Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

ANALISA IMPEDANSI PENGETANAHAN ELEKTRODA BATANG TUNGGAL DALAM BETON RANGKA BAJA TERHADAP INJEKSI ARUS BOLAK BALIK Solichan, Achmad; Haryanto, Rudy
MEDIA ELEKTRIKA Vol 3, No 1 (2010): Electrical Engineering
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.323 KB) | DOI: 10.26714/me.3.1.2010.%p

Abstract

Low impedance grounding is necessary to anticipate the return flow that can be directly on the ground. Research caruied out by field observations to determine the impedance value which is derived by a single rod electrode: Testing the impedance by the planting depth electrode arrangement and frequency settings. The results obtained were impedance value to a depth of 50 cm for 3.2 to 4.8 Ω, the depth of 100 cm for 3-4 Ω and 150 cm depth of 0.4 to 0.1 Ω.Key words: Impedance grounding, setting depth grounding. 
KORUPSI DI PESANTREN; DISTORSI PERAN KIAI DALAM POLITIK Haryanto, Rudy
JURNAL KARSA (Terakreditasi No. 80/DIKTI/Kep/2012) Vol 17, No 1 (2010): Islam, Budaya dan Korupsi
Publisher : STAIN PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractNowadays, there are many Kiai  facing distorsi of kekiaiannya. Kiai tends to be politician now. It is difficult to look for a careful kiai if he is given an unclear thing of its purpose. Being careful in his action was a part of kiai’s consistency in the past to keep it to all people especially political party. In occasion of showing one sidedness to the religion norms and the society.  Now some kiai openly become politician and involve in activity to support political activity. It means kiai coming to public area that is susceptible to corruption. Therefore, it gets difficulty to find  a careful kiai in their action, hold the religion forms, and put their religious community forward. This kind of kiai have ‘keintiman’ with God, strong spiritual relationship with their society. Because of their kindness makes them not easy to be tempted by the power that tend to do corruption.Kata-kata kunciPesantren, Kiai politik, dan korupsi
TRADISI ÉMBU DALAM TRANSAKSI JUAL BELI PADA MASYARAKAT MADURA Haryanto, Rudy
JURNAL KARSA (Terakreditasi No. 80/DIKTI/Kep/2012) Vol 20, No 2 (2013): Islam, Budaya dan Ekonomi
Publisher : STAIN PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Mayoritas masyarakat Madura adalah Muslim, sehingga budayanya dipengaruhi oleh ajaran Islam. Tradisi pemberian émbu dalam transaksi jual belinya merupakan bentuk pemberian yang berakar pada budaya Madura. Tradisi pemberian émbu dibentuk oleh demografi dan nilai ajaran Islam serta dilakukan sebagai bentuk realisasi atas khasanah budaya Madura dalam hal ketaatan masyarakat Madura kepada agama, sebagai simbol watak dan karakter mereka, sebagai perilaku dermawan mereka, dan sebagai strategi marketing masyarakat Madura. Tradisi pemberian émbu sebagai bentuk ketaatan terhadap agamanya dituangkan dalam bentuk kehati-hatian terhadap perilaku yang tidak sesuai dengan syariat Islam. Sedangkan tradisi pemberian émbu sebagai bentuk kedermawanan masyarakat Madura tertuang dalam perilaku yang suka memberi dan tidak kikir. Terakhir, tradisi pemberian émbu sebagai strategi marketing menunjukkan bahwa masyarakat Madura cerdas dan tidak seperti dalam stereotip yang mengatakan bahwa masyarakat Madura bodoh dan tidak berilmu, karena dalam kenyataannya masyarakat Madura mempunyai ilmu marketing dengan strategi memberi émbu.   Abstract: The majority of the Madurese are Moslem, so their culture are influenced by the Islam. Émbu giving tradition in the its trading transactions is a form of rooted culture that is rooted in Madura. Émbu giving tradition is shaped by demographic and moral values ​​of Islam and it is done by them as a form of the tred sures realization of Madura culture in terms of obedience to religion, as a symbol of attitude and character, generosity behavior, and it is as a marketing strategy of the Madurese. Émbu giving tradition as a form of obedience to their religion which presented in the form of precautionary behavior incompatible with Islamic law. The tradition of giving émbu as the nature and character of the Madurese entrepreneur spirit is reflected in the alloy. The tradition of giving as a form of philanthropy émbu contained in the behavior of the Madurese who likes to give, it does not fit with the stereotype of the Madurese are miserly. Émbu traditions as well as providing marketing srtategy shows that the Madurese is smart and it is not like the stereotype which says that people are not stupid and have no education enaugh, because in reality the Madurese have knowledge deal with émbu marketing strategy. Kata Kunci: Émbu, Islam, Madura, ihtiyâth
PENGARUH KAPASITAS INDIVIDU DIINTERAKSIKAN DENGAN LOCUS OF CONTROL TERHADAP BUDGETARY SLACK Haryanto, Rudy; Wardhana, M. Wahyu
INTEKNA Vol 13, No 1 (2013)
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan perkembangan dan kemajuan seatu daerah atau kota maka akan ber-munculan bisnis-bisnis baru salah satunya adalah pada bisnis perhotelan. Persaingan  bisnis  yang  semakin  ketat  dan  kompleks  saat  ini,  menuntut manajemen perusahaan agar mampu menjamin operasi perusahaan berjalan dengan baik, tetap bertahan dan terus berkembang. Salah satu cara agar manajemen dapat mencapai hal tersebut adalah dengan menyusun, mengendalikan, melaksanakan dan mengevalusi anggaran yang di-gunakan oleh perusahaan.Partisipasi dalam penganggaran merupakan variabel yang banyak dihubungkan dengan budgetary slack dan ditemukan terdapat pengaruh yang tidak konsisten.Hasil temuan penelitian yang pertama menemukan bahwa kapasitas individu berpenga-ruh positif terhadap budgetary slack dengan locus of control sebagai variabel pemode-rasi, dan kapasitas  individu berpengaruh  positif  terhadap  budgetary  slack.
DZIKIR: PSIKOTERAPI DALAM PERSPEKTIF ISLAM Haryanto, Rudy
Al-Ihkam, Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Vol 9, No 2 (2014)
Publisher : APHI (Islamic Law Researcher Association) & STAIN Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.399 KB) | DOI: 10.19105/ihkam.v9i2.475

Abstract

Ada korelasi antara Ilmu Psikologi dan ajaran Islammengenai dimensi kejiwaan manusia, sehingga masalahgangguan kejiwaan tidak bisa dilepaskan dari keduanya.Kehidupan modern membuat manusia melupakan aspekspiritual yang ada di dalam dirinya. Dorongan spiritualyang tidak terpenuhi pada diri manusia menyebabkanperasaan hampa dan tanpa makna yang berujung kepadaterjadinya gangguan kejiwaan. Teknik psikoterapidikembangkan dalam mengatasi gangguan kejiwaanberdasarkan teori psikologi maupun ke-Islam-an. Dalamajaran Islam, dzikir yang merupakan tradisi pesantren dansecara rutin dilakukan oleh civitas pesantren merupakanalternatif terapi yang sangat efektif dalam mengatasigangguan kejiwaan.
PENGENTASAN KEMISKINAN MELALUI PENDEKATAN WAKAF TUNAI Haryanto, Rudy
Al-Ihkam, Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Vol 7, No 1 (2012)
Publisher : APHI (Islamic Law Researcher Association) & STAIN Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.678 KB) | DOI: 10.19105/ihkam.v7i1.323

Abstract

Kemiskinan merupakan masalah kompleks yang dihadapibangsa ini, dan ternyata tidak mudah untuk diatasi.Penanggulangan kemiskinan memerlukan pemahamanmengenai dimensi dan pengukuran kemiskinan yangoperasional sehingga menghasilkan strategi yang tepat.Strategi tersebut harus menyentuh pendekatan ekonomi mikrodan makro, langsung dan tidak langsung, yang dilakukansecara simultan dan berkelanjutan, dan hal ini dapatdilakukan apabila kita bisa memberdayakan wakaf tunai.Wakaf tunai bertujuan menghimpun dana abadi yangbersumber dari umat, yang kemudian dapat dimanfaatkanbagi sebesar-besarnya kepentingan dakwah dan masyarakat.Dana wakaf yang terkumpul ini selanjutnya dapat digulirkandan diinvestasikan oleh nadzir ke dalam berbagai sektor usahayang halal dan produktif, sehingga keuntungannya dapatdimanfaatkan untuk pembangunan umat dan bangsa secarakeseluruhan.
PENGARUH PERUBAHAN BEBAN TERHADAP SISTEM UAP EKSTRAKSI PADA DEAERATOR PLTU TANJUNG JATI B UNIT 2 Hilga, Jev N; Sunarwo, -; Surindra, Mochammad Denny; Haryanto, Rudy
Eksergi Vol 10, No 3 (2014): SEPTEMBER 2014
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh perubahan beban terhadap besarnya pengurangan daya turbin tekanan menengah dan tekanan rendah karena dampak perubahan kebutuhan massa uap ekstraksi pemanas deaerator, mengetahui seberapa besar energi panas dari uap ekstraksi turbin tekanan menengah yang dapat dimanfaatkan oleh air umpan, serta berapa efisiensi thermal dari deaerator. Metode pengambilan data yang digunakan adalah secara langsung dengan cara mengambil data laporan harian pada program TOPi solvo dan secara tidak langsung melalui perhitungan sesuai rumus yang dibutuhkan. Hasil yang didapatkan berupa nilai terendah dari pengurangan daya turbin sebesar 6,8 MW, penambahan laju energi air umpan sebesar 62,99 MW, serta efisiensi thermal deaerator sebesar 95,1 % yang semuanya terjadi pada beban 446,7 MW. Sedangkan nilai tertinggi dari pengurangan daya turbin sebesar 15,37 MW, penambahan laju energi air umpan sebesar 149,85 MW, serta  efisiensi thermal deaerator sebesar 98,35 % yang semuanya terjadi pada beban 663,9 MW.  Kata kunci : deaerator, turbin, air umpan
ANALISIS PERPINDAHAN PANAS PADA GAS TURBINE CLOSED COOLING WATER HEAT EXCHANGER DI SEKTOR PEMBANGKITAN PLTGU CILEGON Sumarno, F. Gatot; Priyoatmojo, Slamet; Darmawan, Didik; Haryanto, Rudy
Eksergi Vol 10, No 3 (2014): SEPTEMBER 2014
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perpindahan panas dan efektivitas Gas Turbine Closed Coooling Water Heat Exchanger pada jam 08.00 pagi-16.00 sore karena adanya pengaruh dari udara ambient. Pengambilan data dengan metode observasi di PT. PLN (PERSERO) Sektor Pembangkitan PLTGU Cilegon. Untuk mengetahui perpindahan panas dan efektivitas Gas Turbine Closed Coooling Water Heat Exchanger digunakan metode perhitungan NTU dilengkapi dengan metode LMTD. Hasil perhitungan tertinggi perpindahan panas pada Gas Turbine Closed Coooling Water Heat Exchanger adalah 2914486,227 W dan yang terendah adalah 2582780,941 W. NTU Gas Turbine Closed Coooling Water Heat Exchanger adalah 0,77 dan yang terendah adalah 0,52. Efektivitas Gas Turbine Closed Coooling Water Heat Exchanger tertinggi  adalah  43,13 %  dan  yang  terendah adalah 34,2 %  Kata Kunci :temperatur, perpindahan panas, efektivitas
Strategi Pemasaran Bank Syari’ah Melalui Pengangkatan Kiai Sebagai Dewan Pengawas Syari’ah (DPS) di Madura Haryanto, Rudy
KARSA: Journal of Social and Islamic Culture Vol 24, No 2 (2016): Islam, Culture, and Economics
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/karsa.v24i2.889

Abstract

Madura, yang merupakan wilayah yang mayoritas berpenduduk Muslim, tentunya sangat kental dengan budaya dan tradisi keislaman. Masyarakat Madura juga sangat taat pada syari’at Islam dan kiai. Karenanya, studi ini mengungkap tentang persepsi masyarakat Madura terhadap perbankan syari’ah dan bagaimana peran kiai anggota DPS sebagai public relation bagi perbankan syari’ah di Madura. Studi ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus di dua kabupaten di Madura, yaitu Kabupaten Pamekasan dan Kabupaten Sumenep. Hasil studi ini menunjukkan bahwa masyarakat Madura memandang bahwa bank syari’ah sama dengan bank konvensional. Perbedaannya hanya pada kosa kata belaka dan penggantian bunga diganti dengan sistem bagi hasil. Karenanya, diperlukan keberadaan kiai sebagai anggota DPS. Kiai di Madura yang menjadi anggota DPS juga menjadi public relation perbankan syari’ah yang sangat berpengaruh di kalangan masyarakat Madura. Dalam hal ini, masyarakat Madura memberikan simpati kepada kiai.Copyright (c) 2016 by KARSA. All right reserved DOI: 10.19105/karsa.v24i2.889
RESPON PERBANKAN SYARI’AH DAN LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH DI PAMEKASAN TERHADAP PEMBUKAAN PROGRAM STUDI PERBANKAN SYARI’AH DI STAIN PAMEKASAN Haryanto, Rudy
NUANSA: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Vol 8, No 1 (2011)
Publisher : STAIN PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.491 KB) | DOI: 10.19105/nuansa.v8i1.2

Abstract

There are three focuses becoming study in this research that is: a) Response ( appresiation ) Syariah Bangking and Financial Institution of Syariah in Pamekasan, b) Expectation of Syariah Bangking and Financial Institution of SyariAh in Pamekasan to grad, c) Elementary compentence which must be had by grad. This research uses the approach qualitative trying to watch closely the response of the head Syariah Bangking and Financial Institution of Moslem law in Pamekasan to opening of Study Program of Syari’ah Banking in STAIN Pamekasan. Result of this research showing that: Response of Financial Institution and Syari’ah Banking in Pamekasan to opening the Study Program of Syari’ah Banking in STAIN Pamekasan is very good, and they are also ready for cooperating in powering the Study Program of Syari’ah Banking in STAIN Pamekasan. Expectation of Syari’ah Banking and Financial Institution of Syariah in Pamekasan to grad of Study Program of Syari’ah Banking in STAIN Pamekasan, that is; the grad of Study Program of Syari’ah Banking STAIN Pamekasan next, absolute mastering the conception of Syari’ah Banking supported with knowledge of conventional banking concept and domination of information Technology Skill. Elementary compentence which must be had by the grad of Study Program of Syari’ah Banking in STAIN Pamekasan, that is; some of responders assess is competent, and some of other assess still many conventional banking payload, less payload of syari’ah banking, and still less subjects which uplift the skill and practice because the next grad have to ready to work in banking area.