p-Index From 2016 - 2021
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal REKA RUANG KURVATEK
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Penghidupan Berkelanjutan Petani Lahan Pasir Berbasis Aset Natural dan Aset Fisikal di Pesisir Desa Bugel Kecamatan Panjatan Kabupaten Kulonprogo Ragil, Candra; Eris, Vita Alusia
REKA RUANG Vol 1 No 1 (2018): Reka Ruang
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Bugel Kecamatan Panjatan Kabupaten Kulon Progo terletak di pesisir selatan Pulau Jawa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Walaupun lahannya cenderung berpasir dan rentan banjir, tetapi pertanian di Desa Bugel memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan petani. Beberapa bentuk nyata dari peningkatan kesejahteraan tersebut yang dapat dilihat dari semakin baiknya kondisi rumah, kendaraan, kesehatan, pendidikan, kepemilikan lahan pertanian yang cukup luas. Para petani menggunakan metode dan teknologi yang lebih modern daripada petani tradisional pada umumnya, sehingga strategi petani dalam menghadapi keterbatasan kondisi alam inilah yang akan menjadi latar belakang perlunya dilakukan penelitian ini sehingga dapat dikembangkan untuk diterapkan pada lahan pertanian di daerah lain.  Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deduktif kualitatif dengan penentuan sampel secara purposif dan snowball, kemudian validitas data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aset natural dan aset fisikal sangat berperan dalam menentukan kemajuan pertanian di Desa Bugel.
ARAHAN PERENCANAAN RTH (RUANG TERBUKA HIJAU) KABUPATEN KULON PROGO Ragil, Candra
KURVATEK Vol 4 No 1 (2019): April 2019
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvtk.v4i1.741

Abstract

Jumlah penduduk terus bertambah, sedangkan ruang yang dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk pembangunan relatif tetap. Lahan tidak terbangun atau open space menjadi sasaran limpahan pemenuhan kebutuhan akan ruang yang mengakibatkan semakin menurunnya fungsi lingkungan secara umum. Ketersediaan RTH yang cukup merupakan salah satu upaya mempertahankan kualitas fungsi lingkungan secara optimal. RTH menjadi unsur penting untuk keberlangsungan kehidupan manusia khususnya sebagai penyeimbang unsur bangunan di lingkungan perkotaan. Sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang setiap Kabupaten/ Kota diwajibkan menyediakan sekurang-kurangnya 30% Ruang Terbuka Hijau (RTH). RTH tersebut dimaksudkan sebagai salah satu instrumen untuk menjaga lingkungan perkotaan yang berkelanjutan secara ekologi dengan peningkatan nilai lahan RTH sekaligus merupakan ruang publik yang memiliki manfaat rekreatif dan rasa nyaman karena faktor estetikanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan interpretasi citra dengan tahapan analisis: GIS (geographic information system), analisis kuantitatif dan triangulasi. Dari hasil penelitian akan ditemukan gambaran mengenai kondisi eksisting RTH dan arahan perencanaan RTH di kawasan perkotaan Kabupaten Kulon Progo.   Kata kunci: perkotaan, perencanaan, ruang terbuka hijau