Yusuf Wijaya, Afandi
Pascasarjana PAI Multikultural Universitas Yudharta Pasuruan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS MULTIKULTURAL Yusuf Wijaya, Afandi

Publisher : Pascasarjana PAI Multikultural Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.816 KB)

Abstract

Kemajemukan  bagi  manusia  adalah  “pakaian”, yang  berfungsi  melindungi  diri  serta  menjadi  perangkat  untuk memperindah diri. Multikultural dalam hal ini adalah keragaman hidup  manusia,  sehingga  manusia  mampu  melakukan  sebuah interaksi  antar  keragaman  tersebut.  Nilai-nilai  tersebut akan  menjadi  pengikat  keragaman,  sehingga  akan  melihat  dan memahami  keragaman  bukan  sebagai  perbedaan,  tapi  sebagai titik  simpul  adanya  persamaan.  Sedangkan Pendidikan Islam adalah wahana untuk membekali umat Islam, untuk mampu mewujudkan hakikat penciptaannya, sebagai  abid  dan  khalifah di muka bumi ini. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah:1). Apa pengertian dan tujuan pendidikan Islam. 2). Bagaimana implementasi pendidikan Islam yang berbasis multikultural. Adapun tujuannya adalah:1).Untuk mengetahui pengertian dan tujuan pendidikan Islam. 2).Untuk mengetahui bagaimana implementasi pendidikan Islam yang berbasis multikultural. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode research library. kesimpulan: Pendidikan  agama  berbasis  multi-kultural  merupakan  proses  penyadaran yang  bersendikan  toleransi  yang ditujukan    sebagai  usaha  komprehensif dalam mencegah terjadinya konflik antar agama,  mencegah  terjadinya  radikalisme agama,  sekaligus  pada  saat  yang  sama memupuk  terwujudnya  sikap  yang apresiatif  positif  terhadap  pluralitas, dalam dimensi dan perspektif apa pun. Multikulturalisme  dalam  makna  substansi  sebenarnya  telah  ada pada Pendidikan Islam. Hal ini terlihat pada tujuan pendidikan Islam,  yang  di  antaranya  bertujuan  membangun  manusia  yang mempunyai  kesalehan  sosial.  Kesalehan  sosial  mengisyaratkan adanya  pemahaman  akan  multikulturalisme.  Di  sinilah  tantangan bagi  kita,  untuk  mampu  melakukan  pergeseran  paradigma, yang  akhirnya  mampu  untuk  mengimplmentasikan  semangat multikultural dalam Pendidikan Islam.