Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

THE EFFECT OF COMPLIANCE WITH THE SCHOOL OF NORMA (CODE OF CONDUCT) SCHOOL TO THE DISCIPLINE OF STUDENTS EVEN SEMESTER EVEN MTS IBRAHIMY AT CALIPURO BANYUWANGI, EAST JAVA, INDONESIA Misdi R, Ayip; Listiwikono, Eko
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol 2, No 3 (2020): March 2020
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ijevs.v2i3.2441

Abstract

In accordance with government policy, education is essentially as an effort to prepare students to deal with an ever-changing environment, and education basically aims to improve the quality of life and life of the community. Fostering school discipline is one form of teacher work in schools in the context of fostering the younger generation and the formation of disciplined and educated people. Therefore the rules are very useful for the younger generation, especially for students who are in the school environment so that they will become a generation of discipline, educated and become the pride of the school, parents, nation and state. This study only discusses what influences student learning discipline, namely adherence to school norms, so this is used as a study of the effect of adherence to school norms (discipline) on student discipline, even semester MTs Ibrahimy Distric Kalipuro Banyuwangi.In determining the area, researchers used a regional purposive method. This research takes place in the research at MTs Ibrahimy Distric Kalipuro Banyuwangi. The methods used by the authors in this study are: 1) Observation Method, 2) Interview Method, 3) Documentary Method, 4) Questionnaire Method. In this study the authors use a statistical analysis method, where this analysis seeks to present the preparation, analyzing data from the results of the study in the form of numbers both in tabular and graphical form. Based on calculations that the empirical chi value of = 1,011 consulted X ² based on a 5% significance level in the table db = 1 (K-1) (K-1) = 3.841 it turns out that after comparing with chi squared (X²) calculation is greater chi squared table . So that in this study there is no effect of adherence to school norms (discipline) on the discipline of students studying even semester MTs Ibrahimy Distrik Kalipuro Banyuwangi. 
IDENTIFIKASI KEMAMPUAN METAKOGNITIF CALON GURU MATEMATIKA DALAM PENYELESAIAN MASALAH DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Aprilia, Nia Dwi; Listiwikono, Eko; Hariastuti, Rachmaniah Mirza
TRANSFORMASI Vol 2 No 1 (2018): TRANSFORMASI-JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN MATEMATIKA
Publisher : Pendidikan Matematika FMIPA Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif-deskriptif dengan tujuan untuk mendeskripsikan kemampuan metakognitif mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Banyuwangi angkatan 2014 dan 2015 berdasarkan gaya belajar. Dengan mengetahui kemampuan metakognitif mahasiswa sesuai gaya belajarnya diharapkan mahasiswa mampu merancang, memantau, dan merefleksikan proses belajar secara sadar, sehingga akan menjadi lebih percaya diri dan lebih mandiri dalam belajar. Penentuan subyek dilakukan dengan metode purposive sampling dan snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes, dokumentasi dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif berdasarkan indikator yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kemampuan metakognitif subyek dengan gaya belajar visual sudah memenuhi kriteria M1 (mampu menuliskan rencana penyelesaian), tetapi belum memenuhi kriteria M2 (mampu menyelesaikan soal dengan langkah yang tepat) dan M3 (mengevaluasi hasil pekerjaan). Kemampuan metakognitif subyek dengan gaya belajar auditori sudah memenuhi kriteria M1 dan M2, tetapi belum memenuhi kriteria M3. Kemampuan metakognitif subyek dengan gaya belajar kinestetik sudah memenuhi kriteria M1 dan M2, tetapi belum memenuhi kriteria M3.
PERBANDINGAN METODE DOUBLE EXPONENTIAL SMOOTHING HOLT DAN METODE TRIPLE EXPONENTIAL SMOOTHING HOLT-WINTERS UNTUK PERAMALAN WISATAWAN GRAND WATU DODOL Anjasari, Dwi Hilda; Listiwikono, Eko; Yusuf, Feby Indriana
TRANSFORMASI Vol 2 No 2 (2018): TRANSFORMASI-JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN MATEMATIKA
Publisher : Pendidikan Matematika FMIPA Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peramalan merupakan salah satu cara untuk memprediksi suatu peristiwa dimasa yang akan datang dengan mempertimbangkan data yang diperoleh dimasa lalu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan statistika yang bertujuan untuk mengetahui hasil perbandingan peramalan jumlah wisatawan Grand Watu Dodol dengan metode double exponential smoothing Holt dan metode triple exponential smoothing Holt-Winters sehingga diperoleh metode terbaik. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data jumlah wisatawan Grand Watu Dodol pada periode Januari 2012 sampai dengan April 2018. Data diperoleh dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu metode double exponential smoothing Holt dan metode triple exponential smoothing Holt-Winters dengan nilai MAPE dan MSE terkecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peramalan metode double exponential smoothing Holt dengan konstanta pemulusan α = 0,1 dan β = 0,3 diperoleh nilai MAPE 3,878433292% dan MSE 46325806,77. Sedangkan metode triple exponential smoothing Holt-Winters model additive dengan konstanta pemulusan α = 0,1 , β = 0,2 dan γ = 0,1 diperoleh nilai MAPE 3,36988642% dan MSE 41450064,65. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode triple exponential smoothing Holt-Winters model additive merupakan metode terbaik untuk peramalan jumlah wisatawan Grand Watu Dodol periode Mei 2018-April 2019.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE CREATIVE PROBLEM SOLVING TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI GRAFIK FUNGSI LOGARITMA DI SMAN 1 SINGOJURUH Purnama, Evrin Ayu; Listiwikono, Eko; Yohanes, Barep
TRANSFORMASI Vol 2 No 2 (2018): TRANSFORMASI-JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN MATEMATIKA
Publisher : Pendidikan Matematika FMIPA Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan metode creative problem solving terhadap hasil belajar peserta didik pada materi grafik fungsi logaritma. Melalui penggunaan metode Creative Problem Solving diharapkan peserta didik dapat memahami materi pelajaran dengan mudah.Sehingga peserta didik mendapatkan hasil belajar yang maksimal. Penentuan responden dilakukan dengan metode random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara tes, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan uji-t sampel tak bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode creative problem solving efektif terhadap hasil belajar peserta didik pada materi grafik fungsi logaritma. Pembelajaran terlaksana dengan baik sesuai dengan langkah-langkah pada RPP. Efektivitas ditunjukkan dari hasil observasi peserta didik yang mendapat persentase 76,25% yaitu artinya dalam kategori baik, hasil uji efektivitas menunjukkan bahwa . Maka  diterima, artinya metode creative problem solving efektif terhadap hasil belajar peserta didik pada materi grafik fungsi logaritma.
IDENTIFIKASI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA PADA POKOK BAHASAN OPERASI BENTUK AKAR BERDASARKAN GENDER Masruroh, Siti; Listiwikono, Eko; Yohanes, Barep
TRANSFORMASI Vol 3 No 1 (2019): TRANSFORMASI-JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN MATEMATIKA
Publisher : Pendidikan Matematika FMIPA Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/tr.v3i1.399

Abstract

Kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran matematika sangat penting, tidak hanya untuk mencapai tujuan umum pembelajaran matematika, tetapi juga untuk menciptakan manusia berkualitas yang mampu menciptakan dan menguasai teknologi dimasa depan. Indikator dari berpikir kritis adalah: focus (fokus); reason (alasan); inference (menyimpulkan); situation (situasi); clarity (kejelasan); dan overview (tinjauan ulang). Penelitian ini berjenis deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal operasi bentuk akar. Responden penelitian adalah 17 siswa di SMA Muhammadiyah 4 Songgon kelas X IPA 2. Selanjutnya ditentukan subyek masing-masing 3 berdasarkan gender. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara berfungsi sebagai triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa perempuan cenderung lebih kritis khususnya dalam memecahkan masalah soal operasi bentuk akar. Siswa perempuan juga lebih benar dan teliti dalam menyelesaikan soal tes. Sedangkan siswa laki-laki benar dalam menyelesaikan soal, namun kurang teliti dalam menyelesaikan soal tes. Akibatnya ada tahapan pengerjaan soal yang terlewatkan.