Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

SISTEM KONTROL UNTUK MENCAPAI ALTITUDE POINT PADA UAV (UNMANNED AERIAL VEHICLE) GLIDER Ardila, Armanu Putra Bhakti; Tarmukan, Tarmukan; Nurcahyo, Sidik
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 3, No 3 (2016): Elkolind Volume 3 No 3 (September 2016)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v3i3.94

Abstract

UAV Glider merupakan pesawat yang didesain dengan bentangan sayap UAV yang memiliki panjang 254cm. Ditinjau dari prinsip aerodinamis, desain tersebut sudah dapat memecah dan melayang di udara dengan baik, dengan catatan perlu adanya kontrol yang baik guna stabilitas terbang dari pesawat tersebut. Dengan desain seperti ini dapat digunakan sebagai pesawat monitoring area dengan ketahanan daya yang lebih lama dibandingkan quadcopter atau drone. UAV Glider menggunakan kontrol Proporsional pada mode pencapaian ketinggian dengan nilai konstanta Kp = 2,5. UAV Glider menggunakan kontroler Arduino Mega dan sensor ketinggian BMP180.  Alat ini bertujuan untuk mencapai ketinggian yang telah ditetapkan dengan sensor BMP180 sebagai referensi untuk pencapaian ketinggian sesuai dengan set point yang ditentukan mulai dari ketinggian 10 meter sampai 21 meter. Saat di udara UAV Glider akan terus berusaha mencapai ketinggian set point, jika set point yang diinginkan tercapai maka langkah selanjutnya UAV Glider akan terbang dengan mempertahankan ketinggian sesuai dengan set point.
Implementasi Algoritma Fuzzy Pada Alat Sortir Kematangan Buah Kopi Berdasarkan Warna Berbasis Arduino Uno Ardinata, Beryl; Nurcahyo, Sidik; Priyadi, Bambang
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 7, No 2 (2020): Elkolind Volume 7 No 2 (Juli 2020)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v7i2.198

Abstract

Di Indonesia produksi kopi saat ini masihterhambat oleh kualitas kopi yang rendah sehinggamempengaruhi perkembangan produksi kopi. Hal inidisebabkan kesalahan dalam pasca panen yang kurang tepat.Untuk mendapatkan biji kopi yang berkualitas baik makadiperlukannya penanganan pasca panen dengan melakukanproses sortasi, proses pencucian, proses pengeringan, danproses penyangraian. Proses sortasi adalah proses pertamasaat panen kopi, saat ini masih banyak menggunakan prosespemisahan buah kopi secara manual, sehingga membutuhkanwaktu yang lama dan tidak akurat dalam proses memisahkanbuah kopi, jika proses ini dilakukan secara otomatis akanmembutuhkan waktu yang lebih singkat, akurat danmembantu meringankan kerja petani. Sistem ini dirancangagar dapat membantu meringankan pekerjaan petani dengandibuat sebuah alat berupa pemilah kopi dengan menggunakansensor TCS3200, yang dilengkapi dengan motor servosebagai pemilah. Sistem ini akan memberikan data hasilwarna berupa tegangan dan ukuran buah satuan sentimeterdilanjutkan dengan proses pensortiran buah.
Akuisi Data Pada Stasiun Cuaca Berbasis Nodemcu ESP8266 Susanto, Izmi Permatasari; Setiawan, Budhy; Nurcahyo, Sidik
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 7, No 1 (2020): Elkolind Volume 7 No 1 (Mei 2020)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v7i1.182

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mendesain dan mengimplementasikan perangkat stasiun cuaca berbasis Internet of Things yang dapat memantau parameter cuaca seperti kecepatan angin, arah mata angin, curah hujan, suhu, kelembapan, intensitas cahaya direct dan diffuse. Proses pengambilan data umumnya dilakukan oleh operator dengan cara yang manual. Pengambilan data secara manual memiliki kelemahan diantaranya waktu yang diperlukan untuk pencatatan data, tingkat akurasi data yang rendah akibat human error, dan proses penyimpanan data pada media yang mudah rusak. Sistem akuisisi data dapat dilakukan dengan mengolah data analog dan data digital. Pengiriman data secara digital dapat menggunakan NodeMCU ESP8266 dengan memanfaatkan jaringan nirkabel (wireless). Jaringan internet yang digunakan sangat berpengaruh pada proses pengiriman data. Pada penelitian ini hasil dari pembacaan sensor dikirimkan ke NodeMCU ESP8266 dengan komunikasi serial. Data dari pembacaan sensor dikirimkan oleh NodeMCU ESP8266 kedalam database. Hasil dari penelitian ini membuat perangkat stasiun cuaca yang dapat menyimpan data secara otomatis dengan jeda waktu 60 detik ke database.
SISTEM STABILISATOR ZERO ROLL PADA UAV (UNMANNED AERIAL VEHICLE) GLIDER Tama, Risqi Sugeng Putra; Setiawan, Budhy; Nurcahyo, Sidik
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 3, No 2 (2016): Elkolind Volume 3 No 2 (Juli 2016)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v3i2.84

Abstract

Perkembangan teknologi robot terbang semakin pesat, hal ini ditandai dengan semakin banyak pemanfaatan robot terbang untuk membantu kerja manusia utamanya dalam bidang pengindraan jarak jauh salah satunya seperti evakuasi bencana. Penggunaan robot terbang blimp (balon udara) dan quadcopter pada area terbuka yang sedang terjadi bencana dinilai kurang efisien karena kestabilan roll blimp sangat rendah karena bentuknya yang besar dan ketahanan daya pada quad copter kurang optimal dikarenakan menggunakan empat motor penggerak untuk terbang. Solusi terbaik untuk mengatasi pengaruh gerakan angin terhadap kestabilan roll dan untuk memaksimalkan ketahanan daya dengan memanfaatkan angin yang datang adalah dengan menggunakan desain pesawat fixed wing berjenis glider yang terkontrol, dengan menerapkan kontrol PID dan megintegrasikan sensor Inertial Measurement Unit (Accelerometer dan Gyroscope) sehingga apabila terdapat gangguan angin dari arah samping kestabilan sudut roll pesawat saat terbang di udara dapat terkontrol dengan baik. Dari hasil percobaan yang diambil pada tanggal 20 Agustus 2016, robot terbang fixed wing dengan jenis glider dapat terbang di udara dengan baik dan dapat melakukan gerakan gliding secara crosswind (melawan angin) pada kecepatan angin ±4m/s. Pembacaan sensor IMU menggunakan metode complementary filter sudah optimal dengan nilai a sebesar 0,93, sehingga didapatkan time constant complementary filter sebesar 33,214ms. Penerapan algoritma PID kontroller dengan nilai variabel kp sebesar 1,2, ki sebesar 0,00005, kd sebesar 0.026  didapatkan hasil yang optimal, kontroller dapat menstabilkan posisi pesawat pada posisi nol derajat terhadap sumbu roll pada nilai hysterisis rata - rata antara 0,65 ° sampai -0,55 ° dengan nilai settling time  sebesar 300ms  serta  overshoot  sebesar -6,7 saat terjadi turbulensi udara.
IMPLEMENTASI AUTO THRESHOLD PADA SENSOR KAMERA UNTUK WALL FOLLOWING ROBOT KRPAI BERKAKI Lius, Dyky Agustiono; Winarno, Totok; Nurcahyo, Sidik
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 3, No 1 (2016): Elkolind Vol. 3 No. 1 (2016)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v3i1.63

Abstract

Pada pengolahan citra (Image Processing) salah satu metode yang sederhana untuk digunakan adalah metode segmentasi hitam putih (threshold). Threshold adalah citra digital yang hanya memiliki dua kemungkinan nilai pixel yaitu hitam dan putih. Namun dalam penentuan nilai ambang threshold akan berbeda-beda tergantung pada intensitas cahaya yang ditangkap oleh kamera. Oleh karena itu, diperlukan proses lanjutan dari threshold untuk mendapatkan nilai ambang threshold secara otomatis pada kondisi cahaya yang berbeda-beda yaitu yang disebut dengan Auto Threshold. Auto Threshold merupakan algoritma untuk mendapatkan nilai ambang threshold secara otomatis dengan cara mencari nilai threshold awal sebagai referensi lalu memperbaikinya menggunakan informasi dari sebaran intensitas warna abu-abu. Salah satu objek yang memiliki intensitas cahaya yang berbeda adalah arena robot KRPAI berkaki. Arena tersebut berbentuk seperti labirin yang memiliki dinding berwarna putih dan lantai berwarna hitam, namun intensitas warna tersebut berbeda-beda tiap ruangnya. Dengan menggunakan beaglebone black sebagai embedded system untuk melakukan proses pengolahan citra didapatkan bahwa ketika kondisi cahaya redup pada intensitas cahaya 42 lux diperoleh nilai ambang threshold 52, sedangkan untuk kondisi cahaya terang dengan intensitas 50 lux diperoleh nilai ambang threshold 85 dan untuk kondisi cahaya sangat terang dengan intensitas 53,5 lux diperoleh nilai ambang threshold 94. Untuk mengontrol pergerakan robot dalam wall following menggunakan kontrol PID dan diperoleh nilai dari parameter PID adalah kp=5, ki=0.3, kd=0,5 dimana robot untuk dapat stabil dalam menemukan jalan setelah berhadapan dengan dinding memerlukan waktu selama 8 detik.
Implementasi Kontrol PID pada Object Tracking Robot Menggunakan Sensor Kamera PIXY CMUCAM5 Kurniawan, Restu; Winarno, Totok; Nurcahyo, Sidik
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 4, No 2 (2017): Elkolind Volume 4 No 2 (Juli 2017)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v4i2.109

Abstract

Perkembangan dunia robotika sampai saat inisudah sangat maju. Salah satunya adalah melengkapi robotmenggunakan sensor kamera, sehingga robot dapat melakukanvisualisasi objek dan keadaan sekitarnya. Object trackingmerupakan teknik dalam bidang visi komputer yangdigunakan untuk melakukan penjejakan pada suatu objekbergerak. Proses ini memberikan kemampuan pada komputeruntuk mengetahui gerakan suatu objek tertentu. Salah satumetode yang digunakan adalah PID (Proporsional IntegralDerivative) sebagai kontrol gerak motor dari robot,menggunakan kamera untuk mengambil gambar lalu denganalgoritma tertentu robot dapat mengenali objek yang sudahditentukan, kemudian setelah object dikenali robot dapatmengetahui titik koordinat posisi object tersebut. Denganmenggunakan PID (Proportional Integral Derivative) robotdapat memposisikan bola berada pada titik tengah jangkauanpandangan robot. Apabila object berada di luar jangkauanpandang kamera maka robot akan melakukan scanning. Prosesscanning adalah proses dimana robot akan mencarikeberadaan terakir object dengan cara robot akan berputar kearah koordinat terakir object terdeteksi. Setelah objectterdeteksi pada pandangan robot, maka robot akan bergerakmemposisikan object berada pada titik tengah dari jangkauanpandang robot. Untuk mengontrol pergerakan motor darimobile robot nilai PID diperoleh dengan menggunakan metodetrial and error dan diperoleh nilai kp=4, ki=7, kd=12 denganwaktu stabil selama 2,6 detik.
Selektor Otomatis pada Proses Switching CB100 Navigasi Offline Bolak–Balik Berdasarkan Barcode Assy Yahya, Amri Nur; Nurcahyo, Sidik; Siswoko, Siswoko
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 8, No 1 (2021): Elkolind Volume 8 No 1 (Mei 2021)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elk.v8i1.221

Abstract

Otomasi adalah proses yang secara otomatis mengontrol operasi dan perlengkapan sistem dengan perlengkapan mekanik atau elektronika. Proses switching  dapat dipakai untuk mengatur atau menghu-bungkan jalur komunikasi. Proses switching secara manual dengan mengganti posisi switch saat pergantian tipe memiliki kelemahan diantaranya operator lupa mengganti posisi switch dan tingkat downtime yang tinggi akibat human error. Dengan sistem selektor otomatis ini dapat memudahkan proses produksi, mengurangi down-time dan meningkatkan tingkat efisiensi waktu. Dalam Pengujiannya, digunakan metode Trial and Error dengan hasil jarak yang paling ideal antara barcode dan barcode scanner pada proses scanning adalah 15 cm. Dan tingkat keberhasilan atau akurasi barcode scanner dalam membaca barcode mencapai 100%.
Sistem Monitoring Konsumsi Daya Listrik Pada Kamar Kost Serta Estimasi Biaya Keluaran Berbasis IoT (Internet of Things) Maslyawan, Bahrul Alam; Nurcahyo, Sidik; Murtono, Ari
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 8, No 2 (2021): Elkolind Volume 8 No 2 (Juli 2021)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elk.v8i2.278

Abstract

Pada umumnya pengukuran dan pencatatan data konsumsi daya listrik dilakukan dengan alat ukur secara manual sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk mendapatkan data. Namun dengan teknologi IoT (Internet of Things) dapat mempermudah dalam melakukan pemantauan data maupun pengendalian suatu perangkat melalui jaringan internet. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan teknologi IoT (Internet of Things) pada perangkat sistem monitoring konsumsi daya listrik serta estimasi biaya keluaran.  Sistem tersebut dirancang untuk kamar kost sehingga dapat memudahkan penghuni maupun pemilik kost terkait konsumsi daya listrik serta estimasi biaya keluaran. Terdapat banyak fitur yang tertanam pada sistem diantaranya yaitu mode prabayar dan pascabayar, pengaturan tarif, pengaturan saldo, dan mode kunci. Sistem ini dilengkapi dengan NodeMCU sebagai mikrokontroler, ZMPT101B sebagai sensor tegangan, ACS712 sebagai sensor arus, Relay sebagai saklar aliran listrik, SD Card sebagai penyimpan data dan Cayenne sebagai interface pemantauan dan pengendalian berbasis IoT (Internet of Things). Hasil pengujian sensor tegangan ZMPT101B dan sensor arus ACS712 menunjukkan kesalahan rata-rata sebesar 0.02% dan 0.4% sehingga dapat dikategorikan sebagai alat ukur cermat atau presisi. Penggunaan Cayenne sebagai interface pemantauan dan pengendalian berbasis IoT (Internet of Things) dapat bekerja sesuai instruksi pada jaringan internet yang baik dan stabil.