p-Index From 2016 - 2021
6.419
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Gizi dan Pangan PROSIDING SEMINAR NASIONAL Jurnal Teknoin GEMA TEKNOLOGI METANA Bioma : Berkala Ilmiah Biologi Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha JURNAL HUTAN LESTARI UNESA Journal of Chemical Education Edutech Widya Warta JRMA | Jurnal Riset Manajemen dan Akuntansi Gaster | Jurnal Ilmu Kesehatan Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Medical Journal of Indonesia IKESMA JURNAL HISTORIA PENDIDIKAN SEJARAH Majalah Ilmiah MOMENTUM Traditional Medicine Journal Jurnal Ilmiah Dinamika Rekayasa (DINAREK) Majalah Kedokteran Sriwijaya Biomedical Journal of Indonesia Journal of Biology Education Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum Jurnal Hukum Acara Perdata ADHAPER EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Jurnal Keperawatan Padjadjaran Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Analisis Bisnis Ekonomi Media Ilmu Kesehatan Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan Assets: Jurnal Akuntansi dan Pendidikan Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi Hang Tuah Law Journal Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Proceedings of the International Conference on Applied Science and Health Jurnal Entomologi Indonesia Journal of Physical Education and Sports JURNAL KEBIDANAN KESTRA (JKK) Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research Medical Technology and Public Health Journal Puitika Community Development Journal Jurnal Ilmu Manajemen Jurnal Hukum Acara Perdata Jurnal Cendekia Eksakta Jurnal Inovasi Teknik Kimia jurnal inovasi penelitian JURNAL PENELITIAN KEBIDANAN & KESPRO Indonesian Journal of Applied Research (IJAR)
Claim Missing Document
Check
Articles

REDUKSI DIOSCORIN DARI UMBI GADUNG MELALUI EKSTRAKSI GELOMBANG MIKRO Hartati, Indah; Yulianto, Mohammad Endy; Handayani, Dwi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2010: Bio Molekuler, Analis Kesehatan, Keperawatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.049 KB)

Abstract

Tanaman  gadung  adalah  tanaman  umbi-umbian  yang  termasuk  kedalam  golongan sumber pangan dan belum banyak dikenal oleh masyarakat luas. Gadung (Dioscore hispida dennst) mengandung  karbohidrat  yang  cukup  tinggi. Oleh karenanya,  gadung  sering  dimanfaaatkan sebagai bahan  dasar  pembuatan  kerupuk. Pemanfaatan gadung yang terbatas sebagai bahan baku keripik maupun kerupuk, diharapkan lebih lanjut dapat digunakan sebagai sumber pati (tepung) mengingat kandungan karbohidrat relatif cukup tinggi. Namun demikian, pemanfaatan umbi gadung terkendala akan kandungan senyawa toksik berupa senyawa alkaloid (dioscorin) yang dapat menimbulkan keracunan pada manusia. Oleh karenanya, alternatif yang diusulkan adalah ekstraksi dioscorin dengan memanfaatkan gelombang mikro (Microwave Assited Extraction atau MAE) guna mendapatkan tepung gadung yang dapat dimanfaatkan sebagai produk pangan. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh pH dan waktu ektraksi pada proses ekstraksi dioscorin dari umbi gadung dengan menggunakan ekstraksi gelombang mikro serta menganalisa karakteristik tepung gadung hasil ekstraksi. Pengukuran data percobaan dengan variabel proses ekstraksi meliputi: waktu ekstraksi (10 - 70 menit) dan pH (4-8). Rasio solid-liquid yang digunakan adalah 1:3, dimana berat tepung gadung yang digunakan adalah sebesar 200 gr dan pelarut etanol 95% sebanyak  600 ml. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pH yang rendah, dioscorin yang terekstrak semakin tinggi. Pada pH 4, dioscorin yang terekstrak  mencapai 71,36%. Semakin lama waktu ekstraksi, dioscorin yang terekstrak semakin tinggi. Pada waktu ekstraksi lebih besar dari 40 menit, kadar dioscorin yang terekstrak cenderung konstan. Kata Kunci: dioscorin; gadung; gelombang mikro
PENGEMBANGAN PERMAINAN TEBAK KATA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATERI KIMIA UNSUR (DEVELOPMENT CHARADES GAME AS A LEARNING MEDIA IN CHEMICAL ELEMENTS TOPIC ) Handayani, Dwi
UNESA Journal of Chemical Education Vol 5, No 2 (2016): Vol. 5, No. 2, (2016)
Publisher : State University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis Faktor-Faktor Kepuasan Auditee atas Kinerja Inspektorat sebagai Auditor (Studi Empiris pada Pemerintah Daerah Kota Madiun Tahun 2012) Handayani, Dwi
Widya Warta No. 02 Tahun XXXVII /Juli 2013
Publisher : Jurnal Online Unika Widya Mandala Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.139 KB)

Abstract

Auditing aims to ensure the implementation of     public accountability by both the central government and local government. The purpose of this study was to analyze the determinants of auditees’ satisfaction in the local government of Madiun. The object of this study was the agency/SKPD of Madiun government involved in the implementation of the financial administration of the area (the area of financial management powers) and responsible for the budget. It is an empirical study making use of purposive sampling technique to collect the data. The data were obtained through questionnaires. The questionnaires were 76 in number including 2 office heads, 1office secretary,11section heads, 16 sub- section heads, and 13 teasurers. The data were analyzed with the use of SPSS 15.0. The result of the study indicated that there were four variables which had relation with the auditees’ satisfaction namely, experience, industry expertise, member characteristics, and skeptical attitude. In addition, there were seven variables which had no relation with the auditees’ satisfaction. They are responsiveness, compliance, profesional care, commitment, executive involvement and conduct of audit field work.
PENINGKATAN KADAR ZINGIBEREN DALAM MINYAK JAHE DENGAN EKSTRAKSI CAIR-CAIR Handayani, Dwi; Paramita, Vita; Faizah, Laila
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 6 2015
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak jahe merupakan salah satu komoditas eksport minyak atsiri. Selama ini minyak jahe yang dihasilkan produsen atsiri di Indonesia masih banyak yang belum memenuhi standard yang telah ditetapkan sehingga harganya tidak dapat bersaing di pasaran internasional.Hal ini disebabkan kadar Zingiberen yang rendah yaitu lebih kecil dari 20% dan kadar kamfen serta impuritasnya yang tinggi. Zingiberen mempunyai putaran optik yang negatif, sedangkan kamfen mempunyai putaran optik positif. Karena kadar zingiberen yang rendah dan kadar kamfen yang tinggi maka mempunyai putaran optik positif. Pada hal menurut ISO Internasional 7355 putaran optik yang diharapkan (-20o)-(-45o) sedangkan minyak jahe yang diproduksi di Indonesia antara (+6o)–(+12o)sehingga perlu adanya upaya untuk meningkatkan kadar Zingiberen atau menurunkan kadar kamfen, yaitu dengan ekstraksi cair-cair. Penelitian bertujuan untuk mengetahuipeningkatan kadar Zingiberen dan faktor yang paling berpengaruh pada ekstraksi cair-cair.Ekstraksi dilakukan dengan pelarut alkohol 95% dan variabel yang diuji adalah ratio solute : solven ; waktu ekstraksi dan kecepatan pengadukan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang paling berpengaruh pada ekstraksi adalah banyaknya pelarut yang digunakan yaitu 5 kali volume minyak jahe. Sedangkan kadar zingiberene mengalami kenaikan dari 10,42% menjadi 18,02%. Kata kunci : ekstraksi, ,minyak jahe, zingiberene
Tingkat Kemandirian Pasien Mengontrol Halusinasi setelah Terapi Aktivitas Kelompok Handayani, Dwi; Sriati, Aat; Widianti, Efri
Jurnal Keperawatan Padjadjaran Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Keperawatan Padjadjaran
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.78 KB) | DOI: 10.24198/jkp.v1i1.52

Abstract

Halusinasi merupakan gejala positif yang paling sering dialami oleh pasien dengan gangguan jiwa. Terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi merupakan bagian dari terapi modalitas yang diberikan pada pasien skizofrenia yang mengalami halusinasi dengan tujuan tercapainya kemandirian pasien. Penelitian ini bersifat deskriptif yaitu melihat gambaran tingkat kemandirian pasien dalam mengontrol halusinasi setelah mengikuti kegiatan terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi. Sebanyak 42 orang menjadi responsden dengan menggunakan teknik consecutive sampling. Proses pengumpulan data menggunakan metode observasi, yang dalam pelaksanaannya peneliti dibantu oleh numerator. Analisis data dengan persentase dan dideskripsikan dalam tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapatkan bahwa tingkat kemandirian pasien dalam mengontrol halusinasi setelah mengikuti kegiatan terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi adalah supportive28,6%, partially 61,9%, dan wholly9,5%. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar tingkat kemandirian pasien adalah partiallysehingga perlu dikembangkan strategi-strategi dalam upaya peningkatan kinerja perawat dalam pelaksanaan tindakan keperawatan sehingga dapat menumbuhkan kemandirian pasien.Kata kunci: Halusinasi, tingkat kemandirian, terapi aktivitas kelompok, stimulasi persepsi AbstractHallucinations are positive symptoms most commontly experienced bypatients with psychiatric disorders. Perceptual stimulation therapy group activities are part of the therapeutic modalities that are given to patients with schizophrenia who experienced hallucinations in order to achieve independence of patient. This is a descriptive study which saw the picture of the level of independence of the patients in the control hallucinations after following stimulation group activity. The sampling technique used was consecutive sampling, in which 42 people were interviewed. The process of data collection using the method of observation, which in practice researchers assisted by the numerator. Analysis of the data with the percentage and frequency distribution are described in the table. The result showed that the level of independence of patient hallucinations in controlling halluciantions after following stimulation group activity therapy activity perception is supportive 28.6%, partially 61,9%, and wholly 9,5%. Based on the findings that majority of patients a level of independence that is partially, developed strategies necessary in an effort to increase the performance of nurses in the implementation of nursing actions that can foster patient independence.Key words:Level of independence, hallucination, therapeutic group activity stimulation perception
Polymorphisms in the pfcrt and pfmdr1 genes in Plasmodium falciparum isolates from South Sumatera, Indonesia Saleh, Irsan; Handayani, Dwi; Anwar, Chairil
Medical Journal of Indonesia Vol 23, No 1 (2014): February
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.529 KB) | DOI: 10.13181/mji.v23i1.679

Abstract

Background: Over the past decade, antimalarial drug resistance has rapidly become a major public health problem in South East Asia region including South Sumatra. This study aimed to determine the extent of gene polymorphisms associated with chloroquine resistance (CQR) in P. falciparum isolates from Lahat, Sekayu, Baturaja and Palembang district.Methods: A molecular study was conducted to identify the mutant alleles of the genes associated with the resistance to chloroquine among the isolates of Plasmodium falciparum from South Sumatera. Blood from 25 patients was collected, DNA was isolated, and the sequences of two different genes (Plasmodium falciparum chloroquine resistance transporter/pfcrt and Plasmodium falciparum multidrug resistance/pfmdr1) were analyzed using polymerase chain reaction (PCR) and restriction fragment length polymorphism (RFLP).Results: This study identified polymorphism in the pfcrt 76-Thr in all isolates and pfmdr1 86-Tyr. These findings may reflect the failure of treatment with the standard dose of chloroquine within the last few years in South Sumatera. Conclusion: PCR-RFLP technique provide a simple and rapid method of detecting polymorphisms in genes that may predict chloroquine resistance (CQR). Although the identification of the polymorphism in the pfcrt and pfmdr1 genes provides a significant indicator of CQR, further studies are needed to determine the role of these polymorphisms in the in vivo and in vitro responses to drug treatment.Keywords: chloroquine, Plasmodium falciparum, pfmdr1, pfcrt
PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN DAN INFORMASI AKUNTANSI LINGKUNGAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR BER-ISO 14000 Handayani, Dwi; Wibisono, Haris
Widya Warta No. 02 Tahun XXXVIII/ Juli 2014
Publisher : Jurnal Online Unika Widya Mandala Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.185 KB)

Abstract

The purpose of this study was to investigate the influence of quality management control systems (quality goals, quality feedbacks and quality incentives) and environmental accounting on quality performance. The data used were collected from production managers of manufactur companies with ISO 14000. The data were obtained via mail survey on 414 questionnaires. The questionnaires which were relevant to the analysis were 46 in number. The analysis was conducted using SPSS ver. 12.The results showed that (1) communication intensity of quality goal toward the labourers was not significant to qualiy performance, (2) the frequency of quality feedback had a positive relationship with quality performance, (3) the improvement of incentives concerning quality had a positive relationship with quality performance, and (4) the implementation of environmental accounting had a positiverelationship with quality performance.
RANCANG BANGUN ALAT PENGADUK MEKANIS DI INDUSTRI KECIPUT S, FS Nugraheni; Achmad, Laila Faizah; Handayani, Dwi
METANA Vol 10, No 02 (2014): Desember 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.05 KB) | DOI: 10.14710/metana.v10i02.11047

Abstract

Abstract   Jenang is unique snack from kudus regency and used as kudus icon which was produced from several small industry,middle industry and big industry that has flexible texture,sweet and long lifetime (approximately 6 month). There are so many obstacles which is faced by small industry with traditional mixer that jenang quality is not too good.  The characteristics are inflexible texture,flour flavor in jenang taste and also short lifetime (only 1 month). It is because of each cooking process need 6 – 7 hours and temperature 600 – 700C in the jenang produstion process, so the quality is low. In training and consulting about jenang cooking process explain that to produce better quality of jenang it need cooking period only 4 – 5 hours and temperature 1000 – 1100C. The characteristics of jenang that was produced are more flexible,no flour flavor and long lifetime (in 1 month these product still can be consumed) This training and consulting  the industry responses are very good.they also hoped that there will be a follow –up especially in mechanical instrumentation grant for producing jenang. Because small industry still use manual instrumentation in jenang production Keyword : jenang, flexibility,loose of flour flavor Abstrak Jenang merupakan makanan camilan yang khas dari Kudus dan sebagai  ikon Kudus yang diproduksi dari berbagai industri kecil,menengah dan besar dengan rasa gurih,lentur,manis dan legit serta mempunyai umur simpan selama 6 bulan. Banyak kendala yang dialami industri kecil dengan alat pengaduk tradisional dimana kualitas jenang kurang baik,diantaranya kurang lentur,rasa tepungnya masih ada dan tidak awet (hanya 1 bulan) karena dalam memproduksi setiap masak membutuhkan waktu 6 – 7 jam dan suhu 600 - 700C hal ini yang menyebakan kualitas kurang memenuhi syarat. Adanya pelatihan dan konsultasi tentang kinerja alat pengaduk mekanis pada proses pemasakan jenang dijelaskan bahwa untuk waktu pemasakan hanya 4 – 5 jam dan suhu 1000 – 1100C menghasilkan jenang kualitas baik yaitu lebih lentur,rasa tepung hilang dan selama 1 bulan ini jenang belum mengeras (masih awet) Pelatihan dan konsultasi ini dilaksanakan sangat diterima para pengrajin dan diharapkan ada tindak lanjut khususnya bantuan alat mekanis pembuatan jenang mengingat pengrajin kecil ini dalam memproduksi jenang masih secara manual Kata kunci : jenang, kelenturan, rasa tepung hilang
Penerapan Alat Pencetak Kue “Unthuk Yuyu” Secara Kontinyu untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi Handayani, Dwi; Ardiayasari, Anindya; Vendamawan, Rico
METANA Vol 12, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1143.202 KB) | DOI: 10.14710/metana.v12i2.17658

Abstract

Industri kue kering merupakan industri makanan yang memanfaatkan tepung terigu sebagai bahan baku utama dalam proses produksinya. Produk kue kering biasanya disajikan dalam bentuk yang spesifik sebagai ciri jenis makanan yang bersangkutan, maupun untuk mendapatkan estetika yang menarik dengan bentuk yang kreatif dan berkembang. Banyak sekali makanan khas Indonesia dengan bahan baku yang sama dan proses pengolahan yang sama, namun dengan bentuk produk yang yang berbeda akan mendapatkan ketertarikan konsumen yang berbeda. Dalam skala industri untuk memproduksi makanan dalam bentuk tertentu biasanya berlomba untuk menghasilkan bentuk-bentuk yang menarik, dengan proses pembentukan menggunakan pencetakan. UMKM ” Dua Bintang” memproduksi berbagai kue kering dan makanan ringan, namun produk terbanyaknya adalah kue ”unthuk yuyu”. Selama ini dalam proses produksi masih menggunakan alat pencetak yang bekerja secara manual sehingga banyak memerlukan tenaga kerja dan kapasitas produksinya sangat terbatas. Pada saat permintaan meningkat cukup tinggi, sering tidak bisa terpenuhi karena keterbatasan tenaga kerja. Oleh karenanya untuk peningkatan kuantitas produksi perlu adanya sentuhan teknologi untuk dapat mencetak kue tersebut secara mekanik yang bekerja kontinyu. Adanya penerapan Alat Pencetak Kue yang bekerja secara kontinyu tersebut, kapasitas produksi kue unthuk yuyu di UMKM ”Dua Bintang” mengalami peningkatan kapasitas produksi dari 35 kg/hari menjadi 75 kg/hari dan  menghemat jumlah tenaga kerja dari 20 orang menjadi 8 orang. Dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan Alat Pencetak Mekanik yang kontinyu, kapasitas produksi dapat meningkat lebih dari 100% dan biaya produksi akan menurun karena jumlah tenaga kerja yangdibutuhkan juga berkurang.
IbM.KELOMPOK INDUSTRI SERBUK INSTAN JAMU DAN MINUMAN KESEHATAN DI UNGARAN, KABUPATEN SEMARANG Handayani, Dwi; Ikhsan, Diyono; Murni, Murni; Ardiansari, Anindya
METANA Vol 10, No 02 (2014): Desember 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1022.378 KB) | DOI: 10.14710/metana.v10i02.11046

Abstract

Abstract UMKM" TigaDara " which is located at Jl . UripSumoharjo 45 and UMKM " Berliana " address at 7 Kuncen New jl.ApelUnggaran - Kab.Semarang an economically productive UMKM as micro businesses , with a production of herbs or a health drink in the form of instant powder and liquid beverages . Early in its development , the effort focuses on the various processing plants living pharmacies ( empon - empon ) are made ​​into a variety of herbs and health beverages in an instant form , for example : instant ginger , white turmeric , saffron , turmeric, tamarind , Mahkotadewa , etc. . During this production process  been conventional and instant powders produced by high sugar levels that can not be consumed by diabetics . Given that in order to produce sugar -free powder that requires technology and modern processing equipment , namely the granulation process , it is necessary to support the introduction of technology and the granulation equipment . While UD Berliana now more concentrated on liquid products requiring wringer empon - empon that can operate mechanically with greater capacity and semi-continuous operation . Given that during the management system implemented is still a family management , then with the development of business and the broader marketing outreach is necessary to improve management and use of the Web to expand their marketing reach . With the help of technology , equipment and granulation managemen as wringer and structuring the results of this activity can be rapidly growing SMEs . This is evident from the production capacity that was originally only 50 kg per day to 200 kg per day , followed by an increase in network marketing , and sales revenue . Keyword :Teknology, granulation, wringer, Web. Abstrak UMKM ”Tiga Dara” yang beralamat di jl. Urip Sumoharjo 45 dan UMKM ”Berliana” yang beralamat di jl.Apel No.7 Kuncen Baru Ungaran-Kab.Semarang merupakan UMKM  yang produktif secara ekonomis sebagai usaha mikro, dengan produksi berupa jamu atau minuman kesehatan dalam bentuk serbuk instan dan minuman cair. Selama ini proses pengolaahan dilakukan secara konvensional dan dihasilkan serbuk instan dengan kadar gula yang tinggi sehingga tidak bisa dikonsumsi oleh penderita diabetes. Mengingat bahwa untuk dapat memproduksi serbuk yang bebas gula memerlukan teknologi dan peralatan proses yang modern, yaitu dengan proses granulasi, maka perlu adanya bantuan pengenalan teknologi dan peralatan granulasi tersebut. Sedangkan UD Berliana sekarang ini lebih mengkonsentrasikan pada produk cair sehingga membutuhkan alat pemeras empon-empon yang dapat beroperasi secara mekanik dengan kapasitas yang lebih besar dan beroperasi secara semi kontinyu. Disamping itu, mengingat bahwa  selama ini sistem manajemen yang diterapkan masih merupakan manajemen keluarga, maka dengan semakin berkembangnya usaha dan semakin luasnya pemasaran diperlukan adanya penyuluhan perbaikan manajemen dan penggunaan Web untuk memperluas jangkauan pemasarannya. Dengan adanya bantuan teknologi, peralatan dan penataan manajemennya maka UMKM tersebut dapat berkembang pesat. Hal ini terlihat dari kapasitas produksi yang pada awalnya hanya 50 kg per hari menjadi 200 kg per hari yang diikuti dengan peningkatan jaringan pemasaran dan omset penjualannya. 8Kata kunci : Teknologi, granulator, pemeras, Web.
Co-Authors . Wahyuni, . Aat Sriati Abdul Mun’im Adriansyah, Agus Aan Ahmad Ghiffari Ana Sutrisnawati, Ana Andriani, Riska Anggista, Giovani Anindya Ardiansari Anna S. Ranti, Anna Ardiayasari, Anindya Aribowo, Luita Arifianto, Indriyana Putri Armina, Armina Aryani, Indah Astri Astuti, Septi Kusuma Avin F Helmi, Avin F Ayu, Friska Ayu, Friska Bertha M Sopha, Bertha M Budi A, Ariqho Budi Hartono Chairil Anwar Chatarina Umbul W, Chatarina Dalilah Dalilah Dewi H, Cintya Dewi, Novita Puspita Diyono Ikhsan Dwi N, Retno Dwiputra, Kemas Muhammad Alwan Efri Widianti Ella Amalia, Ella Elva Nuraina Endang Sutisna Sulaeman Eristi, Bella Eti Poncorini Pamungkasari Fahmi Arifan Fani, Reisa Hesti Fasya, Abdul Hakim Zakkiy Fifa Argentina FS Nugraheni S Ghifari, Ahmad Haris Wibisono Harniati Harniati, Harniati Haryanto, Didid Hidayatullah, Fadjar Siddiq I.G.B. Budi Dharma, I.G.B. Budi Iche Andriyani Liberty, Iche Andriyani Inayah, Afiyatun Indah Fitri Nurdianthi, Indah Fitri Indah Hartati Indra P, Surya Indrastuti, Nindya Atika Irsan Saleh Istifaiyah, Amanatul Karnoto, K Kuara Jangga Uma, Wilhelmus Kusnadi, Dedy Laila Faizah Achmad, Laila Faizah Laila Faizah, Laila Lasbudi P Ambarita Lina D. Fathimahhayati, Lina D. Lisdiana - Lusia Hayati, Lusia Lutfi, Mochtar M K Herliansyah, M K M. Endy Yulianto Maghfiroh Rahayu Nindatama, Maghfiroh Rahayu Margaretha TS, Margaretha Miftahurrizqiyah, Miftahurrizqiyah Mohammad Endy Yulianto Monalisa S., Lianta Muhaimin Ramdja, Muhaimin Muhammad Ilyas Mun?im, Abdul Munthe, Novita Br Ginting Murni Murni Nasution, Maharani Nazmi Nilan H., Catur Novera Herdiani, Novera Nurhidayah Nurhidayah Nurul Asiah Octavariny, Raisha Oktavian, Rosian Pangestu, Ilyas Teguh Pangestu, Ilyas Teguh Petricka, Gracea Prameswarie, Thia Prasasti, Gita Dwi Prasasti, Gita Dwi Prasasty, Gita Dwi Pratiwi Puji Lestari, Pratiwi Puji Puji, Pratiwi Puspita, Mawar Rico Vendamawan Ritonga, Nikmah Jalilah Rizki Amy Lavita, Rizki Amy Rukmi, Dwi Kartika Santi Martini Sapurtri, Ika Nur Saragih, Nita Triana Sari, Septa Sarjana Parman Satriya Nurgiri, Yoga Selly Pinangki, Selly Septiana, R. A. Leni Setiawan, Anton Sianipar, Melpa Yohana Sihotang, Supran Hidayat Siregar, Wilda Wahyuni Siti Aminah Siti Harnina Bintari Siti Latifah Soegiyanto Soegiyanto, Soegiyanto Sri Rustiyaningsih Suhendrianto Suhendrianto, Suhendrianto Sukamto, Neubrina Raesuky Suryadi, Kresna Susiana Purwantisari Syifa Fauziah Tawanta B, Selvina Tri Rustiadi, Tri Utama, Denny Satria Vita Paramita Wahyu Sopandi Warni, Sulfa Esi Yahya, Yulia Farida Yulastini, Fitria Yulifianti, Ade Lina