Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Penerapan Model Reciprocal Teaching Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa pada Materi Kesebangunan Tomas, Alex; Wijaya, Andika Kusuma; mariyam, mariyam
Journal of Educational Review and Research Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 Number 2 December 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jerr.v1i2.1680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model Reciprocal Teaching yang mencakup tiga rumusan masalah yaitu tentang peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis, aktivitas siswa, dan respon siswa terhadap model pembelajaran Reciprocal Teaching dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas IX SMP Torsina Singkawang, dengan bentuk penelitian pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) rata-rata posttest sebesar 78,65 lebih tinggi dari hasil rata-rata pretest yaitu 53,39 dan terjadi peningkatan dengan N-gain sebesar 0,54 dengan kriteria sedang; 2) Berdasarkan hitungan persentase pada lembar pengamatan aktivitas selama proses pembelajaran diperoleh rata-rata sikap aktif sebesar 90,05%, sedangkan rata-rata sikap pasif sebesar 9,95%. Hal ini menunjukan bahwa nilai rata-rata rata-rata sikap aktif lebih besar dibanding dengan nilai rata-rata sifat pasif. Nilai rata-rata persentase sikap aktif berada pada kriteria Sangat Baik yang berarti aktivitas siswa tergolong aktif; 3) Hasil analisis terhadap respon siswa diperoleh rata-rata persentase sebesar 80,38%, berada pada kriteria Baik. Berdasarkan uraian yang telah dikemukakan, pembelajaran dengan model Reciprocal Teaching pada materi Kesebangunan kelas IX SMP Torsina Singkawang dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa, kemudian siswa tergolong aktif dalam mengikuti pembelajaran dengan model Reciprocal Teaching dan respon siswa terhadap penerapan model Reciprocal Teaching Positif.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Conecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) Untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematis Siswa Pada Materi Kubus Dan Balok Wahyuni, Rika; Mariyam, Mariyam; Kumang, Vinsensia Reda Astiva
Journal of Educational Review and Research Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 Number 1 July 2019
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jerr.v2i1.1593

Abstract

Penelitian ini bertujuan; (1) Untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan koneksi matematis siswa yang mendapat pembelajaran matematika melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe CORE dan yang mendapat model pembelajaran langsung pada kelas VIII SMP Negeri 8 Singkawang; (2) Untuk mengetahui aktivitas siswa ketika diterapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe CORE; (3) Untuk mengetahui motivasi siswa terhadap pembelajaran matematika dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe CORE. Jenis penelitian ini adalah Semu (Quasi Experimental)dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan koneksi matematis, lembar pengamatan aktivitas, lembar angket motivasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan peningkatan kemampuan koneksi matematis siswa antara yang menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe CORE dan yang menggunakan model pembelajaran langsung. Hal ini dibuktikan dengan uji-t dua sampel independen. Maka diperoleh bahwa yaitu 6,17> 1,67 (2) Aktivitas siswa tergolong aktif saat diterapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe CORE terhadap kemampuan koneksi matematis dengan persentase aktivitas siswa sebesar 81,59%; (3) Motivasi siswa  tinggi saat diterapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe CORE terhadap kemampuan koneksi matematis siswa dengan perolehan skor sebesar 3,9.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI) Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Kelas VIII Utami, Citra; Mariyam, Mariyam; Nurdin, Nurdin
Journal of Educational Review and Research Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 Number 1 July 2019
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jerr.v2i1.1591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk:(1) mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa antara kelas yang diterapkannya model pembelajaran Team Assisted Individualization dan kelas dengan model pembelajaran langsung; (2) mengetahui aktivitas belajar siswa ketika diterapkan model pembelajaran Team Assisted Individualization; (3) mengetahui motivasi siswa dengan diterapkannya model pembelajaran Team Assisted Individualization. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 11 Singkawang pada kelas VIII menggunakan metode eksperimen dengan rancangan berupa Pre-test Posttest Control-Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Singkawang yang terdiri dari 4 kelas. Sampel pada penelitian ini kelas VIII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII D sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik Probability Sampling dengan pengambilan sampel yaitu Claster Random Sampling.. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Uji N-gain, uji-t indenpenden, uji normalitas, uji homogenitas, persentase aktivitas belajar, dan rata-rata motivasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) terdapat perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan thitung lebih besar dari ttabel yaitu3,676>2,018; (2) aktivitas belajar siswa kelas eksperimen tergolong aktif dengan rata-rata sebesar 78,58%; (3) motivasi siswa kelas eksperimen tergolong sangat tinggi dengan rata-rata sebesar 4,36.
Pengaruh Model Pembelajaran Auditory Intellectualy Repitition (Air) Berbantuan Alat Peraga Terhadap Pemahaman Konsep Matematis Siswa PadaMateri Limas Kelas VIII D.A.P, Christi Jayanti; Rosmaiyadi, Rosmaiyadi; Mariyam, Mariyam
Journal of Educational Review and Research Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 Number 2 December 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jerr.v1i2.1677

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis siswapada pembelajaran modelAudiotory Intellectualy Repetition berbantuan alat peraga dengan siswa yang mendapat model pembelajaran konvensional; (2) Untuk mengetahuibesar pengaruh model pembelajaranAudiotory Intellectualy Repetition berbantuan alat peraga terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada materi limas; (3)Untuk mengidentifikasi keterlaksanaan pembelajaran siswa dengan model pembelajaranAudiotory Intellectualy Repetition berbantuan alat peraga pada materi limas; (4) Untuk mengidentifikasi motivasi siswa dengan model pembelajaranAudiotory Intellectualy Repetition berbantuan alat peraga pada materi limas.Jenis penelitian ini adalah  Quasi Eksperimentdengan bentuk Posttest-Only Control Design. Instrumen yang digunakan  adalah tes kemampuan pemahaman konsepmatematis siswa,lembar pengamatan keterlaksanaan model pembelajaran dan lembar angket motivasi siswa.Hasilpenelitian: (1) Terdapat perbedaankemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan modelAudiotory Intellectualy Repetition berbantuan alat peraga dengan siswa yang mendapat pembelajaran konvensional;  (2) model pembelajaranAudiotory Intellectualy Repetition berbantuan alat peraga memiliki pengaruh yang besar terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada materi limas; (3) keterlaksanaan model pembelajaran Auditory Intellectualy Repetitionberbantuan alat peraga pada materi limas dapat tercapai dengan baik; (4) motivasi belajar siswa tergolong tinggi ketika diterapkan model pembelajaran Auditory Intellectualy Repetition berbantuan alat peraga pada materi limas.
Analisis Kemampuan Representasi Matematis Siswa pada Materi Statistika Fajriah, Nuurun; Utami, Citra; Mariyam, Mariyam
Journal of Educational Review and Research Vol 3, No 1 (2020): VOLUME 3 NUMBER 1 JULY 2020
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jerr.v3i1.2024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan representasi matematis siswa, kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal statistika berdasarkan indikator kemampuan representasi matematis siswa, dan faktor yang mempengaruhi siswa melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal statistika berdasarkan indikator kemampuan representasi matematis siswa pada kelas XI di SMA Negeri 5 Singkawang. Penelitian ini menggunakan description research. Subjek penelitian ini adalah 15 siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 5 Singkawang. Instrument soal yang digunakan dalam penelitian ini berupa 3 buah soal tes tertulis yang mengacu pada indikator kemampuan representasi matematis siswa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis interaktif yang terdiri atas tiga komponen yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.  Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa (1) Tingkat kemampuan representasi matematis siswa sebesar 54,6% dengan kategori sedang. (2) Kesalahan dalam menyelesaikan soal statistika yang meliputi kesalahan konsep (salah dalam memahami makna soal), kesalahan prinsip (salah dalam penarikan kesimpulan dalam menentukan jawaban akhir soal, salah dalam menggunakan aturan-aturan dalam rumus matematika), dan kesalahan operasi (salah dalam menggunakan operasi dalam matematika baik penjumlahan, pengurangan, pembagian, maupun perkalian). (3) Faktor yang mempengaruhi kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal meliputi faktor kesalahan konsep (siswa tidak memahami soal yang diteskan), faktor kesalahan prinsip (salah dalam penarikan kesimpulan untuk menentukan jawaban akhir soal, tidak menggunakan aturan-aturan dalam rumus matematika), dan faktor kesalahan operasi (ketidak cermatan menentukan hasil perhitungan baik penjumlahan, pengurangan, pembagian, maupun perkalian).
PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA DENGAN STRATEGI PEMBELAJARAN GROUP TO GRUOP EXCHANGE BERPENDEKATAN KONTEKSTUAL Rosmaiyadi, Rosmaiyadi; Mariyam, Mariyam; Juliyanti, Juliyanti
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika Vol 11, No 1 (2018): Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika Volume 11 Nomor 1 Februari 2018
Publisher : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.272 KB) | DOI: 10.30870/jppm.v11i1.2993

Abstract

ABSTRACTThis study aims to determine differences in the increase in the ability of understanding mathematical concepts among students were given group to group exchange learning strategy with contextual approach with students who are given direct instructional model, determine students individually and classical  learning completeness and know the learning activities of students. This research uses Quasi Experimental design with Nonequivalent Control Group Design. The population in this research is all class VIII SMP 12 Singkawang consisting of four classes totaling 84 students. The sample was taken by by purposive sampling technique. The sample consists of two classes, namely class VIII B as the experimental class were 21 students and class VIII C as the control class as many as 21 students. The results showed that there were differences increased ability of understanding mathematical concepts among students given group to group exchange learning strategy with contextual approach with students who are given direct learning model, the students achieved complete learning individually or classically and the students learning activities were quite active. Keywords:  Mathemactical Understanding, Group to Group Exchange Strategy, Contextual Approach
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS VII MTs YASTI SHALAHUDDIN SINGKAWANG Rudi, Rudi; Murdani, Eka; Mariyam, Mariyam
Journal of Educational Review and Research Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 Number 1 July 2019
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jerr.v2i1.1681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Think Pair Share terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Penelitian ini dilaksanakan di MTs YASTI Shalahuddin Singkawang. Metode yang   digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, bentuk penelitian yang digunakan Pre-Eksperimen Design dengan One Group Pre-test Post-test Design. Sampel penelitian menggunakan Sampling Jenuh, yaitu semua siswa kelas VII dengan jumlah 31 siswa sebagai kelas eksperimen. Data menunjukkan bahwa: 1) Hasil perhitungan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa ditunjukkan dengan nilai rata-rata post-test 72,58. Dari data tersebut dilakukan analisis data menggunakan uji-t dua sampel berpasangan, diperoleh nilai thitung sebesar 32,47 dan ttabel  sebesar 2,0003 dengan taraf signifikan 5%, karena (thitung> ttabel ) maka  dapat dikatakan hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Think Pair Share terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada materi himpunan. 2) Hasil perhitungan aktivitas menggunakan model pembelajaran Think Pair Share menunjukkan sebesar 90,82% kriteria sangat tinggi. 3) Hasil perhitungan angket respon siswa keseluruhan memberikan respon yang positif terhadap model pembelajaran Think Pair Share pada materi himpunan yang diterapkan mulai dari kriteria baik hingga sangat baik.
Penerapan Model Pembelajaran Visualization, Auditory, Kinesthetic Terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Smp Mariyam, Mariyam; Wahyuni, Rika; Setiawan, Muhammad Andre
Jurnal Derivat: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2019): Jurnal Derivat (Desember 2019)
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1086.695 KB) | DOI: 10.31316/j.derivat.v6i2.505

Abstract

AbstractThis study aims to determine the mathematical reasoning abilities, activities and motivation of students by applying the Visualization Auditory Kinesthetic (VAK) learning model. This type of experimental research with the design of the Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design. The experimental and control classes were given a pretest and a posttest to see the difference in improvement between the two. The population in this study were students of class VIII and the sample was not chosen purely randomly, namely by cluster random sampling (random class) and two classes were chosen. Data analysis using statistical tests namely Mann Whutney U-Test and descriptive analysis in the form of a percentage formula and the average score. The results of data analysis show that: (1) There is a difference in the increase in students' mathematical reasoning abilities, and the increase in the experimental class is higher than the control class; (2) Student learning activities in each indicator are in the very high category and the overall average is 88.075%; (3) The average student motivation in each indicator is in the high category and the overall student average is 4.00.Keywords: Visualization Auditory Kinesthetic, Reasoning, Activity, Motivation
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA PADA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS Wahyuni, Rika; Mariyam, Mariyam; Sartika, Dewi
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 3, No 1 (2018): Volume 3 Number 1 March 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.26737/jpmi.v3i1.520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui ketercapaian ketuntasan siswa pada materi persamaan garis lurus setelah diterapkannya model pembelajaran CPS; 2) Mengetahui  perbedaan peningkatan kemampuan berfikir kritis matematis siswa pada materi persamaan garis lurus antara siswa yang mendapat pembelajaran dengan model pembelajaran CPS dan yang mendapat model pembelajaran langsung; 3) Mengetahui aktivitas belajar siswa selama diterapkannya model pembelajaran CPS. Penelitian ini menggunakan desain Quasi Eksperimental dengan bentuk The Nonequivalent Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 2 kelas yang dipilih dari 4 kelas. Pengambilan sampel menggunakan  teknik purposive sampling dan terpilihlan kelas   VIII B sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII C sebagai kelas kontrol. Pertimbangan dipilihnya kedua kelas tersebut karena masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam belajar dan rata-rata ketuntasan siswa belum mencapai KKM. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: 1) Siswa mencapai ketuntasan secara individu maupun klasikal pada kelas yang menggunakan model pembelajaran CPS  2) Terdapat perbedaan peningkatan kemampuan berfikir kritis matematis antara siswa yang diberikan model pembelajaran CPS dengan siswa yang diberikan model pembelajaran langsung; 3) Aktivitas siswa tergolong aktif selama diterapkan model pembelajaran CPS.
Implementasi Model Project Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Husna, Nurul; Mariyam, Mariyam; Maudi, Nadea
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 1, No 1 (2016): Volume 1 Number 1 March 2016
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.26737/jpmi.v1i1.81

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis siswa merupakan kemampuan siswa dalam menyatakan ide atau gagasan mereka secara tertulis melalui soal yang berdasarkan pada indikator, yaitu: ekspresi matematis, menulis matematis, dan menggambar secara matematis. Ekpresi matematis adalah kemampuan siswa dalam mengubah informasi pada soal ke dalam model matematis secara benar. Menulis matematis adalah kemampuan siswa untuk menuliskan penjelasan dari soal secara matematis dan sistematis. Menggambar secara matematis adalah kemampuan siswa untuk melukiskan grafik, gambar, diagram dan tabel secara lengkap dan benar. Model Project Based Learning adalah model pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada guru untuk mengelola  pembelajaran  di  kelas  dengan  melibatkan  kerja  proyek, dimana proyek tersebut memuat  tugas-tugas  yang  kompleks  berdasarkan  permasalahan  (project)  sebagai langkah   awal   dalam   mengumpulkan   dan   mengintegrasikan   pengetahuan   baru berdasarkan  pengalamannya  dalam  beraktivitas  secara  nyata. Dengan mengimplementasikan model Project Based Learning diharapkan kemampuan komunikasi matematis siswa meningkat.