Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Strategi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Manajemen Pelayanan Khusus Madrasah (Studi Kasus Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif Lengkong Sukorejo Ponorogo) Ghafar, Muhammad; Rochmawati, Pryla; Ahmadi; Kharisul Wathoni; Aris Nurbawani
Southeast Asian Journal of Islamic Education Management Vol 1 No 1 (2020): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidika Islam, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.654 KB) | DOI: 10.21154/sajiem.v1i1.4

Abstract

Artikel ini ingin menganalisi tentang strategi kepala sekolah dalam meningkatkan manajemen pelayanan khusus madrasah, konteks penelitian yang mendasari penelitian ini ialah karena Kualitas sekolah salah satunya ditentukan oleh peran dan kepemimpinan kepala sekolah, disamping karena ada kualitas guru dan manajemen organisasi yang baik yang menentukan sekolah berkualitas. Sekolah yang berkualitas diperlukan inovasi dalam manajemen pelayanan pendidikan, salah satu inovasi pelayanan pendidikan di MI Ma?arif Lengkong Sukorejo Ponorogo ialah adanya manajemen pelayanan khusus madrasah yaitu pelayanan khusus perpustakaan dan pelayanan khusus kesehatan di madrasah. Keberhasilan dari pelaksanaan manajemen pelayanan khusus ini salah satunya adalah adanya strategi kepala sekolah yang tepat sasaran. Metode penelitian menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus, sedangkan teknik pengambilan data  peneliti menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Selanjutnya analisis data peneliti menggunakan teknik analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponen, dan analisis tema. Temuan penelitian ini pertama, strategi kepala sekolah dalam meningkatkan manajemen pelayanan khusus perpustkaan melalui membangun budaya literasi sejak dini ialah 1) efektifitas manajemen pengelolaan perpustakaan sekolah, 2) pembuatan pedoman dan peraturan perpustakaan sekolah, 3) pekan berkunjung perpustakaan sekolah untuk menarik minat pengunjung dan pembaca di perpustakaan, 4) hiburan mencerdaskan melalui lomba bercerita yang diadakan di akhir setelah ujian tengah semester maupun setelah ujian akhir semester. Kedua, strategi kepala sekolah dalam meningkatkan manajemen pelayanan khusus kesehatan melalui kelas sehat adalah sebagaimana berikut: 1) memasang poster menjaga kesehatan setiap kelas, 2) kerjasama dengan puskesmas untuk memberikan penyuluhan pendidikan kesehatan, 3) membentuk unit kesehatan sekolah sebagai pusat pelayanan pertama bagi siswa dan guru, 4) mengadakan lomba kesehatan dan kebersihan setiap tahun sekali untuk membangun kesadaran dan motivasi dalam menjaga kesehatan
PEMAHAMAN HAKIM TENTANG TALAK BID’I DAN PENERAPANNYA DI PENGADILAN AGAMA LUMAJANG Ahmadi
Asy-Syari?ah : Jurnal Hukum Islam Vol 2 No 2 (2016): Asy-Syari`` ah Juni 2016
Publisher : LP3M Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bid?i divorce is a divorce that is handed down to a wife who is still in menstruationor to a wife who had done sexual affair with her husband when she was not in menstruation. Both of this kinds of divorces are prohibited. Bid?i divorce is happened in some cases. This study is categorized as empirical research which the data compiled is in the form of qualitative descriptive data. Theresearcher got the data from observation, interview and documentation. In brief, the result of this study is the definition of bid?i divorce based on judge comprehension of a religious court in Lumajang that is a divorce or ?Talak? handed down by a husband to his wife in which the wife is still in menstruation or not in menstruation but she has done sexual affair within which. The practice of bid?i divorce in religious court of Lumajang has ever happened, however the judge has extended to the couple that divorce is forbidden. Then, because of some consideration those are divorce right is husband?s authority, husband do not live in Lumajang, and both of them have made n agreement and could hold the risk. Finally, the judge gave permission to the husband todivorce his wife.
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MANAJEMEN PELAYANAN KHUSUS MADRASAH (STUDI KASUS MADRASAH IBTIDAIYAH MA’ARIF LENGKONG SUKOREJO PONOROGO) Ghafar, Muhammad; Rochmawati, Pryla; Ahmadi; Kharisul Wathoni; Aris Nurbawani
Southeast Asian Journal of Islamic Education Management Vol. 1 No. 1 (2020): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidika Islam, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/sajiem.v1i1.4

Abstract

Artikel ini ingin menganalisi tentang strategi kepala sekolah dalam meningkatkan manajemen pelayanan khusus madrasah, konteks penelitian yang mendasari penelitian ini ialah karena Kualitas sekolah salah satunya ditentukan oleh peran dan kepemimpinan kepala sekolah, disamping karena ada kualitas guru dan manajemen organisasi yang baik yang menentukan sekolah berkualitas. Sekolah yang berkualitas diperlukan inovasi dalam manajemen pelayanan pendidikan, salah satu inovasi pelayanan pendidikan di MI Ma?arif Lengkong Sukorejo Ponorogo ialah adanya manajemen pelayanan khusus madrasah yaitu pelayanan khusus perpustakaan dan pelayanan khusus kesehatan di madrasah. Keberhasilan dari pelaksanaan manajemen pelayanan khusus ini salah satunya adalah adanya strategi kepala sekolah yang tepat sasaran. Metode penelitian menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus, sedangkan teknik pengambilan data  peneliti menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Selanjutnya analisis data peneliti menggunakan teknik analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponen, dan analisis tema. Temuan penelitian ini pertama, strategi kepala sekolah dalam meningkatkan manajemen pelayanan khusus perpustkaan melalui membangun budaya literasi sejak dini ialah 1) efektifitas manajemen pengelolaan perpustakaan sekolah, 2) pembuatan pedoman dan peraturan perpustakaan sekolah, 3) pekan berkunjung perpustakaan sekolah untuk menarik minat pengunjung dan pembaca di perpustakaan, 4) hiburan mencerdaskan melalui lomba bercerita yang diadakan di akhir setelah ujian tengah semester maupun setelah ujian akhir semester. Kedua, strategi kepala sekolah dalam meningkatkan manajemen pelayanan khusus kesehatan melalui kelas sehat adalah sebagaimana berikut: 1) memasang poster menjaga kesehatan setiap kelas, 2) kerjasama dengan puskesmas untuk memberikan penyuluhan pendidikan kesehatan, 3) membentuk unit kesehatan sekolah sebagai pusat pelayanan pertama bagi siswa dan guru, 4) mengadakan lomba kesehatan dan kebersihan setiap tahun sekali untuk membangun kesadaran dan motivasi dalam menjaga kesehatan
PANDANGAN ALQURAN TERHADAP BELAJAR BERSAMA ALAM Ahmadi
AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan yang semakin berkembang dari berbagai aspek, menuntut para insan pendidikan untuk turut serta berperan dan terlibat di dalam perkembangan tersebut. Untuk mengimbanginya, perlu adanya pembaharuan dalam pelaksanaan proses pendidikan. Pada perkembangannya, muncul berbagai teori pendidikan sebagai bentuk respon terhadap kompleksnya dunia pendidikan saat ini. Salah satu yang dapat diambil adalah teori ?belajar bersama alam?. Teori ini merupakan salah satu teori yang tidak hanya dicetuskan oleh para tokoh pendidikan, tetapi juga tersirat di dalam Alquran. Teori ini juga dinilai mampu untuk menjembatani perkembangan yang terjadi dengan proses pendidikan yang tepat, karena pada pelaksanaannya ia menerapkan teori humanism yang bersifat Islami dengan mengedepankan teori brain-based learning dan multiple intelligences. Kedua teori tersebut dipandang mampu mewujudkan pendidikan yang komprehensif  dan sejalan dengan koridor-koridor yang digariskan Alquran. Teori belajar bersama alam kemudian menjadi dasar munculnya sekolah-sekolah alam yang memiliki karakteristik tersendiri; yaitu memadukan pendidikan dengan karakter alam, sehingga belajar menjadi lebih menyenangkan dan berlangsung dengan maksimal dan dengan hasil yang maksimal pula.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU KELAS DALAM MENYUSUN SOAL ULANGAN HARIAN MELALUI BIMBINGAN INDIVIDU DI SEKOLAH DASAR NEGERI WONOLELO SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Ahmadi
Jurnal Literasiologi Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.543 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun soal ulangan harian, sedangkan tujuan khusus penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah melalui pembimbingan individu dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun soal ulangan harian dan ingin mengetahui berapa persen kenaikan kemampuan guru dalam menyusun soal ulangan harian setelah dilakukan pembimbingan individu. Prosedur tindakan yang dilakukan melalui 2 siklus. Tiap-tiap siklus terdiri dari 4 tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan penelaahan serta refleksi. Tindakan pembimbingan individu dalam satu sekolah dilakukan oleh peneliti selaku kepala sekolah sedangkan sebagai pengamat atau kolaborator mengambil seorang guru kelas V di sekolah yang sama.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembimbingan individu dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan menyusun soal ulangan harian bagi guru kelas. Hal ini dibuktikan dengan naiknya nilai kemampuan menyusun soal ulangan harian dari 32,5 poin menjadi 65 poin pada siklus 1 dan 85,6 poin pada siklus 2. Sedangkan tindakan pembimbingan individu dalam satu sekolah dari kondisi awal 8,3 poin menjadi 87,5 poin pada siklus 1 dan 95% pada siklus 2.
INOVASI BETON KUAT TEKAN AWAL TINGGI YANG MEMADAT SENDIRI MENGGUNAKAN LIMBAH ABU MARMER Arumningsih, Dian; Ahmadi
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 26 No. 1 (2021): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v26i1.1245

Abstract

Abstrak Pertumbuhan dan perkembangan infrastruktur di Indonesia terus mengalami peningkatan, sehingga banyak dilakukan penelitian dan pengembangan material konstruksi khususnya beton. Pada dekade terakhir, banyak dilakukan inovasi terhadap beton konvensional agar memiliki kekuatan yang tinggi, awet, murah dan ramah lingkungan serta mudah dalam pengaplikasiannya di lapangan. Penelitian beton ramah lingkungan yaitu pemanfaatan Waste Marble Dust ( limbah pemotongan marmer) dengan gradasi agregat halus dan kasar adalah 60:40. Didapatkan ratio optimum Waste Marble Dust adalah 30% dari agregat halus. Pengujian chemical element Waste Marble Dust Kalsium Oksida (CaO) adalah unsur kimia terbesar dalam kandungan marmer yaitu 54,02%. Ratio superplasticizer yang optimum adalah 1,5 % dari semen titius, dan menghasilkan kuat tekan rata-rata 30 MPa pada umur 1 hari. Beton inovasi Waste Marble Dust dapat menghemat Rp.273,362,00/m3 dari harga High Early Strength Concrete memiliki kekuatan 20 MPa pada umur dua hari Strength Concrete tanpa menggunakkan Waste Marble Dust dan telah melewati syarat BS EN 197-1 yang mensyaratkan bahwa High - Early Strength Concrete memiliki kekuatan 30 MPa pada umur dua hari. Kata kunci: Waste Marble Dust, Chemical Element, High Strength Self Compacting Concrete, prosentase optimum.