Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Kreatif : Desain Produk Industri dan Arsitektur

PENGEMBANGAN DESAIN WORKSTATION UNTUK PENJAHIT BUSANA DENGAN AREA TERBATAS Isnaini, Ni'matul; Wahmuda, Faza
JURNAL KREATIF: DESAIN PRODUK INDUSTRI DAN ARSITEKTUR Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/jkdpia.v7i2.11

Abstract

Abstrak Usaha menjahit adalah usaha untuk mengubah tekstil menjadi pakaian jadi yang bisa digunakan konsumen. Terdapat banyak peralatan dan perlengkapan yang menunjang pekerjaan tersebut seperti benang, jarum, kancing, gunting, dan lain sebagainya, namun tidak memiliki tempat tersendiri sehingga penjahit merasa sedikit kesulitan saat mencari peralatan tersebut. Kemudian tempat untuk memotong pola, menjahit, dan setrika merupakan tempat yang berbeda sehingga penjahit harus berpindah tempat saat melakukan aktivitas tersebut. Dengan permasalahan diatas maka dibutuhkan fasilitas berupa workstation yang memiliki banyak fungsi, serta dilengkapi dengan penyimpanan semua peralatan dalam menjahit. Metode yang digunakan dalam pencarian data adalah mix metode, yaitu metode penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif (metode penelitian berdasarkan observasi dan wawancara secara intensif) dan kuantitatif (metode penelitian berdasarkan hasil kuesioner yang akan menjadi data pendukung dalam penelitian). Pada observasi dilakukan pada dua tempat di area Surabaya dan Sidoarjo kemudian analisis menggunakan analisis kebutuhan kerja, analisis kebutuhan penyimpanan, analisis dimensi penyimpanan, analisis dimensi area kerja, analisis layout area kerja, analisis penempatan, analisis material, analisis finishing, analisis sistem, analisis bentuk, dan analisis warna. Kemudian didapatkan hasil sintesa desain, konsep desain, lima alternatif desain dan ditutup dengan kesimpulan dan saran. Kata kunci : desain, workstation, penjahit Abstract Sewing project is a project to change textile material into clothes that can be worn by the consumers. There are many tools and equipment that support this job such as yarn, needle, button, scissors, etc. however, they don’t have special place so the tailor gets difficulty when look for them. Besides that, the places to cut the pattern, to sew and to iron are different so the tailor has to move to other place when does those activities. By seeing that case, it needs a facility like a workstation that has many functions and be equipped by all sewing tools storage. The method that is used in searching data is mix method, means a research method using qualitative approach (research method based on observation and intensive interview) and quantitative (research method based on the result of questioners that can be support data in a research). The observations were made at two places in the area of Surabaya and Sidoarjo. In the step of analysis, it uses work need analysis, storage need analysis, storage dimension analysis, work area dimension analysis, work area layout analysis, placement analysis, material analysis, finishing analysis, system analysis, shape analysis, and colour analysis. Next, it will get the result of design synthesis, design concept, five alternative designs and ended by conclusion and advice. Keywords : design, workstation, tailor
PENGEMBANGAN DESAIN WORKSTATION UNTUK PENJAHIT BUSANA DENGAN AREA TERBATAS Isnaini, Ni'matul; Wahmuda, Faza
Jurnal Kreatif : Desain Produk Industri dan Arsitektur Vol. 7 No. 2 (2020): Vol. 7, No. 2, April 2020
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/jkdpia.v7i2.11

Abstract

Abstrak Usaha menjahit adalah usaha untuk mengubah tekstil menjadi pakaian jadi yang bisa digunakan konsumen. Terdapat banyak peralatan dan perlengkapan yang menunjang pekerjaan tersebut seperti benang, jarum, kancing, gunting, dan lain sebagainya, namun tidak memiliki tempat tersendiri sehingga penjahit merasa sedikit kesulitan saat mencari peralatan tersebut. Kemudian tempat untuk memotong pola, menjahit, dan setrika merupakan tempat yang berbeda sehingga penjahit harus berpindah tempat saat melakukan aktivitas tersebut. Dengan permasalahan diatas maka dibutuhkan fasilitas berupa workstation yang memiliki banyak fungsi, serta dilengkapi dengan penyimpanan semua peralatan dalam menjahit. Metode yang digunakan dalam pencarian data adalah mix metode, yaitu metode penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif (metode penelitian berdasarkan observasi dan wawancara secara intensif) dan kuantitatif (metode penelitian berdasarkan hasil kuesioner yang akan menjadi data pendukung dalam penelitian). Pada observasi dilakukan pada dua tempat di area Surabaya dan Sidoarjo kemudian analisis menggunakan analisis kebutuhan kerja, analisis kebutuhan penyimpanan, analisis dimensi penyimpanan, analisis dimensi area kerja, analisis layout area kerja, analisis penempatan, analisis material, analisis finishing, analisis sistem, analisis bentuk, dan analisis warna. Kemudian didapatkan hasil sintesa desain, konsep desain, lima alternatif desain dan ditutup dengan kesimpulan dan saran. Kata kunci : desain, workstation, penjahit Abstract Sewing project is a project to change textile material into clothes that can be worn by the consumers. There are many tools and equipment that support this job such as yarn, needle, button, scissors, etc. however, they don’t have special place so the tailor gets difficulty when look for them. Besides that, the places to cut the pattern, to sew and to iron are different so the tailor has to move to other place when does those activities. By seeing that case, it needs a facility like a workstation that has many functions and be equipped by all sewing tools storage. The method that is used in searching data is mix method, means a research method using qualitative approach (research method based on observation and intensive interview) and quantitative (research method based on the result of questioners that can be support data in a research). The observations were made at two places in the area of Surabaya and Sidoarjo. In the step of analysis, it uses work need analysis, storage need analysis, storage dimension analysis, work area dimension analysis, work area layout analysis, placement analysis, material analysis, finishing analysis, system analysis, shape analysis, and colour analysis. Next, it will get the result of design synthesis, design concept, five alternative designs and ended by conclusion and advice. Keywords : design, workstation, tailor