Nugroho, Panggih Wahyu
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGEMBANGAN INSTRUMEN KEBIASAAN BELAJARMAHASISWA Nugroho, Panggih Wahyu
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v2i2.48

Abstract

Proses pendidikan di berbagai jenjang pendidikan tidak terlepas dari proses belajar. Dunia pendidikan belajar merupakan hal yang sangat penting, karena menyangkut proses belajar dan membelajarkan. Dalam proses belajar perlu adanya latihan, semakin dilatih maka dapat diprediksikan hasilnya akan lebih baik. Untuk mendapatkan hasil yang baik metode dan strategi belajar tidak hanya dilakukan sekali, akan tetapi dilakukan secara teratur dan berkesinambungan yang pada akhirnya akan menjadi suatu kebiasaan belajar. Oleh karena itu perlu disusun suatu instrument yang dapat mengukur kebiasaan belajar mahasiswa. Instrument tersebut diharapkan dapat mendeteksi permasalahan-permasalahan mahasiswa terkait dengan kebiasaan belajar mereka. Dengan masalah yang telah terdeteksi maka dosen pembimbing akademik dapat membantu permasalahan mahasiswa tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan instrumen kebiasaan belajar. Produk dari penelitian ini berupa skala kebiasaan belajar mahasiswa. Penelitian ini menghasilkan skala kebiasaan belajar mahasiswa. Perancangan produk dilakukan melalui 4 tahap yaitu penelitian awal, perencanaan, dan pengembangan produk awal, uji kelayakan dan revisi produk. Hasil penelitian berupa alat ukur yang digunakan untuk melihat kebiasaan belajar siswa adalah alat ukur yang berisisi tentang merencanakan belajar, melaksanakan belajar, evaluasi hasil dan proses belajar dan kedisiplinan belajar. Instrumen ini terdiri dari 72 item yeng mewakili setiap indikator dari variable kebiasaan belajar.
PENERAPAN STRATEGI SELF-MANAGEMENT DALAM BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK PEMANTAPAN PEMILIHAN KARIER PADA SISWA SMA Putri, Niken Anisa; Susanto, Bambang; Nugroho, Panggih Wahyu
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v2i1.822

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk membuktikan peran guru BK SMA dalam meningkatkan minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode kualitatif, maka jenis penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian kepustakaan. Pengumpulan data diperoleh dari buku-buku ilmiah, laporan penelitian, karangan-karangan ilmiah, tesis, disertasi, peraturan-peraturan, buku tahunan, ensiklopedia, dan sumber-sumber tertulis yang lain. Faktor pengaruh minat ada 2 yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Dari hasil penelitian minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi pada peserta didik menunjukkan hasil yang cukup tinggi, dengan alasan pendidikan adalah hal yang penting bagi mereka dalam meraih cita-cita. Berdasarkan dari hasil penelitian dapat diketahui mengenai keberhasilan bahwa peran guru BK SMA dapat meningkatkan minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi.
PENGEMBANGAN MODUL KETRAMPILAN DASAR KONSELING Nugroho, Panggih Wahyu
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v1i1.286

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan modul ketrampilan dasar konseling. Diharapkan hasil penelitian ini dapat secara efektif meningkatkan ketrampilan konseling mahasiswa Binbingan dan Konseling Universitas Veteran Bangun Nusantara. Produk dari penelitian ini berupa modul yang berisikan tentang ketrampilan dasar konseling. Dengan modul ini diharapkan mahasiswa menjadi lebih mudah dalam memahami ketrampilan dasar konseling. Penelitian ini menghasilkan Modul Ketrampilan Dasar Konseling Bagi Mahasiswa Universitas Veteran Bangun Nusantara. Penelitian ini terdiri dari empat tahap yaitu penelitian awal, perencanaan, dan pengembangan produk awal, uji kelayakan dan revisi produk. Pertama dilakukan untuk merancang produk yang sesuai dengan kebutuhan. Tahap pertama yang dilakukan adalah penelitian awal. Penelitian awal meliputi analisis kebutuhan, studi literatur, dan Merumuskan masalah yang akan dipecahkan. Tahap kedua adalah perencanaan produk. Dalam tahap ini dilakukan perancangan produk yang akan dijadikan modul ketrampilan dasar konseling bagi mahasiswa. Tahap ketiga adalah pengembangan produk awal. Dalam tahap ini, langkah yang dilakukan adalah menyediakan peta konsep produk terlebih dahulu sebagai kerangka atau gambaran hasil produk. Tahap keempat adalah melakukan uji kelayakan produk. Pada tahap ini produk awal diujikan kelayakannya melalui validasi ahli dan praktisi bimbingan dan konseling. Setelah dilakukan validasi kemudian diadakan analisis hasil validasi. Hasil analisis validasi tersebut kemudian menjadi landasan dalam revisi produk awal. Revisi produk awal dilakukan untuk memperbaiki produk berdasarkan masukan para ahli dan praktisi, sehingga produk siap untuk uji lapangan terbatas.
LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK DISKUSI TERHADAP INTERAKSI SOSIAL SISWA SMA Setyorini, Lina Ria Tri; Hidayati, Awik; Nugroho, Panggih Wahyu
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v1i1.288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik diskusi terhadap interaksi sosial siswa kelas SMA Negeri 1 Nguter. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Dalam penelitian ini menggunakan desain eksperimen one group pre-test dan posttest. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IPS 2 SMA Negeri 1 Nguter Tahun 2017/2018 yang berjumlah 30 siswa. Selanjutnya dari hasil pengukuran angket interaksi sosial diperoleh 10 siswa yang menunjukkan kemampuan interaksi sosial rendah, 10 siswa inilah sebagai subjek penelitian dan akan diberikan layanan bimbingan kelompok teknik diskusi. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan angket, sedangkan metode analisis data menggunakan uji Wilcoxon dengan bantuan program SPSS versi 23. Data yang diperoleh dari skor rata-rata sebelum diberi layanan bimbingan kelompok teknik diskusi adalah 78,9 dan setelah diberi layanan bimbingan kelompok teknik diskusi adalah 103,1 artinya mengalami peningkatan sebesar 24,2. Hasil uji Wilcoxon diperoleh  Zhitung sebesar 2,810. Untuk mengetahui Zhitung signifikan atau tidak selanjutnya dikonsultasikan dengan Ztabel dengan taraf signifikasi 5% sebesar 1,645. Dengan demikian Zhitung = 2,810 > Ztabel = 1,645.
PENGARUH KONSELING KELOMPOK DENGAN PENDEKATAN BEHAVIOR TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU AGRESIF SISWA Yaudiatama, Vhiolita Rohma; Mulyaningsih, Indarti Endang; Nugroho, Panggih Wahyu
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v1i1.285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok dengan pendekatan behaviour  terhadap perubahan perilaku agresif siswa. Dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimen pre test-post test one group design yaitu pendekatan yang diberikan pada satu kelompok saja tanpa kelompok pembanding. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan skala psikologi (angket) yang disusun untuk mengungkap perilaku agresif. Sedangkan metode analisis data menggunakan analisis statistik Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan dari 68,62% menjadi 56,46% sehingga pada siswa yang belum diberi layanan konseling kelompok memiliki nilai agresif tinggi dibandingkan yang sudah diberi layanan. Berdasarkan penelitian tersebut, penulis menyimpulakn bahwa “Ada Pengaruh Konseling Kelompok Dengan Pendekatan Behaviour Terhadap Perubahan Perilaku Agresif Siswa”.
Kemandirian Belajar dalam Pembelajaran Jarak Jauh Nugroho, Panggih Wahyu; Maulana, Muhammad Arief
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v3i1.1429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran umum mengenai kemandirian belajar dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh. Pembelajaran jarak jauh seperti yang sering kita dengar merupakan pembelajaran yang mengutamakan kemandirian. Guru dapat menyampaikan materi ajar kepada peserta didik tanpa harus bertatap muka langsung di dalam suatu ruangan yang sama. Pada peridoe awal pelaksanaan pembelajaran jarak jauh pastinya meiliki beberapa hal yang menjadi perhatian salah satunya yaitu kesiapan siswa dalam menerima dan mengikuti pembelajaran jarak jauh. Metode penelitian menggunakan studi kepustakaan. Hasil penelitian memberikan pemahaman bahwa kemandirian belajar ditunjukkan dengan adanya kemampuan untuk dapat menyelesaikan masalah yang dihadapi dengan tingkah laku. Dengan adanya perubahan tingkah laku maka anak memiliki peningkatan dalam berfikir, belajar untuk bisa mandiri tanpa mengandalkan bantuan dari orang lain dan tidak menggantungkan belajar hanya dari guru, karena guru berperan sebagai fasilitator dan konsultan sehingga guru bukanlah satu-satunya sumber ilmu, dan dapat mempergunakan berbagai sumber dan media untuk belajar. Pembelajaran jarak jauh yang menuntut siswa untuk lebih proaktif dalam mencari materi pendukung aktivitas belajar, mengambil keputusan yang tepat, bertanggung jawab atas aktvitas yang dilakukan dalam memenuhi tugas dan mengikuti pembelajaran, serta tetap kompetitif mesikipun dengan berbagai keterbatasan dama pelaksanaan PJJ.