Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Kontrol Lengan Robot Badminton dan Analisis Kinematika Cahyono, Handika Dwi; Siradjuddin, Indrazno; Setiawan, Budhy
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 2, No 2 (2015): Elkolind Vol. 2 No. 2 (Juli 2015)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v2i2.57

Abstract

Lengan robot manipulator adalah suatu sistem mekanik yang digunakan dalam memanipulasi pergerakan mengangkat, memindahkan, dan memanipulasi benda kerja untuk meringankan kerja manusia. Lengan robot dalam penelitian ini memanipulasi gerakan memukul shuttlecock seperti pada permainan badminton. Model kinematika merepresentasikan hubungan end effector dalam ruang tiga dimensi dengan variabel sendi dalam ruang sendi. Metode Denavit-Harternberg merupakan sebuah metode yang digunakan untuk membentuk persamaan kinematik yang menggunakan 4 parameter yaitu θ, α, d dan a. Hasil dari penelitian ini didapat persamaan kinematik maju dan kinematik balik yang dapat digunakan sebagai acuan dalam memprogram gerakan lengan robot ke dalam sistem control.Agar Gerakan lengan robot stabil, maka dibutuhkan kontroller PID (Proportional, Integral, dan Differensial) untuk mengontrol kecepatan motor pada lengan robot. Pada penelitian ini mengimplementasikan metode Ziegler-Nichols untuk mendapatkan parameter  PID (KP, KI dan KD). Hasil pengujian tuning parameter PID menggunakan metode Ziegler-Nichols didapatkan nilai KP=0,92, KI=4,11 dan KD=0,03. Dengan menggunakan parameter tersebut kecepatan motor menjadi lebih stabil mendekati set point.
SISTEM KESTABILAN SUDUT PITCH PADA UAV (UNMANNED AERIAL VEHICLE) GLIDER Prakoso, Teguh; Setiawan, Budhy; Safitri, Hari Kurnia
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 3, No 2 (2016): Elkolind Volume 3 No 2 (Juli 2016)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v3i2.83

Abstract

Unmanned Aerial Vehicle Glider merupakan drone atau pesawat tanpa awak sehingga dapat di program untuk melakukan monitoring area, pantauan bencana alam dengan systemkestabilan sudut pitchpada UAV Glider. Kestabilan tersebut diberi setpoint pada sudutpitchagar pesawat bisa menyetabilkan kestabilan sudut pitchatau posisi badan pesawat sejajar garis horisontal. Sementara ini teknologi yang digunakan adalah pengembangan dari balon udara(blimp) dan quadcopter yang dapat melakukan maping area dengan baik, namun di satu sisi balon udara (blimp) memiliki kekurangan yaitu lemah dengan angin, dalam arti pada saat balon tersebut terbang terkena angin sedikit akan melayang dan sulit untuk di kendalikan, dimanaquadcopterjugamemilikikelemahan tidak dapat bertahan lama diudara.Pengembangan kestabilan sudut pitch dilakukan agar mendapatkan kestabilan yang baik untuk monitoring area dan dengan konsep pesawat Glider yang melayang atau menaiki angin dengan menstabilkan sudutpitch.Skripsi ini membahas tetang pengontrolan pergerakan UAV Glider untuk mencapai kestabililan sudut pitch pada pada UAV Glider
Akuisi Data Pada Stasiun Cuaca Berbasis Nodemcu ESP8266 Susanto, Izmi Permatasari; Setiawan, Budhy; Nurcahyo, Sidik
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 7, No 1 (2020): Elkolind Volume 7 No 1 (Mei 2020)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v7i1.182

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mendesain dan mengimplementasikan perangkat stasiun cuaca berbasis Internet of Things yang dapat memantau parameter cuaca seperti kecepatan angin, arah mata angin, curah hujan, suhu, kelembapan, intensitas cahaya direct dan diffuse. Proses pengambilan data umumnya dilakukan oleh operator dengan cara yang manual. Pengambilan data secara manual memiliki kelemahan diantaranya waktu yang diperlukan untuk pencatatan data, tingkat akurasi data yang rendah akibat human error, dan proses penyimpanan data pada media yang mudah rusak. Sistem akuisisi data dapat dilakukan dengan mengolah data analog dan data digital. Pengiriman data secara digital dapat menggunakan NodeMCU ESP8266 dengan memanfaatkan jaringan nirkabel (wireless). Jaringan internet yang digunakan sangat berpengaruh pada proses pengiriman data. Pada penelitian ini hasil dari pembacaan sensor dikirimkan ke NodeMCU ESP8266 dengan komunikasi serial. Data dari pembacaan sensor dikirimkan oleh NodeMCU ESP8266 kedalam database. Hasil dari penelitian ini membuat perangkat stasiun cuaca yang dapat menyimpan data secara otomatis dengan jeda waktu 60 detik ke database.
KEADAAN VEGETASI HUTAN BERBASIS MASYARAKAT DI DESA AIK BUAL DAN DESA SETILING, PULAU LOMBOK (VEGETATION CONDITION OF COMMUNITY-MANAGED FORESTS IN AIK BUAL VILLAGE AND SETILING VILLAGE, LOMBOK ISLAND) Idris, Muhamad Husni; Latifah, Sitti; Setiawan, Budhy
Jurnal Sylva Lestari Vol 8, No 2 (2020): May
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.103 KB) | DOI: 10.23960/jsl28218-229

Abstract

Community-based forest management practices vary according to biophysical and management factors. This study aimed to explain the vegetation conditions of community-based forest management in Aik Bual and Setiling village, Lombok Tengah. The study site was divided into protected forest areas (HL) in Aik Bual Village with a legal community forest permit (Aik Bual-HKm), HL in Setiling Village with no legal community forest permit (Setiling-Non Permit), and HL in Aik Bual Village with no legal community forest permit (Aik Bual-Non Permit). Field measurement was conducted in July 2018 by establishing 12 plots of 20 m x 20 m. Each plot consisted of subplots of 10 m x 10 m, 5 m x 5 m, and 2 m x 2 m to collect data of woody and non-woody plants with the criteria of diameter (D) as follows: D ? 20 cm, 10 cm ? D < 20 cm, 2 cm ? D <10 cm, and D < 2 cm with tree height of < 1,5 m, respectively. The results showed that Aik Bual-HKm, Setiling-Non Permit and Aik Bual-Non Permit had 24, 13 and 22 species, respectively. Dominant species of vegetation at D ? 20 cm were Erythrina variegata and Swietenia macrophylla, at 10 cm ? D < 20 cm were Musa paradisiaca and Durio zibethinus, at 2 cm ? D < 10 cm was Coffea canephora, and at D < 2 cm were C. canephora and S. macrophylla. Vegetation diversity index (H') of plants at D ? 2 cm in Aik Bual-HKm was slightly higher (H'=1,78) than that in Setiling-Non Permit (H?=1,04) and Aik Bual-Non Permit (H?=1,15), although these are classified as moderate. The results illustrated the possible differences of vegetation diversity in community-managed forests with and without legal permission.Keywords: agroforestry, land tenure, protected forest, vegetation analysis
KONTROL FUZZY PI UNTUK PENGATURAN KECEPATAN ANGIN OLEH WIND GENERATOR 1.42 HP PADA WIND TUNNEL RISKITASARI, SEPTYANA; SETIAWAN, BUDHY; PUTRI, RATNA IKA; NURWICAKSANA, WAHYU AULIA
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 8, No 2 (2020): ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektro
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v8i2.288

Abstract

ABSTRAKWind generator merupakan bagian terpenting dari pembuatan Wind tunnel, dimana fungsinya adalah sebagai sumber penghasil angin. Pada proses desain kontrol, tahap pertama adalah mengumpulkan data parameter empiris wind generator real menggunakan jenis motor induksi 1.42 hp pada wind tunnel. Pada penelitian ini dibuat simulasi pengontrolan kecepatan generator angin menggunakan metode kontrol fuzzy PI untuk meningkatkan hasil dari respon sistem kestabilan dengan titik setel 2 m/s hingga 10 m/s. Simulasi kontrol dilakukan dengan memanfaatkan jenis motor induksi yang sebanding dengan plant. Hasil respon sistem dengan menggunakan metode kontrol PI dan kontrol fuzzy PI yaitu kontrol fuzzy PI menghasilkan respon sistem yang lebih stabil dibandingkan dengan kontrol PI yang menghasilkan respons berosilasi. Settling time tercepat dengan kontrol fuzzy PI yaitu pada kecepatan angin 4 m/s sebesar 0.05 detik.Kata Kunci: Motor Induksi, Wind Generator, Wind Tunnel, Fuzzy PI ABSTRACTThe wind generator is the most important part of making a wind tunnel as a source of wind. In the control design process, the first step is to collect the real wind generator data parameters, namely the 1.42 hp induction motor in the wind tunnel. In this study, a simulation using a type of induction motor that is comparable to a plant with the fuzzy PI control method to improve the results of the stability of the response system with a set point of 2 m/s to 10 m/s. The results of the response system using the PI control and the PI Fuzzy control that is the PI Fuzzy control produce a more stable response system compared to the PI control which produces an oscillating response. The fastest turn around time with the PI Fuzzy control at a wind speed of 4 m/s is 0.05 seconds.Keywords: Induction Motor, Wind Generator, Wind Tunnel, PI Fuzzy
Kontrol Angle of Attack untuk Optimasi Daya padaVertical Axis Wind Turbine Tipe Darrieus NURWICAKSANA, WAHYU AULIA; SETIAWAN, BUDHY; SYAMSIANA, IKA NOER; RISKITASARI, SEPTYANA
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 8, No 3 (2020): ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektro
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v8i3.492

Abstract

ABSTRAKVAWT (Vertical Axis Wind Turbine) tipe Darrieus NACA0015 merupakan salah satu model dari turbin angin yang bekerja dengan menggunakan angin sebagai sumber penggerak. Namun dari hasil pengamatan, kecepatan angin yang ada tidak konstan setiap saat. Sehingga dari permasalahan ini perlu suatu kontrol yaitu dengan mengendalikan sudut kerja blade VAWT yang dikenal dengan kontrol angle of attack (AoA). Prinsip kerja kontrol AoA yaitu sudut blade diatur agar VAWT bekerja secara optimum dan dapat meningkatkan efisiensi. Metode kontrol AoA menggunakan PID (Proportional–Integral–Derivative) dengan memberikan nilai trial and error pada Kp, Ki, Kd. VAWT ini menggunakan konstanta TSR (Tip Speed Ratio) yaitu 4. Hasil dari penelitian ini yaitu daya yang dihasilkan VAWT dengan kontrol AoA mendapatkan rata-rata efisiensi sebesar 5.16%, sedangkan VAWT tanpa kontrol mendapatkan efisiensi sebesar 3.49%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan kontrol AoA, rata-rata efisiensi dayanya naik sebesar 1.67% dari yang tanpa kontrol.Kata Kunci: Kontrol Angle of Attack (AoA), VAWT, TSR, Efisiensi ABSTRACTVAWT (Vertical Axis Wind Turbine) type Darrieus NACA0015 is one model of a wind turbine that works by using wind as a source of propulsion. Conditions from observations, wind speeds that are not constant every time. So from this problem needs control VAWT by controlling the working angle of the VAWT blade is the angle of attack control (AoA). The principle AoA control is that the blade angle adjusted so that the VAWT works optimally and can improve the efficiency. AoA control method uses PID (Proportional-Integral-Derivative) by providing trial and error values for Kp, Ki, Kd. VAWT uses TSR (Tip Speed Ratio) constant which is 4. The results of this research, VAWT with AoA control get an average efficiency of 5.16%, while without control gets an average efficiency of 3.49%. So it can be concluded that with AoA control, the average power efficiency increases by 1.67% from those without control.Keywords: Angle of Attack (AoA) Control, VAWT, TSR, Efficiency
EVALUASI RISIKO POHON DI RTH UDAYANA KOTA MATARAM DENGAN TREE RISK ASSESMENT Latifah, Sitti; Mudhofir, MRT; Setiawan, Budhy; Lestari, Andi Tri; Idris, M Husni; Valentino, Niechi; Hidayati, Eni; Nuraeni, Nuraeni; Putra, Tedi Zulia
Journal Penelitian Kehutanan FALOAK Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Penelitian Kehutanan Faloak
Publisher : Balai Penelitian Dan Pengembangan Teknologi Hasil Hutan Bukan Kayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jpkf.2020.4.2.141-160

Abstract

Jalur hijau merupakan salah satu cara untuk memenuhi keberadaan ruang terbuka hijau di perkotaan yang ditunjang olehnya berbagai jenis tanaman penutup lahan hingga pohon sebagai yang memiliki peran penting baik secara ekologis, sosial budaya, estetika dan ekonomi. Mempertimbangkan pentingnya pohon di perkotaan, kesehatan pohon harus di perhatikan untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang disebabkan oleh pepohonan di sepanjang Jalur Udayana Kota Mataram. Kondisi kerusakan pohon dapat menjadi salah satu indikator dimana pohon-pohon dikatakan sehat atau sakit. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi jenis dan karakteristik pohon, mengevaluasi resiko pohon, dan merekomendasikan penurunan resiko pohon di RTH Jalur Udayana Kota Mataram. Penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling dan Tree Risk Assesment berdasarkan standar ISA. Hasil identifikasi terhadap jenis pohon di RTH Udayana didominasi oleh jenis Trembesi (Samanea saman). Penilaian terhadap resiko pohon, didapatkan sebagian besar (71%) masih terkategorikan berisiko rendah dengan tingkat kerusakan pada tajuk umumnya berkisar antara 10% sampai dengan 25%. Sehingga, rekomendasi yang dapat diberikan untuk penurunan resiko pohon di RTH Jalur Udayana Kota Mataram adalah dengan pemangkasan (pruning), yaitu satu bentuk penanggulangan risiko yang paling direkomendasikan untuk meminimalisasi jumlah cabang yang mati pada tajuk pohon.
EVALUASI KEGIATAN REHABILITASI HUTAN DAN LAHAN KONVENSIONAL PASCA BENCANA DI BALAI KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN MARIA DONGGOMASA KABUPATEN BIMA Setiawan, Budhy; Firdaus, Rato; Idris, Muhamad Husni
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 6 No. `1 (2020): Maret 2020
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan hutan di wilayah Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Maria Donggomasa Kabupaten Bima merupakan hulu dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Sari. Kajian ini merupakan upaya untuk mengetahui tingkat keberhasilan tanaman hasil penanaman RHL Konvensional Pasca Bencana Tahun 2017 di wilayah BKPH Maria Donggomasa. Metode kajian untuk evaluasi tanaman dilakukan melalui teknik sampling dengan Systematic Sampling with Random Start. Intensitas Sampling (IS) yang digunakan sebesar 5%. Penempatan petak ukur seluas 0,1 ha, berbentuk persegi panjang (40x25 m). Jarak antar titik pusat petak ukur adalah 100 m arah utara-selatan dan 200 m arah barat-timur. Setiap petak ukur mewakili luasan 2 (dua) hektar. Hasil evaluasi tanaman selanjutnya diolah dengan pendekatan statistik diskrit untuk menduga nilai parameter populasi tanaman sehingga dapat ditarik konklusi (kesimpulan). Kriteria yang digunakan mengacu pada Peraturan Menteri Kehutanan No. P. 9/MenhutII/2013, dengan kriteria berhasil apabila jumlah tanaman pada akhir tahun ke-0 (P0), memiliki persen tumbuh tanaman lebih besar dari 70%. Hasil kajian menunjukkan bahwa kegiatan pembuatan tanaman (P0) di wilayah BKPH Maria Donggomasa Kabupaten Bima Provinsi NTB dikategorikan berhasil mengingat prosentase tumbuh tanaman diatas 70% dari jumlah tanaman baru. Kondisi biofisik areal tanaman (P0) RHL konvensional pasca bencana di wilayah BKPH Maria Donggomasa yang terbebas dari gangguan berupa penggembalaan ternak lepas dan keberadaan tumbuhan bawah berkontribusi besar terhadap keberhasilan penanaman di lapangan.
ANALISIS KEBIJAKAN KAWASAN HUTAN DENGAN TUJUAN KHUSUS (KHDTK) DI SENARU KABUPATEN LOMBOK UTARA Markum; Latifah, Sitti; Setiawan, Budhy
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 3 No. 4 (2017): Desember 2017
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Senaru adalah ijin peruntukan kawasan hutan pendidikan yang dimandatkan kepada Universitas Mataram. Saat ini di KHDTK seluas 225,7 ha. Kawasan ini sudah dikukuhkan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor : SK.392/Menhut-II/2004, tanggal 18 Oktober 2004. Namun dalam implementasinya, ditemui beberapa persoalan krusial, antara lain: terdapatnya bangunan tanpa ijin, perambahan, penebangan kayu illegal, bahkan klaim lahan oleh HTI. Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengidentifikasi bentuk-bentuk pelanggaran di dalam kawasan KHDTK Senaru, 2) Mendeskripsikan peran dan tugas penanganan pelanggaran oleh para para pihak pemangku kehutanan, 3) Merumuskan langkah-langkah tindakan untuk mengatasi permasalahan yang ada. Metode yang digunakan adalah kaji dokumen dan survei. Teknik pengumpulan data menggunakan Rountable discussion, dan Focus Group Discussion kepada pengurus dan anggota kelompok tani yang ada di Senaru, sebanyak 30 orang. Analisis data dilakukan dengan uraian deskriptif, mengacu pada pertanyaan kunci yang telah disusun. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) bentuk-bentuk pelanggaran yang terjadi adalah terjadinya pemindah tangan hak kelola masyarakat, dan ada indikasi overlapping ijin kawasan dengan HTI, (2) peran dan tugas para pihak perlu dideskripsikan kedalam surat perjanjian antara pengelola KHDTK Senaru dengan masyarakat sehingga ada kejelasan dalam pengelolaan, dan (3) instrumen pendukung yang dibutuhkan untuk tata kelola KHDTK Senaru adalah tersedianya kelembagaan pelaksana, instrumen perencanaan jangka panjang dan jangka pendek, skema kerjasama dengan masyarakat, dan dukungan SOP dan sarana prasarana pengawasan dan pengamanan hutan.
Kontrol Suhu Extruder Menggunakan Metode Feeding Biji Plastik HDPE Pada 3D Printer Simetris Bilateral Ririh, Gisela; Setiawan, Budhy; Siradjuddin, Indrazno
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 8, No 1 (2021): Elkolind Volume 8 No 1 (Mei 2021)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elk.v8i1.224

Abstract

Printer 3D mulai digunakan di dunia industri Indonesia, dengan meggunakan 3D printer pembuatan objek dapat dibuat dalam waktu singkat. 3D Printing yang terkenal dan murah dikenal Fused Deposition Modelling (FDM), prinsip kerja FDM mengekstrusi termoplastik melalui nozzle panas pada melting temperatur selanjutnya dibentuk suatu produk dengan mencetak lapis per lapis. Pada penelitian skripsi ini bahan biji plastik HDPE meleleh pada suhu 200°C. Untuk menghasilkan kualitas filamen yang baik, suhu leleh dikontrol dengan tepat menggunakan PID. Berdasarkan hasil pengujian PID didapatkan   maximum overshot sebesar 1% atau nilai suhu 202°C. Dengan Kp=18.96, Ki=1.896 dan Kd = 47.4 dengan hasil grafik respon sistem menunjukkan nilai delay time (td) 62s, rise time (tr) 175s, setlling time (ts) 275s, peak time 188s dan maksimal overshoot yang terjadi sebesar 1%. Pengujian hasil filamen yang keluar didapatkan suhu terbaik untuk proses pelelehan biji plastik sebesar 200°C dengan tekstur halus dan mengkilap.