p-Index From 2016 - 2021
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Intake
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Intake

Optimasi Pengaturan Kecepatan Motor Shunt Berbasis Imperalist Competitive Algorithm (ICA) Machrus Ali; Agus Raikhani; Hendi Sopian; Izzatul Umami
Jurnal Intake : Jurnal Penelitian Ilmu Teknik dan Terapan Vol. 9 No. 1 (2018): Vol. 9 No. 1 April 2018
Publisher : FT- UNDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48056/jintake.v9i1.38

Abstract

Imperalist Competitive Algorithm (ICA) is one method of artificial intelligence inspired by competition for power. In system optimization this method gets better results than other artificial intelligence methods. DC shunt motors do not need a lot of space because of the small wire diameter, but the output power is very small because the amplifier current is small. A good shunt motor setting is needed to produce the desired motor speed. In this study PID controls were tuned using ICA. This good PID guide will get a good system optimization. As a comparison, the control of the shunt motor speed without control, with PID control, with detuning ICA PID control (PID-ICA). The results showed that the results of PID-ICA had the smallest overshot and undershot, with a speed of 500.00 rpm and the fastest settling time : 1201 s. This research will be developed using other artificial intelligence methods.
Desain Optimal Automatic Voltage Regulator Pada Pembangkit Listrik Mikro Hidro Menggunakan Fuzzy Logic Controller Agus Raikhani; Machrus Ali; Dwi Ajiatmo; Budiman
Jurnal Intake : Jurnal Penelitian Ilmu Teknik dan Terapan Vol. 7 No. 1 (2016): Vol. 7 No. 1 April 2016
Publisher : FT- UNDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48056/jintake.v7i1.16

Abstract

Tegangan dan frekuensi listrik yang dihasilkan generator mikro hidro sangat dipengaruhi oleh kecepatan putar generator. Sedangkan kecepatan putar generator dipengaruhi oleh beban. Pada malam hari (diatas pukul 23.00), sembilan puluh persen rumah mematikan lampu, maka beban mikro hidro menjadi turun. Hal ini akan mengakibatkan roda gerak berputar lebih cepat. Akibatnya tegangan listrik akan naik dan bila terlalu tinggi akan mengalami rugi-rugi daya listrik dan bisa juga merusak alat-alat elektronik yang digunakan di rumah-rumah. Oleh karena itu, pengendalian tegangan agar selalu berada pada daerah kerja antara 219 volt – 221 volt sangat diperlukan. Mekanisme pengontrolan dilakukan secara otomatis yaitu dengan mengatur posisi bukaan gate sehingga aliran air yang masuk dapat disesuaikan dengan beban, ataupun menyesuaikan daya beban pada sistem dengan pembangkitan untuk peredaman osilasi tegangan yang terjadi. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah teknologi untuk mengoptimalkan kinerja dari unit pembangkit mikro hidro, yaitu dengan mengaplikasikan Automatic Voltage Regulator (AVR) yang dikontrol dengan menggunakan PID kontroler, yang memiliki kemampuan memperbaiki tegangan yang diakibatkan oleh terjadinya perubahan beban daya listrik dari pelanggan yang dapat beroperasi secara cepat dan otomatis. Dari perbandingan hasil penelitian, sistem PLTMH dapat disimpulkan bahwa kontroler terbaik pada penelitian ini adalah FUZZY yaitu didapatkan undershoots = -1,18x10-5 (399,996 Volt) pada saat t = 0,45 dengan settling time 4,22 detik. Ini berarti bahwa kesetabilan tegangan antara 399,996 sampai dengan 400,000 Volt, yang berarti lebih baik dari kesetabilan tegangan yang diperbolehkan pada sistem, yaitu 5 % tegangan nominal (380 – 420 Volt).
Unjuk Kerja Metode Imperalistt Competitive Alghorithm (ICA)Dalam Mengoptimalkan Kecepatan Motor DC Yanuangga Gala Hartlambang; Machrus Ali; Agus Raikhani
Jurnal Intake : Jurnal Penelitian Ilmu Teknik dan Terapan Vol. 6 No. 1 (2015): April, 2015
Publisher : FT- UNDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48056/jintake.v6i1.80

Abstract

Imperialist Competitive Algorithm (ICA) merupakan algoritma evolusioner yang terinspirasi dengan kompetisi kekuasaan (imperialist competitive). Algoritma optimasi ICA dikenalkan oleh Esmaeil Atashpaz dan pada tahun 2007. ICA mensimulasikan proses sosial politik dari imperialisme dan kompetisi kekuasaan. Pada Metode ICA ini, seperti algoritma evolusioner lainnya yaitu dengan dimulai dengan inisialisasi populasi awal. Setiap individu dari populasi disebut dengan negara (country). Beberapa negara terbaik dipilh sebagai negara penjajah dan sisanya membentuk koloni yang digunakan oleh penjajah. Negara imperialis bersama-sama dengan koloni yang dimilikinya membentuk beberapa empire (kerajaan). Setelah membentuk empire awal, koloni pada setiap empire bergerak menuju negara imperialis yang relevan. Pergerakan ini adalah model sederhana dari kebijakan asimilasi yang diberikan oleh negara imperialis. Total kekuatan dari sebuah empire tergantung pada kekuatan dari negara imperialis dan kekuatan dari koloninya. Fakta ini dimodelkan dengan mendefinisikan total kekuatan dari sebuah empire merupakan kekuatan dari negara imperialis ditambah dengan presentase dari rata-rata kekuatan koloninya. Penggunaan metode ini didasarkan pada pertimbangan bahwa, ICA merupakan jenis metode optimisasi yang se­der­hana, kemampuan mencapai konvergensi yang cepat, dan menghasilkan solusi yang baik. Ketidaklinearan dari motor DC akan mempersulit dalam aplikasi yang memerlukan kecepatan kontrol secara otomatis. Sayangnya, non linear model dinamik dari motor DC memiliki keterbatasan pada desain dari ragkaian close-loop feedback kontroler. Karakteristik non linear dari motor DC seperti saturasi dan gesekan dapat menurunkan kinerja dari konvensional Kontrol. Pemodelan system pengaturan motor DC harus disesuaikan dengan karakteristik motor DC dan model pengaturannya. Metode kontrol Proporsional-Integral-Derivative (PID) banyak diterapkan di bidang industri. Kontroler ini memiliki parameter-parameter pengontrol, yaitu Kp, Ki, dan Kd. Ketiga parameter tersebut diturunkan dari perhitungan matematis pada metode PID konvensional. Metode osilasi Ziegler-Nichols merupakan sebuah metode penalaan PID yang dapat dilakukan secara otomatis tanpa memodelkan sistem. Sistem kontrol kecapatan motor DC yang dianggap paling baik adalah kontrol PID-ICA, kemudian PID-ZN, kemudian PID dan terakhir Nonkontrol. Hasil running program didapatkan nilai; overshoot tanpa kontrol 0 dengan settling time 7,634 detik, overshoot PID standart 1,513 dengan settling time 10 detik, overshoot PID-ZN 1,495 dengan settling time 2,023 detik, overshoot PID-ICA 1,103 dengan settling time 1,32 detik.
Penggunaan Exciter Sebagai Penguat Generator 25 MVA, 11KV Pada Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) Tasikharjo, Tuban Agus Raikhani
Jurnal Intake : Jurnal Penelitian Ilmu Teknik dan Terapan Vol. 4 No. 1 (2013): April, 2013
Publisher : FT- UNDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48056/jintake.v4i1.95

Abstract

Penggunaan exiter sistem AVR sebagai penguat generator sinkron pada Transpacific Petrochemical Indotama berdasarkan hasil analisis didapat data bahwa , tegangan pada terminal generator akan berubah akibat terjadinya reaksi jangkar pada belitan stator. Sedangkan bila terjadi beban yang berubah - ubah tegangan terminal generator akan ikut berubah, dan penguatan arusnya juga akan ikut berubah sehingga untuk menjaga tegangan generator tetap konstan, maka arus penguatannya (exciter) harus diatur. Dengan menggunakan sistem AVR perubahan tegangan generator yang terjadi akibat adanya perubahan beban dapat diatasi dengan mengatur arus nominal dipenguat medan shunt yang dengan maksimum sebesar 6 A.