Engahu, Nirda Daud
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS DI KELAS IX SMP NEGERI KABUPATEN GORONTALO Engahu, Nirda Daud
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 3 No 3 (2017): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Agustus)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah yang akan ditindaki dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS di kelas IX SMP Negeri 3 Satap Dungaliyo dapat ditingkatkan dengan penerapan model pembelajaran make a match? Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS di kelas IX SMP Negeri 3 Satap Dungaliyo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus 1, untuk aspek penilaian kognitif dari total 25 siswa yang dikenai tindakan, 15 siswa atau 60% tidak tuntas dalam belajar, sedangkan 10 siswa atau 40% telah tuntas dalam belajar. Untuk aspek penilaian afektif 13 orang atau 52% memperoleh predikat nilai kurang, 7 orang atau 28% memperoleh predikat nilai sedang, dan 5 siswa atau 20% memperoleh predikat nilai tinggi. Data perbandingan hasil pengamatan yang diperoleh guru mitra sebanyak 10 aspek atau 42% sedangkan peneliti hanya mencapai 14 aspek atau 58%. Sedangkan hasil pengamatan guru mitra terhadap aktifitas siswa selama proses pembelajaran pada siklus 1 menunjukkan bahwa dari 25 siswa yang menjadi objek tindakan, 4 siswa atau 16% sangat aktif dalam proses pembelajaran, 3 siswa atau 12% aktif, 7 siswa atau 28% kurang aktif, dan 11 siswa atau 44% tidak aktif. Pada siklus 2 untuk aspek penilaian kognitif dari total 25 siswa yang dikenai tindakan, 3 siswa atau 12% tidak tuntas dalam belajar, sedangkan 22 siswa atau 88% telah tuntas dalam belajar. Sedangkan dalam penilaian aspek afektif, diperoleh hasil, dari 25 siswa yang dikenai tindakan, 17 orang atau 68% memperoleh predikat nilai tinggi, 5 orang atau 20% memperoleh predikat nilai sedang, dan 3 siswa atau 12% memperoleh predikat nilai kurang. Data perbandingan hasil pengamatan yang diperoleh guru mitra sebanyak 21 aspek atau 88% sedangkan peneliti hanya mencapai 22 aspek atau 92%. Sedangkan hasil pengamatan guru mitra terhadap aktifitas siswa selama proses pembelajaran pada siklus 2 menunjukkan bahwa dari 25 siswa yang menjadi objek tindakan, 7 siswa atau 28% sangat aktif dalam proses pembelajaran, 10 siswa atau 40% aktif, 5 siswa atau 20% kurang aktif, dan 3 siswa atau 12% tidak aktif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran make a match, dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS