Maulana, Muhammad Arief
Unknown Affiliation

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING TINGKAT SEKOLAH DASAR SE-KOTA SURAKARTA Maulana, Muhammad Arief; Maynawati, Aldila Fitri Radite Nur
JURNAL KONSELING GUSJIGANG Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Konseling Gusjigang Juni 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jkg.v4i1.2330

Abstract

The goal of research to figure out the implementation of guidance and counseling programs at the primary level. Research done in the elementary school in the city of Surakarta has accredited A (very good). Research methods using qualitative research with the aim of providing factual conditions that occur in the field related to the execution of counseling program in elementary school. Data retrieval using interview techniques and observations conducted by the proposers. Observation and interview instruments validated by experts in the field of guidance counseling in order to obtain valid data and reliability. Testing the validity of the data by using the technique of triangulation of sources. The research results obtained that the guidance counseling service program in elementary school city of Surakarta has not done well. There are still many elementary schools that don't yet have the power guidance counseling teacher, and obstacles that encounter i.e. guidance counseling teacher in primary school is still a difficulty in finding the needs of students through the instrumentation and application evaluation and activities follow-up.
Aplikasi Forum Komunikasi Program Studi Informatika dengan Teknologi Web Service SIAKAD UNTAN Maulana, Muhammad Arief; Safriadi, Novi; Pratama, Enda Esyudha
JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.523 KB) | DOI: 10.26418/justin.v7i4.29822

Abstract

Forum komunikasi program studi informatika merupakan sarana berbagi informasi terkait perkuliahan Program Studi Informatika Universitas Tanjungpura bagi Dosen, Mahasiswa dan Staf. Cara dosen menyampaikan informasi di lingkungan Program Studi Informatika masih berupa pengumuman, melalui sms kepada mahasiswa tertentu, majalah dinding, atau Whatsapp. Cara ini kurang efektif dikarenakan manajemen grup kelas dari Whatsapp atau kontak mahasiswa yang dihubungi menjadi lebih banyak. Hal ini dapat menyebabkan kesalahan pemberian informasi ke grup atau mahasiswa yang berbeda. Mahasiswa dan dosen juga akan mendaptkan kesulitan untuk berdiskusi tentang informasi yang diberikan apabila hanya berupa pengumuman di majalah dinding dan tidak semua mahasiswa mendapatkan informasi yang diberikan. Untuk mengatasinya adalah dengan berdiskusi langsung seperti forum. Dengan adanya forum, dosen tidak perlu manajemen grup-grup Whatsapp, kontak mahasiswa perwakilan, dan pengumuman majalah dinding. Dosen dapat langsung memberikan informasi yang ingin diberikan melalui forum dengan topik dan mata kuliah yang sesuai dengan informasi yang ingin diberikan Setelah dosen memberikan informasi tersebut maka mahasiswa yang bersangkutan dengan mata kuliah tersebut akan secara otomatis mendapatkan notifikasi berupa email bahwa terdapat pengumuman baru dari mata kuliah yang bersangkutan.
Penggunaan Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Diskusi Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Interpersonal Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Univet Bantara Sukoharjo Angkatan Tahun 2015/2016 Maulana, Muhammad Arief; Hidayati, Awik
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v1i1.131

Abstract

Kemampuan berkomunikasi yang baik sangat diperlukan oleh setiap individu dalam berbagaiperkembangan. Setiap manusia dalam keseharian dipastikan melakukan komunikasi baik secara verbalmaupun non verbal. Hal yang terpenting dalam sebuah komunikasi adalah pesan yang disampaikan dapatdimengerti dan dipahami oleh lawan bicara termasuk komunikasi interpersonal. Komunikaisinterpersonal lebih mengedepankan adanya respon atau timbal balik yang positif dalam sebuahkomunikasi yang dilakukan secara langsung atau tatap muka. Banyak faktor yang mempengaruhi sebuahkomunikasi agar berjalan dengan baik, diantaranya keterbukaan, empati, dukungan, sikap positif dankesamaan. Permasalahannya adalah mahasiswa belum mampu menumbuhkan komunikasi interpersonalyang baik antar sesame maupun dengan dosen. Metodologi penelitian ini menggunakan metodekuantitatif dengan jenis penelitian eskperimen pre test dan post test group. Teknik analisis data yangdigunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis deskriptif. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui seberapa efektif layanan Bimbingan Kelompok teknik diskusidalam meningkatkan komunikasi mahasiswa Bimbingan Konseling semester 2. Hasil yangdidapatkan adalah komunikasi interpersonal perlu ditingkatkan karena akan berdampak kepadakemampuan sosial mahasiswa, sehingga dosen perlu memberikan perlakuan bagi mahasiswayang kesulitan dalam berkomunikasi interpersonal yang baik
Studi Kasus Kenakalan Remaja Tingkat Sekolah Menegah Pertama di Kota Sukoharjo Maulana, Muhammad Arief
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v4i1.149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran umum mengenai keakalan remaja yang terjadi pada siswa SMP se-Kecamatan Sukoharjo. Jenis penelitian menggunakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena kenakalan remaja di SMP. Metode penelitian studi kasus, yang mmengangkat sebuah kasus yang mendalam tentang individu dalam jangka waktu yang relatif lama dan terus menerus untuk mendapatkan perkembangan subjek dari waktu ke waktu. Subjek penelitian adalah siswa SMP se-kecamatan Sukoharjo yang terindikasi pernah melakukan aksi kenakalan remaja. Objek penelitian di SMP Negeri Se-Kecamatan Sukoharjo sejumlah 7 sekolah. Instrument yang digunakan adalah wawancara terstruktur kepada guru BK dan siswa, dan dokumentasi. Uji kebasahan data melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kenakalan remaja di wilayah Kabupaten Sukoharjo beresiko mengarah kepada tindak kriminal, hal ini ditandai dengan beberapa pelanggaran hukum yang dijumpai di sekolah, misalkan pencurian, mengendarai kendaraan bermotor tanpa surat dan dengan membahayakan pengendara lain, perkelahian antar siswa, ikut “geng” motor. Faktor yang menyebabkan tindak kenakalan remaja banyak dilatar belakangi oleh keluarga yang kurang perhatian terhadap anaknya dan lingkungan masyarakat yang cenderung acuh terhadap sikap dan aksi kenakalan remaja. Maka hal yang perlu diperhatikan dalam mensikapi aksi kenakalan remaja adalah peran serta keluarga dan masyarakat dalam memberikan kontrol bagi perkembangan perilaku remaja.
MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA DI PERPUSTAKAAN MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK DISKUSI Respati, Cesara Deasefa; Susanto, Bambang; Maulana, Muhammad Arief
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4 No 4 (2019)
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v4i4.164

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi dapat meningkatkan minat baca di perpustakaan pada siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 1 Mojolaban Tahun Pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan bimbingan dan konseling. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, dokumentasi dan wawancara. Sedangkan metode analisis data menggunakan stastistik deskriptif, karena membandingkan minat baca siswa di perpustakaan antara kondisi awal dengan kondisi siklus I, dengan siklus II, membandingkan minat baca siswa di perpustakaan antara siklus II dengan siklus III. Dari hasil pra siklus diketahui bahwa minat baca siswa di perpustakaan masuk dalam kriteria sangat rendah dengan rata-rata presentase 20,3%. Setelah diadakan siklus 1 berlanjut ke siklus 2 terdapat kenaikan 37,9% menjadi 55,6%. Dan tindakan pada siklus 3 meningkat menjadi 76,3%, hasil tindakan pada siklus 3 menunjukkan bahwa seluruh siswa yang menjadi subjek penelitian mengalami peningkatan minat baca dari tahap ke tahap. Berdasarkan analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa bimbingan kelompok teknik diskusi dapat meningkatakan minat baca di perpustakaan pada siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 1 Mojolaban Tahun Pelajaran 2019/2020.
MENINGKATKAN KEDISIPLINAN BELAJAR MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK PROBLEM SOLVING SISWA SMA Febriyani, Fitria; Susanto, Bambang; Maulana, Muhammad Arief
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v1i2.592

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan kedisiplinan belajar Siswa kelas XI IPS Sekolah Menengah Atas Veteran 1 Sukoharjo Tahun Pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan bimbingan dan konseling. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, angket dan dokumentasi. Sedangkan metode analisis data menggunakan statistik deskriptif, berdasarkan teknik prosentase untuk membandingkan kedisiplinan belajar siswa dari pra siklus, siklus I, siklus II. Apabila hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kedisiplinan belajar dan sudah mencapai indikator kinerja, maka penelitian tindakan ini dinyatakan telah berhasil dan dapat dihentikan. Dari perolehan data pra siklus, 8 siswa subjek penelitian memperoleh skor 92 dengan persentase 61% masuk dalam kategori cukup baik. Perbaikan pada siklus I memperoleh skor 103 dengan persentase 69% dengan kategori baik. Perbaikan pada siklus II memperolah skor 121 dengan persentase 81% masuk dalam kategori baik. Sedangkan hasil observasi pada pra siklus, siswa memperoleh persentase 35% dengan kategori kurang baik. Setelah perbaikan siklus I siswa memperoleh persentase 48% dengan kategori cukup baik dan perbaikan siklus II memperolah persentase 68% dengan kategori baik.
MENINGKATKAN MINAT BACA PADA BUKU PELAJARAN MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Maulana, Muhammad Arief; Susanti, Nuri
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v2i1.823

Abstract

Rendahnya minat membaca pada buku pelajaran dialami oleh siswa SMP sehingga dapat mengakibatkan rendahnya prestasi belajar siswa. Hal ini dibuktikan melalui penyebaran DCM pada siswa SMP N 6 Sukoharjo, didapatkan bahwa dari jumlah siswa sebanyak 32 siswa, terdapat 20 siswa yang jarang membaca buku pelajaran. Mereka hanya membaca buku pelajara bila akan menghaddpi ujian, ulangan, ataupun tugas. Membaca buku pelajaran merupakan hal yang fundamental dalam aktivitas belajar, sarana untuk memahami sesuatu hal yang perlu diketahui oleh siswa dalam rangka mengembangkan kemampuan kognitif akademik. Minat baca merupakan ketertarikan yang tinggi terhadap buku pelajaran yang muncul atas kemauan sendiri. Peneliti ingin mencoba untuk meningkatkan minat baca terhadap buku pelajaran melalui layanan bimbingan kelompok. Bimbingan kelompok memberikan kesempatan bagi anggota untuk saling beragumentasi dan membahas topik  umum yang penting untuk diketahui oleh anggota, sehingga dapat memberikan pemahaman dan merubah perilaku secara tidak langsung. Uji wilxocon diperoleh nilai Z hitung sebesar -2.80, karena nilai ini dianggap nilai mutlak maka tanda negatif tidak diperhitungkan, jadi nilai Z hitung didapatkan sebesar 2.80. Untuk selanjutnya nilai ini dbandingkan dengan Z tabel dengan taraf kesalahan 0.025, maka didapat nilai Z tabel sebesar 1.96 berdasarkan hal tersebut maka dapat dikatakan bahwa nilai 2.80 lebih dari 1.96 maka Z hitung lebih besar dari Z tabel. Oleh sebab itu hipotesis diterima. Maka dengan demikian layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan minat membaca siswa pada buku pelajaran
PERILAKU OFF TASK DALAM PEMBELAJARAN Maulana, Muhammad Arief
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v1i1.287

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada pembaca mengenai sikap dan perilaku siswa yang tidak mendukung proses pembelajaran (perilaku off task). Perilaku off task yang sering muncul dan mengganggu proses pembelajaran di kelas. Penelitian ini adalah penelitian pustaka,dengan menggunakan analisis deskripti analitik.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku off task sering terjadi dalam proses pembelajaran terutama mata pelajaran yang tidak disukai siswa.  Penggunaan metode pembelajaran yang monoton dan kurang menarik juga ikut mempengaruhi munculnya perilaku off task.   Bentuk perilaku off task yang muncul dalam pembelajaran dapat berupa sikap yang ditunjukkan oleh dalam bentuk verbal (berbicara di luar materi pelajaran, bernyanyi, berteriak) dalam bentuk non verbal (melamun, tidur, bermain, menyontek, dan lain-lain). Perilaku off task akan mempengaruhi hasil belajar siswa. Sehingga perilaku off task ini merupakan indikator minat belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran.  Oleh sebab itu, guru perlu memperhatikan sikap dan perilaku siswa dalam mengikuti pembelajarnnya. Penggunaan metode pembelajaran yang menarik, media pembelajaran yang inovatif, penyusunan strategi pebelajaran perlu dilakukan oleh guru agar siswa tetap menunjukkan keterlibatan intelektual-emosional dalam pembelajaran. Guru yang profesional dalam menyiapkan strategi pembelajaran dan berupaya menanamkan nilai karakter dalam diri siswa melalui pemberian nasihat, dan teguran langsung yang bersifat mendidik pada siswa yang melakukan perilaku off task.
PERAN KECERDASAN EMOSIONAL DALAM PEMBELAJARAN JARAK JAUH Maulana, Muhammad Arief
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v2i2.1203

Abstract

Pembelajaran jarak jauh (PJJ) sangat bergatung pada minat dan kesungguhan peserta didik untuk mengikuti dan terlibat aktif dalam aktivitas belajar daring. Pendidik tentu sangat terbatas dalam mengamati aktivitas belajar siswa melalui platform daring. Kendala koneksi jaringan, ketergantungan denga sumber daya listrik menjadi hambatan yang sangat vital dalam pembelajaran jarak jauh, sehingga hal tersebut menjadi celah bagi peserta didik untuk tidak terlibat aktif dalam pembelajaran jarak jauh. Oleh karena itu, pelaksanaan pembelajaran jarak jauh data berlangsung dengan baik bilamana ada keikutsertaan dan kesungguhan serta minat dari peserta didik untuk aktif mengikuti. Peneliti ingin mencoba untuk mencari peranan kecerdasan emosional peserta didik dalam mengikuti pembelajaran jarak jauh. Metode penelitian dengan studi kepustakaan, didukung dengan data factual dari wawancara dan observasi di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecerdasan emosional siswa dalam mengikuti pembelajaran jarak jauh sangat urgent. Siswa diharapkan mampu membagi waktu, kesadaran tugas dan tanggung jawab, serta memiliki motivasi tinggi untuk mengikuti dan aktif dlam mencari informasi pelajaran. Selain itu juga diharapkan siswa bisa saling berempati dan berinteraksi dengan siswa lain dalam belajar kelompok. Maka dengan demikian kecerdasan emosional dalam pembelajaran jarak jauh sangat mempengaruhi proses pembelajaran dan hasil pembelajaran, serta merupakan bukti kesiapan siswa dlama menerapkan pembelajaran jarak jauh.
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK ROLE PLAYING TERHADAP INTERAKSI SOSIAL PADA SISWA Wibowo, Nanda Anggoro Kasih; Susanto, Bambang; Maulana, Muhammad Arief
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v1i1.289

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan layanan bimbingan kelompok teknik role playing terhadap interaksi sosial pada siswa kelas X MM SMK PGRI Sukoharjo Tahun Ajaran 2017/2018.Subjek penelitian adalah siswa kelas X MM dengan kategori sangat rendah, dengan desain One-Group Pretest-Posttest. Teknik sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik angket yang terdiri dari 31 pernyataan. Dan teknik analisis data yang digunakan yaitu uji Wilcoxon. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik role playing terhadap interaksi sosial. Dimana penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan skor pretest dan posttest pada kelompok eksperimen. Hasil uji diperoleh skor mean pretest sebesar 41,2 sedangkan mean pada post test 66,1 eksperimen diperoleh harga signifikansi sebesar 0.005 dengan nilai Z yang didapat sebesar 2,807 dan nilai Z tabel 1,598. Dimana nilai signifikansi dari 5% adalah nilai standar untuk mengetahui diterima atau tidak  Ho nya, ternyata harga signifikasi sebesar 0.005 < 0.05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan skor pretest dan post test. Jadi dapat disimpulkan ada pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik role playing terhadap interaksi sosial pada siswa kelas X MM Sekolah Menengah Kejuruan PGRI Sukoharjo Tahun Ajaran 2017/2018.