Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Prevalence of Exogenous Okronosis Due to the Use of Whitening Cream Containing Hydroquinone from January 2014 - January 2019 Tan, Sukmawati Tansil; Singgih, Rendy; Wu, Vivian
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 9, No 2 (2020): Online Juni 2020
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v9i2.1074

Abstract

Okronosis eksogen merupakan salah satu penyakit kulit dengan gambaran deposisi pigmen kebiruan pada wajah yang disebabkan oleh penggunaan hidrokuinon dalam krim pemutih topical yang terjadi dalam waktu yang cukup lama. Tujuan: Memperoleh data prevalensi penderita okronosis eksogen. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional deskriptif dengan desain cross sectional yang menggunakan data sekunder berupa rekam medis pasien. Sampel penelitian didapatkan sebanyak 88 pasien yang didiagnosis okronosis eksogen di satu rumah sakit dan dua klinik kesehatan dan kecantikan kulit dengan jumlah empat dokter spesialis kulit dan kelamin yang mendiagnosis okronosis eksogen pada periode Januari 2014 sampai Januari 2019. Hasil:  Sebagian besar pasien adalah wanita yaitu dari 88 orang dengan jumlah penderita 81 orang (92,04%) dan laki-laki 7 orang (7,95%). Kelompok umur terbanyak didapatkan pada usia 40-49 tahun sebanyak 43 orang (48,8%) dan diikuti antara 30-39 tahun sebanyak 20 orang (22,7%) penderita. Simpulan: Pasien paling banyak ditemukan berjenis kelamin perempuan dengan rentang usia tertinggi antara dekade ketiga dan keempat.Kata kunci: hidrokuinon, krim pemutih, okronosis eksogen
Kemampuan klinis neutrophil lymphocyte ratio (NLR) pada kehamilan sebagai prediktor preeklamsia Singgih, Rendy; Firmansyah, Yohanes; Dewi, Andriana Kumala
Prosiding Seminar Biologi Vol 6, No 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOLOGI DI ERA PANDEMI COVID-19 (OKTOBER 2020)
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v6i1.15886

Abstract

Preeklamsia adalah bagian dari spektrum hipertensi yang terjadi selama dalam periode kehamilan terutama ketika usia kehamilan 20 minggu atau lebih. Preeklamsia memiliki dampak yang luas tidak hanya bagi wanita hamil, namun juga kepada janin yang dikandungnya. Dikatakan bahwa pada preeklamsia terjadi peningkatan stimulasi inflamasi dan respon imun abnormal sehingga nilai darah rutin meningkat. Nilai NLR dilaporkan pada beberapa penelitian meningkat terutama pada kejadian preeklamsia. Dilakukan studi analisis observasional potong lintang yang melibatkan 924 responden wanita hamil dari periode Januari-Desember 2019 di RSUD Cimacan, Cianjur. Analisis uji statistik perbedaan rerata antara dua kelompok dan uji prediksi nilai NLR antara kelompok wanita hamil normal sebanyak 838 orang dibandingkan dengan kelompok wanita hamil dengan preeklamsia sebanyak 86 orang. Dari hasil uji statistik mengenai perbedaan rerata 2 kelompok, didapatkan nilai NLR bermakna (p: 0,004). Kemudian nilai NLR diuji kembali dengan metode ROC Cuve, hasil AUC pada nilai variabel tersebut didapatkah hasil berupa (AUC: 0,595/nilai p: 0,035). Meskipun terdapat perbedaan rerata NLR pada kedua kelompok, namun kemampuan NLR dalam memprediksi kejadian kehamilan dengan preeklamsia sangatlah rendah.