Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Modul Sistem Pengaturan Suhu Mini Boiler Dengan Metode PID Menggunakan PLC dan HMI Setya, Rizal Braman; Rifa'i, Muhammad; Budi, Edi Sulistio
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 6, No 3 (2019): Elkolind Volume 6 No 3 (September 2019)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v6i3.172

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini sangat pesatdalam berbagai bidang terlebih di dunia industrialisasi.Teknologi dalam bidang konversi energi saat ini telahberkembang sangat pesat dalam memunculkan berbagai ideide kreatif untuk dimanfaatkan dalam bidang industri. Salahsatunya boiler, boiler adalah bejana yang digunakan untukmenghasilkan uap air (steam) yang akan digunakan sebagaipemanas atau tenaga penggerak seperti turbin. Salah satuperangkat kontrol modern yang dapat diterapkan dalamberlangsungnya proses produksi di industri saat ini adalahPLC (Programmable Logic Controller) sebagai kontroler danHMI (Human Machine Interface) sebagai alat untukmemonitoring kinerja sistem secara real time. Denganberkembangnya sistem kontrol pada suatu industri, makamodul miniplant boiler yang merupakan salah satu peralatanyang ada di indistri ini dapat digunakan sebagai mediapembelajaran di laboraturium sebelum masuk ke duniaindustri yang sesungguhnya. Pengontrolan suhu pada miniboiler merupakan suatu hal yang sangat penting karena suhumerupakan parameter yang mudah berubah sehingga perludilakukan pengontrolan agar suhu dapat tetap stabil pada nilaitertentu terhadap berbagai gangguan sehingga tidak terjadikegagalan sistem akibat suhu yang terlalu tinggi. Untukmendapatkan respon sistem yang stabil, diterapkan metodekontrol PID pada sistem. Pada skripsi ini digunakan miniplantboiler dengan ukuran diameter tabung 15 cm dengan panjang30 cm dan kapasitas 5 L. Suhu yang dikontrol pada tabungadalah 100 °C dengan hasil nilai parameter PID menggunakanmetode Ziegler Nichols Sistem Orde 1 diperoleh nilai Kp =20.03, Ti =120 dan Td = 4,2. Dan dari grafik respon sistemdiperoleh karakteristik %error steady state = 0,1 %, time rise(Tr) = 2130 s, time delay (Td) = 900, dan settling time (Ts) =2370 s. Dari nilai parameter kontrol PID tersebut,menunjukkan respon sistem yang baik dan mampu menjagasuhu sesuai dengan setpoint yang diberikan pada HMI untukkondisi sistem tanpa diberikan gangguan atau diberikangangguan
Pengontrolan pH Menggunakan Algoritma Logika Fuzzy pada Pengolahan Limbah Cairan Kimia Isnainy, Vany; Budi, Edi Sulistio; Hardjono, Hardjono
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 4, No 3 (2017): Elkolind Volume 4 No 3 (September 2017)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v4i3.121

Abstract

Laboratorium Pengolahan Limbah Cairan Kimiamerupakan tempat untuk melakukan kegiatan praktikum,eksperimen, penelitian, dan pembelajaran. Limbah dariLaboratorium Pengolahan Limbah Cairan Kimia bisamenyebabkan pencemaran lingkungan. Untuk menghasilkanpH nomal yaitu 7, dibutuhkan sistem kontrol pH air. Aplikasidari fuzzy logic controller diharapkan untuk memecahkanmasalah pH air dalam sistem penetralan cairan limbah.Kebutuhan sistem pengendalian pH pada pengolah limbah diLaboratorium pengolahan limbah cairan kimia menjadi sangatpenting. Proses netralisasi pH adalah pencampuran antaralarutan asam dan basa supaya dapat mengahasilkan pH 7 yangbaik dan tidak menyebabkan pencemaran lingkungan.Sensor yang digunakan adalah pH probe untuk pH air, pompayang digunakan adalah pompa dosing yang bisa otomatisdengan motor servo 180°. Sensor pH dan pompa dosing dikontrol dengan arduino nano berbasis logika fuzzy. FuzzyLogic yang diterapkan memiliki 9 aturan, yang diperoleh dari3 fungsi keanggotaan error dan 3 fungsi keanggotaandeltaerror. Dari pengujian pH cairan dengan menggunkanmetode fuzzy maka hasil yang didapat adalah cairan limbahnetral dengan waktu 60 detik dengan laju aliran pembukaanservo 76.4 derajat. Untuk pengujian ini limbah cairan kimiaharus di campur air terlebih dahulu dengan perbandingan 1:10. Dan pada penelitian kali ini dilakukan pada gelas ukur 250ml.
Penerapan Metode Fuzzy Logic pada Pengaturan Kecepatan Crusher Motor dalam Proses Sari Buah Apel dengan Fitur HMI (Human Machine Interface) Syahrul Kirom, Andre Dwi; Putri, Ratna Ika; Budi, Edi Sulistio
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 6, No 2 (2019): Elkolind Volume 6 No 2 (Juli 2019)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v6i2.155

Abstract

Bermula dari kegemaran masyarakat akan konsumi sari buah yang siap saji dapat memberikan peluang yang sangat besar bagi para petani apel guna menigkatkan harga jual dari produk olahan mereka. akan tetapi proses pembuatan sari apel sendiri masih menggunakan proses manual, yakni pemerasan inti sari apel menggunakan kain sebagai medianya. Berdasarkan penelitian terdahulu terkait pengaturan kecepatan crusher motor dalam proses ekstraksi buah apel yang menggunakan metode PI masih belum menghasilkan kontrol waktu yang stabil, maka dari itu pada penelitian ini mengunakan fuzzy logic yang ditanamkan pada microcontroller sebagai kontrolernya dan sensor rotary encoder sebagai sensor kecepatannya. fuzzy terdiri dari Error dengan membersif function Kurang, Samadengan, Ples, DError adalah, - =, + dan memiliki Output lambat, sedang, cepat. Dengan set point 2000 RPM Chrusher dapat menstabilkan kecepatan motor chrasher terhadap variasi beban dari 1Kg dan 2 Kg. waktu tunda = 2 detik, waktu naik = 2 detik, waktu puncak = 3 detik, overshoot maksimal = 3.75%,error steasi state = 1,9% waktu setling = 3 detik. hasil dari respon sisten dihubungkan secara real time dengan HMI.
Pengontrolan Kecepatan Bulking Agent Mixing Motor Pada Proses Ekstraksi Daging Buah Sirsak Menggunakan DCS (Distributed Control System) Dengan Metode PID Burhan, Muhammad Nurul; Budi, Edi Sulistio; Tarmukan, Tarmukan
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 7, No 3 (2020): Elkolind Volume 7 No 3 (September 2020)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v7i3.210

Abstract

Ada empat tahap pemrosesan ekstrak buahsirsak menjadi bubuk yaitu crusher (penghancur), spinner(penyaring), mixing (pencampuran), dan drying (pemasanan).Proses mixing (pencampur) merupakan proses untuk mengolahsari perasan sirsak dengan mencampurkan bulking agentkedalamnya untuk memperoleh campuran yang siap dijadikanbubuk nantinya. Proses mixing dilakukan denganmenambahkan maltodekstrin sebanyak 200 gram/liter dantween-80 sebanyak 5 ml/liter dan menggunakan metodekontrol PID pada pada pengontrolan mixing motor untukmendapatkan waktu yang lebih efisien dengan hasil yang baikdengan kontroller DCS. Prinsip kerja dari sistem mixing iniadalah dengan menstabilkan kecepatan mixing motor sesuaidengan setpoint yang diberikan pada PC sebagai operatorstation. Dengan hasil nilai parameter Kp, Ki, dan Kddidapatkan dengan perhitungan metode Ziegler Nichols 2dengan nilai Kp=0.6 Ki = 2 dan Kd = 0.5 . Memiliki nilai risetime (tr) sebesar 27 s, settling time (ts) 22 s, peak time (tp) 27sdan Percent Overshoot (Po) sebesar 0% pada setpoint 1500rpm dan Kp=0.6 Ki = 2 dan Kd = 0.5 . Memiliki rise time (tr)sebesar 9 s, settling time (ts) 8s, peak time (tp) 13 s danpercent overshoot (Mo) sebesar 4% pada setpoint 500 rpm.
Implementasi Pengontrol Suhu Menggunakan Algoritma Fuzzy Logic Pada Proses Pembuatan Yoghurt Widiyanto, Eric Prasetyo; Budi, Edi Sulistio; Safitri, Hari Kurnia
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 6, No 3 (2019): Elkolind Volume 6 No 3 (September 2019)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v6i3.166

Abstract

Pengontrolan suhu dan waktu pengadukan dalam proses pembuatan yoghurt sangat diperlukan untuk mendapatkan hasil yoghurt yang maksimal. Metode algoritma logika fuzzy Mamdani digunakan untuk menstabilkan suhu fermentasi sesuai dengan besarnya suhu yang dikehendaki dengan setpoint suhu 45 °C. Proses dilakukan dengan cara mengatur sudut pemicuan dengan output pemanas . Alat ini juga dilengkapi dengan sensor suhu PT100 sebagai pembaca suhu ketika proses fermentasi dan LCD sebagai tampilan suhu aktual.Penerapan kontrol logika fuzzy saat suhu setpoint 45°C didapatkan kurva respon suhu yang yang memiliki delay time = 6 menit , rise time = 30 menit , maximum overshoot = 2, %, dan peak time = 38 menit dengan suhu 46,3 °C. Dengan menguji susu fermentasi melalui setpoint suhu 45°C didapatkan waktu proses fermentasi selama 10 jam dengan kapasitas 5 liter.
KONTROL ARAH GERAK 4 BUAH OMNI WHEELS PADA PENYEDOT DEBU DENGAN METODE PID SECARA WIRELESS S, Zahruddin Arif; Siradjuddin, Indrazno; Budi, Edi Sulistio
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 3, No 3 (2016): Elkolind Volume 3 No 3 (September 2016)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v3i3.99

Abstract

Robot ini berfungsi sebagai penyedot debu, menggunakan 4 buah motor sebagai aktuatornya, hal ini yang sering mengakibatkan ketidakstabilan arah hadap robot saat berubah arah gerak sesuai setpoint. Komponen utama dari alat ini terdiri dari sensor kompas yang dikendalikan oleh Arduino mega yang digunakan untuk menstabilkan arah hadap robot  sesuai dengan setpoint yang diberikan oleh joystick yang akan mengirimkan perintah untuk pergerakan robot melalui komunikasi wireless. Penggunaan Roda omni pada robot ini untuk menambah efisiensi pergerakan robot karena Roda ini dapat berputar multi arah sehingga memungkinkan untuk berputar dan bergerak di ruang terbatas. Karena roda ini memiliki dua piringan tunggal, dan masing-masing piringan mempunyai empat rol. Penggunaan kontrol PID untuk mengurangi kesalahan, sehingga arah hadap robot saat bergerak sesuai dengan setpoint menggunakan metode kurva Reaksi Ziegler-Nichols. Kemudian dilanjutkan dengan metode trial and error. Hasil Parameter kontroler PID yang diperoleh Nilai Kp=66.67/5.0, Ki=1.14/5.0, Kd=0.028/5.0 Dari hasil parameter tersebut Arah hadap  robot sudah didapatkan stabil dengan nilai error dibawah batas toleransi sebesar 2%-5%.
IMPLEMENTASI METODE PI (PROPORTIONAL INTEGRAL) PADA PENGATURAN KECEPATAN CRUSHER MOTOR DALAM PROSES EKSTRAKSI BUAH APEL Putranto, Pradana Perwira; Sungkono, Sungkono; Budi, Edi Sulistio
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 3, No 1 (2016): Elkolind Vol. 3 No. 1 (2016)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v3i1.68

Abstract

Sari apel adalah larutan inti yang terkandung dalam buah apel yang diekstrak kemudian dicampur dengan atau tanpa gula dan tambahan makanan lainnya yang diizinkan untuk dibuat minuman sari apel. Proses ekstraksi sari apel umumnya dilakukan dengan menghancurkan buah apel kemudian ditekan untuk mendapatkan sarinya. Perlu adanya mekanisme untuk mengekstrak sari apel dari buahnya yang dapat bekerja secara terus-menerus. Di Indonesia, skala home industry dalam pengolahan sari apel dengan sistem otomatisasi masih sedikit, maka dari itu perlu dibuat miniplant berupa ekstraktor sari apel, yang kecepatan crusher motor apelnya dapat dikontrol menggunakan metode PI (Proportional Integral). Crusher motor ini menggunakan Arduino UNO sebagai kontrolernya dan sensor rotary encoder sebagai sensor kecepatannya. Prinsip kerja crusher ini pada dasarnya menstabilkan kecepatan crushing terhadap berbagai macam massa apel yang diberikan.Saatnilai setpoint diberikan, maka kecepatan akan meningkat kemudian stabil dan sesuai dengan nilai tersebut. Massa yang diberikan berpengaruh terhadap waktucrushing. Setelah crushed apple bertekstur lembut maka selanjutnya adalah dicampur dengan air lalu proses mixing dijalankan. Setelah crushed apple tercampur rata dengan air kemudian dialirkan secara manual menuju spinner. Spinnermotor dinyalakan dengan kecepatan maksimum guna memisahkan ampas apel dan sari apel. Proses ekstraksi sari apel selesai ditandai dengan berhasilnya diperoleh sari apel dari ampas yang mengering dan habisnya crushed apple yang tertampung pada crusher. Dari hasil pengujian crusher motor, didapatkan respon sistem yang baik dengan nilai Kp = 0,405 dan nilai Ki = 5, dengan beban maksimum massa apel adalah 2kg dan maksimum setpoint adalah 1.500 rpm.
Kontrol Kecepatan Motor Pada Sistem Packing Mesin Cucurbita Powder Dengan Metode PID Ashari, Probo Lutfianto; Budi, Edi Sulistio; Sungkono, Sungkono
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 7, No 2 (2020): Elkolind Volume 7 No 2 (Juli 2020)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v7i2.187

Abstract

Cucurbuta powder (serbuk labu kuning)merupakan olahan pangan yang berbentuk serbuk, mudah larutdalam air dan praktis dalam penyajian serta memiliki dayasimpan yang lama karena kadar airnya rendah. Prosespengolahan labu kuning menjadi serbuk meliputi sortasi buah,pencucian, penghancuran ,penyaringan ,penambahan bahankimia ,pengeringan mengunakan oven dan pengepakan . Perluadanya mekanisme untuk mengekstrak serbuk labu kuningdari buahnya yang dapat bekerja secara terus menerus. PIDmerupakan kontrol berumpan balik yang umum digunakan,kontrol PID dalam hal ini digunakan untuk mengontrolkecepatan motor DC pada conveyor mesin packing cucurbitapowder. Kontrol PID akan membandingkan nilai set poindengan kecepatan motor DC yang dibaca oleh rotaryencoder.Nilai konstanta Kp,Ki dan Kd akan memeberikanrespon terhadap PID, nilai konstanta ini dapat di tentukandengan berbagai macam metode antara lain Ziegler-Nicholsdan trial and error. Berdasarkan metode trial and error,respon sistem yang baik didapat dengan nilai Kp = 0,32 Ki =200 dan Kd = 0,01. Hasil yang didapatkan antaralain rise time(tr) sebesar 9 s, settling time (ts) 12s, peak time (tp) sebesar 10s dan Percent Overshoot (Po) sebesar 6,6%. Setelah itu akandibandingkan dengan metode dan Ziegler-Nichols. Hasil yangdidapatkan antara lain rise time (tr) sebesar 9 s, settling time(ts) 12s, peak time (tp) 10 s dan Percent Overshoot (Po)sebesar 6.6%.
Penerapan PID Control untuk Pengendalian Kecepatan Spinner Motor pada Proses Sari Apel dengan Fitur HMI (Human Machie Interface) Amalia, Tsaltsa; Parastiwi, Ratna Ika; Budi, Edi Sulistio
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 6, No 1 (2019): Elkolind Volume 6 No 1 (Mei 2019)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v6i1.149

Abstract

Sari apel merupakan minuman ringan yang terbuat dari buah apel dan air minum dengan atau tanpa penambahan gula dan tambahan makanan yang diizinkan. Proses pemisahan antara ampas dan sari apel umumnya masih manual yaitu dengan menggunakan tenaga manusia. Sehingga apabila jumlah apel semakin banyak, waktu yang dibutuhkan untuk memisahkan ampas dan sari apelnya juga semakin lama. Perlu adanya mekanisme untuk mempercepat waktu produksi melalui pengaturan kecepatan pada ekstraktor sari apel. Spinner motor ini menggunakan Mikrokontroller sebagai kontrolernya dan sensor rotary encoder sebagai sensor kecepatannya. Salah satu metode yang digunakan untuk mengontrol kecepatan Spinner motor adalah PID. Perancangan kontroller PID menggunakan kurva reaksi Ziegler Nichols menghasilkan nilai Kp=10.2 Ki = 255 dan Kd = 1.02. Hasil yang didapatkan antara lain rise time (tr) sebesar 3.5162 s, settling time (ts) 12s, peak time (tp) 5 s dan Percent Overshoot (Po) sebesar 16.15%. Grafik proses spinning di plotkan langsung secara real-time dengan HMI.
IMPLEMENTASI KONTROL PID PADA PENGATURAN KECEPATAN POTONG CUTTER MOTOR YANG DIAPLIKASIKAN PADA GRASS CUTTER ROBOT SECARA WIRELESS Sianipar, Dolly; Setiawan, Budhy; Budi, Edi Sulistio
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 3, No 3 (2016): Elkolind Volume 3 No 3 (September 2016)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v3i3.98

Abstract

Grass Cutter Robot secara wireless merupakan sebuah robot yang berfungsi untuk memotong rumput, dimana pergerakannya dikendalikan dengan menggunakan joystick yang terhubung secara wireless. Tujuannya adalah untuk membantu salah satu pekerjaan manusia dalam hal perawatan rumput. Komponen utama dari robot ini terdiri dari motor DC untuk memutar pisau pemotong dan juga sebagai penggerak robot, sensor rotary encoder untuk membaca kecepatan motor DC pemutar pisau dan Arduino Mega berfungsi untuk mengontrol pergerakan robot sesuai dengan perintah yang diterima dari joystick dengan menggunakan teknologi wireless. Grass Cutter Robot ini menghasilkan robot yang dapat memotong rumput dengan kecepatan potong yang stabil dan mampu mengeksekusi segala perintah yang dikendalikan dari jarak jauh menggunakan joystick. Dengan demikian secara keseluruhan pada Grass Cutter Robot dapat bekerja dengan baik. Prinsip kerja Grass Cutter Robot ini yaitu menstabilkan kecepatan motor DC pemutar pisau pada setpointkecepatan yang diberikan. Dari hasil pengujian pada system,pengaturan kecepatan motor DC pemutar pisau ini didapatkan nilai parameter PID dengan metode trial and error adalah Kp = 0,35, Ki = 0.10, Kd = 0,01 mampu menjaga kestabilan pada kecepatan motor DC pemutar pisau.