Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Implementation of Configuration Management Virtual Private Server Using Ansible Hariyadi, I Putu; Marzuki, Khairan
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Volume 19 No 2 Tahun 2020
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.015 KB) | DOI: 10.30812/matrik.v19i2.724

Abstract

Virtualization technology has been applied to universities with computer study programs to support practicum in Network Management courses. Each user gets a Virtual Private Server (VPS) with container technology. VPS system that is prepared manually requires a long time, especially when the number of users is increasing. The activity repeats every semester so it becomes ineffective and inefficient. Application of automation using Ansible can help to manage VPS objects in the Promox Virtual Environment (PVE) Cluster dynamically. Network Development Life Cycle (NDLC) was used as a method in this study. The design of the VPS management automation system created supports the grouping of container, user and permission resource management for users. The design is implemented in Ansible Playbook. The test results show the average time of making VPS objects per student with an automation system 2 (two) times faster, that is 26.25 seconds compared to the old system which takes 2 minutes 15 seconds. Besides that, the Playbook that was created succeeded in automating the start and stop containers per group of students based on the practicum schedule dynamically so as to maintain the availability of services from the PVE Cluster.
PERANCANGAN KEAMANAN JARINGAN AUTHENTICATION LOGIN HOTSPOT MENGGUNAKAN RADIUS SERVER DAN PROTOKOL EAP-TTLS PADA MIKROTIK DI IDOOP HOTEL Sukartayasa, i Wayan; Hariyadi, I Putu
Jurnal Bumigora Information Technology (BITe) Vol 1 No 1 (2019): Volume
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.017 KB)

Abstract

Idoop Hotel merupakan salah satu hotel yang terletak di kawasan Kota Mataram, Jalan Swaramahardika No.883, 83121. Idoop Hotel mulai beroperasi pada bulan Juni 2014. Idoop Hotel memiliki total 9 departement yang tergabung dalam jaringan back office dan operasional. Keseluruhan department berada dalam satu jaringan lokal yang dikelola oleh administrator jaringan pada hotel tersebut. Protocol Extensible Authentication Protocol-Tunelled Transport Layer Security (EAP-TTLS) melihat dari segi implementasi EAP-TTLS dirancang untuk memberikan kemudahan implementasi otentikasi dibandingkan dengan protocol EAP yang berbasis sertifikat digital. Implementasi EAP-TTLS hanya memerlukan sertifikat digital pada sisi authentication server, sedangkan sertifikat digital pada sisi client akan digantikan dengan menggunakan kombinasi username dan password. Kesimpulan yang diperoleh berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan yaitu Penggunaan kombinasi username dan password untuk menggantikan sertifikat digital pada Extensible Authentication Protocol-Tunelled Transport Layer Security (EAP-TTLS) juga dapat meningkatkan mobilitas pengguna, karena pengguna tidak perlu menambahkan sertifikat digital untuk melakukan login ke hotspot. Authentikasi EAP-TTLS memiliki kemampuan yang lebih baik yang ditambahkan dengan enkripsi MD5 pada hotspot MikroTIK sehingga pengguna nyaman untuk melakukan login ke hotspot dan mempermudah karyawan IT dari Idoop Hotel untuk memanajemen pengguna dalam jumlah banyak.
ANALISA METRIC ROUTING PROTOKOL EIGRP Syahputra, Yudi; Hariyadi, I Putu
Jurnal Bumigora Information Technology (BITe) Vol 1 No 1 (2019): Volume
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.003 KB)

Abstract

  Router merupakan peralatan jaringan yang dapat menghubungkan satu jaringan dengan jaringan yang lain. Router bekerja menggunakan routing table yang disimpan di memorinya untuk membuat keputusan tentang bagaimana paket dikirimkan. Informasi pada routing table dapat diperolah salah satunya melalui penggunaan routing protocol. Routing protocol adalah suatu aturan yang mempertukarkan informasi routing yang akan membentuk sebuah tabel routing sehingga pengalamatan pada paket data yang akan dikirim menjadi lebih jelas dan routing protocol mencari rute tersingkat untuk mengirimkan paket data menuju alamat yang dituju. Enhanced Interior Gateway Routing Protocol (EIGRP) merupakan salah satu protocol dengan jenis Interior Gateway Protocol (IGP) yang dapat digunakan dalam suatu Autonomous System (AS). EIGRP adalah protokol routing yang dikembangkan oleh Cisco dan saat ini hanya dapat dijalankan pada router Cisco. Berdasarkan latar belakang diatas mendorong penulis untuk meneliti lebih lanjut tentang bagaimana penentuan rute terbaik pada EIGRP berdasarkan metric yang digunakan pada jaringan LAN (Local Area Network) dan WAN (Wide Area Network). Metric yang digunakan oleh EIGRP dikenal dengan nama K-Value meliputi bandwidth, delay, reliability, loading, dan MTU. Adapun kesimpulan dalam penilitian ini adalah bahwa antar router EIGRP harus memiliki nilai AS dan K-value yang sama agar terbentuk hubungan kebertetanggaan sehingga dapat bertukar informasi routing, nilai K-Value default yang digunakan untuk perhitungan metric adalah bandwidth terendah sepanjang jalur dan cumulative delay sepanjang jalur.
IMPLEMENTASI IPS BERBASIS PORTSENTRY DAN VULNERABILITY ASSESMENT BERBASIS OPENVAS UNTUK PENGAMANAN WEB SERVER Satriawan, Edy; Azhar, Raisul; Hariyadi, I Putu
Jurnal Bumigora Information Technology (BITe) Vol 1 No 1 (2019): Volume
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1737.386 KB)

Abstract

  Jaringan komputer merupakan jaringan telekomunikasi yang menghubungkan satu komputer atau lebih agar dapat saling bertukar data dan informasi. Manfaat yang sedemikian besar tersebut tentunya akan berkurang dengan adanya gangguan yang muncul terhadap jaringan. Adapun salah satu masalah yang dapat menganggu keamanan sistem adalah masuknya user atau hacker yang bermaksud merusak sistem jaringan. Dalam penerapan pengamanan web server berbasis Intrusion Prevention System (IPS), penulis menggunakan aplikasi Portsentry dan IPTables. Portsentry dan IPTables berfungsi sebagai firewall terhadap serangan  seperti DDoS, Ping Attack, dan Portscanning, serta penggunaan OpenVAS dalam penerepanan metode Vulnerability Assesment dalam melakukan scannin terhadap sistem, untuk dapat mengetahui kekelemahan-kelemahan terhadap sistem yang dibangun, sehingga dapat dilakukan upaya perbaikan terhadap sistem agar menjadi lebih baik. Metodologi Penelitian yang penulis adopsi yaitu Network Development Life Cycle (NDLC), NDLC merupakan pendekatan proses dalam komunikasi data yang menggambarkan siklus yang tiada awal dan tiada akhir dalam membangun sebuah jaringan komputer mencakup sejumlah tahapan yaitu Analysis, Design, Simulation Prototype, Implementation, Monitoring dan Management.
ANALISA PENERAPAN INTRUSION PREVENTION SYSTEM (IPS) BERBASIS SNORT SEBAGAI PENGAMAN SERVER INTERNET YANG TERINTEGRASI DENGAN TELEGRAM Muhaimi, Abdul; Hariyadi, I Putu; Juliansyah, Akbar
Jurnal Bumigora Information Technology (BITe) Vol 1 No 2 (2019): Volume
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.544 KB) | DOI: 10.30812/bite.v1i2.611

Abstract

ABSTRAK Keamanan merupakan salah satu bagian yang sangat penting dalam Teknologi Informasi (TI) yang telah dimanfaatkan di berbagai bidang. Pemanfaatan TI dapat memperlancar operasional sehingga meningkatkan kualitas layanan. Namun di sisi lain apabila tidak dijaga keamanannya maka akan berdampak pada ketersediaan layanan. Setiap institusi atau lembaga harus memiliki pencegahan terhadap keterbukaan akses dari pihak yang tidak berhak. Peran pertahanan sistem pada umumnya terletak pada administrator sebagai pengelola jaringan yang memiliki akses penuh terhadap infrastruktur jaringan yang dibangunnya. Terdapat berbagai metode yang dihasilkan oleh beberapa peneliti yang telah menerapkan pengamanan terkait layanan pada server Internet salah satunya adalah Intrusion Prevention System (IPS). Sistem IPS yang diterapkan oleh peneliti terdahulu belum terintegrasi dengan telegram sehingga administrator system yang sedang berada di luar instansi atau perusahaan tidak dapat mengetahui ketika server mengalami serangan. Selain itu pemblokiran terhadap serangan masih dilakukan secara manual menggunakan IPTables sehingga memerlukan campur tangan administrator system. Berdasarkan permasalahan tersebut maka mendorong peneliti mengembangkan system IPS yang diintegrasikan dengan Telegram dan IPTables sehingga administrator system dapat memperoleh notifikasi ketika terjadi serangan kapan pun dan dimana pun. Selain itu system dapat secara otomatis melakukan pemblokiran serangan. Pada tahap analysis dilakukan pengumpulan data dan analisa data. Pada tahap desain dilakukan rancangan jaringan ujicoba, pengalamatan IP, perancangan alur kerja system dan kebutuhan perangkat keras dan lunak. Pada tahap simulation prototyping memuat tentang instalasi konfigurasi pada masing-masing perangkat, ujicoba dan analisa hasil ujicoba. Terdapat 5 skenario uji coba yang dilakukan meliputi Ftp Attack, Telnet Attack, Bruteforce Form Login menggunakan Hydra Attack, Remote File Incusion (RFI) Attack serta Http Bruteforce menggunakan Hydra Attack. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan IPS berbasis Snort yang diintegrasikan dengan telegram serta IPTables maka server dapat mendeteksi serangan yang masuk. ABSTRACT Security is one very important part in Information Technology (IT) which has been utilized in various fields. Utilization of IT can facilitate operations so as to improve service quality. But on the other hand if it is not maintained its security will have an impact on the availability of services. Every institution or institution must have a prevention against open access from unauthorized parties. The role of the defense system in general lies with the administrator as a network manager who has full access to the network infrastructure that he built. There are various methods produced by several researchers who have implemented security-related services on an Internet server, one of which is the Intrusion Prevention System (IPS). The IPS system implemented by previous researchers has not been integrated with telegrams so that system administrators who are outside the agency or company cannot find out when the server has an attack. Besides blocking attacks is still done manually using IPTables so that it requires the intervention of a system administrator. Based on these problems, it encourages researchers to develop IPS systems that are integrated with Telegram and IPTables so that system administrators can get notifications when an attack occurs anytime and anywhere. In addition the system can automatically block attacks. In the analysis phase, data collection and data analysis are carried out. At the design stage, a trial network design, IP addressing, system workflow design and hardware and software requirements are carried out. At the simulation stage prototyping includes the configuration installation on each device, testing and analyzing the results of trials. There are 5 test scenarios conducted including Ftp Attack, Telnet Attack, Bruteforce Form Login using Hydra Attack, Remote File Incusion (RFI) Attack and Http Bruteforce using Hydra Attack. The conclusion of this study is the application of Snort-based IPS integrated with telegram and IPTables, the server can detect incoming attacks.
Simulator GNS3 dan Wireshark Sebagai Model Virtual Pembelajaran Pratikum Jaringan Komputer Azhar, Raisul; Hariyadi, I Putu
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 3, No 2: September 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v3i2.678

Abstract

Impkementation of practicum on the course of computer networking at vocational school (SMKN1 Sambelia) and (SMKS Al Ma’rif Qomarul Huda) was through a convensional methods with incomplete equipments. In practicum activity should be supported by a various eqipments with different functions, such as; router, hub, accent firewall, but relatively expensive for procurement. Therefore, the school unable to fullfill the practicum equipments and potentially disturb the instructional process. To solve this condition, a virtual instructional methods could be implemented through GNS3 simulator completed with the network analyzer tools. The research method was Network Development Life Cicle and simulator utility of measurement functionality in the instructional of computer networking.
Simulator GNS3 dan Wireshark Sebagai Model Virtual Pembelajaran Pratikum Jaringan Komputer Azhar, Raisul; Hariyadi, I Putu
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 3, No 2: September 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v3i2.678

Abstract

Impkementation of practicum on the course of computer networking at vocational school (SMKN1 Sambelia) and (SMKS Al Ma’rif Qomarul Huda) was through a convensional methods with incomplete equipments. In practicum activity should be supported by a various eqipments with different functions, such as; router, hub, accent firewall, but relatively expensive for procurement. Therefore, the school unable to fullfill the practicum equipments and potentially disturb the instructional process. To solve this condition, a virtual instructional methods could be implemented through GNS3 simulator completed with the network analyzer tools. The research method was Network Development Life Cicle and simulator utility of measurement functionality in the instructional of computer networking.