Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Air Buangan Kantin di Kampus II Universitas Bhayangkara Jakarta Raya: Analisis, limbah domestik, software Montecarlo, Crystall ball, Predictor Adhani, Lisa; Kartika, Wahyu; Navanti, Dovina
Jurnal Jaring SainTek Vol. 2 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jaring-saintek.v2i1.62

Abstract

Canteen is a producer of domestic liquid waste that has the potential to cause pollution. Likewise with the student canteen, it has the potential to produce waste that causes environmental pollution if it is not treated properly. The use of Montecarlo software in this study is to support quantitative analysis in predicting potential pollution from Ubhara canteen waste with Crystall ball prediction. The results of laboratory analysis in the form COD, BOD dan TSS, showed that the quality of the canteen waste water did not meet the requirements for wastewater quality standard based on Ministry of Environment Decree No. 112 of 2003. Supported by the results of CB Predictor simulations showing the potential of pollution of the Ubhara canteen waste water to the environment continues to increase significantly, also seen from the Double Exponential Smoothing Method, producing MAD (Mean Absolute Deviation) 170.82, Theil's U 0.9951, and Confidence Interval Lower 5% and Upper 99.5%.
Peningkatan Kadar Tantalum dan Niobium Oksida dari Terak Timah Bangka Menggunakan Pelarut NaOH dilanjutkan HNO3 dan H3PO4 Abdul Majid, Rafdi; Permana, Sulaksana; Soedarsono, Johny Wahyuadi; Kartika, Wahyu; Munira, Munira; Darnengsih, D; Mustafiah, M
Journal of Chemical Process Engineering Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1284.336 KB) | DOI: 10.33536/jcpe.v4i2.468

Abstract

Terak Timah merupakan produk samping dari proses peleburan timah yang mengandung unsur logam tantalum dan niobium. Beberapa sumber unsur tantalum dan niobium yaitu columbite, tantalite, tantalo-columbite, dll. Tantalum & niobium memiliki banyak aplikasi seperti industri pesawat terbang, elektronik dan super alloy. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kadar unsur logam tantalum dan niobium dari terak timah melalui proses pelindian asam maupun basa. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses pemanggangan yang dilakukan tidak mengalami dekomposisi thermal, selanjutnya proses pelindian basa dengan NaOH mengakibatkan penurunan yang sangat kecil terhadap niobium yaitu dari 0,75 menjadi 0,73%, sedangkan proses pelindian dengan HNO3 dan H3PO4 memberikan peningkatan terhadap tantalum dan niobium yaitu dengan HNO3 2M menghasilkan Ta dan Nb berturut-turut 0,17 menjadi 0,85 dan 0,73 menjadi 1,49. Hal ini juga terlihat pada pelindian menggunakan campuran HNO3: H3PO4 menghasilkan peningkatan Ta dan Nb berturut-turut menjadi 0,88-0,9% dan 1,46-1,54% di setiap peningkatan variasi konsentrasi H3PO4
ANALISIS PERAN PELATIH PADUAN SUARA DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYANYI PESERTA PADUAN SUARA DI SMK Kartika, Wahyu; Mering, Aloysius; Sanulita, Henny
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 8, No 3 (2019): Maret 2019
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis study was initiated by researcher’s concern towards students’ interest in joining extracurricular activity of choir and listening to the choir’s voices performed was still in poor harmonization category. This choir was like unwell-trained so that researcher was also interested in analyzing the role of choir’s coach in SMK Kristen Immanuel 2 Sungai Raya. The method of this study was descriptive method in qualitative study by using musicology approach. Data source of this study was obtained from observation result, interview to choir coach, choir participants, art and culture teacher, headmaster, teachers and students in SMK Kristen Immanuel 2 Sungai Raya and also documents of musical score. Based on the result of data analysis, there were nine roles that choir coach must have. They were a vocal trainer, a sight singer, an arranger and a composer, a manager, a leader, a supervisor, a pianist or accompanist, a musical director and a motivator. Whereas the singing competences that choir participants must have was appropriate vocal techniques. They were body languages, respiration, articulation, intonation, phrasering, vibration, resonance, improvisation and expression.  Key words: analysis of coach’ roles, choir, singing competences 
Peningkatan Resapan Air Hujan dan Reduksi Sampah Organik di Wilayah Permukiman dengan Pembuatan Lubang Resapan Biopori Meilani, Sophia; Kartika, Wahyu; Navanti, Dovina
Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jstpm.v1i2.431

Abstract

Genangan air di musim hujan dan tumpukan sampah telah menjadi masalah bagi banyak kota. Masalah lain yang sering dialami adalah kekeringan di musim kemarau yang diakibatkan sedikitnya air hujan yang mengisi kembali rongga tanah. Semakin banyaknya lahan hijau yang berubah fungsi menjadi bangunan menyebabkan berkurangnya daerah resapan air. Dengan berkurangnya daerah resapan air, hujan yang turun tidak meresap kembali ke dalam tanah melainkan mengalir di permukaan.Hal lain yang harus menjadi perhatian adalah pengelolaan sampah domestik. Apabila tidak dikelola dengan baik, sampah domestik menimbulkan masalah bagi lingkungan dan kesehatan. Perumahan Mutiara Gading Timur merupakan salah satu tempat di kota Bekasi yang hanya memiliki sedikit daerah resapan air karena sebagian besar lahan telah dipergunakan sebagai rumah atau jalan.Pembuatan lubang resapan biopori dapat menjadi alternatif untuk mengurangi volume air permukaan, meningkatkan tingkat resapan air hujan ke dalam tanah, dan mereduksi sampah organik yang mudah terurai. Lubang resapan biopori dibuat vertikal ke dalam tanah, dengan diameter 10 – 25 cm dan kedalaman sekitar 100 cm. Di bagian atas lubang diisi dengan sampah organik yang kemudian akan terurai menjadi kompos.Adanya kompos di bagian atas lubang biopori akan meningkatkan aktivitas organisme dalam tanah yang membentuk rongga-rongga untuk meresapkan air ke dalam tanah.
EDUKASI PENCEGAHAN DAN PENYEBARAN COVID-19 DI WILAYAH DANAU KELURAHAN HARAPAN BARU BEKASI UTARA Navanti, Dovina; Susanto, Ibnu; Shanti, Sophia; Kartika, Wahyu; Hasaya, Haudi
Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): Juli 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jstpm.v2i1.663

Abstract

Kesadaran masyarakat terhadap masa pandemi Covid-19 ini sangatlah kurang, banyak masyarakat yang menghiraukan Covid-19. Berdasarkan data terbaru laman pikokabsi.bekasikab.go.id kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di tahun 2021 mencapai total 20.224 kasus. Dengan demikian perlu dilakukan upaya peningkatan kesadaran masyarakat tentang pencegahan penularan Covid-19 berbasis keluarga untuk membantu kesadaran masyarakat di Bekasi. Dengan jumlah pasien positif terpapar virus ini yang semakin bertambah membuat warga masyarakat tak berhenti resah dan adanya kebijakan-kebijakan baru dari pemerintah. Banyak sekali faktor penyebab terus bertambahnya pasien Covid-19 salah satunya dari ketidak sadaran masyarakat tentang Covid-19 membuat pemerintah dengan mudah mengidentifikasi kasus. Dalam hal ini, program yang telah kami laksanakan adalah memberi pemahaman kepada warga baik di Danau Perumahan Duta Harapan Bekasi maupun masyarakat sekitar mengenai pencegahan dan penyebaran itu Covid-19. Melihat dari potensi masyarakat yang menghiraukan himbauan pemerintah bahwa kita diharuskan untuk bekerja, belajar dan beribadah dirumah untuk sementara waktu guna mencegah penularan Covid-19. Kami telah melakukan program edukasi kepada masyarakat di Perumahan Duta, Kelurahan Harapan Baru, Bekasi Utara, Kota Bekasi. Dari hasil wawancara, dapat diketahui bersama bahwa masyarakat belum memahami betul mengenai Covid-19. Maka solusi yang kami lakukan memberi edukasi secara langsung kepada masyarakat dengan menyebarkan masker, memberikan hand sanitizer dan menyemprotkan cairan desinfektan ke fasilitas umum, tujuan juga memberi pemahaman kepada masyarakat luas tentang Covid-19 dan standar pencegahannya sesuai pemerintah dengan harapan dapat membawa perubahan berupa potensi peningkatan pemahaman masyarakat terkait Covid-19.