Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PRAKTEK PEKERJA SOSIAL KOMUNITAS TERHADAP PENGRAJIN BAMBU MELALUI PENGEMBANGAN INOVASI PENGELOLAAN BAMBU mubarok, akhmad munif; Lestari, Afifah Dewi; Hapsari, Isra Maulana; Gurusinga, Febriana; Widyanta, Aditya Dian; Zuhri, Syaifuddin; Aisah, Aisah; Efendi, Muhammad Rifki
Journal of Social and Political Science Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dusun Padasan cenderung memiliki jumlah penduduk yang tinggi. Namun, hal tersebut tidak menjamin pengembangan Dusun. Itu terlihat dari persepsi masyarakat yang pesimis dan perekonomian masyarakat Dusun Padasan rendah. Hal tersebut karena penduduk usia produktif Dusun memilih untuk merantau dan bekerja di luar. Sehingga kurang adanya peran pemuda untuk mengembangkan potensi dusun. Alasan lain juga karena faktor pendidikan masyarakat di dusun Padasan sangat rendah. Padahal Dusun Padasan memiliki sumber daya alam atau potensi yang dapat dikembangkan. Terutama potensi dari tumbuhan bambu dan pekerjaan mayoritas masyarakat sebagai pengrajin bambu. Hal itu yang dipahami sebagai potensi lokal Dusun Padasan yang dapat dikembangkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan inovasi masyarakat dalam pengelolaan bambu sehingga dapat meningkatkan nilai jual produk bambu. Hasil dalam penelitian ini masyarakat tersadar akan potensi yang dimilikinya serta pentingnya inovasi dalam pengelolaan bambu khususnya dalam pembuatan kerajinan bambu. Sehingga masyarakat khususnya pengrajin bambu membentuk kelompok agar lebih mudah terorganisir dan mengembangkan inovasi bambu yang sesuai dengan pasar di era modern ini.   Kata Kunci: Pekerja Sosial, Potensi lokal, Pengrajin Bambu
PENGARUH PEMENUHAN DAFTAR SUSUNAN PERSONEL DSP DISPAMAL TERHADAP PELAKSANAAN TUGAS OPERASI INTELIJEN TNI ANGKATAN LAUT Zuhri, Syaifuddin
IJEEM - Indonesian Journal of Environmental Education and Management Vol 5 No 1 (2020): IJEEM: Indonesian Journal of Environmental Education and Management, Volume 5 Nom
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.157 KB) | DOI: 10.21009/IJEEM.051.05

Abstract

TNI AL dalam melaksanakan tugas operasi intelijen secara optimal maka diperlukan personel yang tepat, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Kebutuhan personel tersebut digambarkan dalam Daftar Susunan Personel TNI AL yang disingkat DSP.   Keberadaan sumber daya manusia (SDM) dalam organisasi intelijen merupakan faktor yang sangat kritis karena SDM adalah aset utama dalam sebuah organisasi, karena keberadaannya sangat menentukkan keberhasilan di dalam suatu organisasi.  Dalam upaya membina SDM untuk mencapai keunggulan kuantitas dan kualitas sesuai DSP, maka perlu upaya pembinaan secara tertib, teratur dan terus menerus yang salah satunya diimplementasikan melalui pola rekruitmen yang optimal. Berdasarkan permasalahan tersebut di atas, peneliti mencoba menerapkan Teori Manajemen Sumber Daya Manusia pada rekrutmen personil Intelijen sehingga diharapkan mampu memberikan suatu masukan dalam pengelolaan personil intelijen. Dengan merujuk pada pendapat teori tersebut, maka dalam perekrutan personel intelijen dalam rangka pengisian DSP Dispamal dapat dijabarkan menjadi 3 variabel turunan yaitu variabel kualitas SDM, variabel kuantitas SDM dan variabel kinerja. Dimungkinkan sebagai faktor pertimbangan khusus yang salah satunya aspek hukum, karena personel intelijen nantinya memiliki tugas dan kewenangan sebagai agen penyelidik dalam menyelesaikan permasalah personel TNI AL maupun tugas operasi intelijen TNI AL.
TATA KELOLA ARSITEKTUR MASJID SEBAGAI BAGIAN MANAJEMEN PARIWISATA (STUDI KASUS WISATA RELIGI DI SURABAYA Ghozali, Imam; Zuhri, Syaifuddin
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 1 (2020): Dinamika Governance Vol 10 (1)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v10i1.2047

Abstract

Saat ini, bangunan masjid dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk melakukan wisata religi. Banyak unsur dalam arsitektur Islam yang mempengaruhi bentuk arsitektur masjid yang banyak unsur-unsur dekorasi sehingga masjid menjadi daya tarik tersendiri. Pola-pola dekoratif banyak muncul pada beberapa komponen bangunan masjid, seperti mihrab, dinding kiblat, kolom dan lain-lain. Dan seberapa jauh pengaruh tersebut muncul dalam arsitektur masjid. Oleh karena itu makalah ini akan menyajikan tinjauan literatur dan lapangan tentang ornamentasi yang muncul dalam beberapa masjid. Makalah ini akan membahas beberapa tampilan ornamentasi dan pola dekoratif pada bangunan masjid.Kata kunci: arsitektur Islam, elemen arsitektur, pola dekorasi
Madura Cattle Development and Local Cultural Innovation Sumartono; Zuhri, Syaifuddin; Suparno; Agustina, Desy Kurniati; Haryanto, Rudy
Nusantara Science and Technology Proceedings International Seminar of Research Month Science and Technology in Publication, Implementation and Co
Publisher : Galaxy Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Madura cattle development is stagnant due to natural conditions, human resources and technology. The introduction of crossbreeding and insemination gains community resistance. There is an assumption that innovation will destroy local germ plasma. What should be done so that technical and social considerations can run synergic. This research to know the cattle in the cattle version and the interests of the community. The study was conducted by indepth interview to farmers group and agricultural extension Observations concerning what is desired and done breeders. The research is intended to know the pattern of cattle breeding conducted by farmers and government policy for livestock development. The results at the farmer level there are two patterns of cattle farming conventional ranchers and semi-intensive breeders. Conventional breeders want to keep local cattle. Cross cattle are rare. Origin of seeds and seed quality are not considered. Products are traded in the local market for cut (meat). Semi-intensive breeders, do breeding and exclude seed cattle. Products are traded at home. Selling price is three times higher than ordinary cattle. If there are cows that are less qualified, newly sold in the market. Breeding and selection of seeds into a new culture. The local government established Waru as a local Madura cattle breeding center. Other types of cattle are not allowed to enter. Thus Madura cattle sustainability can be maintained.
Optimization on Space Utilization in Penjaringansari Flats Surabaya Zuhri, Syaifuddin
Nusantara Science and Technology Proceedings International Seminar of Research Month Science and Technology in Publication, Implementation and Co
Publisher : Galaxy Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Residential Housing are the current solution in the provision of houses for urban communities, especially for people who have limited ability in home ownership. A vertical housing is a collection of residential units are arranged vertically with a limited area, such as type 18 m2 up to 36m2. Residential units of towers usually consist of a space without borders with a bathroom or no bathroom inside, as well as a back porch for a clothes line or other service functions. Unrestricted residential units allow the occurrence of uncontrolled spaces of function or the occurrence of spaces that are multi-function and interfere with comfort or privacy, even increasing in line with the development of occupant characteristics. Optimal spatial arrangement is expected to realize harmony between humans, activities and built environment so that it does not create impact when utilization. And space actually shows the functional expressions that determine where the form should be found (Lutfiah, 2010), Space is something objective or real and subjective as the result of the human mind. This research is done by descriptive exploratory method (Marpaung, 2010) to know the background of the formation of a space that occurs after the residential process takes place. From these results will be able to determine what types of space is needed and often occurs in a development of residential apartment. So that later can be made guidance needs of the early space adaptive to the needs of residents towers.