Tadanugi, Imanuel Natoralemba
Unknown Affiliation

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PERANAN KEPALA DESA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA TAMONJENGI KECAMATAN MORI KABUPATEN MOROWALI UTARA Tadanugi, Imanuel Natoralemba
Jurnal Ilmiah Administratie Vol 10, No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Administratie Vol. 10 No. 1 Edisi Maret 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Administratie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.432 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peranan kepala Desa Tamonjengi dalam pemberdayaan Masyarakat desa khususnya dalam pembangunan di Desa Tamonjengi kecamatan Mori Utara Kabupaten Morowali Utara, sedangkan lokasi penelitian ini adalah di Desa Tamonjengi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif sedangkan jumlah responden yang di ambil adalah 19 Orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa perencanaan pembangunan di Desa Tamonjengi dari peningkatan partisipasi, pembinaan dan koordinasi dapat terlaksana dengan baik, hal ini di sebabkan karena dilibatkannya semua unsur masyarakat Desa melakukan beberapa variable tersebut, Oleh karena itu peranan kepala desa sangatlah berpengaruh akan suksesnya pembangunan terutama dalam pemberdayaan masyarakat di desa itu, serta dukungan dari masyarakat harus benar-benar ada sehingga semua kegiatan-kegiatan pemerintahan desa dapat terlaskana dengan baik.
BUDAYA POLITIK LOKAL PADA PILKADES DI KECAMATAN LAGE KABUPATEN POSO TAHUN 2010 Tadanugi, Imanuel Natoralemba
Jurnal Ilmiah Administratie Vol 1, No 04 (2015): Jurnal Administratie
Publisher : Jurnal Ilmiah Administratie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.078 KB)

Abstract

Suksesi kepemimpinan lokal di Kecamatan Lage secara umum positif dan relatif demokratis. Tidak terjadi diskr iminasi dalam pencalonan, baik karena faktor agama, afiliasi politik, etnis dan jenis kelamin. Semua warga masyarakat yang memenuhi syarat dapat mencalonkan diri sebagai kandidat. Selain nilai - nilai positif dalam konteks demokrasi lokal, Pilkades di Kecmatan Lage juga berpotensi menciderai demokrasi. Pertama, muculnya calon tunggal. Kedua, maraknya isu money politics. Meskipun sulit dibuktikan, pemilihan kepala desa di Kecamatan Lage, termasuk di Kabupaten Poso, sejak masa dulu hingga era reformasi saat ini tidak bisa meniadakan Praktik money politics, yang berpotensi dapat menciderai demokrasi. Beberapa perilaku yang berpotensi menciderai demokrasi di masa yang akan datang dapat diminimalisasi melalui pendidikan politik secara terus-menerus sehingga masyarakat memiliki kedewasaan dalam berdemokrasi.
PENGARUH SOSIALISASI TERHADAP PEMBANGUNAN POLITIK DI KECAMATAN LAGE KABUPATEN POSO Tadanugi, Imanuel Natoralemba
Jurnal Ilmiah Administratie Vol 3, No 03 (2014)
Publisher : Jurnal Ilmiah Administratie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.408 KB)

Abstract

Proses pelaksanaan pemilihan umum secara langsung di Kecamatan Lage adalah wujud dari berlakunya Undang ? Undang 32 tahun 2004 dimana masyarakat di beri kebebasan untuk dapat memilih secara langsung para calon anggota legislatif di tingkat nasional dan daerah, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh sosialisasi terhadap pemnbangunan politik di kecamatan Lage Kabupaten Poso.Penelitian ini menggunakan metode analisis deskritif kualitatif, dimana penelitian ini dituangkan dalam sebuah karya ilmiah dalam bentuk uraian kalimat berdasarkan fakta dan data. sasaran dalam penelitian ini adalah semua masyarakat yang terdaftar dalam DPT di Kecamatan Lage Kabupaten Poso. berjumlah 13015 sedangkan sampel yang di ambil hanya 40 orang berdasarkan Claster dari masig-masing desa.Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pengaruh peningkatan sosialisasi politik terhadap pembangunan politik di kecamatan Lage yaitu yang berpengaruh ada 27 orang (67,5%), 8 orang (20%) menyatakan peningkatan sosialisasi politik cukup berpengaruh dalam pembangunan politik, dan 5 orang (12,5%) menyatakan peningkatan sosialisasi politik kurang berpengaruh dalam pembangunan politik. Ini menandakan bahwa pengaruh peningkatan sosialisasi politik terhadap pembangunan politik sangat penting agar masyarakat nantinya sudah dapat menyesuaikan dirinya untuk proses-proses mengenai partisipasi politik atau dalam agenda pemilihan umum/pilkada kedepan.
PEMANFAATAN ALOKASI DANA DESA (ADD) DALAM PEMBANGUNAN SARANA DAN PRASARANA DI DESA BO'E KECAMATAN PAMONA SELATAN KABUPATEN POSO Tadanugi, Imanuel Natoralemba
Jurnal Ilmiah Administratie Vol 12, No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Administratie Vol. 12 No. 1 Edisi Maret 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Administratie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.132 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Pemanfaatan Alokasi Dana Desa ( ADD ) dalam Pembangunan Sarana dan Prasarana di Desa Bo?e Kecamatan Pamona Selatan Kabupaten Poso. sedangkan lokasi penelitian ini adalah di Desa Bo?e. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif sedangkan jumlah informan yang di ambil adalah 12 Orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pemanfaatan Alokasi Dana Desa ( ADD ) dalam Pembangunan Sarana dan Prasarana mulai dari menjadikan pekerjaan lebih muda dapat terlaksana dengan baik sedangkan pemanfaatan dalam menambah produktifitas tidak berpengaruh. Kemudian pemanfaatan dengan mempertinggi efektivitas dalam pembangunan sarana dan prasarana dapat berjalan dan berdampak pada masyarakat karena dengan ADD bisa membantu masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan hidup mereka. Adapun factor factor yang mempengaruhi adalah kurangnya sumber daya manusia, Saran dalam peneliian yaitu pemerintah desa perlu meningkatkan lagi sosialisasi tenntang informasi pemanfaatan dana ADD secara transparan dan meningkatkan sumber daya manusia khususnya dikalangan aparatur pemerintah Desa Bo?e Kecamatan Pamona Selatan Kabupaten Poso.
IMPLEMENTASI PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA TOINI KECAMATAN POSO PESISIR KABUPATEN POSO Tadanugi, Imanuel Natoralemba
Jurnal Ilmiah Administratie Vol 11, No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Administratie Vol. 11 No. 1 Edisi September 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Administratie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.007 KB)

Abstract

Perencanaan ada sebagai upaya untuk mengantisipasi ketidakseimbangan yang terjadi yang bersifat akumulatif. Artinya perubahan pada suatu keseimbangan awal dapat mengakibatkan perubahan pada sistem sosial yang akhirnya membawa sistem yang ada menjauhi keseimbangan awal. Perencanaan sebagai bagian dari pada fungsi manajemen yang bila ditempatkan pada pembangunan daerah akan berperan sebagai arahan bagi proses pembangunan berjalan menuju tujuan di samping itu menjadi tolok ukur keberhasilan proses pembangunan yang dilaksanakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi perencanaan pembangunan di Desa Toini kecamatan Poso pesisir Kabupaten Poso, sedangkan lokasi penelitian ini adalah Kantor Desa Toini. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif sedangkan jumlah populasi yang di ambil adalah 17 Orang.Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi perencanaan pembangunan di Desa Toini sudah cukup baik oleh karena itu Aparatur pemerintah dalam menjalankan tugasnya harus memiliki kemampuan yang tepat, cepat, dan praktis, dan rasional dalam pengambilan keputusan, dan pemerintah Desa Toini juga harus dapat bekerja sama dengan baik bersama dengan aparat lainnya. Agar proses pelaksanaan pembangunan sesuai dengan mekanisme dan harapan masyarakat Desa Toini.
PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT DALAM PELAKSANAAN PEMILIHAN UMUM ANGGOTA DPRD DI KABUPATEN POSO TAHUN 2014 Tadanugi, Imanuel Natoralemba
Jurnal Ilmiah Administratie Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Ilmiah Administratie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.255 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memperoleh gambaran bagaimana partisipasi politik masyarakat Kabupaten Poso pada Pemilihan Umum Anggota DPRD Kabupaten Poso Tahun 2014-2019, yaitu dengan melihat faktor sosial ekonomi, faktor politik dan faktor nilai budaya.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif, yaitu menggambarkan realitas masyarakat dalam berpartisipasi politik pada Pemilihan Umum Anggota DPRD di Kabupaten Poso berdasarkan fakta dan data yang diperoleh dilapangan. Populasi pada penelitian ini berjumlah 142.151 pemilih dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang,di ambil secara Claster di masing-masing dapil yang ada di Kabupaten Poso, kemudian dilengkapi dengan data primer dan sekunder dengan instrument pengumpulan data dilakukan melalui pertanyaan kepada 100 orang warga masyarakat (responden) di Kabupaten Poso. Pengumpulan data secara sekunder dilakukan untuk melengkapi data dari 100 responden, baik penyeleksian hasil wawancara dan observasi dilapangan.Hasil penelitian ini berdasarkan analisa data yaitu dengan analisis tabel tunggal dan analisis tabel silang yang dilakukan menggambarkan bahwa, Pendidikan politik memang merupakan faktor yang mempengaruhi masyarakat dalam menentukan sikap pada saat pemilihan umum. Karena melalui pendidikan Politik masyarakat dapat menganalisa setiap pilihan yang ditetapkan. Namun pada kenyataannya masih banyak masyarakat yang punya tidak punya kecerdasan berpolitik tetapi ikut berpatisipasi pada pemilu legilatif Kabupaten Poso tahun 2014. walaupun masyarakat itu sendiri tidak mengerti untuk apa mereka memilih. Namun, suara mereka dalam pemilu kabupaten Poso masih sangat diperhitungkan oleh partai peserta pemilu Kabupaten Poso tahun 2014. untuk itu, masyarakat hendaknya diberikan pendidikan politik, sehingga mereka tidak salah dalam menentukan pilihannya.Kegiatan ? kegiatan yang dilakukan oleh partai politik hanya memberikan keuntungan sendiri bagi kelangsungan partai tersebut, namun dampak positif yang diharapkan masyarakat bukan mustahil tidak akan tercapai. Karena setelah pemilihan umum selesai diselenggarakan tidak satu pun partai politik peserta pemilu (Anggota Legislatif) melihat dan berempati kepada kehidupan masyarakat. Hal ini harus lebih diperhatikan oleh partai politik yang ada di Kabupaten Poso agar lebih dapat membuka komunikasi kepada masyarakat. Keseluruhan dari masyarakat yang mengikuti kegiatan kampanye adalah masyarakat yang merupakan simpatisan dari partai politik yang ada di Kabupaten Poso, Adapun masyarakat yang bukan dari partai politik yang mengikuti kegiatan kampanye hanyalah untuk meramaikan pesta demokrasi yang berlangsung 5 tahun sekali. Namun, pada kenyataannya minat masyarakat kurang dalam mengikuti kegiatan kampanye tersebut. Karena kegiatan kampanye tersebut mempengaruhi masyarakat dalam lingkup pekerjaannya, Dan masyarakat kurang mendapat manfaat dari kegiatan kampanye tersebut.
PERANAN APARATUR DESA DALAM PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DI DESA TAMPEMADORO KECAMATAN LAGE KABUPATEN POSO Tadanugi, Imanuel Natoralemba
Jurnal Ilmiah Administratie Vol 13, No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Administratie Vol. 13 No. 1 Edisi September 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Administratie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.556 KB)

Abstract

Peranan aparatur desa dalam pelaksanaan pembangunan di Desa Tampemadoro Kecamatan Lage Kabupaten Poso sebagai upaya untuk meningkatkan pembangunan secara berkesinambungan. Yang bertujuan di samping itu menjadi tolok ukur keberhasilan proses pembangunan yang dilaksanakan juga mendukung program pemerintah pusat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Peranan aparatur desa dalam pelaksanaan pembangunan di Desa Tampemadoro, sedangkan lokasi penelitian ini adalah Kantor Desa Tampemadoro. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif sedangkan jumlah informan yang di ambil adalah 17 Orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa Peranan aparatur desa dalam pelaksanaan pembangunan di Desa Tampemadoro dalam melaksanakan tugas dan kewajiban untuk masyarakat cukup baik. Hal ini terlihat dari beberapa tanggapan informan. Dalam tugas pelaksanaan kegiatan pelayanan masyarakat berjalan baik, sedangkan pemberdayaan masyarakat juga dapat berjalan baik, penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum berjalan baik, dan pemeliharaan sarana dan fasilitas umum juga berjalan baik, dan terakhir pembinaan lembaga kemasyarakatan tidak dapat berjalan dengan baik. Faktor ? factor peghambat adalah minimnya sarana komunikasi berupa jaringan telepon kabel, terbatasnya sinyal telepon genggam dan lain sebagainya.