Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

POLA DISTRIBUSI DAN TEKNOLOGI PENGELOLAAN HASIL TANGKAPAN PELABUHAN PERIKANAN DI WILAYAH PANTURA JAWA Gumilang, Andi Perdana; Solihin, Iin; Wisudo, Sugeng Hari
Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Vol 7 No 1 (2016): MEI 2016
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11332.564 KB) | DOI: 10.24319/jtpk.7.67-76

Abstract

Distribution of catch fishing port is important because if the catch is distributed, the product sales will catch up to the location of the consumer. This study aimed to obtain the distribution pattern of the catch at the fishing port in the north coast of Java. Conducted a comparative descriptive analysis based on the market, connectivity and marketing offender through the presentation of maps, charts and tables. The results showed that the distribution pattern of the catch on the north coast of Java based market include market distribution locally, regionally, outside Java and export. Distribution of catches in the fishing port north coast of Java are distributed to local and regional markets. The supply of fish to the domestic market in the fishing port of the northern coast of Java has been adequately met as much as 91.32% and the remaining 8.68% for export. The pattern of distribution of catches by fishing port connectivity was found that the fishing port as a marketer is PPS Nizam Zachman Jakarta, while the fishing port as a supplier is PPS Nizam Zachman Jakarta and PPN Pekalongan. The distribution pattern of the catch of fishing ports based marketing perpetrator obtained 7.5 patterns based on the pattern of production of fish from the fishing port and 2 pattern based on the production of fish from outside the port. Perpetrators distribution of catches locally, regionally, and the Outer include fishermen, traders, wholesalers and retailers. While the distribution of exports were fishermen, wholesalers and agents the fishing industry to be sent to the country of destination.
ANALISIS DAYA SAING SEKTOR PERIKANAN DI KABUPATEN CIREBON Gumilang, Andi Perdana
Barakuda 45: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 1 No 1 (2019): Edisi April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas 17 Agustus 1945 Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.953 KB)

Abstract

Studi mengenai daya saing daerah berkaitan erat dengan kemampuan ekonomi regional dalam hal ini terkait dengan pemanfaatan potensi daerah untuk menghasilkan dan memasarkan produk atau jasa yang dibutuhkan oleh pasar secara berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji apakah sektor perikanan merupakan sektor basis di Kabupaten Cirebon dan menganalisis daya saing sektor perikanan di Kabupaten Cirebon menggunakan metode analisa shift-share. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa sektor perikanan di Kabupaten Cirebon dalam tahun 2013-2017 merupakan sektor basis dengan nilai LQ 3,027. Daya saing wilayah (PPW) sektor perikanan di Kabupaten Cirebon masih rendah (-3026) tetapi berpotensi untuk dikembangkan karena sektor perikanan memiliki pertumbuhan yang telah maju dengan nilai positif yakni komponen Pertumbuhan Regional (PR) 145.316 dan Pertumbuhan Proporsional (PP) 12,174
ANALISIS NILAI TUKAR PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN PADA UNIT PENGOLAHAN IKAN SKALA KECIL DI KOTA CIREBON Supriadi, Dedi; Kusuma, Tri Nur Hadi Wijaya; Gumilang, Andi Perdana
Barakuda 45: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 1 No 2 (2019): Edisi November
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas 17 Agustus 1945 Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.205 KB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai analisis nilai tukar hasil perikanan pada unit pengelolaan ikan skala kecil di Kota Cirebon. Penelitian ini dilaksanakan terhitung pada bulan  Mei ? Juli 2018, betempat di 2 lokasi yaitu Kelurahan Kesenden dan Kelurahan Panjunan Kota Cirebon. Metode pengumpulan data menggunakan teknik purposive sampling deskriptif dan menggunakan analisis data deskriptif presentase. Nilai Tukar Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (NTP2HP) terkecil yaitu 0,84 untuk olahan pepes ikan di Kelurahan Kesenden dan terbesar yaitu 1,54 untuk olahan kerupuk kulit ikan di Kelurahan Panjunan dengan nilai NTP2HP 1,089. Indeks Nilai Tukar Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (INTP2HP) terkecil yaitu 92,59 untuk olahan ikan asin di Kelurahan Kesenden dan terbesar yaitu 200 untuk olahan pepes ikan di Kelurahan Panjunan nilai INTP2HP 141,278.
PENENTUAN KOMODITAS UNGGULAN PERIKANAN LAUT PELABUHAN PERIKANAN CIREBON DAN PERANANNYA DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI WILAYAH Gumilang, Andi Perdana; Susilawati, Evi
Barakuda 45: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 2 No 1 (2020): Edisi April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas 17 Agustus 1945 Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wilayah cirebon yang memiliki pelabuhan perikanan sebagai tempat pendaratan hasil tangkapan memiliki peranan yang strategis dalam pengembangan ekonomi perikanan. Namun peran dan potensi tersebut masih belum dioptimalkan dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peranan subsektor perikanan pada pembangunan ekonomi wilayah berbasis komoditas hasil tangkapan unggulan di pelabuhan perikanan kejawanan yang merupakan pelabuhan perikanan terbesar di Cirebon. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Location Quotient (LQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komoditas perikanan tangkap di pelabuhan perikanan yang menjadi unggulan utama adalah Cumi-cumi, Pari, Layang, Tetengkek, Tongkol, Abu-abu, Kuwe, Japuh, Alu-Alu, Biji Nangka, Golok-golok, dan Talang. Hal ini karena memiliki nilai pertumbuhan LQ positif dengan skor 3. Skor LQ 3 mengindikasikan bahwa jenis-jenis ikan tersebut terkonsentrasi pendaratannya secara relatif di pelabuhan perikanan kejawanan dan dapat terus dikembangkan dengan pengelolaan perikanan secara berkelanjutan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah. Peranan subsektor perikanan Cirebon merupakan sektor basis dengan nilai LQ 3,02.
KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN DAN TINGKAT KERAMAHAN JALA CUMI ( CAST NET ) DI PPN KEJAWANAN CIREBON JAWA BARAT Supriadi, Dedi; Rahayu, Sri; Gumilang, Andi Perdana
Barakuda 45: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 2 No 1 (2020): Edisi April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas 17 Agustus 1945 Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan Cirebon berada di bagian Timur Jawa Barat,  merupakan pelabuhan tipe B yang didominasi oleh kapal dengan alat tangkap jala cumi (cast net) dengan jumlah sebanyak 123 unit kapal. Tujuan dari penelitian ini adalah manganalisis komposisi hasil tangkapan dan tingkat keramahan alat tangkap jala cumi (cast net) berdasarkan komposisi hasil tangkapan utama dan sampingan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan survei. Data hasil tangkapan ikan dikumpulkan dari unit alat tangkap jala cumi (cast net) sebanyak 10 (sepuluh) unit kapal pada tahun 2018. Analisis data meliputi komposisi jenis hasil tangkapan dan tingkat keramahannya. Hasil penelitian menunjukan bahwa alat tangkap jala cumi (cast net) dengan komposisi hasil tangkapan didominasi oleh cumi-cumi sebesar 97% dan sisanya sebanyak 3% terdiri dari ikan lemuru, layang dan teri. Adapun ukuran hasil tangkapan cumi-cumi yang didaratkan di PPN Kejawanan Cirebon memiliki ukuran dengan kategori cumi besar 27-30 cm dengan jumlah total 79.324,64 kg dan cumi ukuran kecil 1-7 cm dengan jumlah total 18.411,29 kg. Nilai tingkat keramahan lingkungan pada alat tangkap jala cumi (cast net) diperoleh dengan jumlah nilai total 30. Berdasarkan nilai tersebut maka alat tangkap jala cumi (cast net) dikategorikan sebagai alat tangkap yang sangat ramah lingkungan.
ANALISIS RANTAI PASOK DALAM DISTRIBUSI HASIL TANGKAPAN BERBASIS KOMODITAS UNGGULAN DI PPN KEJAWANAN Gumilang, Andi Perdana; Susilawati, Evi
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 11 No. 3 (2019): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.516 KB) | DOI: 10.29244/jitkt.v11i3.27408

Abstract

Undang-undang RI No.45 tahun 2009 tentang perikanan menyatakan bahwa pelabuhan perikanan memiliki fungsi pemerintahan dan pengusahaan guna mendukung kegiatan yang berhubungan dengan distribusi pemasaran. Dalam aktivitas distribusi hasil tangkapan pelabuhan perikanan dipandang sebagai salah satu bagian dalam satu kesatuan sistem rantai pasokan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komoditas ikan hasil tangkapan unggulan yang didaratkan di PPN Kejawanan dan mengkaji kinerja rantai pasok dalam aktivitas distribusi hasil tangkapan komoditas unggulan di PPN Kejawanan. Metode penelitian adalah metode survei dan wawancara mendalam dengan interview terhadap pihak-pihak terkait berkaitan dengan rantai pasok. Analisis data dilakukan dengan analisis Location Quotient (LQ) untuk mengetahui potensi unggulan ikan dan analisis deskriptif kinerja rantai pasok. Hasil penelitian menunjukkan komoditas ikan unggulan yang memiliki nilai pertumbuhan LQ positif dengan skor 3 yaitu Cumi-cumi, Pari, Layang, dan Tetengkek. Skor LQ 3 mengindikasikan bahwa jenis-jenis ikan tersebut terkonsentrasi pendaratannya secara relatif di PPN Kejawanan dan dapat terus dikembangkan. Penilaian kinerja rantai pasok menunjukkan terdapat 80% kriteria yang sudah dimiliki dalam rantai pasok. Sedangkan 20 % kriteria tidak atau belum ada. Secara umum dapat dikatakan bahwa rantai pasok ikan hasil tangkapan unggulan khususnya cumi-cumi sudah baik namun masih belum optimal.