Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Spion Elektrik Tipe Tanduk Pada Bus Pariwisata Berukuran Besar Yapriono, David Hartanto; Dewanto, Joni
Jurnal Teknik Mesin Vol. 16 No. 1 (2016): APRIL 2016
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era globalisasi sekarang ini transportasi merupakan sesuatu yang sangat penting dalam mendukung aktivitas setiap orang. Beragam transportasi dari yang kecil sampai besar seperti truck dan bus. Kendaraan besar seperti bus dan truck memiliki tingkat kesulitan dalam operasional. Dalam pengoperasional kendaraan besar, biasanya dilakukan oleh dua orang dimana satu orang sebagai sopir dan satu orang sebagai pembantu sopir. Tugas pembantu sopir adalah untuk membantu sopir melakukan apa tidak bisa sopir lakukan, salah satunya adalah melihat sisi kendaraan yang tidak tercapai mata atau kaca spion karena kaca spion yang paten. Dengan kendala tersebut, diperlukan suatu sistem dimana pengemudi dapat menggerakan spion dari tempat kemudi. Sistem untuk mendukung kebutuhan pengemudi ini adalah spion elektrik, dimana kaca spion dapat digerakan sehingga pengemudi dengan mudah dapat mengatur sudut pandang dan melipat spion saat memasuki tempat yang sempit atau dalam kodisi – kondisi tertentu dimana membutuhkan melipat spion. dengan demikian,  selain mempermudah operasional maka tugas pembantu sopir pun berkurang bahkan dapat dihilangkan untuk menekan biaya operasional.
Perancangan Mesin Pemotong Kawat Bendrat Di PT. Surabaya Wire Nathaniel, Jason; Dewanto, Joni; S.N., Dharma
Jurnal Teknik Mesin Vol. 16 No. 2 (2016): OCTOBER 2016
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persaingan ketat di dunia industri seringkali menuntut pengusaha untuk menggunakan proses otomasi agar dapat meningkatkan kinerja mereka. Proses penimbangan dan pemotongan yang ada pada PT. Surabaya Wire masih manual dan membutuhkan waktu yang lama, sehingga dibutuhkan sebuah alat yang dapat memisahkan 1 kg kawat bendrat dan memotongnya secara otomatis. Proses ini dibagi menjadi dua bagian besar yaitu bagian pemisahan 1 kg kawat bendrat dan bagian pemotongan. Konsep dasar untuk memisahkan 1 kg kawat bendrat adalah dengan menggunakan panjangnya sebagai acuan. Ketika panjang kawat bendrat sudah sama dengan 1 kg, maka gulungan kawat akan dipisahkan dan dilanjutkan ke proses pemotongan. Bagian pemotongan menggunakan konsep sebuah tang potong namun lengan pemotong dimodifikasi agar dapat dilewati oleh gulungan kawat yang jatuh dari mesin coiler dan akhirnya dapat dipotong. Simulasi akan dilakukan terlebih dahulu sebelum proses fabrikasi.. Simulasi hanya dilakukan pada bagian pengambilan 1 kg. Simulasi yang dilakukan gagal karena pengambilan kawat tersebut ketika ditimbang terbaca 1.57 kg. Sehingga dibutuhkan penyesuaian lebih lanjut agar rancangan dapat berhasil.
Meningkatkan Kinerja Pos Polishing dengan Mengurangi Defect dan Redo di Auto 2000 Body and Paint Kenjeran Surabaya Suyono, Andre; Dewanto, Joni
Jurnal Teknik Mesin Vol. 16 No. 2 (2016): OCTOBER 2016
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya populasi mobil sekarang ini tentu diiringi dengan tingginya angka kecelakaan mobil. Kecelakaan akan menyebabkan kerusakan pada bagian bodi mobil sehingga dibutuhkan perbaikan. Penelitian ini dimaksudkan untuk menciptakan alat atau prosedur yang dapat meminimalisir defect dan redo terutama pada bagian Polishing agar dapat meningkatkan kinerja dari Pos Poles pada bengkel Bodi dan Cat. Metode penelitian yang digunakan yaitu berbasis dari prinsip Kaizen Toyota yang meliputi Clarivity Problem, Breakdown the Problem, Rootcause Analysis, Develop Counter Measure dan Implementasi serta Evaluasi. Dari hasil penelitian didapati bahwa terjadi defect dan redo sebagai akibat dari prosedur pemolesan yang tidak terstandar serta kotornya alat dan bahan yang digunakan. Dari penemuan tersebut maka dilakukan perancangan SOP, Standarisasi dan pembuatan alat pembersih Foam Pad yang digunakan untuk memoles. Dari hasil implementasi selama satu bulan di AUTO 2000 Body and Paint Kenjeran diperoleh penurunan yang signifikan terhadap persentase defect dan redo dari Pos Poles.
Sistem Pengaman Sepeda Motor Anti Begal Dewanto, Joni; Tanuwijaya, Felix
Jurnal Teknik Mesin Vol. 17 No. 1 (2020): APRIL 2020
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jtm.17.1.6-10

Abstract

Saat ini marak terjadi pembegalan sepeda motor yang dilakukan tidak hanya dengan mengancam, tetapi juga melukai bahkan membuat korban begal tidak berdaya. Oleh karena itu perlu pengaman tambahan pada sepeda motor yang dapat menggagalkan aksi begal tersebut. Paper ini memaparkan sistem pengaman anti begal dengan memanfaatkan sinyal bluetooth. Sinyal tersebut digunakan sebagai media penghubung untuk mengaktifkan sistem pengaman yang dipasang pada sepeda motor dengan handphone korban. Sistem pengaman yang dirancang berupa alarm dan sistem mematikan mesin sepeda motor. Pada saat terjadi begal sistem bekerja secara otomatis, yaitu ketika jarak antara korban dan sepeda motor lebih besar dari 10 m. Dengan demikian sepeda motor tidak dapat dibawa begal. Bunyi alarm diharapkan akan menarik perhatian masyarakat untuk datang membantu korban. Sedang pada saat ditinggal di tempat parkir, sistem ini sekaligus juga dimanfaatkan sebagai sistem pengaman tambahan yang bekerja secara  elektronik.  Sistem pengaman ini dirancang menggunakan perangkat pengatur  Arduino pro mikro dengan bahasa pemrograman C ++ yang telah disederhanakan. Rancangan sistem pengaman ini sudah diimlementasikan di sepeda motor Honda Blade Repsol tahun 2012, dan dilakukan uji fungsi serta keandalan sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat bekerja dengan baik dan memiliki keandalan  yang tinggi.
KAJIAN EKSPERIMEN PENGARUH UKURAN RODA PADA JARAK PENGEREMAN MOBIL MODEL Susilo, Leonaldi; Dewanto, Joni
Mechanova Vol 1 (2014): Semester gasal 2014-2015
Publisher : Mechanova

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Roda merupakan kebutuhan pokok untuk kendaraan untuk dapat menjalankan fungsinya agar bisa berjalan.Tanpa adanya roda,kendaraan tersebut tidak mungkin bisa berjalan dikarenakan roda yang menghubungkan antara kendaraan dengan permukaan jalan. Seperti yang diketahui banyak orang saat ini gemar melakukan permodifan khususnya di kalangan anak muda yang mengganti ukuran roda standart dari mobil mereka. Hal ini perlu dilakukan sebuah penelitian dikarenakan mengingat bahwa tingkat kerugian dari permodifan tersebut juga lumayan banyak.Untuk itu penelitian mengenai pengaruh ukuran roda pada jarak pengereman ini perlu dilakukan.Penelitian ini akan menggunakan mobil model benda uji. Mobil uji tersebut akan di uji dengan cara menggunakan sistem pengereman mekanik dimana ketika mobil tersebut akan di uji dengan meluncurkannya dari suatu ketinggian hingga mengenai suatu penghalang dan pada saat itulah mobil uji melakukan pengeremannya dikarenakan pengait dari rem mengenai penghalang sehingga mobil dapat mengerem dan berhenti.Hasil dari pengujian ini menunjukkan bahwa ketika mobil uji menggunakan ukuran roda dengan diameter yang semakin besar menghasilkan jarak pengereman yang semakin panjang dan sedangkan mobil uji yang menggunakan ukuran roda dengan lebar tapak roda yang semakin besar, jarak pengereman yang dihasilkan juga semakin panjang.
PERANCANGAN DAN FABRIKASI SISTEM PENGAMAN MOTOR MATIC YAMAHA MIO SPORTY DENGAN STANDAR TENGAH HIDROLIK Tanicka, Ferryando; Dewanto, Joni
Mechanova Vol 1 (2013): Semester gasal 2013-2014
Publisher : Mechanova

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Standar tengah merupakan salah satu bagian penting pada kendaraan beroda dua. Fungsi utama daris tandar tengah yaitu untuk menopang kendaraan beroda dua dikala berhenti atau pada kondisi kendaraan sedang tdak digunakan. Ada berbagai macam standar yang ada di saat ini antara lain standa rsamping, standar tengah dan standar pedok/paddock. Selain memiliki fungsi utama diatas, penulis mencoba untuk merancang standar tengah hidrolik yang memiliki fungsi tambahan yaitu mengurangi tingkat kriminalitas curanmor (pencurian kendaraan bermotor). Kesimpulan menujukkan bahwa dengan menggunakan standar tengah sistem hidrolik ini menjadi lebih praktis, tidak membutuhkan tenaga lebih, membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menonaktfkan standar tengah dengan sistem hidrolik ini sehingga meningkatkan rasa aman bagi pemilik kendaraan Yamaha Mio.
PERANCANGAN SEGWAY Kurniawan, Lukas; Dewanto, Joni
Mechanova Vol 1 (2014): Semester gasal 2014-2015
Publisher : Mechanova

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Dalam jaman yang modern ini banyak para ahli yang melakukan penemuan alat transportasi. Sehingga muncul gagasan untuk membuat alat transportasi yang mudah dikendalikan yang dapat membantu kegiatan sehari – hari. Makalah ini membahas perancangan segway yang terdiri dari perancangan sistem penggerak, perancangan sistem kemudi, perancangan sistem kelistrikan dan perancangan body segway. Untuk sistem penggerak akan ada motor , roda dan differential. Pada sistem kemudi ada stang setir, stang rem. Pada sistem kelistrikan ada aki, fuse dan potensiometer. Untuk body segway menggunakan plat besi setebal 1,8mm.
PENGARUH SUDUT CHAMBER RODA DEPAN PADA KEMAMPUAN BELOK MOBIL MODEL DENGAN PENGGERAK EMPAT RODA Efendi, Dicky; Dewanto, Joni
Mechanova Vol 1 (2013): Semester gasal 2013-2014
Publisher : Mechanova

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh dari sudut chamber roda depan pada kemampuan sudut belok mobil model dengan penggerak empat roda. Mobil model yang digunakan memiliki konstruksi yang mirip dengan konstruksi mobil asli. Prosedur yang digunakan dalam pengujian ini dengan cara membuat lintasan dengan sudut belok 90° yang memiliki radius belok tertentu. Pada kombinasi laju dan sudut chamber negatif akan diambil pada radius belok minimum berapakah mobil masih mampu melewati lintasan tanpa keluar dari batas luar maupun batas dalam lintasan. Dari hasil pengujian ini dapat disimpulkan pada mobil berpenggerak empat roda (4WD) semakin negatif chamber roda depan maka radius belok minimumnya melebar dan mobil berpenggerak empat roda lebih mudah dikendalikan daripada mobil berpenggerak roda belakang.
PERANCANGAN MODEL CAR COLLISION AVOIDANCE SYSTEM Gomuljo, Kevin Christopher; Dewanto, Joni
Mechanova Vol 1 (2014): Semester gasal 2014-2015
Publisher : Mechanova

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Di era yang terus berkembang dalam bidang teknologi dewasa ini, mendorong setiap orang untuk terus berinovasi untuk menciptakan temuan-temuan baru yang sangat berguna untuk memudahkan pekerjaan manusia. Salah satunya dalam dunia otomotif, dimana kendaraan telah berkembang dari zaman ke zaman untuk kesesuaian yang dibutuhkan masing-masing orang.Untuk mengantisipasi kecelakaan terhadap perkembangan-perkembangan yang ada, maka faktor keamanan juga menjadi sangat penting untuk ikut serta berkembang demi mengimbangi perkembangan yang ada.Dalam tugas akhir ini akan dilakukan pembahasan mengenai salah satu perkembangan sistem keamanan dalam berkendara yang turut berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Sistem keamanan ini menggunakan sistem yang terkontrol dengan proses kerja CPU yang sangat akurat. Serta bekerja secara otomatis, dengan bantuan sistem peringatan berupa alarm audio-visual dan sistem pengereman secara sendirinya. Sistem ini rangkaian yang kompleks. Untuk itu, dalam tugas akhir ini dilakukan pendekatan komponen yaitu mengganti komponen yang asli dengan komponen yang lebih sederhana namun memilki fungsional yang sama. Diharapkan sistem ini menjadi lebih mudah dimengerti dan berguna untuk meningkatkan pengetahuan.Setelah dilakukan pengujian, sistem yang telah dirancang bekerja dengan baik.dan memiliki keserupaan dengan sistem yang diaplikasikan pada mobil. Baik terhadap proses tahapan-tahapan yang dilakukan oleh sistem yang melakukan control dan dikontrol oleh sistem yang terkomputerisasi
PERANCANGAN PENGUJIAN SIDE IMPACT BEAM PINTU BELAKANG MOBIL DATSUN GO Tandiono, Albertus; Dewanto, Joni; Tanoto, Yopi Yusuf
Mechanova Vol 5 (2016): Semester gasal 2016-2017
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.802 KB)

Abstract

Di era globalisasi yang telah berlangsung seperti sekarang ini, alat transportasi yang ekonomismulai bermunculan. Produksi masal alat transportasi saling berlomba – lomba untukmengeluarkan produk transportasi yang ekonomis tanpa memikirkan keamanan dari produktersebut bagi konsumen yang mengonsumsi produk tersebut. Rancangan pengujian ini dimaksudkanuntuk mengetahui sejauh mana ketahanan side impact beam Datsun Go untuk menahan impak.Metode pengujian secara eksperimental dilakukan dengan pengujian pipa mobil Datsun danpengujian secara simulasi melalui program ANSYS dari pengukuran dan pengambilan data daridimensi pipa untuk mengetahui ketahanan pipa side impact beam terhadap tumbukan. Dari hasilpengujian akan muncul angka equivalent stress dan shear stress yang akan dibandingkan denganmechanical properties dari material carbon steel A53.