN LELANG HAK TANGGUNGAN PADA KPKNL MANADO TAHUN 2015-2016 Ginting, Josep May Hardi; Rumate, Vekie Adolf; Rotinsulu, Debby Ch.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 19, No 1 (2017): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.15777.19.1.2017

Abstract

DETERMINAN KEBERHASILAN LELANG HAK TANGGUNGAN PADA KPKNL MANADO TAHUN 2015-2016 Josep May Hardi Ginting, Vekie A Rumate, Debby Ch. RotinsuluFakultas Ekonomi dan Binis, Magister Ilmu Ekonomi dan BisnisUniversitas Sam Ratulangi, ManadoABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan lelang hak tanggungan di KPKNL Manado. Lelang hak tanggungan berhasil jika objek lelang laku terjual. Penelitian ini penting dilakukan karena keberhasilan lelang hak tanggungan di KPKNL Manado relatif rendah sementara lelang hak tanggungan merupakan lelang yang dominan di KPKNL Manado. Data  yang  diteliti  berupa  risalah  lelang  eksekusi  hak  tanggungan  di KPKNL Manado dari tahun 2015 sampai dengan September 2016 dengan mengambil sampel sebanyak 63 transaksi lelang. Untuk menganalisis digunakan analisis regresi berganda binari dengan model logit.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor   aksesibilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan lelang, faktor deviasi nilai limit dengan nilai likuidasi, faktor lokasi dan faktor kondisi kekosongan objek lelang berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keberhasilan lelang eksekusi hak tanggungan di KPKNL Manado. Kata kunci: Keberhasilan Lelang Hak Tanggungan, Keberhasilan Lelang, Analisis                     Regresi Berganda Binari Model Logit, Objek Lelang ABSTRACT               The aim of this research is to determine the factors which affects the successful of mortgage auction in KPKNL Manado. Auction of mortgage auction successful if the object sold. This research is important because the success of the mortgage auction in Manado KPKNL relatively low while the auction of mortgage is the dominant auction KPKNL Manado. The Data examined in the form of the minutes of the auction execution KPKNL security rights in Manado from 2015 until September 2016 by taking a sample of 63 transactions auction. To analyze the use of multiple regression analysis with the binary logit model.               The results showed that the accessibility factor positive and significant impact on the success of the auction, the deviation factor liquidation value of the limit value, location factors and factors auction conditions of the object vacancy significant negative effect on the success of the mortgage auction in KPKNL Manado. Keywords: Successful Mortgage Auction,The Success of the auction, Multiple Regression Analysis Binary Logit Model, The Object of The Auction

Page 1 of 14 | Total Record : 133