p-Index From 2016 - 2021
0.961
P-Index
This Author published in this journals
All Journal UMI Medical Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Hubungan Personal Hygiene dan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Penyakit Kecacingan Fattah, Nurfachanti; Arifin, Arina F; Hadi, Santriani; Rachmat S. Imam, Fathul
UMI Medical Journal Vol 5 No 2 (2020): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v5i2.78

Abstract

Latar belakang: Kecacingan merupakan masalah kesehatan yang tersebar luas didaerah tropis dan subtropis. Personal hygiene dan sanitasi lingkungan yang kurang baik pada anak-anak merupakan faktor yang mempermudah penularan kecacingan. Salah satu cara untuk memberantas kecacingan adalah dengan menghilangkan faktor-faktor yang memudahkan terjadinya penularan salah satunya adalah keadaan hygiene atau perilaku hidup dan sanitasi lingkungan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik obsevasioanal, dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah total sampling dengan mengambil seluruh siswa-siswi di salah satu sekolah dasar, wilayah kerja puskesmas Tabaringan. Terdiri dari kelas 4 dengan jumlah siswa 25 orang; kelas 5 dengan jumlah siswa 20 dan kelas 6 dengan jumlah siswa 20 orang. Alat ukur yang digunakan adalah kuisioner, lembar observasi dan pemeriksaan laboratorium feses diperoleh dengan cara kunjungan ke sekolah dasar, tempat tinggal subyek, dan puskesmas Tabaringan. Hasil: Adanya hubungan antara kebiasaan mencuci tangan (ρ=0,048), kebersihan kuku (ρ=0,014), kebiasaan jajanan (ρ=0,035), kebiasaan BAB (ρ=0,009), penggunaan air bersih (ρ=0,002), pembuangan air limbah (ρ=0,025), pembuangan kotoran (ρ=0,048) dengan kejadian cacingan pada siswa. Kesimpulan: Ada hubungan personal hygiene dan sanitasi lingkungan dengan kejadian cacingan pada siswa sekolah dasar di wilayah kerja Puskesmas Tabaringan Makassar.
KARAKTERISTIK PENDERITA DEMAM TIFOID DI RS. IBNU SINA KOTA MAKASSAR TAHUN 2016 - 2017 Zaidan, Zaidan; Hadi, Santriani; Amaliyah B., Ilma Khaerina
UMI Medical Journal Vol 5 No 1 (2020): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v5i1.81

Abstract

Latar Belakang: Demam Tifoid merupakan penyakit infeksi akut usus halus yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi dan merupakan masalah utama kesehatan masyarakat Indonesia. Berdasarkan laporan World Health Organization (WHO) diperkirakan 11-20 juta orang di dunia terkena penyakit demam tifoid dan menyebabkan kematian sekitar 128.000 - 161.000 jiwa. Berdasarkan uraian di atas, maka penelitian ini dilakukan untuk melihat karakteristik penderita demam tifoid di rumah sakit Ibnu Sina kota makassar pada tahun 2016-2017. Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif dengan metode total sampling menggunakan data sekunder dari rekam medik. Pada penelitian ini didapatkan jumlah penderita demam tifoid tahun 2016?2017 sebanyak 233 orang. Hasil: Kejadian demam tifoid tertinggi adalah tahun 2016 bulan April sebanyak 26 orang (14,8%) dengan kelompok usia terbanyak yaitu 21-30 sebanyak 80 orang (34,3%), jenis kelamin terbanyak perempuan sebanyak 124 orang (53,2%). Jenis pekerjaan penderita demam tifoid terbanyak yaitu kelompok mahasiswa sebanyak 62 orang (26,6%) dengan gejala subjektif demam sebanyak 233 orang (100%). Pada pemeriksaan lidah kotor positif sebanyak 80 orang (34,3%). Pemeriksaan penunjang diagnosis yaitu pemeriksaan darah rutin didapatkan yang mengalami anemia sebanyak 38 orang (12,5%). Kesimpulan: Gejala subjektif tertinggi yaitu demam dengan pemeriksaan fisis yaitu lidah kotor. Pemeriksaan penunjang diagnosis terbanyak adalah pemeriksaaan darah rutin dan pemeriksaan laboratorium yang sering dilakukan adalah tes widal.
PENGARUH TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TERHADAP KONSUMSI OBAT CACING PADA MURID SEKOLAH DASAR MI DDI GUSUNG KOTA MAKASSAR Lihawa, Nur Fitriany; Hadi, Santriani; amaliyah, Ilma khaerina
UMI Medical Journal Vol 5 No 1 (2020): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v5i1.84

Abstract

Latar belakang:. Infeksi cacing yang ditularkan melalui tanah adalah salah satu infeksi paling umum di seluruh dunia. Infeksi cacing dapat berdampak pada tingkat kecerdasan dan produktivitas. Ibu merupakan garis terdepan dalam tahap pencegahan cacingan pada anak yang salah satu perannya adalah memastikan anak mengonsumsi obat cacing secara rutin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Tingkat Pengetahuan dan Sikap Ibu terhadap Konsumsi Obat Cacing pada Murid Sekolah Dasar MI DDI Gusung. Sampel penelitian adalah ibu dari murid SD Kelas 1,2 dan 3 MI DDI Gusung Kota Makassar. Metode: Penelitian merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di MI DDI Gusung Kota Makassar pada bulan Maret - April 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu dari murid di MI DDI Gusung Periode Maret 2019 dan sampel yang diambil adalah ibu dari murid SD kelas 1, 2 dan 3 di MI DDI Gusung Kota Makassar Periode Maret 2019. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden dengan pengetahuan baik memiliki persentase lebih tinggi (66.7%) dalam mengonsumsi obat cacing secara rutin dibandingkan responden dengan pengetahuan kurang (0%). Hasil uji statistik chi-square didapatkan p=0.000 yang berarti terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan konsumsi obat cacing. Untuk variabel sikap menunjukkan bahwa responden dengan sikap yang baik memiliki persentase lebih tinggi  (47.5%) dalam mengonsumsi obat cacing secara rutin dibandingkan responden dengan sikap kurang (33.3%). Hasil uji statistik chi-square didapatkan p=0.019, ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara sikap dengan konsumsi obat cacing. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap ibu terhadap konsumsi obat cacing pada murid sekolah dasar MI DDI Gusung Kota Makassar
PENGARUH TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TERHADAP KONSUMSI OBAT CACING PADA MURID SEKOLAH DASAR MI DDI GUSUNG KOTA MAKASSAR Lihawa, Nur Fitriany; Hadi, Santriani; amaliyah, Ilma khaerina
UMI Medical Journal Vol 5 No 1 (2020): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v5i1.84

Abstract

Latar belakang:. Infeksi cacing yang ditularkan melalui tanah adalah salah satu infeksi paling umum di seluruh dunia. Infeksi cacing dapat berdampak pada tingkat kecerdasan dan produktivitas. Ibu merupakan garis terdepan dalam tahap pencegahan cacingan pada anak yang salah satu perannya adalah memastikan anak mengonsumsi obat cacing secara rutin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Tingkat Pengetahuan dan Sikap Ibu terhadap Konsumsi Obat Cacing pada Murid Sekolah Dasar MI DDI Gusung. Sampel penelitian adalah ibu dari murid SD Kelas 1,2 dan 3 MI DDI Gusung Kota Makassar. Metode: Penelitian merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di MI DDI Gusung Kota Makassar pada bulan Maret - April 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu dari murid di MI DDI Gusung Periode Maret 2019 dan sampel yang diambil adalah ibu dari murid SD kelas 1, 2 dan 3 di MI DDI Gusung Kota Makassar Periode Maret 2019. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden dengan pengetahuan baik memiliki persentase lebih tinggi (66.7%) dalam mengonsumsi obat cacing secara rutin dibandingkan responden dengan pengetahuan kurang (0%). Hasil uji statistik chi-square didapatkan p=0.000 yang berarti terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan konsumsi obat cacing. Untuk variabel sikap menunjukkan bahwa responden dengan sikap yang baik memiliki persentase lebih tinggi  (47.5%) dalam mengonsumsi obat cacing secara rutin dibandingkan responden dengan sikap kurang (33.3%). Hasil uji statistik chi-square didapatkan p=0.019, ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara sikap dengan konsumsi obat cacing. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap ibu terhadap konsumsi obat cacing pada murid sekolah dasar MI DDI Gusung Kota Makassar
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN TINEA PEDIS PADA MAHASISWA TAMTAMA DI RESIMEN INDUK KODAM VII WIRABUANA MAKASSAR Hadi, Santriani
UMI Medical Journal Vol 5 No 1 (2020): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v5i1.85

Abstract

Latar belakang: Tinea pedis merupakan penyakit urutan pertama dari 10 penyakit terbesar di Poliklinik Resimen Induk Kodam VII Wirabuana Makassar 2015, beban latihan siswa Tamtama yang cukup lama menggunakan sepatu setiap harinya dan juga sengatan matahari dapat menyebabkan gangguan kesehatan termasuk infeksi kulit, serta kondisi lingkungan latihan siswa Tamtama Makassar  yang panas dan lembab dapat menimbulkan produksi keringat berlebih, termasuk di daerah sekitar kaki. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk, menganalisa faktor yang berpengaruh terhadap kejadian Tinea Pedis di Resimen Induk Kodam VII Wirabuana Makassar. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel adalah seluruh siswa Tamtama yang memenuhi karakteristik yang berjumlah 225 orang dan sampel digunakan dalam penelitian ini sebanyak 60 siswa tamtama. Data dikumpulkan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Komponen kuesioner meliputi kebersihan kulit dan kebersihan kaki. Hasil: Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa setelah dilakukan uji statistik didapatkan bahwa kebersihan kulit (p=0.000) merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian Tinea Pedis, kebersihan handuk (p=0.002)merupakan faktor yang berhubungan terhadap kejadain Tinea Pedis. Kesimpulan: Faktor-faktor yang berhubungan dengan Tinea Pedis adalah  kebersihan kulit dan kebersihan handuk.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN TINEA PEDIS PADA MAHASISWA TAMTAMA DI RESIMEN INDUK KODAM VII WIRABUANA MAKASSAR Hadi, Santriani
UMI Medical Journal Vol 5 No 1 (2020): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v5i1.85

Abstract

Latar belakang: Tinea pedis merupakan penyakit urutan pertama dari 10 penyakit terbesar di Poliklinik Resimen Induk Kodam VII Wirabuana Makassar 2015, beban latihan siswa Tamtama yang cukup lama menggunakan sepatu setiap harinya dan juga sengatan matahari dapat menyebabkan gangguan kesehatan termasuk infeksi kulit, serta kondisi lingkungan latihan siswa Tamtama Makassar  yang panas dan lembab dapat menimbulkan produksi keringat berlebih, termasuk di daerah sekitar kaki. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk, menganalisa faktor yang berpengaruh terhadap kejadian Tinea Pedis di Resimen Induk Kodam VII Wirabuana Makassar. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel adalah seluruh siswa Tamtama yang memenuhi karakteristik yang berjumlah 225 orang dan sampel digunakan dalam penelitian ini sebanyak 60 siswa tamtama. Data dikumpulkan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Komponen kuesioner meliputi kebersihan kulit dan kebersihan kaki. Hasil: Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa setelah dilakukan uji statistik didapatkan bahwa kebersihan kulit (p=0.000) merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian Tinea Pedis, kebersihan handuk (p=0.002)merupakan faktor yang berhubungan terhadap kejadain Tinea Pedis. Kesimpulan: Faktor-faktor yang berhubungan dengan Tinea Pedis adalah  kebersihan kulit dan kebersihan handuk.