p-Index From 2016 - 2021
7.755
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE) Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Analisa Metode handover pada Jaringan Handover Cakrawala Pendidikan Jurnal Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Sosiohumaniora Jurnal INFOTEL Indonesian Journal of Applied Linguistics (IJAL) Passage AL KAUNIYAH International Journal of Education Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurnal Matematika & Sains Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika (JEPIN) Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Fakultas Pertanian English Review: Journal of English Education Jurnal Penelitian Pendidikan Agricore Bahasa dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Pengajarannya Format : Jurnal Imiah Teknik Informatika Jurnal Informatika Indonesian EFL Journal Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan NOBEL: Journal of Literature and Language Teaching ILKOM Jurnal Ilmiah Buana Pendidikan: Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unipa Surabaya IJISCS (International Journal Of Information System and Computer Science) FITOFARMAKA: Jurnal Ilmiah Farmasi Linguistik Indonesia Journal of English Language Teaching and Linguistics EPIC : Journal of Electrical Power, Instrumentation and Control Gema Wiralodra Jurnal InTent: Jurnal Industri dan Teknologi Terpadu REiLA: Journal of Research and Innovation in Language Academia Praja : Jurnal Ilmu Politik, Pemerintahan dan Administrasi Publik JINOTEP (Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran): Kajian dan Riset Dalam Teknologi Pembelajaran JIEMAR Journal of Industrial Engineering and Management Research ABDIKARYA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Journal of diversity in learning
Claim Missing Document
Check
Articles

EFEK PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL 70% TANAMAN SURUHAN (PEPEROMIA PELLUCIDA (L). H.B.K) TERHADAP KADAR ASAM URAT DARAH TIKUS SPRAGUA DAWLEY SPRAGUA DAWLEYYANG DIINDUKSI KALIUM OKSONAT Himawan, Herson Cahaya; Effendi, Feri; Gunawan, Wawan
FITOFARMAKA: Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 7, No 2 (2017): Fitofarmaka Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.401 KB) | DOI: 10.33751/jf.v7i2.771

Abstract

ABSTRAKGout merupakan penyakit metabolik yang disebabkan oleh kadar asam urat yang tinggi dalam darah. Kandungan flavonoid yang pada tanaman suruhan diduga dapat menurunkan kadar asam urat dalam darah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian ekstrak etanol 70% suruhan (Peperomia pellucida) terhadap kadar asam urat tikus Spragua Dawley yang diinduksi kalium oksonat. Kondisi hiperurisemia didapatkan dengan memberikan50 mg/200 g BB kalium oksonat (inhibitor urikase) Sebanyak 30 ekor tikus putih jantan galur Sprague Dawley dengan berat 150-200 g dibagi secara acak kedalam lima kelompok perlakuan yaitu kelompok tikus yang diberi ekstrak 200 mg/kgBB (I), 300mg/kgBB(II), dan 450mg/kgBB(III), allopurinol 36 mg/200 g BB(V/kontrol positif) dan kelompok IV (kontrol normal ) yang hanya mengandung larutan CMC 0,5% dan tidak diinduksi kalium oksonat dan tidak diberi ekstrak.. Pemberian sediaan uji dilakukan secara oral dan induksi diberikan secara intraperitonial pada semua kelompok kecuali kelompok IV yang merupakan kontrol normal. Sediaan uji dibuat dalam bentuk tersuspensi dalam CMC 0,5%.Pengukuran kadar asam urat dalam darah dilakukan secara POTC (Point Of Care Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol 70% suruhan pada dosis 200 mg/kg BB , 300 dan 450 mg/kgBB dapat memberi pengaruh terhadap kadar asam urat sama baiknya dan tidak berbeda nyata dengan allopurinol sebagai kontrol positif,Kata kunci : Asam urat, Hiperurisemia, Peperomia pellucida, Kaliumn Oksonat, Suruhan
STRATEGI KERJA SAMA ANTAR PUSAT DAN DAERAH DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KAWASAN TIMUR INDONESIA (KTI) Darmansyah, Asep; Gunawan, Wawan; Hamidah, Hamidah
Sosiohumaniora Vol 6, No 1 (2004): SOSIOHUMANIORA, MARET 2004
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v6i1.5321

Abstract

Penelitian dilakukan di lima propinsi KTI yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Barat, dan Papua. Tujuan penelitian adalah untuk mensinerjikan kebijakan, strategi, program dan kegiatan departemen/lembaga antar pusat dan daerah, serta mengoptimalkan sarana dan prasarana yang ada agar tercapai efisiensi dan efektivitas dalam rangka pemberdayaan masyarakat. Metode penelitian berbentuk survai, dengan jenis penelitian deskriptif dan verifikatif. Data terdiri dari data primer dan data sekunder. Sumber data primer adalah responden yang ditentukan secara purposive sampling. Pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara mendalam menggunakan kuisioner. Setiap propinsi diambil responden sebanyak 12 orang dari kalangan individu masyarakat dan 18 orang pimpinan/staf kelembagaan formal dan non formal. Data sekunder diperoleh dari laporan, hasil penelitian dan pustaka lain yang berkaitan dengan program pemberdayaan masyarakat. Analisis data yang dilakukan terdiri dari : (a) Analisis peran, (b) Analisis prosedur manajemen, (c) Analisis sistem, dan (d) Analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam rangka pemberdayaan masyarakat KTI, perlu strategi optimalisasi kerja sama pusat dan daerah melalui strategi pengembangan kelembagaan pemberdayaan masyarakat di daerah, strategi tahapan pemberdayaan masyarakat yang benar dan utuh, strategi perencanaan partisipatif program pemberdayaan masyarakat, strategi organisasi dan koordinasi program pemberdayaan masyarakat, strategi pengendalian program secara transparan dan menyeluruh, strategi monitoring dan evaluasi partisipatif. Kata kunci : Kerja sama, pusat dan daerah, pemberdayaan masyarakat, kawasan timur Indonesia
KONJUNGSI ANTARKLAUSA BAHASA MELAYU JAMBI DI DESA SUNGAI GELAM KECAMATAN SUNGAI GELAM KABUPATEN MUARO JAMBI ,, Susanti; Rustam, Rustam; Gunawan, Wawan
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6 No 1 (2016): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.978 KB) | DOI: 10.22437/pena.v6i2.4759

Abstract

ABSTRACT The purpose of this study is to describe the use of conjunctions in complex sentences antarklausa equivalent and multilevel, and the semantic relationship between Jambi Malay language. Descriptive and qualitative research methods. The conclusion of this research is the combination used by Jambi Malay community in Sungai Gelam and, seo, but apo, when, suda tu, since, time, selamo, temporary, samb?l, sebelom, habi, until, kalu, origin, kalu misalnyo, kalu-kalu, reproduce, supayo, biakpun, baik, keno, makonyo, pakek, kalu, nang, samo ... with, lebeh ... daripado. Suggestion of research to the reader in order to conduct further research more deeply because this research is still limited to the use of conjunction in complex sentence between equivalent and terraced village Gelam Gelam Sungai Gelam Muaro Jambi.prespenation of speech, so that will be obtained by information or data deeper.   Keywords: coordinating conjunctions, subordinating conjunctions
Strategi untuk Perbaikan Manajemen Perkebunan Teh Rakyat: Studi Kasus di Kecamatan Pasirjambu dan Ciwidey, Kabupaten Bandung Novasyurahati, Novasyurahati; Sjarmidi, Achmad; Gunawan, Wawan
Jurnal Matematika dan Sains Vol 19 No 2 (2014)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkebunan teh rakyat di Indonesia berpotensi untuk membangkitkan industri teh nasional karena proporsi luas area perkebunan teh rakyat yang besar (45,8%) dan pertumbuhan produksi yang cenderung meningkat rata-rata sebesar 0,77% selama 2001-2011. Meskipun demikian, produktivitas perkebunan teh rakyat masih sangat rendah dibanding perkebunan besar nasional maupun swasta. Banyak pihak telah mengadakan program bantuan untuk meningkatkan produktivitas, namun tidak berhasil secara signifikan. Karena produktivitas merupakan fungsi dari efisiensi usaha, maka faktor-faktor yang mempengaruhi sistem input harus teridentifikasi, dan untuk memperbaiki manajemen sistem input tersebut, diperlukan langkah-langkah berupa rencana strategis. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang terkait dengan perbaikan manajemen perkebunan rakyat dan menyusun rencana strategis untuk upaya perbaikan manajemen teh rakyat. Metode yang digunakan adalah pendekatan manajemen strategis untuk mengidentifikasi faktor kunci dan merumuskan usulan strategi sebagai solusi masalah tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan, wawancara, dan kuesioner; dan teknik analisis yang dilakukan untuk perumusan strategi adalah analisis strenght-weakness-opportunity-threat dan analytical hierarchy process (SWOT-AHP). Identifikasi faktor internal dan eksternal kunci manajemen perkebunan teh rakyat menghasilkan 5 faktor kekuatan, 3 peluang, 5 kelemahan dan 4 faktor ancaman yang perlu diperhatikan dalam upaya perbaikan manajemen teh rakyat. Dari hasil analisis SWOT-AHP, diusulkan strategi utama untuk memecahkan masalah tersebut yaitu strategi WO1: integrasi horisontal diantara petani dalam bentuk pengelolaan budidaya perkebunan teh rakyat secara berkelompok. Strategi ini mengedepankan kerjasama petani dalam satu kelompok untuk mengelola budidaya kebun yang berkesinambungan secara ekologis dan ekonomis dalam aspek pengembangan budidaya, penguatan fungsi kelembagaan dan peningkatan usaha pemasaran. Strategic Planning to Improve the Management of Small Holders tea Tea Plantations : Case Study of Pasirjambu and Ciwidey District, Bandung RegencyAbstract Tea smallhoders in Indonesia have the potential to give rise to national's tea industry as the proportion of area of the smallholders is bigger than the state and private plantations (45,8%) and as their production growth has the tendency to increase by 0.77% in 2001-2011. Despite of those facts, the productivity of tea smallholders is still very low compared to the state and private large plantations. There were a number of aid programs aimed to give rise to the tea smallholders' productivity, but they did not succeed significantly. Since productivity is an indicator of business' competitive advantage, the factors which influence management of the business of tea smallholders should be identified and in order to improve it, steps of strategic planning is needed. This study is aimed to identify the internal and external factors related to tea smallholders' management and to formulate a strategic planning to the management improvement initiatives. Method used in this study was the approach of the strategic management stages to identify key factors and to formulate a strategic planning as the recommendation of solution for the problem. Data collection for this study was conducted through observations, interviews, and questionnaires; and the analysis technique used for strategy formulation was hybrid of the strenght-weakness-opportunity-threat (SWOT) and the analytical hierarchy process (AHP) analysis. Identification of internal and external key factors of smallholders' management resulted in 5 strengths factors, 3 opportunities, 5 weaknesses, and 4 threats. From the SWOT-AHP analysis, the strategy recommended to solve the problem was WO1: horizontal integration between farmers to undertake group's collective cultivation. This strategy emphazies cooperation of farmers whithin a group to manage tea cultivation which is ecologically and economically sustainable in cultivation development, institution's fuctional strengthening, and market accruing. Keywords: Tea smallholders, Strategic planning, SWOT-AHP.
KONSTRUKTIVISME BERBASIS KARAKTER MATERI PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Gunawan, Wawan
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 2 No 1 (2012): Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.447 KB)

Abstract

This  article  emphasizes  the  application  of  constructivism  in  learning  Indonesian needs to be done with respect to the character of learning materials. It is believed that while language learning is practical learning, but the interests of the practice still requires  theoretical  matters,  the  concepts,  principles,  procedures,  criteria,  and value.  Theoretical  teaching  materials  requires  the  application  of  constructivism  is different. However, it all begins with the extension.Keywords:  constructivism in learning Indonesian, character of learning materials
MERANCANG TATA LETAK MIKRO (MICRO LAYOUT) DENGAN PENDEKATAN LEAN MANUFACTURING Sukmawati, Rini; Gunawan, Wawan; Gandhi, Herry Kartika
Jurnal Intent: Jurnal Industri dan Teknologi Terpadu Vol 1 No 1 (2018): industrial
Publisher : Prodi Teknik Industri, Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/intent.v1i1.242

Abstract

ABC Indonesia adalah perusahaan industri manufaktur yang bergerak di bidang sepatu olahraga yang bermerek Adidas, menggunakan bahan dasar yang terbuat dari kulit, kain dan sintetis. PT. ABC memiliki masalah dalam hal perpindahan material dan pergerakan pekerja di lantai produksi, disebabkan oleh tata letak (layout) antar departemen dan letak mesin mesin kurang mendukung terhadap perpindahan dan pergerakan material dan pekerja. Pemborosan yang terjadi akibat tata letak yang kurang tepat dapat diselesaikan dengan perancangan ulang lantai produksi (micro layout redesign), yang dilakukan dengan pendekatan lean manufacturing. Jarak perpindahan material dengan melakukan pengukuran secara manual di area produksi , didapatkan bahwa jarak area cutting ke preparation sebesar 23,6 meter, dari area preparation ke sewing sebesar 22,5 meter, dari area sewing ke assembling sebesar 48,4 meter. Setelah dilakukan perbaikan atau perancangan ulang tata letak maka diperoleh jarak area cutting ke preparation sebesar 10,15 meter, area preparation ke sewing sebesar 11,61 meter, jarak area sewing ke assembling sebesar 11,01 meter, jarak area cutting ke sewing sebesar 9,47 meter, jarak area cutting ke assembling sebesar 19,68 meter, dan jarak area preparation ke assembling sebesar 16,19 meter. Kriteria lean balancing setelah perancangan ulang area produksi untuk Line Efficiency (LE) Total sebesar 93,48%, Smoothness Index (SI) sebesar 101,69, Delay Time (DT) sebesar 101,69, Delay Time or Line Balance Delay sebesar 6,52%, dan PPH sebesar 2,1.
KONDISI DAN POTENSI WILAYAH PESISIR KABUPATEN BANTUL SEBAGAI SENTRA BUDIDAYA TAMBAK UDANG BERKELANJUTAN DI PANTAI SELATAN INDONESIA Cahyaningrum, Desti Christian; Gunawan, Wawan; Rosmiati, Mia
Agricore Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peluang peningkatan perekonomian melalui kegiatan budidaya udang masih sangat terbuka bagi Indonesia, namun harus memperhatikan aspek keberlanjutan usaha budidaya maupun lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi dan potensi wilayah pesisir Kabupaten Bantul sebagai sentra budidaya tambak udang berkelanjutan di pantai selatan Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi kasus melalui observasi dan wawancara, serta analisis data secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi tambak udang dilihat dari aspek lingkungan memiliki kualitas air yang baik akibat tidak adanya pencemaran dari luar, karena kawasan tersebut bukan merupakan wilayah industri. Namun, keberadaan tambak dikawatirankan dapat merusak lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Kondisi yang ada saat ini menunjukkan bahwa pengelolaan tambak masih kurang baik karena tidak adanya sistem pengolahan limbah yang berdampak pada munculnya penyakit berak putih udang pada tahun 2016. Dilihat dari aspek ekonomi, keberlanjutan terjadi karena permintaan ekspor udang yang masih sangat tinggi dan belum bisa terpenuhi. Aspek sosial menunjukkan bahwa  lokasi tambak udang di wilayah penelitian menimbulkan konflik sosial dengan adanya permasalahan status kepemilikan lahan, perijinan usaha, serta benturan dengan kebijakan pemerintah setempat. 
Scaffolding in the Teaching of Writing Discussion Texts Based on SFL Genre-based Approach Syarifah, Eva Fitriani; Gunawan, Wawan
English Review: Journal of English Education Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : University of Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/erjee.v4i1.306

Abstract

Writing in a second or foreign language seems to be the most difficult language skill for language learners to acquire (Laksmi, 2006; Lestari, 2008; Negari, 2011). Some scholars proposed the implementation of SFL – genre based approach in teaching writing (Derewianka, 1990; Rothery, 1996). However, SFL genre based approach seems to be product or teaching outcomes oriented (Ahn, 2012; Emilia, 2011). Therefore, the concept of scaffolding in which possible supports the process of students‟ individual development is important to be emerged in the teaching stages of SFL – GBA (Bodrova & Leong, 1998; Mulatsih, 2011). As a result, This study focuses on the issue of scaffoldings in the teaching of writing discussion texts based on SFL – Genre Based Approach. It particularly aims to investigate how scaffolding processes are implemented in the teaching of writing discussion texts based on SFL-GBA and how they improve the students‟ writing performance. The data rely on teaching and learning process in a classroom with six students in a tertiary level as the focus participants. The method used in the data analysis adopted a qualitative design with reference especially to the theory of the scaffolding and SFL-GBA. The results of analysis show that scaffolding processes are implemented in terms of macro and micro scaffoldings and able to improve the students‟ writing performance specifically in terms of social function, schematic structures, and language features of discussion genre. It is recommended that future related research should be conducted in more diverse of educational settings to see how scaffoldings are implemented in a variety of teaching practices.Keywords: scaffolding, discussion texts, SFL, genre-based approach.
Lokal Fuzzy Thresholding Berdasarkan Pengukuran Fuzzy Similarity Pada Interaktif Segmentasi Citra Panoramik Gigi Gunawan, Wawan; Arifin, Agus Zainal
JURNAL INFOTEL Vol 9 No 1 (2017): February 2017
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (773.256 KB) | DOI: 10.20895/infotel.v9i1.162

Abstract

Dalam segmentasi citra, thresholding merupakan salah metode yang mudah dan sederhana untuk diimplementasikan. Pada citra panoramik gigi, penentuan global threshold masih kurang begitu optimal untuk diimplementasikan. Hal tersebut dikarenakan adanya factor penghambat seperti pencahayaan yang tidak merata dan citra yang kabur. Faktor-faktor tersebut dapat menyebabkan histogram tidak bisa dipartisi dengan baik, sehingga akan berpengaruh pada hasil segmentasi. Pada penelitian ini diusulkan lokal fuzzy thresholding berdasarkan pengukuran fuzzy similarity pada interaktif segmentasi citra panoramik gigi. Metode yang diusulkan terdiri dari tiga tahapan utama, tahap pertama region splitting untuk mendapatkan lokal region. Tahap kedua adalah user marking untuk mendapat inisial seed background dan objek, Tahap terakhir adalah pengukuran fuzzy similarity pada setiap lokal region untuk mendapatkan nilai lokal threshold. Hasil uji coba pada citra panoramik gigi, metode yang diusulkan berhasil melakukan segmentasi dengan rata-rata missclasification error (ME) 5.47%.
Fuzzy Region Merging using Fuzzy Similarity Measurement on Image Segmentation Gunawan, Wawan; Arifin, Agus Zainal; Indraswari, Rarasmaya; Navastara, Dini Adni
International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE) Vol 7, No 6: December 2017
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.683 KB) | DOI: 10.11591/ijece.v7i6.pp3402-3410

Abstract

Some image’s regions have unbalance information, such as blurred contour, shade, and uneven brightness. Those regions are called as ambiguous regions. Ambiguous region cause problem during region merging process in interactive image segmentation because that region has double information, both as object and background. We proposed a new region merging strategy using fuzzy similarity measurement for image segmentation. The proposed method has four steps; the first step is initial segmentation using mean-shift algorithm. The second step is giving markers manually to indicate the object and background region. The third step is determining the fuzzy region or ambiguous region in the images. The last step is fuzzy region merging using fuzzy similarity measurement. The experimental results demonstrated that the proposed method is able to segment natural images and dental panoramic images successfully with the average value of misclassification error (ME) 1.96% and 5.47%, respectively.
Co-Authors ,, Susanti Agus Zainal Arifin Agus Zainal Arifin Alawiyyah, Alawiyyah Alfiana, Herlia Ali, Bambang Ambarsari, Wiwik Andry Indrawan Asep Darmansyah Aziza, Fatayatul Bachari, Andika Dutha Cahyaningrum, Desti Christian Dallyono, Ruswan Desi Ramayanti Dini Adni Navastara, Dini Adni Diwiryo, Bagus Seno Prasetyo Effendi, Feri Effendi, Feri Ekky Handoko Eri Kurniawan Faishal, Imam Ibnu Fajriah, Yustika Nur Firdaus, Sofiyan Firmansyah, Muhammad Riski Fuad Abdul Hamied Gandhi, Herry Kartika Griselda, Catharina Gunawan, Bambang Ali Hamidah Hamidah Hasanah, Nisa Herwasono Soedjito, Herwasono Himawan, Herson Cahaya Holik, Nici Azhari Indraswari, Rarasmaya Iwa Lukmana Iyen Nurlaelawati Kameiswara, Restyoko Adham Kartika-Ningsih, Harni KARTIKOWATI, RR. SRI Karyono, Hari Karyono, Hari Kgs Ahmadi Latipah, Yeni Lilik Budi Prasetyo Listiani, Desti Luthfianda, Sahira Nurul Mandasari, Yayuk Dian Mansyur, Siti Awaliyah Miksalmina Miksalmina Mukhlisi Mukhlisi Muniroh, R. Dian Dia-an Nabilla, Salma Naseha, Naya Nenden Sri Lengkanawati, Nenden Sri Nina Kadaritna Novasyurahati, Novasyurahati Nurrohmah, Novia Pramono Sasongko Radfar, Zakir Hussain Rahmani, Aena Sania Ramadhani Eka Putra Retty Isnendes Rorimpandey, Widdy HF Rosmiati, Mia Rustam Rustam Sambas Basuni Sari, Anggi Puspita Seno, Ibrahim Mahardika Sjarmidi, Achmad Soleh, Fadhlurahman Solehuddin, M. Subandowo, M. Sudana, Dadang Sudana, Dadang SUF, Susafaati Sukmawati, Rini Sulistyo, Arif Budi Supriadi, Nabila Putri Suryanto, Hadi Syarifah, Eva Fitriani Syihabuddin Syihabuddin Undang Rosidin Uswatun Hasanah Wahyuni, Isti Tri Warring, Sarah Wirawati, Sri Mukti Wirza, Yanty Yani Yani Yasir ", Yasir