Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

PEMERIKSAAN PERTUMBUHAN DAN PERSONAL HYGIENE ANAK PRA SEKOLAH DI RA PESANTREN AL MADANIYAH Putri, Ronasari Mahaji; Maemunah, Neni; Rahayu, Wahidyanti
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.807 KB) | DOI: 10.33366/japi.v1i1.459

Abstract

Masa balita merupakan masa penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak, karena pada masa ini pertumbuhan dasar akan mempengaruhi dan menentukan perkembangan anak selanjutnya. Penilaian pertumbuhan dan perkembangan dapat dilakukan sedini mungkin sejak anak dilahirkan. Deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan merupakan upaya penjaringan yang dilaksanakan secara komprehensif untuk menemukan adanya penyimpangan tumbuh kembang dan mengenal faktor resiko pada.Personal hygiene  adalah upaya yang dilakukan oleh individu untuk menjaga kebersihan pribadinya agar terhindar dari penyakit. Masih rendahnya daya tahan tubuh anak di usia ini memungkinkan banyaknya penyakit yang akan diderita jika personal hygine anak tidak diperhatikan. Pengabdian masyarakat berupa pemeriksaan pertumbuhan dan personal hygiene anak dilakukan terhadap 42 anak pra sekolah di RA Pesantren Al Madaniyah.Pemeriksaan pertumbuhan meliputi pengukuran berat badan,tinggi badan,lingkar lengan atas dan lingkar kepala.Sedangkan personal hygiene dilakukan melalui pemeriksaan kebersihan rambut,telinga,gigi dan kulit. Hasil didapatkan sebagian besar anak mempunyai berat badan dan tinggi badan yang seimbang, kebersihan rambut dan kulit yang baik. Sedangkan kebersihan telinga masih kurang dan banyak anak yang mengalami karies gigi. 
Relationship Knowledge Attitudes Toward Sexual Abuse Prevention In Children 3-6 Years Maemunah, Neni
Jurnal Keperawatan Vol 7, No 2 (2016): Juli
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1569.491 KB) | DOI: 10.22219/jk.v7i2.3935

Abstract

There are many sexual violence cases specially for children, to cope a mother’s knowledge is really needed to attain sexual abuse prevention in children, the mother should have knowledge either what child sexual abuse is, general characteristic, attitude, detect the child’s insulting victim, or bad impact, cause and prevention in order to the mother can support child sexual abuse prevention. This research is aimed to know the relationship knowledge attitudes toward sexual abuse prevention in children 3-6 years. The research method of the study is correlational through cross sectional approach. The number of population is 82 people and the sample is 45 people and the sampling technique is proportionate stratified random. The data analysis is spearman’s rho test. The research result is gotten descriptive analysis presents that mother’s knowledge is much enough is that 20 people (44%). Most of mothers’ attitude categorizes in favorable attitude as many as 31 people (69%). It is concluded that there is significance relationship between mother’s knowledge and the sexual abuse prevention attitude in children 3-6 years in the village of north Mondoroko Bajararum Rw 05 Singosari. This study is expected that the mother could increase the knowledge related to sexual abuse in order to have the attitude to support sexual abuse prevention, such as giving the sex education in early age, teaching to wear the cloths well, teaching the child to distinguish the personal touch, teaching the child to have open minded character, etc.
THE ROLE OF EDUCATION IN IMPROVING THE KNOWLEDGE OF CHILDREN ABOUT THE IMPORTANCE OF VEGETABLES Mahaji Putri, Ronasari; Maemunah, Neni
Jurnal Keperawatan Vol 8, No 1 (2017): Januari
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1924.936 KB) | DOI: 10.22219/jk.v8i1.4018

Abstract

PENDIDIKAN KESEHATAN DALAM MENINGKATKANPENGETAHUAN ANAK TENTANG PENTINGNYA SAYURThe Role of Education in Improving the Knowledge of Childrenabout the Importance of VegetablesRonasari Mahaji Putri 1, Neni Maemunah 21,2Universitas Tribhuwana Tunggadewi,Prodi Ilmu Keperawatan MalangJalan Telaga Warna Blok C 651441e-mail: putrirona@gmail.comABSTRAKSayuran merupakan salah satu jenis makanan yang memberikan dampak baik bagi kesehatan anakusia pra sekolah. Kesulitan makan sayur pada anak usia pra sekolah menjadi permasalahantersendiri. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadappeningkatan pengetahuan anak tentang pentingnya sayur. Jenis penelitian ini adalah praeksperiment dengan rancangan one group pre test post test desain. Sampel adalah anak pra sekolah4-6 tahun di RA Al Madaniyah sebanyak 49 anak.Teknik pengambilan sampel dengan samplingjenuh. Analisa data menggunakan uji t test sampel berpasangan, dengan SPSS for Window versi17 Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh 83,7% anak mempunyai pengetahuantentang jenis sayur yang kurang; sebagian besar 55,1% anak mempunyai pengetahuan kurangtentang manfaat sayur ;sebagian besar 69,4% tidak menjawab saat ditanya dampak kurangnyakonsumsi sayur; dan hasil analisa data diketahui bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatanterhadap peningkatan pengetahuan anak ( p value sebesar 0,00; kekuatan hubungan 0,519).Pentingnya pendampingan dan motivasi orang tua dalam mengenalkan sayur pada anak prasekolah, melalui penyampaian informasi singkat secara kontinyu mengenai jenis, manfaat dandampak sayur setiap kali acara makan. Diharapkan dengan pengenalan sayur sejak dini, akanterbentuk kebiasaan mengkonsumsi sayur.Kata kunci: Pendidikan kesehatan,pengetahuan,pentingnya sayur,anak pra sekolahABSTRACTVegetables are one of the types of foods that give a good impact for the health of pre-school agechildren. Difficulty on eating vegetables at pre-school age children into its own problems. Theresearch goal was to determine the effect of health education to increase knowledge of childrenabout the importance of vegetables. The research is a pre-experimental design with one grouppretest posttest design. Samples are preschoolers 4-6 years at RA Al Madaniyah as 49. Samplingtechnic used saturated sampling. Data were analyzed using paired sample t test, with SPSS forWindow version 17. The results showed that nearly all 83.7% of children had less knowledgeabout types of vegetables; majority of 55.1% had less knowledge about the benefits of vegetables;the majority of 69.4% did not answer when asked about the impact the lack of consumption ofvegetables; and the data analysis result showed that there is an influence of health education inorder to increase knowledge of children (p value of 0.00; the strength of the relationship 0.519).Mentoring and motivation of parents in introducing vegetables on pre-school children isimportant, about continuous brief information related to types, benefits and impacts of vegetablesin any kind of meal. It is expected with the introduction of vegetables early on, will form the habitof eating vegetables.Keywords: health education, knowledge, vegetables, preschoolers
KEBIASAAN PENGGUNAAN GADGET BERHUBUNGAN DENGAN PERKEMBANGAN BAHASA PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DI PAUD ANGGREK KELURAHAN TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG Lende, Novyta Ayu Saputri; Maemunah, Neni; Choeron, Rachmat Chusnul
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.2068

Abstract

Anak usia pra sekolah yang sering menggunakan gadget mengalami penurunan stimulus yang akan mempengaruhi pola komunikasi sehingga bisa menghambat perkembangan bahasanya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kebiasaan penggunaan gadget dengan perkembangan bahasa pada anak usia pra sekolah di PAUD Anggrek, Kelurahan Tlogomas. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 50 anak usia pra sekolah, dengan penentuan sampel menggunakan simple random sampling. Besar sampel sebanyak 34 responden. Instrumen menggunakan kuesioner untuk kebiasaan penggunaan gadget dan Denver II untuk mengukur perkembangan bahasa anak. Analisa data menggunakan uji Exact Fisher. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden memiliki kebiasaan menggunakan gadget (73,5%), dan sebagian besar responden pada anak usia pra sekolah mengalami keterlambatan dalam perkembangan bahasa (70,6%). Hasil uji Exact Fisher didapatkan p = 0,000 yang berarti ada hubungan kebiasaan penggunaan gadget dengan perkembangan bahasa pada anak usia pra sekolah di PAUD Anggrek, Kelurahan Tlogomas. Oleh karena itu orang tua perlu membatasi penggunaan gadget pada anak agar tidak berdampak pada penurunan perkembangan bahasa. Preschoolers who often use gadgets have decreased stimulus that will affect their communication patterns and inhibit their language development. The purpose of this study was to determine the relationship between the habit of using gadgets with the language development in pre-school aged children in PAUD Anggrek, Kelurahan Tlogomas. The study design used a cross sectional. The study population was 50 children of pre-school age, with the determination of the sample using simple random sampling. The sample size was 34 respondents. The instrument uses questionnaires for gadget use habits and Denver II to measure children's language development. The data analysis involved Fisher's exact test. The results showed that most respondents had the habit of using gadgets (73.5%), and the majority of respondents in pre-school age children experienced delays in language development (70.6%). Fisher's Exact test results obtained p = 0,000 which means there is a relationship between the habit of using gadgets with the language development in pre-school age children in PAUD Anggrek, Kelurahan Tlogomas. Therefore, parents need to limit the using of gadgets on children to limit the impact on language development. Keywords: Pre-school aged children, gadget usage habits, language development
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN HAND HYGIENE PADA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT PANTI WALUYA MALANG Desilo, Merry; Maemunah, Neni; Sutriningsih, Ani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.2030

Abstract

Infeksi terkait perawatan kesehatan merupakan ancaman utama terhadap keselamatan pasien di seluruh dunia. Salah satu cara pencegahan dan pengendalian infeksi adalah dengan melakukan Hand Hygiene. Berdasarkan data survailence kepatuhan Hand Hygiene PPI RS. Panti Waluya Sawahan Malang bulan Agustus 2018, didapatkan angka kepatuhan Hand Hygiene ( perawat) di RS. Panti Waluya Sawahan Malang masih jauh dari target pencapaian, yaitu 57 %. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kepatuhan Hand Hygiene pada perawat serta faktor yang paling dominan yang mempengaruhi di ruang rawat inap Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang. Desain penelitian yaitu deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah semua perawat pelaksana di ruang rawat inap dewasa sebanyak 200 orang. Sampel sebanyak 133 orang ditentukan dengan teknik proporsional simple random sampling. Intrument penelitian untuk variabel independen menggunakan kuisioner dan variabel dependen menggunakan checklist. Analisis data menggunakan uji Chi square (p
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN PERAWAT DALAM MELAKSANAKAN STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL (SPO) PENCEGAHAN RESIKO JATUH DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT PANTI WALUYA MALANG Santi, Pipit Maya; Maemunah, Neni; Sutriningsih, Ani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.2059

Abstract

Kejadian pasien jatuh di Rumah Sakit Panti Waluya masih cukup tinggi yang disebabkan karena perawat kurang patuh dalam melaksanakan penerapan Standar Prosedur Operasional (SPO) pencegahan pasien jatuh. Dalam hal ini kepatuhan perawat dalam melaksanakan Standar Prosedur Operasional (SPO) pencegahan pasien jatuh merupakan sesuatu yang wajib diterapkan oleh perawat di rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kepatuhan perawat dalam melaksanakan Standar Prosedur Operasional (SPO) pencegahan pasien jatuh. Design penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah semua perawat pelaksana di ruang rawat inap dewasa sebanyak 161 orang. Sampel sebanyak 115 orang ditentukan dengan teknik Cluster Random Sampling. Uji bivariat menggunakan uji chi-square dan Analisis data menggunakan uji Regresi Logistik. Dari hasil uji bivariat didapatkan usia (p=0,341), jenis kelamin (p=0,262), status pernikahan (p=0,215), masa kerja (p=0,693), pendidikan (p=0,783), pengetahuan (0,000), sikap (p=0,000) dan supervisi(p=0,665). Faktor yang berpengaruh terhadap kepatuhan perawat dalam melaksanakan Standar Prosedur Operasional (SPO) pencegahan pasien jatuh yaitu Pengetahuan (p=0,000) dan Sikap (p=0,000).Dari hasil analisa multivariat didapatkan faktor yang paling dominan adalah Sikap dengan (OR=16,734). Direkomendasikan bagi pihak rumah sakit agar membuat kebijakan organisasi dengan memberlakukan sistem punish and reward kepada perawat sesuai dengan kinerjanya dalam pelaksanaan standar prosedur operasional (SPO) pencegahan resiko jatuh. The incidence of patients falling at the Panti Waluya Hospital is still quite high due to nurses not being obedient in implementing the implementation of Standard Operating Procedures (SPO) to prevent falling patients. In this case nurses' compliance in implementing Standard Operating Procedures (SPO) for preventing falling patients is something that must be applied by nurses in hospitals. The purpose of this study was to determine the factors that influence nurses' compliance in implementing Standard Operating Procedures (SPO) to prevent falling patients. The study design uses descriptive analytic with cross sectional approach. The population is all 161 nurses in the inpatient ward. A sample of 115 people was determined by the Cluster Random Sampling technique. Bivariate test uses chi-square test and data analysis uses logistic regression test. From the bivariate test results obtained age (p = 0.341), sex (p = 0.262), marital status (p = 0.215), years of service (p = 0.693), education (p = 0.783), knowledge (0,000), attitude ( p = 0,000) and supervision (p = 0.665). Factors that influence nurses' compliance in implementing Operational Procedure Standards (SPO) for preventing falling patients are Knowledge (p = 0,000) and Attitude (p = 0,000). From the results of multivariate analysis found the most dominant factor is Attitude with (OR = 16,734). It is recommended for hospitals to make organizational policies by implementing a punish and reward system for nurses in accordance with their performance in the implementation of standard operational procedures (SPO) to prevent the risk of falling. Keywords : Patient Safety, Standard Operating Procedure (SPO) Prevention of Fall Patients
PENURUNAN SENSASI KAKI KANAN AKIBAT DIABETIC PERIPHERAL NEUROPATHY (DPN) PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS (DM) Muda, Serfasius Malo; Masluhiya AF, Swaidatul; Maemunah, Neni
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.2054

Abstract

Kadar glukosa darah yang tidak terkontrol dapat memicu komplikasi. Komplikasi yang sering ditemukan pada penderita diabetes mellitus ialah Diabetic peripheral neuropati (DPN). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar gula darah puasa (GDP) dengan Diabetic peripheral neuropati (DPN) pada penderita DM. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional. Populasi dari penelitian ini sebesar 67 responden penderita DM di Puskesmas Kendalsari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang dengan besar sampel 57 responden. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling. Data kadar GDP dikumpulkan menggunakan data rekam medik dan data DPN dikumpulkan menggunakan monofilamen. Data dianalisis menggunakan uji Fisher Exact Test dengan nilai P-value =0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa hampir seluruh responden (80,7%) memiliki kadar GDP tidak terkendali ≥126 mg/dL dan sebagian besar responden (61,4%) mengalami DPN pada kaki kanan dengan kategori penurunan sensasi dan sebagian besar responden (63,2%) tidak mengalami DPN pada kaki kiri (normal). Hasil uji statistik didapatkan ada hubungan yang signifikan kadar GDP dengan DPN pada kaki kanan penderita DM di Puskesmas Kendalsari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang (p=0,000; OR= 28,3) dan ada hubungan yang signifikan kadar GDP dengan DPN pada kaki kiri penderita DM di Puskesmas Kendalsari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang (p=0,041; OR=7,7). Penurunan sensasi lebih besar terjadi pada kaki kanan. Blood glucose levels can trigger complications. A complication that is often found in people with diabetes mellitus is Diabetic peripheral neuropathy (DPN). This study aims to determine the relationship of fasting blood sugar (GDP) with diabetes peripheral neuropathy (DPN) in people with DM. This study uses aresearch design cross sectional. The population of this study was 67 respondents with DM in Kendalsari Public Health Center, Lowokwaru District, Malang City with a sample size of 57 respondents. Samples were taken by simple random sampling technique. Data on GDP levels were collected using medical record data and DPN data were collected using monofilament. Data were analyzed using the Fisher Exact Test with a P-value = 0.05. The results showed that almost all respondents (80.7%) had uncontrolled GDP levels ≥126 mg / dL and most respondents (61.4%) experienced DPN in the right foot with a category of sensation reduction and most respondents (63.2 %) did not experience DPN in the left foot (normal). Statistical test results found that there is a significant relationship between GDP levels with DPN on the right leg of DM sufferers at Kendalsari Health Center, Lowokwaru District, Malang City (p = 0,000; OR = 28.3) and there is a significant relationship between GDP levels and DPN on DM patient's left leg in Kendalsari Health Center, Lowokwaru District, Malang City (p = 0.041; OR = 7.7). A greater decrease in sensation occurs in the right foot. Keywords: Diabetic peripheral neuropathy (DPN); Fasting blood glucose level (GDP); Diabetes mellitus (DM); Monofilament;Sensation
HUBUNGAN KEPATUHAN DIET PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN KADAR GULA DARAH DI RUMAH SAKIT PANTI WALUYA SAWAHAN MALANG Alvionita, Oktavia Ike; Perwiraningtyas, Pertiwi; Maemunah, Neni
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.2063

Abstract

Diet rendah kalori pada penderita diabetes melitus tipe 2 sangat penting untuk dilakukan. Namun banyak penderita diabetes melitus yang tidak melakukan diet dengan konsisten. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kepatuhan diet pada pasien diabetes melitus tipe 2 dengan kadar gula darah di Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Populasi penelitian adalah semua pasien diabetes melitus tipe 2 yang sedang rawat jalan di poli pada bulan Juni 2019. Sampel penelitian didapatkan 33 responden dengan teknik sampling simple random sampling. Instrumen penelitian dengan kuesioner kepatuhan diet dan glucosemeter pada variabel dependen. Pengujian penelitian menggunakan uji statistik fisher. Hasil uji statistik menunjukan kepatuhan diet pada pasien diabetes melitus tipe 2 kategori tidak patuh (51.5%) dengan kadar gula darah yang tidak normal. Hasil uji statistik menunjukan nilai probabilitias p-value (0,000) artinya ada hubungan antara kepatuhan diet dengan kadar gula darah. Direkomendasikan bagi penderita diabetes melitus untuk meningkatkan dan menjaga gaya hidup dengan mengontrol diet maupun gula darah. Low calorie diet in people with type 2 diabetes mellitus is very important to do. But, many people with diabetes mellitus do not go on a consistent diet. The purpose of this study was to determine the relationship of diet adherence in patients with type 2 diabetes mellitus with blood sugar levels at Malang Panti Waluya Hospital in Malang. The study design uses cross sectional. The study population was all patients with type 2 diabetes mellitus who were outpatient in poly in June 2019. The research sample found 33 respondents with type 2 diabetes mellitus aged ≥45 years with a simple random sampling technique. The instrument with a diet compliance questionnaire and a glucosemeter. Testing research uses the fisher statistical test. Statistical test results show diet adherence in patients with type 2 diabetes mellitus category of non-adherent (51.5%) with abnormal blood glucose levels. The results of bivariate analysis showed p-value (0,000) meaning that there was a relationship between diet adherence with blood sugar levels with high correlation strength. It is recommended for people with diabetes mellitus to improve and maintain their lifestyle by controlling their diet and blood sugar. Keywords: Diet diabetes mellitus, Blood glucose control.
Mothers’ Behaviour on the Provision of Snack which Risk of Children’s Health Putri, Ronasari Mahaji; Dewi, Novita; Maemunah, Neni
Jurnal Keperawatan Vol 11, No 1 (2020): Januari
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.506 KB) | DOI: 10.22219/jk.v11i1.9653

Abstract

Introduction:Many foods circulating in the community do not meet the healthy snack food criteria. Many children tend to consume unhealthy snacks. Provision of snack food by the mother as a regulator of family consumption determines the type of snack food consumed by children. Objective:This study aims to determine the description of the provision of snack food for children who are at risk of child health by housewives. Method:This research is a descriptive study with the population is all mothers who have children under five in the Posyandu Guyup Rukun RW.05 Klojen Penanggungan East Java with samples taken with a total sampling technique of 41 people. The variable in this study is the provision of snack food. The instrument used was a checklist sheet and a snack food consumption sheet in terms of type and frequency. Data analysis using multivariate analysis. Result:The results revealed that most of the mothers behaved in providing snacks as requested by children on television, did not provide healthy provisions, did not provide pocket money and tended to provide snacks that were at risk for children's health, namely tempura sausage, chicken nuggets, fried noodles and not providing drinks that healthy as fruit juice as a child's snack food.Discussion: The importance of education about healthy and safe snacks for school-age children. 
Gambaran Karakteristik Siswa SMP Dalam Mengontrol Emosional Di Kota MALANG Rahayu Hastutiningtyas, Wahidyanti; Maemunah, Neni; lakar, Rolianto Ngganja
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v5i1.2269

Abstract

ABSTRACT The development of adolescence is always looking for new things and identity, this will make the youth begin to understand themselves when they have the ability to regulate and control their emotions and will adversely affect if they are not able to multiply their emotions. This study aims to know the characteristics of junior high school students in emotional control in Malang. This type of research is descriptive analytics. The respondents of the study were students at SMP Shalahuddin Malang, obtained a population of 65 respondents and a sample of 56 respondents taken with simple random sampling techniques. The data was collected using questionnaires. The results of the analysis are univariate and presented by frequency distribution. The results showed that of the 28 young men at Shalahuddin Junior High School in Malang, most had emotional control in the moderate category (71.43%) and that of the 28 young women at Smp Shalahuddin Malang most had emotional control in the high category (64.29%). In educational institutions, there needs to be knowledge about the characteristics of junior high school students in controlling emotions in Malang so that they know how to cope with students who cannot control emotions properly. Keywords : Student Characteristics, and Emotional Control ABSTRAK Masa perkembangan remaja selalu mencari hal yang baru dan identitas dirinya, hal ini akan membuat remaja mulai memahami dirinya ketika memiliki kemampuan dalam mengatur dan mengendalikan  emosinya dan akan berdampak buruk bila tidak  mampu  mengalikan  emosinya. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran karakteristik siswa SMP dalam mengontrol emosional di Kota Malang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik. Responden penelitian adalah siswa di SMP Shalahuddin Kota Malang, didapatkan populasi sebanyak 65 responden dan sampel sebanyak 56 responden yang diambil dengan teknik pengambilan simple random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Hasil analisis secara univariat dan disajikan secara distribusi frekuensi. Hasil menunjukkan bahwa dari 28 remaja putra di SMP Shalahuddin Kota Malang sebagian besar memiliki kontrol emosi pada kategori sedang (71,43%) dan bahwa dari 28 remaja putri di SMP Shalahuddin  Kota  Malang  sebagian  besar  memiliki  kontrol  emosi  pada  kategori tinggi (64,29%). Pada instansi pendidikan perlu adanya pengetahuan tentang karakteristik siswa SMP dalam mengontrol emosional di Kota Malang sehingga mengetahui cara mengatasi siswa yang tidak bisa mengontrol emosi secara baik. Kata kunci : Karakteristik siswa, dan Mengontrol emosional