Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analysis of Community Perceptions of Social Welfare in Batam City After the 2019 Presidential Election Yudhitia, Yudhitia; Akbar, Dhani; Mahadiansar, Mahadiansar
International Journal of Social Science and Religion (IJSSR) 2020: Volume 1 Issue 1
Publisher : Indonesian Academy of Social and Religious Research (IASRR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2020/ijssr.v1i1.5

Abstract

Social welfare has been a part of the impact of population growth centers in overcoming poverty levels in Indonesia. Community perception is needed as an effort to revive that social welfare is an inseparable part of daily life and is very important in the effort of the government's role in overcoming the disparities that occur given the unstable economic growth in each year. This research was conducted with the aim to analyze people's perceptions of social welfare that occurs in the Batam city community. The method used is survey research in each district in Batam City with descriptive methods that are perceptual sharing of ten categories of assessment, data collected through the distribution of interview questionnaires, observations and supported by secondary data. The focus of this research is on community perceptions of social welfare in Batam City with descriptive qualitative data analysis used to approach that used an average score of interpretation of 0.6 with a scale of 1-4. The results of the analysis show that the indicator of the perception of the people of Batam on social welfare does not have a big impact by the people who only agree to perceive that; (P7) Government programs on social welfare that are right on target felt by the community and (P8) Empowerment of local wisdom / MSMEs that are right on target felt by the community.
Manajemen Risiko Perusahaan Tambang di Wilayah Kabupaten Karimun Riau: Sebuah Review Implementasi Standar Internasional Putra, Ardi; Akbar, Dhani; Pratama, Ryan Anggria; Siregar, Derlina
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 9, No 2 (2021): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/equilibrium.v9i2.4239

Abstract

Manajemen risiko perusahaan adalah sebuah upaya yang dilaksanakan oleh dewan komisaris, direksi, jajaran manajemen, dan karyawan perusahaan untuk melakukan proses manajemen risiko dimulai dari menganalisis, organisasi, risiko-risiko yang dapat mempengaruhi sasaran perusahaan. Proses pengelolaan dan penanganan risiko ini dilaksanakan dalam batasan risiko (risk appetide) yang dapat ditanggung perusahaan. Dengan melakukan ini, maka dapat diperoleh jaminan atas keyakinan yang wajar atas Pencapaian total sasaran perusahaan. Untuk mengukur keeratan hubungan antara variabel Manajemen Risiko dengan K3 dilakukan dengan tampilan Pearson, dari tampilan hasil dapat diketahui data sebagai berikut: hasil menunjukkan nilai yang menunjukkan nilai koefisien (r) antara manajemen risiko dengan K3 adalah 0,811,dengan tingkat signifikasi 0,00. Nilai arus ini jika dikonversikan dengan tabel interpretasi yang dipastikan Pearson menunjukkan tingkat yang sangat kuat dan signifikan antara variabel kedua yang diteliti, karena tingkat signifikanasinya sebesar 0,00 α (5%). Selanjutnya untuk melihat apakah variabel manajemen risiko dengan model regresi yang dapat dipakai untuk memprediksi K3 perusahaan tambang, dapat dilihat pada output F Hitung adalah sebesar 57,838 dengan signifikasi sebesar 0,00, α (5%), maka dengan model regresi ini, faktor risiko dapat digunakan untuk memprediksi K3 perusahaan tambang.
KEBIJAKAN PUBLIK BAGI INVESTASI DI WILAYAH PERBATASAN (Tata Kelola Investasi di Sektor Pariwisata Kota Batam) Alfiandri, Alfiandri; Akbar, Dhani
Jurnal Neo Societal Vol 5, No 4 (2020): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jns.v5i4.14194

Abstract

Kontemporer ini industri pariwisata memang bisa dikatakan masih belum menjadi primadona karena masih di bawah angka dari industri manufaktur dan juga pertanian. Hal ini dapat dilihat dari besarnya angka pendapatan ekspor, penyerapan tenaga kerja, kegiatan promosi ekonomi, dan juga peningkatan ekonomi berbasis jasa. Hasil Laporan UNCTAD mengatakan untuk mengembangkan pariwisata di pantai, yang perlu dipastikan pertama kali adalah hak pengelolaan di sejumlah pantai. Karena pulau Batam terdapat beberapa pantai yang potensial untuk dikembangkan di pulau utama dan pulau penyangga dan perlu disiapkan regulasi yang sesuai. Selain regulasi, untuk mengembangkan pariwisata di pantai juga diperlukan adanya perbaikan infrastruktur kota untuk menarik wisatawan mancanegara. Tujuan penelitian ini ialahuntuk analisis dan kajian peneliti yakni studi investasi kepariwisataan di Pulau Batam, khususnya investasi asing langsung di wilayah perbatasan. Metode yang dipakai untuk mendapat data dalam penelitian in adalah metode kualitatif maka ada komponen-komponen metode kualitatif. Pemerintah Kota Batam akan mencari alternatif lain dengan mencari potensi yang lain pada pergeseran tujuan sebagaimana perekonomian global belum pulih Pemerintah Kota mengarahkan ke pergerakan ekonomi di sektor pariwisata.