Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Profil Gizi Buruk pada Balita di Kabupaten Lombok Utara Hafizah, Hafizah; Ghazali, Pariawan Lutfi
JKKI : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia JKKI, Vol 2, No 5, (2010)
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

According to data in 2005, number of malnutritions under 5th years children cases in NTB reach 10% from all of under 5th year children on the average 498.000 people. Amount number of malnutritions under 5th year children can be caused of social-economy status, parents education and knowledge about nutrition, child rearing patterns and accompanying disease. Malnutrition profile of under 5th year children is very important to know the life of malnutrition under 5th year children that seen from nutrition status, age, clinical symptom, social-economy and accompanying disease, also to know what makes it easier malnutrition and what therapy that must given to malnutntion patient. Knowing malnutrition profile in under 5th year children in North Lombok NTB in 2008 and 2009. This study is was done of subjects medical report and observation, that is under 5th year children that have malnutrition in 2008 and 2009 using z score by weight/height. This studys structured form that includes the information required in the research, that is structured form that contains required info, like identity (name, age, sex, address source of funds), accompanying diseases, clinical symptom. The data obtained were performed using Excel program, then result from that frequency distribution was shown in table and diagram. The study results that amount of malnutrition patients reach 59 patients (97%) from 59 one, the highest age who suffer from malnutrition 18-24 month (20%), accompanying diseases suffered by most of diarrhea (25%), most climcal symptom are thin (39%), he source of funds used by many is not known that is as much 52%, and patient who received additional therapy as much as that 68%. Conclusions from this study, amount number of malnutritions under 5th year children with 18- 24 month of age that accompanied by concomitant diseases in North Lombok in 2008 and 2009 was caused by low social-economy and less parents education and knowled#e about nutrition.
Perbandingan Sensitivitas Bakteri Aerob Penyebab Otitis Media Supuratif Kronik Tipe Benigna Aktif Tahun 2008 Dan 2012 Hafizah, Hafizah; Qamariah, Nur; Budiarti, Lia Yulia
Jurnal Berkala Kedokteran Vol 9, No 1 (2013): April 2013
Publisher : Pendidikan Dokter Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbk.v9i1.920

Abstract

ABSTRACT: Active benign chronic suppurative otitis media (ABCSOM) was a chronic infection of middle ear with the perforation of tympanic membrane and history of  drainage (otorrhea) for more than 2 months. The aim of this research is to compare the bacteria sensitivity to the antibiotic between 2008 and 2012. The antibiotics used for this research are ciprofloxacin, gentamicin, chlorampenicol and polymixyn B. This is an observational analytic research. The bacteria sensitivity was examined with Kirby-Bauer diffusion method and were converted using the standard of CLSI. The data were analyzed with Kolmogorov smirnov and Fisher test. The results has showed that in 2012 ciprofloxacin has 100% sensitivity, gentamicin has 98.2%,  chloramphenicol has 81,9% and polymyxin B has 30,8%, while the result in 2008 showed chloramphenicol has 86,1% sensitivity, gentamicin has 40,3% and polymyxin B has 13,8%. Data analysis using Kolmogorov smirnov and Fisher test with 95% confidence level showed that there is significant difference between the sensitivity of Pseudomonas aureginosa and Staphylococcus aureus to gentamicin and there is no significant difference in the other comparisons. It has been concluded that the most sensitive antibiotics in 2012 is ciprofloxacin and there is a significant difference in sensitivity of Staphylococcus aureus and Pseudomonas aureginosa to gentamicine in 2008 and 2012. Keywords : CSOMBA,  sensitivity of antibiotics, resistence of antibotics, sensitivity test of bacteria ABSTRAK: Otitis Media Supuratif Kronik tipe Benigna Aktif (OMSKBA) adalah infeksi kronis pada telinga dengan perforasi membran timpani dan riwayat keluarnya otorea lebih dari 2 bulan. Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan sensitivitas bakteri penyebab OMSKBA terhadap beberapa antibiotik pada tahun 2008 dan 2012. Antibiotik yang digunakan adalah siprofloksasin, gentamisin, kloramfenikol dan polimiksin B. Penelitian ini bersifat observasional analitik. Sensitivitas bakteri diuji dengan metode Kirby Bauer dan hasilnya dikonversikan dengan standar CLSI. Hasil penelitian pada tahun 2012 didapatkan sensitivitas dari siprofloksasin 100%; gentamisin 98,2%; kloramfenikol 81,9%; dan Polimiksin B 30,8%. Hasil Penelitian pada tahun 2008 didapatkan sensitivitas dari kloramfenikol 86,1%; gentamisin 40,3%; dan polimiksin B 13,8%. Hasil analisis data menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov dan Fisher dengan tingkat kepercayaan 95% memperlihatkan adanya perbedaan pada sensitivitas bakteri Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aureginosa terhadap gentamisin, sedangkan pada hasil lainnya tidak didapatkan adanya perbedaan. Dapat simpulkan bahwa antibiotik yang paling sensitif pada tahun 2012 adalah siprofloksasin dan pada uji analisis terdapat perbedaan sensitivitas yang bermakna pada bakteri Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aureginosa terhadap antibiotik gentamisin pada tahun 2008 dan 2012. Kata-kata Kunci : OMSKBA, resistensi antibiotik, sensitivitas antibiotik, uji sensitivitas bakteri
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK PAIR SHARE KELAS VIII SMPN 2 BANGKINANG KOTA TAHUN PELAJARAN 2013 Hafizah, Hafizah
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v2i1.313

Abstract

ABSTRAK: Penelitian Tindakan Kelas ini menggunakan model pembelajaran Kooperatif Think Pair Share (TPS). Penerapan TPS memiliki tujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS.Hasil penelitian menunjukkan: (1) Dengan menggunakan model pembelajaran Think Pair Share pada pembelajaran IPS, hasil belajar siswa setiap siklusnya mengalami perubahan secara signifikan. Hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 70,33 dengan ketuntasan 66,66 %, lalu meningkat pada siklus II menjadi 75,33 dengan ketuntasan 86,66 %. (2) Setelah diterapkannya model pembelajaran Kooperatif Think Pair Share yang tepat maka aktivitas dan prestasi belajar IPS pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Bangkinang Kota dapat meningkat. Siswa yang aktif dalam pembelajaran mencapai 76,66% dan data aktivitas kelompok mencapai 75,83%. Dari hasil penelitian tersebut dapat simpulkan dengan model pembelajara Kooperatif Think Pair Share dapat meningkatkan hasil belajar belajar IPS siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Bangkinang Kota.
TRADISI UANG JAPUIK DAN UANG ILANG DALAM SISTEM PERKAWINAN DI NAGARI TANDIKEK KECAMATAN PATAMUAN KABUPATEN PADANG PARIAMAN Hafizah, Hafizah
JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Vol 2, No 1 (2017): JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.77 KB) | DOI: 10.34125/kp.v2i1.89

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan proses tradisi uang japuik dan uang ilang, makna yang terkandung pada tradisi uang japuik dan uang ilang, konflik internal yang terjadi akibat tradisi uang japuik dan uang ilang, dan upaya mengatasi konflik yang terjadi. Jenis penelitian adalah jenis studi kasus.. Tekhnik pemilihan informan menggunakan metode (purposive sampling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Proses pembayaran uang japuik dan uang uang ilang dalam sistem perkawinan di Nagari Tandikek Kecamatan Patamuan Kabupaten Padang Pariaman ditentukan oleh kedua belah pihak yang diserahkan oleh mamak perempuan kepada mamak laki-laki. setelah menikah uang japuik akan dikembalikan kepada pihak perempuan ketika manjalang mintuo. Sedangkan proses pembayaran uang ilang ditentukan kedua belah pihak dua minggu sebelum pernikahan dan dianggap uang dapur yang tidak akan dikembalikan oleh pihak laki-laki. Makna yang terkandung dalam tradisi ini adalah sebagai penghargaan kepada kaum laki-laki sekaligus merupakan kebanggan bagi mamak kedua belah pihak dan sebagai bantuan materil kepada orang tua pihak laki laki. Tidak jarang pernikahan batal dilaksanakan karena uang japuik dan uang ilang tidak disanggupi oleh pihak keluarga perempuan, sehingga konflik internal sering terjadi dengan keluarga karena bersikeras untuk menikah. Dengan demikian upaya yang dilakukan untuk mengurangi konflik (1) harus adanya sosialisasi dari pihak KAN kepada calon mempelai pria untuk ikut membantu pihak perempuan dalam memberikan uang japuik sehingga pernikahan dapat berlangsung. (2) harus adanya peraturan tertulis mengenai Nominal uang japuik dan uang ilang di Nagari Tandikek.
MALAKOK SEBAGAI SYARAT UNTUK MENJADI WARGA MASYARAKAT DI NAGARI TANJUNG SANI KABUPATEN AGAM Hafizah, Hafizah
JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Vol 2, No 2 (2017): JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.119 KB) | DOI: 10.34125/kp.v2i2.151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan  makna Malakok untuk warga yang berasal dari luar Nagari Tanjung Sani, syarat dan proses malakok,  Konflik yang terjadi jika tidak malakok di Nagari Tanjung Sani, Kabupaten Agam. Jenis penelitian adalah jenis studi kasus.Tekhnik pemilihan informan menggunakan metode (purposive sampling).Hasil penelitian menunjukkan bahwa Malakok merupakan syarat untuk menjadi warga yang diakui ditempat yang baru. Maknanya bagi warga yang berasal dari luar Nagari Tanjung Sani maupun untuk anak anak mereka adalah agar mereka dihargai serta memiliki suku dan niniak mamak ketika menikah nanti dan dapat mengadu kepada niniak mamak dan masyarakat ketika terjadi masalah. Adapun syarat dan tata cara malakok di daerah Nagari Tanjung Sani antara lain. (1) ada yang memberikan emas sebesar 2 sampai 5 emas dalam Carano yang diisi dengan siriah.(2) ada juga dengan Memotong hewan sebagai pemberitahuan kepada masyarakat banyak bahwa anak si A telah malakok dan resmi menjadi anak sekaligus kemenakan dalam suku tersebut. Ketika persyaratan sudah dipenuhi maka didatangkan 4 penghulu untuk serah terima suku pada si anak. Masalah sering muncul jika pendatang tidak melakukan malakok maka mereka dilarang menikah dengan warga setempat  karena dianggap orang yang tidak bersuku dan tidak berniniak mamak serta tidak memiliki asal usul, kemudian pendatang merasa malu dan menutup diri karena tidak sanggup melaksanakan adat malakok di Nagari Tanjung Sani.Kata Kunci : Malakok,  adat , prosesi
PERUBAHAN GAYA BERPAKAIAN PEREMPUAN AKIBAT KEMAJUAN TEKNOLOGI DAN GLOBALISASI SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN HAFIZAH, HAFIZAH
JURNAL PENDIDIKAN ROKANIA Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Rokania
Publisher : STKIP ROKANIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.421 KB)

Abstract

This study aims to reveal the changes and effects ofwomen's dress styles due to technological advances andglobalization and their implications for education in thepeople of Jorong Aur Kuning, Pasaman Regency, aswell as the efforts of community leaders to anticipatechanges in women's clothing styles and theirimplications for education. This type of research is atype of case study. The informant selection techniqueuses a method (purposive sampling). The results of thestudy show that: 1) changes in women's dress due totechnological advances are where Minang Kabauwomen used to wear closed clothing such as KuruangClothes now because many technological advances andglobalization of closed clothing have been abandonedby women. 2). The impact of changes in women's dressstyle due to technological advances is that it has anegative impact on (a) economic life, where womenthere behave consumptively causing conflict when thedesire to buy clothes cannot be fulfilled by the family.(b) The impact on women's morals, that women thereare increasingly following the progress of the times,clothing is already westernized. (c) low levels ofeducation make women swallow all existingtechnological advancements 3). Efforts of relatedparties in anticipating changes in dress style due totechnological advances, namely: (a). community efforts.(b). family effort. and (c). the efforts of religious leaders.
Leksikostatistik Bahasa Indonesia dengan Bahasa Minang Dialek Bukittinggi (Kajian Linguistik Historis Komparatif) Hafizah, Hafizah
Deiksis Vol 10, No 03 (2018): Deiksis
Publisher : Pusat Penelitian Bahasa dan Seni Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.232 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v10i03.2757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) kekerabatan antara bahasa Indonesia dengan bahasa Minang dialek Bukittinggi dan 2) waktu pisah antara bahasa Indonesia dengan bahasa Minang dialek Bukittinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif menggunakan  teknik leksikostatistik. Data dikumpukan dengan melakukan wawancara kepada penutur bahasa Minang dialek Bukittinggi. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik leksikostasistik melalui beberapa tahap,  yaitu 1) mengumpulkan 200 kosakata dasar yang disusun Morris Swadesh, 2) menetapkan pasangan kata-kata yang berkerabat (cognate), 3) menghitung usia dan waktu pisah kedua bahasa, dan 4) menghitung jangka kesalahan untuk menetapkan persentase kekerabatan baru. Berdasarkan hasil analisis diperoleh 164 kata yang berkerabat, 43 kata tidak berkerabat, dan 2 kata ditolak dengan persentase kekerabatan 82,8%. Bahasa Minang dialek Bukittinggi dengan bahasa Indonesia  berpisah  448 tahun yang lalu atau sekitar tahun 1570 M. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa  bahasa Minang berada pada tingkatan kekerabatan bahasa sebesar 82,8%.    Kata Kunci: kekerabatan bahasa, leksikostatistik, bahasa Minang
KONTRIBUSI DISIPLIN KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA GURU PADA SMP NEGERI 2 BANGKINANG KOTA KABUPATEN KAMPAR Hafizah, Hafizah; Azhar, Azhar; Baheram, Murni
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jmp.5.2.p.238-248

Abstract

The purpose of this study was to analyze the contribution of labor disciplineand organizational culture on the effectiveness of teachers’ work in SMP Negeri 2Bangkinang City Kampar regency. The population with the number of 64 teachers usingsaturation sampling technique. Samples are 64 respondents. Data were obtained fromquestionnaires or questionnaire using Likert scale. Analysis of data using multipleregression analysis using SPSS. Results from the study showed that: (1) there is a positivecontribution to the discipline of work on the effectiveness of the work of teachers of0.206 with a contribution of 20.6%. (2) there is a positive contribution betweenorganizational culture on the effectiveness of teachers’ work at .501 with a contributionof 50.1%. (3) there is a positive contribution to the discipline of work and organizationalcultures together on the effectiveness of teachers’ work at .552 with a contribution of55.2%. The conclusion of the variables contributing work discipline and organizationalculture on the effectiveness of teachers’ work has a positive direction.
PERBANDINGAN SENSITIVITAS BAKTERI AEROB PENYEBAB OTITIS MEDIA SUPURATIF KRONIK TIPE BENIGNA AKTIF TAHUN 2008 DAN 2012 Hafizah, Hafizah; Qamariah, Nur; Budiarti, Lia Yulia
Berkala Kedokteran Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbk.v9i1.920

Abstract

ABSTRACT: Active benign chronic suppurative otitis media (ABCSOM) was a chronic infection of middle ear with the perforation of tympanic membrane and history of  drainage (otorrhea) for more than 2 months. The aim of this research is to compare the bacteria sensitivity to the antibiotic between 2008 and 2012. The antibiotics used for this research are ciprofloxacin, gentamicin, chlorampenicol and polymixyn B. This is an observational analytic research. The bacteria sensitivity was examined with Kirby-Bauer diffusion method and were converted using the standard of CLSI. The data were analyzed with Kolmogorov smirnov and Fisher test. The results has showed that in 2012 ciprofloxacin has 100% sensitivity, gentamicin has 98.2%,  chloramphenicol has 81,9% and polymyxin B has 30,8%, while the result in 2008 showed chloramphenicol has 86,1% sensitivity, gentamicin has 40,3% and polymyxin B has 13,8%. Data analysis using Kolmogorov smirnov and Fisher test with 95% confidence level showed that there is significant difference between the sensitivity of Pseudomonas aureginosa and Staphylococcus aureus to gentamicin and there is no significant difference in the other comparisons. It has been concluded that the most sensitive antibiotics in 2012 is ciprofloxacin and there is a significant difference in sensitivity of Staphylococcus aureus and Pseudomonas aureginosa to gentamicine in 2008 and 2012. Keywords : CSOMBA,  sensitivity of antibiotics, resistence of antibotics, sensitivity test of bacteria ABSTRAK: Otitis Media Supuratif Kronik tipe Benigna Aktif (OMSKBA) adalah infeksi kronis pada telinga dengan perforasi membran timpani dan riwayat keluarnya otorea lebih dari 2 bulan. Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan sensitivitas bakteri penyebab OMSKBA terhadap beberapa antibiotik pada tahun 2008 dan 2012. Antibiotik yang digunakan adalah siprofloksasin, gentamisin, kloramfenikol dan polimiksin B. Penelitian ini bersifat observasional analitik. Sensitivitas bakteri diuji dengan metode Kirby Bauer dan hasilnya dikonversikan dengan standar CLSI. Hasil penelitian pada tahun 2012 didapatkan sensitivitas dari siprofloksasin 100%; gentamisin 98,2%; kloramfenikol 81,9%; dan Polimiksin B 30,8%. Hasil Penelitian pada tahun 2008 didapatkan sensitivitas dari kloramfenikol 86,1%; gentamisin 40,3%; dan polimiksin B 13,8%. Hasil analisis data menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov dan Fisher dengan tingkat kepercayaan 95% memperlihatkan adanya perbedaan pada sensitivitas bakteri Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aureginosa terhadap gentamisin, sedangkan pada hasil lainnya tidak didapatkan adanya perbedaan. Dapat simpulkan bahwa antibiotik yang paling sensitif pada tahun 2012 adalah siprofloksasin dan pada uji analisis terdapat perbedaan sensitivitas yang bermakna pada bakteri Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aureginosa terhadap antibiotik gentamisin pada tahun 2008 dan 2012. Kata-kata Kunci : OMSKBA, resistensi antibiotik, sensitivitas antibiotik, uji sensitivitas bakteri
The Effect of Addition of Rebonized Shrimp (Mysis relicta) to Commercial Feed on the Quality of Fish Color Platy Mickey Mouse (Xiphophorus maculatus) Hafizah, Hafizah; Mulyadi, Mulyadi; Putra, Iskandar
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 5 (2018): Edisi 2 Juli s/d Desember 2018
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Production ornamental fish in Indonesia, especially freshwater aquaculture has become an important livelihood for the community and is one alternative to increase the production of Indonesian ornamental fish exports. One of the fish that has the potential to be developed because this fish is one of the popular fish for fish lovers and has economic value is the Platy Mickey Mouse (Xiphophorus maculatus) fish. Color is one of the reasons for ornamental fish that is in demand by the community, so that farmers need to maintain the color of ornamental fish by feeding them with color pigments. Rebon shrimp flour (Mysis relicta) plays a good role in fish coloring because it contains astaxsanthin carotenoids. This study aims to determine the effect of the addition of rebon shrimp flour with different doses on the quality of the color of Platy mickey mouse fish. The method used in this study is the experimental method and the design used is a completely randomized design (RAL) of 1 factor with 4 levels of treatment and 3 (three) times of repetition, thus there are 12 units of experiment. The treatment in this study are: P0 = Feed without mixture of rebon shrimp (control), P1 = Addition of 5% rebon shrimp flour to feed, P2 = 10% addition of rebon shrimp flour in feed, P3 = Addition of 15% rebon shrimp flour to feed. Platy mickey mouse fish seeds which are used 2-3 cm in size are stocked in an aquarium with a volume of 7 liters of water / aquarium and the stocking density of each container is 6 tails. Maintenance lasts for 40 days and feed is given by adsatiation, feeding frequency 3 times a day. Parameters observed include changes in color quality, absolute weight growth, absolute length, survival rate and water quality. The results showed that the addition of rebon shrimp flour to feed significantly affected the color increase in Platy mickey mouse fish seeds (Xiphophorus maculatus), where the treatment of P3 (15% rebon shrimp flour) was able to increase the color 12.91 ± 0.69, but did not significantly affect weight growth absolute and absolute length growth of the fish Platy Mickey Mouse (Xiphophorus maculatus). Keywords: staining; Commercial Feed; Rebon Shrimp (Mysis relicta); Platy Mickey Mouse Fish (Xiphophorus maculatus).