Nego, Obet
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SPIRITUALITAS CALVIN SEBAGAI SPIRITUAL FORMATION MAHASISWA TEOLOGI Nego, Obet
Manna Rafflesia Vol. 6 No. 1 (2019): Oktober
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Arastamar Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38091/man_raf.v6i1.108

Abstract

Students in theology schools must have a clear and determined calling. Often this commitment fades because the knowledge of God only happens in the mind, not in the heart. Therefore we need teaching that can invite them back to deepen their commitment to God. Therefore, in addition to intellectual abilities, mature spirituality, is considered an absolute requirement for theology students to become servants of God who are ready to serve. Success in ministry that demands a complete spiritual figure, requires a servant of God to set an example in his Bible, moral, and spiritual knowledge. Since it was in the formation on campus, it was hoped that theology students would have to realize the importance of a Bible-based spirituality, God's word. Therefore, this paper aims to discuss Calvin's Spirituality as a Theological Formation of Spiritual Students.
Teologi Multikultural sebagai Respon terhadap Meningkatnya Eskalasi Politik Identitas di Indonesia Nego, Obet
PASCA : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 16 No 2 (2020): PASCA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Baptis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46494/psc.v16i2.109

Abstract

Tulisan ini membahas tentang munculnya ancaman yang serius dari praktik Politik Identitas di Indonesia. Sebagai bangsa yang besar, Indonesia adalah bangsa yang heterogen secara agama dan etnisitas, sehingga munculnya Politik Identitas tidak bisa dihindari. Demokrasi yang dibangun berdasarkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa, terancam rusak dan hancur oleh karena nafsu politik yang jahat. Ancaman tersebut kemudian direspon dengan Teologi Multikultural, berupa formula teologis untuk mendasari sikap Kristen dalam relasinya dengan sesama yang berbeda religi dan etnik. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan di dalam artikel ini. Metode studi literatur dipakai dalam mengumpulkan data-data yang terkait dengan tren Politik Identitas dan Teologi Multikultural. Hadirnya Teologi Multikultural di dalam dunia politik di Indonesia, akan menciptakan proses berpolitik yang sehat dan bermartabat, dengan saling menghargai sesama apapun latar belakangnya.