Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PUBLIC INTENTION ON BANDUNG TOUR ON BUS Anwar, Tezza Adriansyah; Puspita, Yessy
JOINT (Journal of Information Technology) Vol 2 No 1 (2020): JOINT: Journal of Information Technology
Publisher : Bagian Penelitian, Pengabdian Masyarakat & Pusat Inovasi STMIK "AMIKBANDUNG"

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.084 KB) | DOI: 10.47292/joint.v2i1.003

Abstract

Bandung dikenal sebagai ibu kota Jawa Barat. Bandung berkembang juga sebagai kota kuliner. Sebagai bentuk tanggung jawab Pemerintah untuk memfasilitasi wisatawan yang datang ke Bandung, Pemerintah secara resmi mengumumkan Bus Pariwisata "Bandros" (Bandung Tour on Bus). Namun secara praktis, banyak masalah yang dihadapi oleh para pemangku kepentingan. Standarisasi harga di antara penumpang, batasan jumlah bus yang tidak dapat melayani penumpang, ketidakjelasan rute termasuk keberangkatan dan kedatangan, manajemen yang tidak sehat untuk faktor keselamatan dan meningkatnya jumlah penumpang yang memberikan dampak negatif karena kualitas layanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kualitas layanan, kepuasan masyarakat dan minat masyarakat untuk menggunakan kembali Bandros, dan juga untuk mendapatkan hasil analisis sejauh mana kualitas layanan berpengaruh terhadap kepuasan masyarakat serta dampaknya terhadap minat masyarakat untuk menggunakan kembali Bus Bandros. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode deskriptif-verifikasi. Metode ini digunakan untuk memverifikasi kualitas layanan persepsi, kepuasan masyarakat dan niat masyarakat untuk menggunakan kembali Bus Bandros dengan melibatkan 500 responden yang ingin menggunakan Bus Bandros. Penyebaran dan pemilihan responden dilakukan dengan menggunakan convenience sampling. Analisis jalur juga digunakan dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil proses pengujian statistik ditemukan persepsi yang signifikan antara variabel kualitas layanan dan citra merek dengan minat masyarakat di Kota Bandung untuk menggunakan Bus Bandros. Untuk rekomendasi dalam penelitian ini, kejelasan informasi dapat meningkatkan niat publik untuk menggunakan Bus Bandros, karena informasi yang disampaikan akan memberikan kejelasan dalam rangka meningkatkan niat publik untuk naik Bus Bandros.
PERENCANAAN BISNIS MERCHANDISE RESMI UNIVERISTAS ABC DENGAN MENGGUNAKAN TIMMONS MODEL Suyono, Annisa Maharani; Sinaga, Obsatar; Anwar, Tezza Adriansyah
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33197/jitter.vol5.iss2.2019.277

Abstract

Citra perusahaan merupakan hal yang penting karena berpengaruh terhadap keputusan konsumen dalam membeli produk. Sama halnya pada perguruan tinggi atau universitas, universitas merupakan institusi dimana perguruan tinggi mencari mahasiswa seperti perusahaan yang mencari konsumen. Salah satu banding university yang dapat dilakukan adalah melalui merchandise. Dalam hal ini, Universitas ABC berencana untuk mendirikan toko merchandise resmi sebagai salah satu usaha untuk menciptakan mind brand atau memasukan brand kampus kepada setiap hati orang yang melihat dan juga menaikan rasa ingin tahu setiap orang mengenai Universitas ABC. Saat ini, jumlah target pasar mencapai 11.485 orang, terdiri dari 96% mahasiswa dan 4% dosen serta karyawan. Jumlah tersebut merupakan peluang pasar yang cukup tinggi untuk toko merchandise resmi Universitas ABC. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara semi terstruktur dengan tim pendiri dan pengelola serta dokumentasi dengan mengumpulkan data internal perusahaan yang telah tersedia yang berkaitan dengan toko merchandise. Pada penelitian ini akan dilakukan kelayakan usaha menggunakan kriteria kewirausahaan menurut Timmons. Secara teori, Model Timmons dapat dijadikan sebagai pedoman untuk mencapai kesuksesan dalam berwirausaha dengan memperhatikan faktor peluang, sumber daya dan tim. Posisi bisnis menurut hasil EFAS (0.93) dan IFAS (0.79) berada pada kuadran I yang mendukung strategi agresif. Bisnis toko merchandise resmi ini layak dan termasuk dalam kondisi bisnis yang berpotensi tinggi untuk dilaksanakan dan dikembangkan menurut hasil quick screen kriteria Timmons. Hasil perhitungan proyeksi keuangan yang memperoleh kategori potensi tinggi yaitu, IRR sebesar 84%, Gross Profit Margin sebesar 32%, Net Profit Margin sebesar 20% dan ROI sebesar 48%.
STUDENTS INTENTION TO USE TELKOMSEL CASH (T-CASH): (A TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL APPROACH) Anwar, Tezza Adriansyah; Kurniawan, Kurniawan; Sutrisno, Sutrisno; Sarwanti, Anik
JOURNAL OF BUSINESS STUDIES AND MANAGEMENT REVIEW Vol. 4 No. 1 (2020): JBSMR, Vol.4 No.1, December 2020
Publisher : Management Department, Faculty of Economics and Business, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jbsmr.v4i1.11354

Abstract

One of the banking products that take advantage of advances in digital technology is E-money which is motivated by Bank Indonesia Regulations. Telkomsel also supports the development of the digital world, by presenting T-Cash since 2007. But until now, the number of T-Cash users who make transactions is still very small. In fact, these users have understood the ease of perception, benefit perception and risk perception from the use of T-Cash. The purpose of this study was to obtain on ease of perception, benefit perception, risk perception, and how much influence it had on the intention to use T-Cash among Widyatama University students. The research method used is descriptive-verification method with 150 students who already have T-Cash. The purposive sampling method was used in this research. Path analysis was used in testing data. Consumers feel that T-Cash is easy to use in financial transaction activities. Meanwhile, in terms of perceived risk, T-Cash is felt to be quite comfortable to use. However, consumers still have concerns about the possibility that at any time the balance on the T-Cash will be lost. Ease of perception is strong enough to have an impact on consumers intention to use T-Cash. Likewise with benefit perception. This shows that an increase in ease and benefit perception can increase student intention. Both of these can also be supported by an increase in risk perception, which, de-spite its low impact, can certainly also increase student intention. And these three variables have a major impact on student intention.
TRAINING FOR FIRE DISASTER PREPARATION AND INITIAL MANAGEMENT OF FIRE WOUND : (A STUDY AT UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI) Wendra, Wendra; Sutrisno, Sutrisno; Lokarjana, Lukmana; Anwar, Tezza Adriansyah; N, Saiful
JOURNAL OF BUSINESS STUDIES AND MANAGEMENT REVIEW Vol. 4 No. 1 (2020): JBSMR, Vol.4 No.1, December 2020
Publisher : Management Department, Faculty of Economics and Business, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jbsmr.v4i1.11470

Abstract

The fire disaster preparedness training program aims to increase knowledge and abilities regarding fire alert systems, so that it is hoped that the right attitude will be in the effort to save oneself in the event of a disaster at the campus of Universitas Jenderal Achamd Yani (UNJANI). The methods used in this program are: lectures, practice/implementation, role playing, simulation, mentoring, focus group discussions (FGD) and evaluation with the support of digital technology in the context of making disaster mitigation learning materials. The solutions are: training on fire preparedness; provision of tools, facilities and infrastructure for danger signs and instructions for evacuation and rescue in the event of a fire disaster; providing educational media for campus residents about fire alertness; burn early management training.