Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

IMPLEMENTASI PENDAMPINGAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BAGI GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN NGANTANG Setiawan, Rudy; Arifendi, Rio Febrianto; Masluhiya AF, Swaidatul
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.963 KB) | DOI: 10.33366/japi.v2i1.596

Abstract

Sebagai salah satu kecamatan yang berada di kabupaten Malang, Ngantang memiliki prospek yang bagus dalam berbagai bidang, yaitu wisata yang beraneka ragam, budaya yang unik, sumber daya alam yang melimpah dan sumber daya manusia. Keberadaan wilayah yang demikian dapat dimanfaatkan sebagai pemacu dalam dunia pendidikan, khususnya pemacu dalam mewujudkan pembelajaran yang kontekstual. Konsep pendidikan yang melibatkan keadaan wilayah setempat, akan menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap wilayahnya, sehingga dalam jangka waktu ke depan, peserta didik dapat memiliki rasa memiliki dan mengayomi dalam mengelola lingkungannya, meningkatkan soft skill serta succes skill dalam pengelolaan prospek wilayah. Pendidikan tersebut harus dimulai sejak dini, bahkan SD. Guru berperan sebagai fasilitator bagi peserta didik perlu mengintegrasikan pembelajaran kontekstual dalam pembuatan perangkat pembelajaran. Fakta di lapangan menunjukkan, kebanyakan guru di Kecamatan ngantang masih kesulitan dalam pembuatan perangkat pembelajaran. Fakta tersebut juga didukung oleh Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan ngantang yang menyatakan keluhan guru SD di kecamatan Ngantang tentang banyaknya tuntutan yang diberikan kepada guru, sehingga mereka hanya mengambil perangkat pembelajaran dari internet. Keadaan tersebut menyebabkan peserta didik tidak mengenal sumber belajar yang ada di lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu perlu dilakukan sosialisasi dan pendampingan terhadap guru SD di kecamatan Ngantang, agar memiliki tambahan pengetahuan dalam penyusunan perangkat pembelajaran yang kontekstual.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN MOTIVASI GURU DALAM MEMBERIKAN PERTOLONGAN PERTAMA SINKOP PADA SISWA DI SDN 1 LANDUNGSARI DAN SDN MULYOAGUNG IV KABUPATEN MALANG Ngara, Petrus Helu; Masluhiya AF, Swaidatul; Metrikayanto, Wahyu Dini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.2015

Abstract

Pengetahuan berperan dalam memberikan wawasan terhadap terbentuknya sikap dan akan diikuti dengan motivasi serta tindakan guru dalam memberikan pertolongan pertama sinkop pada siswa. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan motivasi guru dalam memberikan pertolongan pertama sinkop pada siswa di SDN 1 Landungsari dan SDN Mulyoagung IV Kabupaten Malang. Penelitian ini mengunakan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 44 guru dengan sampel sebanyak 23 responden. Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling.Instrumen menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan dan motivasi. Metode uji analisis data menggunakan uji Chi Square dengan tingkat signifikan 0,05. Hasil penelitian membuktikan bahwa lebih dari separuh (56,5%) responden memiliki tingkat pengetahuan kategori kurang tentang pertolongan pertama siswa sinkop, lebih dari separuh (56,5%) responden memiliki motivasi kategori rendah dalam memberikan pertolongan pertama siswa sinkop. Hasil uji Chi Square didapatkan p-value = (0,000) yang berarti bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan dengan motivasi guru dalam memberikan pertolongan pertama sinkop pada siswa di SDN 1 Landungsari dan SDN Mulyoagung IV Kabupaten Malang. Peneliti selanjutnya diharapkan untuk menambah jumlah sampel penelitian dan memberikan pendidikan kesehatan tentang pertolongan pertama sinkop kepada guru yang memiliki pendidikan rendah, hal ini untuk meningkatkan motivasi guru dalam memberikan pertolongan pertama pada siswa sinkop. Knowledge plays a role in providing insight into the formation of attitudes and will be followed by the motivation and actions of the teacher in giving students a first-aid syncope. The purpose of this study was to determine the relationship of the level of knowledge with teacher motivation in providing synoptic first aid to students at SDN 1 Landungsari and SDN Mulyoagung IV Malang Regency. This study uses a descriptive correlative design with cross sectional approach. The study population was 44 teachers with a sample of 23 respondents. Sampling using simple random sampling. Data collection using a questionnaire level of knowledge and motivation. The data analysis method uses Chi Square test with a significant level of 0.05. The results of the study prove that more than half (56.5%) of respondents have a level of knowledge of the category lacking about the first aid of syncope students, more than half (56.5%) of respondents had low category motivation in giving first aid to syncope students. Chi Square test results obtained p-value = (0,000) which means that there is a relationship between the level of knowledge and the motivation of the teacher in providing synoptic first aid to students at SDN 1 Landungsari and SDN Mulyoagung IV Malang Regency. The next researcher is expected to increase the number of research samples and provide health education about syncope first aid to teachers who have low education, this is to increase the motivation of teachers in providing first aid to syncope students. Keywords: Victim; Experience; Synchronous Handling
HUBUNGAN KADAR GLUKOSA DARAH PUASA DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PENDERITA DIABETES MELITUS (DM) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KENDALSARI KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG Ama, Yonatan; Masluhiya AF, Swaidatul; Hastutiningtyas, Wahidyanti Rahayu
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.2070

Abstract

Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang terjadi karena pankreas tidak menghasilkan cukup insulin atau ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkannya DM dapat mengakibatkan komplikasi yang terjadi sepanjang hidup penderita DM sehingga dapat mempengaruhi kualitas hidup penderita DM itu sendiri. Desain penelitian ini menggunakan desain Deskriptif Korelatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel simple random rampling, dengan sampel sebanyak 93 responden. intrumen yang digunakan adalah whoqol-bref (who quality of life) dengan mengunakan analisis uji chi-square. Hasil penelitian, sebagian besar responden memiliki kadar gula darah pada kategori tinggi (59,1%) yaitu berada pada kadar gula darah lebih dari 200 mg/dl sedangkan hampir seluruh responden memiliki kualitas hidup seabgian besar berkakategori buruk (76,3%). Hasil analisis uji chi-square didapatkan bahwa ada hubungan kadar glukosa darah puasa dengan kualitas hidup pada penderita diabetes melitus (DM) di Wilayah Kerja Puskesmas Kendalsari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Dengan tinggkat signifikan < 0,05 = 0,025. (R= 0,33 p=0,025). Bagi Peneliti selanjutnya dapat menggali lebih jauh apa saja aspek-aspek yang memicu para penderita DM memiliki kadar gula yang tidak normal, dan apa saja faktor-faktor yang memicu buruknya kualitas hidup penderita DM. Diabetes mellitus (DM) is a chronic disease that occurs because the pancreas does not produce enough insulin or when the body cannot effectively use the insulin it produces, DM can cause complications that occur throughout the life of DM sufferers so that it can affect the quality of life of DM sufferers themselves. The design of this study used a descriptive correlative design with a cross sectional approach. Simple random rampling sampling technique, with a sample of 93 respondents. the instrument used is whoqol-bref (who quality of life) using the chi-square test analysis. The results of the study, the majority of respondents had high blood sugar levels (59.1%). which is at a blood sugar level of more than 200 mg / dl while almost all respondents have a high quality of life for all of the poor categories (76.3%). The results of the chi-square analysis showed that there was a relationship between fasting blood glucose levels and quality of life in people with diabetes mellitus (DM) in the Kendalsari Public Health Center, Lowokwaru District, Malang. With a significant level of
PENURUNAN SENSASI KAKI KANAN AKIBAT DIABETIC PERIPHERAL NEUROPATHY (DPN) PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS (DM) Muda, Serfasius Malo; Masluhiya AF, Swaidatul; Maemunah, Neni
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.2054

Abstract

Kadar glukosa darah yang tidak terkontrol dapat memicu komplikasi. Komplikasi yang sering ditemukan pada penderita diabetes mellitus ialah Diabetic peripheral neuropati (DPN). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar gula darah puasa (GDP) dengan Diabetic peripheral neuropati (DPN) pada penderita DM. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional. Populasi dari penelitian ini sebesar 67 responden penderita DM di Puskesmas Kendalsari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang dengan besar sampel 57 responden. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling. Data kadar GDP dikumpulkan menggunakan data rekam medik dan data DPN dikumpulkan menggunakan monofilamen. Data dianalisis menggunakan uji Fisher Exact Test dengan nilai P-value =0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa hampir seluruh responden (80,7%) memiliki kadar GDP tidak terkendali ≥126 mg/dL dan sebagian besar responden (61,4%) mengalami DPN pada kaki kanan dengan kategori penurunan sensasi dan sebagian besar responden (63,2%) tidak mengalami DPN pada kaki kiri (normal). Hasil uji statistik didapatkan ada hubungan yang signifikan kadar GDP dengan DPN pada kaki kanan penderita DM di Puskesmas Kendalsari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang (p=0,000; OR= 28,3) dan ada hubungan yang signifikan kadar GDP dengan DPN pada kaki kiri penderita DM di Puskesmas Kendalsari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang (p=0,041; OR=7,7). Penurunan sensasi lebih besar terjadi pada kaki kanan. Blood glucose levels can trigger complications. A complication that is often found in people with diabetes mellitus is Diabetic peripheral neuropathy (DPN). This study aims to determine the relationship of fasting blood sugar (GDP) with diabetes peripheral neuropathy (DPN) in people with DM. This study uses aresearch design cross sectional. The population of this study was 67 respondents with DM in Kendalsari Public Health Center, Lowokwaru District, Malang City with a sample size of 57 respondents. Samples were taken by simple random sampling technique. Data on GDP levels were collected using medical record data and DPN data were collected using monofilament. Data were analyzed using the Fisher Exact Test with a P-value = 0.05. The results showed that almost all respondents (80.7%) had uncontrolled GDP levels ≥126 mg / dL and most respondents (61.4%) experienced DPN in the right foot with a category of sensation reduction and most respondents (63.2 %) did not experience DPN in the left foot (normal). Statistical test results found that there is a significant relationship between GDP levels with DPN on the right leg of DM sufferers at Kendalsari Health Center, Lowokwaru District, Malang City (p = 0,000; OR = 28.3) and there is a significant relationship between GDP levels and DPN on DM patient's left leg in Kendalsari Health Center, Lowokwaru District, Malang City (p = 0.041; OR = 7.7). A greater decrease in sensation occurs in the right foot. Keywords: Diabetic peripheral neuropathy (DPN); Fasting blood glucose level (GDP); Diabetes mellitus (DM); Monofilament;Sensation
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI DIRI DENGAN DERAJAT LUKA PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS KENDALSARI Lali, Martha Yasinta; Supriyadi, Supriyadi; Masluhiya AF, Swaidatul
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.2038

Abstract

Kurangnya Motivasi Diri pada penderita Diabetes mellitus (DM) tipe 2 dapat memicu komplikasi. Komplikasi yang sering ditemukan pada penderita diabetes melitus ialah luka kaki diabetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi diri dengan derajat luka pada penderita DM tipe 2. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Populasi yang digunakan adalah seluruh penderita DM di Puskesmas Kendalsari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang dengan besar sampel 40 responden. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling. Data motivasi diri dikumpulkan menggunakan lembar kuesioner dan data derajat luka dikumpulkan menggunakan lembar observasi. Data dianalisis menggunakan uji Chi square dengan α=0,05. Hasil penelitian didapatkan hampir seluruh responden memiliki motivasi diri yang rendah ≤ 30 (75%) dan sebagian besar responden mengalami derajat luka diabetik pada bagian kaki dengan kategori penurunan sensasi derajat 3 (50%). Hasil uji statistik didapatkan ada hubungan yang signifikan motivasi diri dengan derajat luka pada penderita DM tipe 2 di Puskesmas Kendalsari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang (p=0,036). Dengan demikian sangat penting bagi penderita DM untuk memotivasi diri dalam mengontrol derajat luka dengan baik. Lack of Self Motivation in patients with type 2 diabetes mellitus (DM) can trigger complications. A complication that is often found in people with diabetes mellitus is diabetic foot injury. This study aims to determine the relationship between self motivation and the degree of injury in patients with type 2 diabetes. The study design uses cross sectional. The population used was all people with DM in Kendalsari Health Center, Lowokwaru District, Malang City with a sample size of 40 respondents. Samples were taken by simple random sampling technique. Data on self-motivation were collected using a questionnaire sheet and data on the degree of injury were collected using an observation sheet. Data were analyzed usingtest Chi square with α = 0.05. The results showed that almost all respondents had low self-motivation ≤ 30 (75%) and the majority of respondents experienced a degree of diabetic injury in the legs with a category of sensation reduction in degree 3 (50%). Statistical test results found that there is a significant relationship with self motivation degree of injury in patients with type 2 diabetes mellitus in Kendalsari Health Center, Lowokwaru District, Malang City (p=0,036). Thus it is very important for people with DM to motivate themselves in controlling the degree of injury well. Keywords: degree of injury; self-motivation; diabetes mellitus
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PHBS TERHADAP PENCEGAHAN SCABIES PADA ANAK JALANAN Moy, Hildegardis; Masluhiya AF, Swaidatul; Susmini, Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.2062

Abstract

Scabies merupakan penyakit kulit menular yang disebabkan oleh infestasi sensititasi terhadap tungau sarcoptes scabie varien hominis. Salah satu cara pencegahan scabies dengan memberikan pendidikan kesehatan tentang PHBS sehingga anak jalanan bisa berperilaku bersih dan sehat. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang PHBS terhadap pencegahan scabies pada anak jalanan di Pasar Lama Kecamatan Sukun Kota Malang. Desain penelitian mengunakan pre- experimental dengan rancangan one group pre and post test design. Sampel penelitian sebanyak 30 anak jalanan dengan penentuan menggunakan random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa lembar observasi. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji Marginal Homogenity. Hasil penelitian membuktikan hampir seluruhnya (90,0%) responden berperilaku kurang dalam pencegahan scabies sebelum diberikan pendidikan kesehatan tentang PHBS dan sebagian besar (66,7%) responden responden berperilaku cukup dalam pencegahan scabies setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang PHBS. Hasil uji Marginal Homogenity didapatkan p value = (0,000) < (0,050) sehingga H1 diterima, artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang PHBS terhadap pencegahan scabies pada anak jalanan di Pasar Lama Gadang Kecamatan Sukun Kota Malang. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan anak jalanan menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar untuk mencegah dan menyembuhkan scabies. Scabies is an infectious skin disease caused by sensitizing infestations of mites sarcoptes scabie varien hominis. One way to prevent scabies by providing health education about PHBS so that street children can behave clean and healthy. The purpose of this study was to determine the effect of health education on PHBS on the prevention of scabies in street children in Pasar Lama Gadang, Sukun District, Malang City. The research design used pre-experimental design with one group pre and post test design. The research sample consisted of 30 street children with the determination of using random sampling. Data collection techniques using instruments in the form of observation sheets. Data analysis method used is Marginal Homogenity test. The results of the study proved that almost all (90.0%) respondents behaved less in prevention of scabies before being given health education about PHBS and most (66.7%) respondents respondents behaved adequately in the prevention of scabies after being given health education about PHBS. Marginal Homogenity test results obtained p value = (0,000)
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI FRONT EFFLEURAGE TERHADAP DERAJAT DISMENORHEA PRIMER PADA REMAJA DI PONDOK PESANTREN AL HIDAYAH KARANGPLOSO MALANG Khotimah, Nur; Perwiraningtyas, Pertiwi; Masluhiya AF, Swaidatul
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.1993

Abstract

Fase remaja merupakan periode transisi yang ditandai dengan masa pubertas.Tanda pubertas pada remaja adalah menstruasi, dan masalah ginekologi yang sering muncul pada saat menstruasi adalah dismenorhea. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi front effleurage terhadap derajat dismenorhea primer pada remaja di Pondok Pesantren Al Hidayah Karangploso Malang. Penelitian ini menggunakan pre eksperimental design dengan pendekatan one grup pre post test design. Populasi penelitian ini adalah semua remaja putri yang ada di Pondok Pesantren Al Hidayah Karangploso Malang yang berjumlah 50 orang pada tahun 2018. Sampel pada penelitian ini sebanyak 33 remaja.Teknik purposive sampling digunakan dalam penelitian ini yang memenuhi kriteria inklusi : Remaja putri berumur 12-21 tahun, mengalami dismenorhea primer, remaja yang tidak melakukan pereda nyeri baik farmakologi dan nonfarmakologi serta remaja yang jarak siklus menstruasi 21-35 hari. Instrumen yang digunakan adalah SOP teknik relaksasi front effleurage dan Numeric Rating Scale. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan hasil nilai signifikasi = 0,000 < α (0,05) artinya ada pengaruh teknik relaksasi front effleurage terhadap derajat dismenorhea primer pada remaja di Pondok Pesantren Al Hidayah Karangploso Malang. Direkomendasikan untuk penelitian selanjutnya agar melakukan penelitian tentang teknik ini dengan kombinasi teknik lainnya untuk menurunkan derajat dismenorhea secara signifikan. The juvenile phase is a transition period characterized by puberty. One sign of puberty is menstruation, and gynecological problems that often occur during menstruation are dysmenorhea. The purpose of this study was to determine the effect of front effleurage relaxation techniques on the degree of primary dysmenorrhea in adolescents at Al Hidayah Islamic Boarding School in Karangploso Malang. This study used pre experimental design with one group pre post test design approach. The population of this study were all young women at Al Hidayah Karangploso Islamic Boarding School, amounting to 50 people in 2018. The sample in this study were 33 teenagers. Samples were taken by purposive sampling technique that met the inclusion criteria: Young women aged 12-21 years, experiencing primary dysmenorrhea, adolescents who did not do pain relief both pharmacology and nonpharmacology and adolescents who have a menstrual cycle distance of 21-35 days. The instruments used are the SLE of the effleurage front relaxation technique and the Numeric Rating Scale. Data were analyzed using Wilcoxon test with a significance p value = 0.000
PENGARUH TERAPI SUPPORTIF GROUP TERHADAP KEMAMPUAN MENGHARDIK PADA PASIEN HALUSINASI PENDENGARAN Wadang, Evania Rambu Tatu; Trishinta, Sirli Mardianna; Masluhiya AF, Swaidatul
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.1940

Abstract

Gangguan jiwa merupakan gangguan otak yang ditandai oleh terganggunya perilaku dan persepsi salah satunya seperti halusinasi pendengaran. Terapi supportif group merupakan terapi yang diberikan kepada pasien halusinasi pendengaran secara berkelompok. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh terapi supportif group terhadap kemampuan menghardik pada pasien halusinasi pendengaran di Puskesmas Bantur Malang. Desain penelitian mengunakan desain quasi eksperimental. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 33 pasien halusinasi pendengaran dengan penentuan sampel penelitian menggunakan accidental sampling sehingga didapatkan sampel penelitian sebanyak 30 pasien yang dibagi dalam 2 kelompok yaitu 15 kelompok perlakuan dan 15 kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa lembar observasi kemampuan menghardik. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji wilcoxon dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan kemampuan menghardik sebelum diberikan terapi supportif group hampir seluruhnya (86,7%) responden dari kelompok perlakuan dan hampir seluruhnya (80,0%) responden dari kelompok kontrol mengalami kemampuan menghardik kurang pada pasien halusinasi pendengaran, sedangkan kemampuan menghardik sesudah diberikan terapi supportif group hampir seluruhnya (80,0%) responden dari kelompok perlakuan mengalami kemampuan menghardik cukup dan sebagian besar (73,3%) responden dari kelompok kontrol mengalami kemampuan menghardik kurang pada pasien halusinasi pendengaran. Hasil uji wilcoxon didapatkan p value= (0,003)
PENGARUH PEMBERIAN ASI NON EKSKLUSIF TERHADAP INSIDEN DIARE PADA BAYI USIA 0-6 BULAN DI PUSKESMAS DINOYO MALANG Nugroho, Cahyo; Eka Sudiwati, Ni Luh Putu; Masluhiya AF, Swaidatul
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.1994

Abstract

ASI non eksklusif merupakan tindakan ibu memberikan makanan pendamping ASI kepada bayi sebelum bayi berumur 6 bulan, hal tersebut akan beresiko menimbulkan gangguan pencernaan pada bayi seperti insiden diare karena lambung dan usus belum sepenuhnya matang untuk mencerna laktosa dan tepung yang terkandung dalam Makanan Pendamping ASI. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian ASI non eksklusif terhadap insiden diare pada bayi usia 0-6 bulan di Puskesmas Dinoyo Malang. Desain penelitian mengunakan korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 32 ibu dari bayi usia 0-6 bulan dengan penentuan menggunakan purposive sampling. Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah bayi usia 0-6 bulan yang di bawa ibunya ke puskesmas dinoyo malang, ibu yang tinggal di wilayah puskesmas dinoyo malang dan ibu yang menyetujui bayinya untuk menjadi responden sampai akhir penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuesioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji spearman rank dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan keseluruhan (100%) ibu memberikan ASI non eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan dan sebagian besar (84,4%) bayi usia 0-6 bulan mengalami insiden diare. Hasil uji spearman rank didapatkan p value = (0,000) < (0,050) sehingga H1 diterima, artinya ada pengaruh pemberian ASI non eksklusif terhadap insiden diare pada bayi usia 0-6 bulan di Puskesmas Dinoyo Malang. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan ibu memberikan ASI kepada bayi setiap 2-3 jam sekali sampai usia 6 bulan untuk mencegah terjadinya diare. Non-exclusive breastfeeding is a mother's act of providing complementary feeding to infants before the 6-month-old infant, which may lead to digestive disorders in infants such as diarrhea incidents because the stomach and intestines are not fully ripe to digest lactose and flour contained in the complementary food ASI. The purpose of this study to determine the effect of non-exclusive breastfeeding to incidents of diarrhea in infants aged 0-6 months in Puskesmas Dinoyo Malang. The research design use correlation with cross sectional approach. The sample of the study were 32 mothers from infants aged 0-6 months with determination using purposive sampling. The inclusion criteria in this study were infants aged 0-6 months who were taken by their mother to the dinoyo malang healthy center, mothers who lived in the area of the dinoyo malang health center and the mother who agreed to her baby to be a respondent until the end of the study. Techniques of collecting data using the instrument in the form of questionnaires. Data analysis method that is used is spearman rank test by using SPSS. The results of the study showed that (100%) of mothers gave non exclusive breastfeeding in infants aged 0-6 months and most (84.4%) infants aged 0-6 months experienced diarrhea incidence. Spearman rank test results obtained p value = (0.000)
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PRESTASI ANAK KELAS V DAN VI SEKOLAH DASAR NEGERI (SDN) ARGOSARI II KECAMATAN JABUNG KABUPATEN MALANG Swaheswanti, Windy Putri; Wiyono, Joko; Masluhiya AF, Swaidatul
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan prestasi anak di Sekolah Dasar Negeri Argosari II Kecamatan Jabung Kabupaten Malang. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Jumlah populasi sebanyak 50 siswa dan sampel diambil secara total sampling sebanyak 50 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar kuisioner yang berisi pertanyaan tentang bagaimana dukungan orang tua terhadap anak dan menggunakan analisis univariat dan bivariat, kemudian data dioleh menggunakan uji statistik Kolerasi Pearson dengan SPSS 23,0. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar dukungan keluarga dikategorikan kurang yaitu sebanyak 34 orang tua atau (68%) dengan kategori prestasi anak mendapatkan nilai C sebanyak 42 anak (80%). Uji Kolerasi Pearson menunjukkan nilai sig = 0,001 atau ? 0,05. Hasil ini menunjukkan ada hubungan antara dukungan keluarga dengan prestasi anak di Sekolah Dasar Negeri Argosari II Kecamatan Jabung Kabupaten Malang. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan nilai koefisien 61,2% artinya semakin tinggi dukungan keluarga, maka semakin tinggi tingkat prestasi anak, sebaliknya apabila semakin rendah dukungan keluarga maka semakin rendah tingkat prestasi anak. Peneliti selanjutnya disarankan untuk mengembangkan penelitian dengan memperhatikan dukungan keluarga sejak usia dini dapat menunjang prestasi anak. ABSTRACT The purpose of this study was to determine the relationship between family support and child achievement at Argosari II State Elementary School Jabung District Malang Regency. The research design used is descriptive. The total population is 50 students and the sample is taken by (Total Sampling) as many as 50 students. The instrument used in this study is a questionnaire containing questions about how parents support for children and using univariate and bivariate analyzes, then the data is obtained using the Pearson Kolerasi statistical test with spss 23,0. The collected questionnaires were then tabulated and analyzed. The results of the study found that most of the family support is categorized less that is 34 parent much as (68%) with the achievement category of children get the value of C is 42 children much as (80%). Pearson's correlation test showed sig = 0.001 or ?0.05. These results indicate there is a relationship between family support and achievement of children in Argosari II State Elementary School, Jabung District, Malang Regency With the coefficient value of 61.2% that if the higher the family support, the higher the achievement level of the child. Conversely, if the lower the support of the family, the lower the achievement level of the child. Researchers are further advised to develop research with attention to family support from an early age to support child achievement. Keywords : Child achievement; family support.